PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 278. Cui Zhiyu Menyelamatkan Huanglong


__ADS_3

Ruo Shui yang melihat kekalahan Huanglong, segera mengutus seorang pendekar dewa surgawi menengah untuk menuju ke kota Sungai Perak dimana ada salah satu saudara seperguruan Huanglong yang juga sebagai leluhur agung suku Tangut.


Letak kota Sungai Perak seratus mil kearah barat dari markas mereka tersebut.


Sehingga akan membutuhkan waktu yang tidak singkat bagi seorang pendekar dewa surgawi menengah untuk bisa tiba di kota tersebut.


Cui Zhiyu yang adalah putra Huanglong segera melesat keluar dari tempat persembunyiannya untuk bisa menyelamatkan ayahnya.


Ruo Shui yang melihat tindakan Cui Zhiyu, segera melesat menyusul bersama dengan beberapa pendekar dewa yang lain.


Xue Yunlei saat itu telah berdiri tepat di hadapan keenam leluhur suku Hushi yang sedang terluka parah.


Pemuda itu segera mengaktifkan teknik terlarang untuk menyerap energi qi milik keenam leluhur tersebut.


Bao Meng Ling yang saat itu semakin terdesak oleh serangan Gai Bian hanya bisa menggerutu melihat tindakan Xue Yunlei.


"Sialan, ternyata dia ingin merampas sumber daya milikku...aku harus menghentikannya." Pikir Bao Meng Ling yang langsung menghilang dari hadapan Gai Bian.


Akan tetapi raja siluman rubah itu bisa mengikuti Bao Meng Ling dan berniat untuk menghentikan tindakan wanita itu.


Saat Bao Meng Ling muncul di dekat Xue Yunlei, Gai Bian segera menyerang tubuh bagian belakang wanita itu dengan kedua cakarnya.


Merasakan ada serangan dari belakang, Bao Meng Ling langsung menghindar dan tidak melanjutkan niatnya untuk mengganggu tindakan yang dilakukan oleh Xue Yunlei.


"Sialan, siluman rubah ini terus mengikutiku, aku harus bisa secepatnya menggagalkan upaya Xue Yunlei untuk bisa mendapatkan semua energi qi mereka." Bao Meng Ling mengumpat sambil menghindari serangan Gai Bian.


Cui Zhiyu yang telah tiba, langsung membantu ayahnya untuk bisa berdiri dan segera membawa tubuh pria sepuh itu untuk bisa melarikan diri dari Xue Yunlei.


Sedangkan Ruo Shui berusaha untuk melindungi Cui Zhiyu agar bisa membawa pergi leluhur agung mereka.


Xue Yunlei mengetahui tindakan Cui Zhiyu, akan tetapi dirinya tetap melanjutkan tindakannya untuk menyerap sekaligus energi qi milik keenam leluhur itu.


Beberapa saat kemudian, Feng Ya telah dikalahkan oleh Langren, Yuandu bersama dengan dua komandan pasukan bangsa peri telah dikalahkan juga oleh Huaxianzi.


Begitu juga dengan Yao Laohu, raja siluman harimau berkepala tiga itu kini telah mengalahkan keempat komandan pasukan bangsa peri yang mengeroyoknya.


Kemampuan mereka untuk bisa mengendalikan pasir tidak berguna, sebab pertarungan itu terjadi di udara, sehingga kemampuan mereka itu tidak bisa membantu untuk menghadapi lawan mereka.


Kini Xue Yunlei telah selesai menyerap energi qi dari keenam leluhur suku Hushi dan menatap kearah Bao Meng Ling yang saat itu sudah tersungkur sambil tertunduk dihadapan Gai Bian.


"Kalian tunggu disini dan tangani mereka, aku akan mengejar Huanglong." Ucap Xue Yunlei dan segera melesat kearah perginya Cui Zhiyu yang membawa tubuh Huanglong.

__ADS_1


Pengejaran Xue Yunlei langsung dihadang oleh Ruo Shui bersama pendekar dewa yang lain dengan serangan beberapa gorila yang diciptakan dari pasir.


"Hmmmpt...teknik seperti ini ingin menggagalkan pengejaranku? Itu tidak ada artinya bagiku." Xue Yunlei bergumam dan segera melepaskan pedang pusaka miliknya.


Dengan cepat pedang pusaka miliknya itu menebas beberapa gorila pasir yang menghalangi jalannya.


Tubuh gorila pasir itu langsung hancur dan berserakan setelah terkena tebasan pedang pusaka Xue Yunlei.


Pedang pusaka Xue Yunlei terus melesat kearah para pendekar dewa yang berusaha menghalangi jalannya.


Karena perbedaan yang sangat besar tingkat kultivasi mereka, sehingga pedang pusaka Xue Yunlei dengan mudah melukai para pendekar dewa suku Hushi.


Pemuda itu tidak memperdulikan mereka dan tetap melanjutkan pengejaran terhadap Cui Zhiyu.


Tiba-tiba dirinya dikejutkan dengan serangan mendadak dari Xue Zhao.


Blaaarrr


Tubuh Xue Yunlei langsung terdorong kebelakang saat serangan Xue Zhao menerjangnya.


Xue Yunlei segera menstabilkan kembali posisi berdirinya dan berkata.


"Ohh...sepertinya kau bersembunyi disini! Aku pikir kau terlalu pengecut sebagai roh dewa sejati karena tidak berani keluar untuk bertarung denganku." Sambil tersenyum sinis menatap Xue Zhao.


Sedangkan Chen Kaibo dan Yi Feng telah pergi untuk mengawal Cui Zhiyu membawa pergi Huanglong.


"Aku juga ingin melihat, apakah kau saat ini akan menjadi seorang pengecut atau tidak setelah bertarung dengan kami." Balas Xue Zhao untuk memprovokasi Xue Yunlei.


Tindakannya itu agar Du Tiansang dan Tian Zhi bisa menyelamatkan Bao Meng Ling dan Feng Ya yang saat itu sudah terluka akibat perbuatan lawan mereka.


"Cepat kepung dia!" Perintah Xue Zhao kepada keenam sosok yang bersama dengannya.


Mereka berlima langsung menghilang dari tempat mereka berdiri.


Xue Yunlei kembali meningkatkan kekuatan spiritual miliknya untuk bisa mendeteksi keberadaan kelima sosok itu sambil bersiap dengan pedang pusaka miliknya.


Tiga sosok segera muncul disamping Xue Yunlei dan langsung melepaskan serangan kearahnya.


Sedangkan Du Tiansang dan Tian Zhi muncul di samping Bao Meng Ling dan Feng Ya serta kembali menghilang setelah menangkap tubuh kedua sosok yang ingin mereka tolong.


Gai Bian segera menyusul Tian Zhi yang membawa Bao Meng Ling.

__ADS_1


Sedangkan Langren mengejar Du Tiansang yang membawa pergi Feng Ya.


Akan tetapi tindakan mereka berdua hanya sia-sia, sebab kedua sosok itu tidak muncul di dekat Xue Zhao dan dua pendekar lainnya yang sedang mengeroyok Xue Yunlei.


"Aku pikir seorang dewa itu sangat terhormat, namun dugaanku salah, karena ternyata hanya berani main keroyokan." Ucap Xue Yunlei sambil menghindari serangan ketiga sosok yang menyerangnya.


Xue Zhao sendiri tidak menanggapi perkataan Xue Yunlei, akan tetapi setelah kedua sosok itu telah dibawa pergi oleh Du Tiansang dan Tian Zhi.


Xue Zhao langsung berkata, ayo kita pergi." Ucapnya dan langsung menghilang diikuti oleh Raja Iblis dan Cha Hong.


"Jangan kabur! Ayo kita bertarung!" Teriak Xue Yunlei dengan kesal.


Setelah menyadari bahwa kelompok Xue Zhao telah melarikan diri dan membawa Bao Meng Ling serta Feng Ya, Xue Yunlei semakin bertambah kesal.


"Sial! Lebih baik keduanya langsung dibunuh saja agar tidak bisa melarikan diri lagi." Xue Yunlei menggerutu sambil menggertakkan giginya.


Pemuda itu mulai mendekati tubuh Ruo Shui serta pendekar dewa yang lain dan dengan cepat menyerap energi qi mereka serta menjarah semua sumber daya yang mereka miliki.


"Itu balasannya karena kalian telah membunuh Xiangwei." Ucap Xue Yunlei setelah menyerap energi qi mereka.


Semuanya kini terkulai lemas setelah kehilangan basis kultivasi mereka.


Xue Yunlei melanjutkan langkahnya untuk mendekati raja Yuandu yang saat itu sedang tersungkur dihadapan Huaxianzi.


Pemuda itu segera menggunakan membunuh raja peri itu dan mengambil inti jiwa serta darah kehidupan miliknya.


Xue Yunlei juga memerintahkan kepada Huaxianzi, Yao Laohu serta kepada Langren dan Gai Bian untuk melakukan hal yang sama terhadap setiap komandan pasukan bangsa peri yang telah mereka taklukkan.


Mereka pun segera melakukan apa yang Xue Yunlei perintahkan dan segera menyerahkannya kepada pemuda itu inti jiwa serta darah kehidupan milik komandan pasukan bangsa peri yang mereka ambil.


Sumber daya yang mereka miliki saat tidak sedikit serta memiliki kualitas yang sangat tinggi.


"Kalian berjagalah, aku akan mendeteksi keberadaan Huanglong melalui benang sutra emas yang melilit tubuhnya."


"Baik penguasa!" Seru mereka serentak.


Xue Yunlei pun segera bermeditasi dan memusatkan kekuatan spiritual miliknya untuk mencari keberadaan Huanglong.


"Hmmm...ternyata mereka bergerak ke arah barat, sepertinya mereka memiliki tujuan untuk mendapatkan perlindungan...sebaiknya aku terlebih dahulu mengolah semua energi qi yang baru saja aku serap agar bisa meningkatkan basis kultivasi ku" Pikir Xue Yunlei.


Pemuda itu pun segera bermeditasi untuk mengolah semua energi qi yang telah dia serap.

__ADS_1


Sedangkan kelompok Xue Zhao segera membantu Huanglong agar bisa tiba dengan cepat ke kota Sungai Perak untuk bisa mendapatkan bantuan dari saudara seperguruan leluhur agung suku Hushi itu.


~Bersambung~


__ADS_2