
Xue Yunlei yang mendengar tempat dimana pendekar langit itu terbunuh langsung teringat kepada kepala desa Lao Wu, kakek dari sosok yang sebelumnya pernah menjual dirinya.
"Apakah penyerangan itu karena petunjuk letak dari kitab tersebut!? ". Pikir Xue Yunlei.
" Tetapi mengapa orang yang telah menghancurkan desa itu telah terbunuh!? Siapa yang melakukannya!? ".
" Apakah semua itu hanya setingan seseorang untuk mengkambinghitamkan partai Qing Ceng!? ".
" Aku tidak boleh gegabah dalam bertindak, karena sepertinya didunia persilatan terlalu banyak hal yang tidak sesuai dengan apa yang kita lihat ".
Xue Yunlei mulai menjadi dilema dengan masalah yang akan dia selesaikan setelah mendengar perbincangan beberapa pria tersebut.
"Sepertinya dunia persilatan akan menjadi kacau oleh karena informasi ini, karena pasti setiap perguruan ilmu bela diri dan sekte-sekte yang ada akan bergerak secara diam-diam untuk memiliki juga kedua kitab tersebut". Ujar seorang pendekar.
" Menurutku tidak hanya mereka yang merasa tertarik dengan kedua kitab tersebut, pasti ada juga klan besar serta para bangsawan yang akan merasa tertarik dengan hal itu ". Sambung pendekar yang satunya lagi.
" Tuan, apakah sudah ada informasi tentang letak dimana kedua kitab itu berada? ". Tanya seorang pendekar kepada pria yang sudah lebih dulu berada di situ.
" Informasi tentang letaknya belum diketahui, akan tetapi menurut hemat saya, letak dari kedua kitab itu akan kita ketahui lewat kegaduhan yang akan muncul di salah satu tempat yang notabene tidak mungkin terjadi suatu masalah". Jawab pria itu.
"Sudah berapa lama informasi ini terdengar? ". Tanya pendekar itu lagi.
" Yang kami ketahui baru sebulan yang lalu". Jawab pria itu lagi.
"Tetapi ada informasi yang lain juga yang kami terima saat berada di kota Shenmu". Lanjutnya.
" Informasi apa itu? ". Tanya pendekar itu penasaran.
" Ada sosok pria bertopeng dan memakai pakaian serta jubah bermotif seperti awan merah yang ingin membalaskan dendamnya kepada penguasa kota Shenmu". Pria itu mulai menjelaskan.
"Sosok itu juga sedang mencari orang yang menghancurkan desa yang aku ceritakan tadi dimana petunjuk tempat kedua kitab itu ditemukan".
" Dia membawa juga satu - satunya putri penguasa kota Shenmu untuk menjadi tawanannya ". Tutup pria itu.
Mendengar penjelasan pria tersebut, seorang pendekar langsung menatap kearah dimana Xue Yunlei berada.
"Bukankah itu ciri-ciri yang sama dengan apa yang kau jelaskan!? ". Ujar pendekar itu menimpali.
Mereka pun langsung menatap kearah tempat dimana Xue Yunlei dan dua wanita lainnya berada.
Xue Yunlei yang mengetahui bahwa orang - orang itu telah melihat kearah mereka tetap santai menikmati hidangan serta arak.
Bao Meng Ling yang memang merasa jengkel terhadap Xue Yunlei langsung berkata.
__ADS_1
"Iya, akulah putri Bao San penguasa kota Shenmu, dan pria inilah yang menjadikanku sebagai tahanannya".
" Apakah ada dari kalian yang bisa menolongku!? Jika ada dari kalian yang bisa menolongku, apa pun yang kalian minta, pasti aku dan ayahku akan mengabulkannya ". Teriak Bao Meng Ling sambil berdiri.
Semua orang yang saat itu berada di lantai dasar penginapan langsung menatap kearah sumber suara tersebut.
Ada yang langsung bisa mengenali wajah Bao Meng Ling.
Tetapi ada juga yang masih bertanya - tanya apakah benar gadis yang berteriak itu adalah putri Bao San atau bukan.
Seorang pria yang mengenal Bao Meng Ling langsung berkata.
" Benar, itu adalah nona Bao Meng Ling ".
Orang-orang yang mendengarnya langsung mempercayai pengakuan Bao Meng Ling.
Tetapi tidak ada satu pun diantara mereka yang berani untuk mendekati Xue Yunlei.
" Nona Bao, hentikan tindakanmu itu, sebab apa yang kau lakukan itu, bisa membuat banyak orang yang tak bersalah akan mati ditanganku". Ucap Xue Yunlei dengan santai.
"Apakah kita bisa untuk menolong nona Bao Meng Ling!? ". Tanya seorang pendekar.
" Jangan berpikir seperti itu, sebab pemuda ini tidak sesederhana dengan apa yang kau pikirkan, sebab tuan Bao San adalah seorang pendekar langit".
Pendekar yang mendengar penjelasan dari rekannya langsung berpikir dan menganggukkan kepalanya tanda membenarkan apa yang telah dia dengar itu.
Empat orang pendekar raja itupun langsung mengurungkan niat mereka untuk menolong Bao Meng Ling.
Sebab dengan kemampuan yang mereka miliki, itu tidak ada gunanya sama sekali bagi Xue Yunlei.
Bao Meng Ling sendiri saat melihat tidak ada pergerakan dari orang - orang di lantai dasar penginapan itu hanya bisa memasang wajah sedih dan kembali duduk.
Beberapa pengunjung pun segera keluar dari penginapan itu karena merasa takut jika terjadi pertarungan.
Xue Yunlei pun segera berdiri untuk mencairkan suasana di tempat itu.
"Semuanya yang ada ditempat ini, aku harap kalian tidak terprovokasi oleh perkataan gadis ini, sebab itu bisa mendatangkan kerugian bagi kalian".
" Kalian lihat sendiri, apakah nona Bao Meng Ling saat ini terlihat seperti seorang tahanannya!? ".
" Jika dia bukan seorang tahanan, mengapa dia bisa berteriak untuk meminta pertolongan!? ". Balas seorang pendekar.
" Pertanyaan itu hanya bisa dijawab oleh dirinya sendiri, karena dia yang melakukan hal itu ". Ucap Xue Yunlei menanggapi pertanyaan pria tersebut.
__ADS_1
" Saat ini kami bertiga akan menuju ke kota Shenmu untuk mengantarkan nona Bao Meng Ling, jadi apakah dirinya bisa disebut sebagai tahananku!? ". Lanjut Xue Yunlei dengan santai sambil tersenyum.
" Jangan mempercayai perkataannya, semua yang dia katakan itu adalah bohong! ". Bao Meng Ling menimpali.
" Baiklah, jika aku bohong, mulai saat ini kita akan berpisah, aku bersama Huaxianzi akan meninggalkan dirimu dikota ini, urus saja dirimu sendiri ". Tutup Xue Yunlei yang langsung mengajak Huaxianzi untuk pergi dari penginapan itu.
" Kau....". Bao Meng Ling tidak dapat melanjutkan kata-katanya.
Gadis itu hanya bisa duduk kembali dengan sikap yang kesal.
Saat Xue Yunlei dan Huaxianzi hendak keluar dari penginapan, mereka berdua langsung di hadang oleh ratusan prajurit bersenjata lengkap dengan lima orang pria yang memimpin didepan mereka.
Seorang pria tua yang terlihat berwibawa langsung berkata.
"Kalian berdua tidak diizinkan untuk pergi dari tempat ini sebelum melepaskan nona Bao Meng Ling! ".
" Tuan, sepertinya anda terlihat sangat berwibawa, sehingga menurutku tidak sepantasnya anda bertindak dihadapanku seperti ini, apakah anda sudah siap jika aku menghancurkan kota Lo Buan ini!? ". Balas Xue Yunlei dan langsung melayangkan ancaman.
" Ha...ha...ha...ha...ha, anak muda, sepertinya kamu terlalu percaya diri dengan kemampuanmu itu, apakah kau tidak berpikir jika didunia ini masih ada yang lebih kuat dari mu!? ". Ujar penguasa kota Lo Buan.
Pak tua, jika kau masih mau untuk mendapatkan rasa hormat dariku, sebaiknya jangan terlalu percaya diri dengan kekuatan yang kau miliki". Balas Xue Yunlei santai.
" Aku sendiri saja sudah bisa mengalahkan kalian semua, apa lagi ditambah dengan kekuatan wanita yang bersama dengan ku ini, kalian semua tidak ada gunanya meskipun dengan jumlah sebanyak ini". Lanjut Xue Yunlei lagi.
"Siapa dirimu itu sehingga begitu berani berkata seperti itu dikota Lo Buan ini!? ". Suara sosok pria paruh baya yang saat ini sedang melayang diatas udara bersama seorang pria paruh baya lainnya.
" Oh, ternyata di kota Lo Buan ini ada seorang pendekar dewa juga, sangat menarik ". Ucap Xue Yunlei santai.
" Pendekar dewa!? Bagaimana mungkin!? ". Kata - kata yang keluar dari setiap orang yang mendengar perkataan Xue Yunlei dengan merasa terkejut.
Mereka tidak bisa mempercayai jika ada seorang pendekar dewa yang akan datang saat itu.
" Tetapi yang aku tahu, bukankah ini terlalu berlebihan sehingga seorang pendekar dewa yang katanya sudah ratusan tahun ini tidak lagi ikut campur dalam dunia persilatan!? ". Lanjut Xue Yunlei sedikit memperolok pria paruh baya tersebut.
" Lancang! Kau berani berkata seperti itu kepada leluhur kami!? Aku akan merobek mulut busukmu itu! ". Teriak Gu Hongan yang adalah penguasa kota Lo Buan.
Saat penguasa kota itu hendak menyerang Xue Yunlei, tindakannya dihentikan oleh pendekar dewa tersebut.
" Gu Hongan! Jangan bertindak gegabah, pemuda ini tidak sesederhana seperti yang kau lihat".
"Siapa kamu? Apakah kamu adalah pendekar Dewa Penyamaran yang biasa disebut Pendekar Seribu Wajah Zhuan Zhu!? ". Tanya pendekar dewa tersebut karena merasa penasaran sebab Xue Yunlei bisa mengetahui jika dirinya adalah seorang pendekar dewa.
~Bersambung~
__ADS_1