
Setelah tiba di balai kota Yenan, mereka segera diarahkan ke aula pribadi penguasa kota Yenan yang juga letaknya berdekatan dengan aula utama balai kota.
"Tuan, silakan masuk". Ucap Bei Feiyan ramah.
Xue Yunlei, Bao Meng Ling, tetua Mu Sha serta tetua Pi Chen segera memasuki aula pribadi Bei Feiyan.
" Tuan, silakan duduk! ". Ucap Bei Feiyan mempersilahkan.
" Ayo, sediakan teh terbaik untuk tamu kehormatan kita ". Lanjut Bei Feiyan memberi perintah kepada pelayannya.
" Tuan Bei, aku tidak ingin berbasa-basi lagi, bagaimana jika organisasi kami bermarkas di kota ini!? Apakah kamu menyetujuinya? ". Tanya Xue Yunlei.
" Tuan, menurutku kota Yenan ini tidak terlalu besar untuk menjadi basis organisasi tuan. Tetapi jika bermarkas di kota Chang'an, menurutku itu sangat tepat, sebab selain kota Rong Cheng, kota Chang'an adalah kota yang sangat besar dan maju". Balas Bei Feiyan memberi usulan.
"Tuan Bei, apakah posisi dan letak kota Chang'an sama seperti kota Yenan ini? ". Tanya Xue Yunlei ingin mengetahui letak geografis kota Chang'an.
" Tidak tuan, tetapi kota Chang'an memiliki tembok besar yang melindungi kota itu, sehingga sangat sulit untuk bisa diserang dari segala arah". Jawab Bei Feiyan.
"Tidak, aku tidak tertarik dengan kota Chang'an, jika kota itu hanya mengandalkan tembok besar untuk melindungi kota itu".
" Aku merasa tertarik dengan tembok alami kota Yenan ini, sebab hanya ada dua jalan yang bisa digunakan untuk bisa masuk ke kota Yenan ini, dan hal itu akan mempermudah kita untuk melindungi kota ini ".
" Jadi, jika kita bekerja sama, organisasi Awan Merah akan memberikan kontribusi dengan melindungi kota ini dari serangan kekuatan yang besar mana pun".
" Sedangkan kontribusi kalian adalah memberikan fasilitas serta memberikan bantuan makanan bagi anggota organisasi kami ".
" Bagaimana menurut anda? ". Tutup Xue Yunlei bertanya kepada Bei Feiyan.
Pria tua itu terdiam dan mulai mempertimbangkan tawaran yang diberikan oleh pria didepannya.
Seorang pria tua yang menjadi pelindung kota Yenan segera angkat bicara.
" Tuan Bei, menurutku tawaran yang diberikan oleh ketua Organisasi Awan Merah sangat menarik, kami sebagai pelindung kota Yenan ini akan merasa sangat terbantukan jika ada beberapa pendekar langit yang akan melindungi kota ini ".
" Organisasi kami memiliki belasan pendekar langit. Dan mungkin dalam jangka waktu satu tahun kedepan, akan bertambah lagi, setidaknya mungkin ada 34 orang ". Xue Yunlei menjelaskan.
" Bagaimana kalian bisa memiliki pendekar langit sebanyak itu? ". Pertanyaan yang keluar dari mulut Bei Feiyan karena merasa terkejut dengan apa yang baru disampaikan oleh Xue Yunlei.
Tidak hanya penguasa kota Yenan, melainkan dua orang pendekar langit lainnya merasa sangat terkejut juga dengan apa yang baru saja mereka dengar.
Memang setiap pendekar langit keberadaan mereka sangat tertutup dan hanya akan muncul jika sangat dibutuhkan.
__ADS_1
Apa lagi setiap kota besar pasti hanya memiliki empat orang pendekar langit, dan itu adalah jumlah terbanyak yang dimiliki oleh kota besar seperti kota Chang'an atau pun kota Rong Cheng di wilayah bagian barat negara Xin.
Sedangkan untuk kota lainnya hanya memiliki dua orang pendekar langit saja yang menjadi pelindung kota.
Dan untuk kota - kota seperti kota Yin yang letaknya sedikit ke wilayah bagian tengah negara Xin, sama sekali tidak memiliki pendekar langit.
Pendekar langit dengan jumlah yang banyak hanya bisa ditemukan di setiap sekte besar atau perguruan ilmu bela diri.
Itulah mengapa ketiga pria tua itu merasa terkejut mendengar apa yang Xue Yunlei sampaikan.
"Kekuatan yang sangat mengerikan, kami tidak menyangka jika sudah menyinggung suatu kekuatan yang bisa dengan mudah untuk membalikkan kota ini menjadi rata dengan tanah". Gumam seorang pendekar langit.
" Baiklah, aku menerima tawaran yang tuan ajukan itu, hal apa saja yang tuan perlukan? ". Ucap Bei Feiyan sambil mengajukan pertanyaan.
" Sediakan sebuah area dan bangun Paviliun yang akan menjadi markas kami ". Jawab Xue Yunlei.
" Jika sudah selesai, akan ada seorang tetua yang akan mengurusnya". Tutup Xue Yunlei.
"Baik tuan, aku akan segera membangun sebuah paviliun untuk organisasi Awan Merah". Jawab Bei Feiyan.
" Dan yang perlu anda ingat, jika ada pekerjaan jasa keamanan bagi para pedagang, semuanya harus diberikan kepada organisasi kami". Ujar Xue Yunlei lagi.
"Itu adalah kabar yang sangat menggembirakan bagi kami, sebab selama ini, para bangsawan dikota Yenan ini selalu merasa tidak aman jika ingin pergi berdagang di kota yang lain".
" Jika dalam waktu tiga hari kedepan, aku rasa organisasi kami siap untuk menerima pekerjaan pengawalan". Jawab Xue Yunlei.
"Baiklah, aku akan segera memberitahukan kepada para bangsawan bahwa sudah ada pendekar yang akan mengawal mereka untuk berdagang ke kota Chang'an". Ujar Bei Feiyan.
" Jika untuk mengawal mereka ke kota Chang'an, besok kami sudah bisa mengawal mereka, sebab aku bersama dengan rombongan ku akan melanjutkan perjalanan untuk menuju ke kota Rong Cheng, dan tentunya akan melewati kota Chang'an". Ucap Xue Yunlei.
"Baiklah, aku akan menyampaikan hal itu kepada para bangsawan". Ucap Bei Feiyan.
" Silahkan dinikmati tehnya ". Lanjut Bei Feiyan mempersilahkan.
Setelah beberapa saat kemudian, Bei Feiyan kembali bertanya.
" Tuan, mohon maaf atas kelancanganku, jika aku boleh tahu, siapa nama tuan dan berasal dari mana? ". Dengan nada suara yang sangat berhati-hati agar tidak menyinggung perasaan Xue Yunlei.
" Karena kita telah bekerja sama, jadi aku akan memberitahukan namaku serta dari mana aku berasal ".
" Namaku adalah Xue Yunlei, berasal dari klan Xue di kota Yin". Ungkap Xue Yunlei.
__ADS_1
Tiga orang pria tua yang mendengar nama Xue Yunlei merasa selama puluhan tahun, belum pernah mendengar jika klan Xue memiliki seorang pendekar langit.
"Tuan, apakah benar anda berasal dari klan Xue di kota Yin? ". Tanya Bei Feiyan merasa tidak percaya.
" Iya, kenapa? Sepertinya kamu tidak mempercayai apa yang aku katakan ". Balas Xue Yunlei.
" Tidak tuan, aku tidak bermaksud seperti itu, karena yang aku ketahui, sudah sangat lama klan Xue tidak memiliki seorang pendekar langit".
"Mereka sempat memiliki seorang pendekar jenius, namun sangat disayangkan, pendekar Xue Yuan meninggal saat kembali ke kota Yin". Bei Feiyan menjelaskan.
Xue Yunlei langsung terkejut karena Bei Feiyan menyebut nama ayahnya.
" Apakah tuan Bei mengenal pendekar Xue Yuan? ". Tanya Xue Yunlei penasaran.
" Iya, aku sangat mengenalnya, karena kami pernah bertemu di kota Baode ". Jawab Bei Feiyan.
Pria tua itu kemudian menceritakan kebersamaan dirinya dengan ayah Xue Yunlei.
Setelah mendengar cerita dari Bei Feiyan, Xue Yunlei pun segera berkata.
" Aku adalah putra satu - satunya pendekar Xue Yuan ". Ungkapnya.
" Jadi...jadi tuan adalah putra pendekar Xue Yuan? Bagaimana mungkin!? Menurut sepengetahuanku, belum ada pendekar langit dengan usia tiga puluh tahun kebawah ". Ujar Bei Feiyan merasa tidak percaya.
Xue Yunlei segera melepaskan teknik tingkat dewa yang menyamarkan kultivasi serta usia tulang murni miliknya.
" Silakan tuan periksa".ucap Xue Yunlei.
Ketiga pria tua itu segera memeriksa basis kultivasi serta usia tulang murni Xue Yunlei.
Dan hasilnya sangat mengejutkan mereka, sebab Xue Yunlei masih berusia 18 tahun dan sudah memiliki basis kultivasi sebagai pendekar agung.
"Sangat jenius, ini adalah hal yang sangat langkah, karena menurut apa yang aku tahu, selama ratusan tahun ini, belum ada seorang jenius muda yang bisa memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar langit diusia delapan belas tahun".
" Apalagi basis kultivasi yang dimiliki adalah sebagai seorang pendekar agung ". Tutup Bei Feiyan mewakili apa yang dipikirkan juga oleh dua pria tua lainnya.
" Aku bisa seperti ini karena memiliki seorang guru yaitu sosok roh seorang dewa". Ungkap Xue Yunlei santai.
"Roh seorang dewa!? Apakah tidak ada hal yang dia inginkan darimu? " Tanya tetua Mu Sha penasaran.
"Kenapa kamu bertanya seperti itu?". Tanya Xue Yunlei terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh tetua Mu Sha.
__ADS_1
~Bersambung~