
Pemimpin mereka sangat terkejut melihat salah satu bawahannya kini telah terkapar ditanah sambil memuntahkan darah segar.
Jika posisi mereka masih berada di dalam ruangan restoran Baitian, pasti bangunan restoran itu sudah mengalami kerusakan akibat diterjang oleh tubuh pria yang ingin menyerang Xue Yunlei.
Akan tetapi karena posisi mereka sudah berada di luar bangunan restoran, sehingga tubuh pria yang di hajar oleh Xue Yunlei hanya menerjang ruang kosong dan terjatuh ditanah.
Sebagai seorang pendekar suci, dirinya sendiri tidak bisa melihat apa yang dilakukan oleh Xue Yunlei sehingga membuat bawahannya terhempas dan kini sudah dalam keadaan terluka.
"Beraninya kau melukai bawahanku! Aku akan membunuhmu!." Teriak sang pemimpin untuk menyerang Xue Yunlei dengan sebuah tombak yang berada ditangannya.
"Huaxianzi, renggangkan otot-ototmu." Perintah Xue Yunlei.
"Biar aku saja." Zhuan Zhu menyanggah perintah Xue Yunlei sambil melesat dengan cepat menendang rahang sang pemimpin.
Tubuh pria itu langsung terhempas ke samping dengan beberapa giginya yang sudah terlepas dari posisinya semula.
Serangan Zhuan Zhu juga tidak bermaksud untuk membunuh pria itu, sehingga sang pemimpin hanya terluka dan sudah tidak bisa berdiri lagi.
"Apakah ada yang ingin merasakan hal yang sama dengan apa yang mereka berdua rasakan?." Tanya Zhuan Zhu.
Semua pendekar yang ada hanya bisa terdiam dan tidak berani untuk bergerak. Hal itu karena mereka telah melihat kekuatan dua orang yang berdiri dihadapan mereka.
"Aku ingin berbaik hati kepada kalian untuk memberikan beberapa keping emas hanya dengan syarat kalian harus berhenti dari pekerjaan hina kalian ini, tetapi kalian memaksa kami untuk bertindak kasar....apa masih ada lagi yang ingin mencoba untuk melawan kami?." Sambung Xue Yunlei.
"Jika kalian tidak ingin terluka, silahkan pergi dari tempat ini. Jika ada diantara kalian yang tidak mau pergi, pasti dirinya juga akan merasakan apa yang mereka berdua telah rasakan." Tutup Xue Yunlei.
Para pendekar yang adalah anggota dari rombongan perampok itu langsung pergi sambil membawa tubuh pemimpin mereka serta seorang pendekar yang terluka.
Tetapi yang membuat Xue Yunlei dan dua orang yang bersamanya merasa heran, masih ada seorang pendekar yang tetap berdiri menatap mereka.
"Mengapa kau tidak pergi dari sini? Apakah kau ingin kami membunuhmu?." Tanya Xue Yunlei penasaran.
"Aku ingin mendapatkan beberapa keping emas yang tuan janjikan itu. Dan aku berjanji akan berhenti dari pekerjaan yang sering kami lakukan." Jawab pria itu.
Xue Yunlei, Huaxianzi dan juga Zhuan Zhu langsung saling menatap satu dengan yang lain setelah mendengar jawaban pria itu.
"Ha...ha...ha...ha...ha...ha." Gelak tawa mereka bertiga langsung pecah setelah beberapa saat terdiam.
"Aku tidak pernah berpikir jika ada diantara mereka yang mau menagih apa yang telah aku katakan." Tuturnya.
__ADS_1
"Aku sangat salut kepadamu. Baiklah, aku akan menepati apa yang telah aku katakan itu... tetapi sebelum aku memberikan beberapa keping emas kepadamu, aku terlebih dahulu ingin bertanya kepadamu."
"Apa yang akan kau kerjakan jika sudah berhenti menjadi seorang perampok?." Tanya Xue Yunlei.
"Aku akan membeli sawah dan menjadi seorang petani." Jawab pria itu.
Xue Yunlei pun sesaat berpikir dan kembali berkata.
"Baiklah, aku percaya kepadamu, tetapi jika aku mendapatkan dirimu masih tetap melakukan pekerjaan ini, aku akan langsung membunuhmu." Tutup Xue Yunlei.
"Iya tuan, aku berjanji tidak akan melakukan lagi pekerjaan ini." Ucap pria itu untuk meyakinkan Xue Yunlei.
Pemuda itu segera menyerahkan sebuah kantong kepada pria itu yang didalamnya berisi sepuluh koin emas.
Pria itu langsung menerima pemberian Xue Yunlei dan dengan cepat bersujud di depan pemuda itu.
"Terima kasih tuan atas kebaikanmu." Ucap pria itu berulang-ulang kali.
"Cepat pergi dari sini." Perintah Xue Yunlei.
"Tuan, sebelum aku pergi, bisakah aku mengetahui siapa nama tuan?." Tanya pria itu.
Itu dilakukan Xue Yunlei agar orang-orang yang berada di sekitar tempat itu tidak bisa mendengarnya, agar identitasnya tetap tidak bisa diketahui.
Orang-orang yang awalnya meresa takut dengan kehadiran rombongan perampok, kini sudah tidak lagi merasakan hal yang sama.
Karena tiga sosok itu telah mengusir mereka dengan mudah.
"Xue Yunlei? Sepertinya nama itu terdengar tidak asing bagiku." Pikir pria yang diberikan beberapa keping emas oleh Xue Yunlei.
Pria itu pun segera pergi dari tempat itu dan mulai berpikir dengan nama yang telah diberikan oleh Xue Yunlei.
Saat Xue Yunlei, Huaxianzi dan Zhuan Zhu memasuki restoran Baitian, komandan pasukan keamanan kota bersama dengan pasukannya pun tiba di depan restoran Baitian.
"Dimana rombongan para perampok itu?." Tanya sang komandan.
"Mereka sudah pergi." Jawab seorang pria.
"Apakah mereka telah melakukan keonaran disini?." Tanya komandan itu lagi.
__ADS_1
"Iya komandan, tetapi mereka sudah diusir oleh tiga orang yang duduk disana." Jawab pria itu sambil menunjuk ke arah dimana Xue Yunlei berada.
Sang komandan pun menatap kearah yang ditunjuk oleh pria itu.
"Siapa mereka? Apakah kau mengenalnya?." Tanya komandan itu lagi.
"Tidak komandan, aku tidak mengenal mereka. Sepertinya mereka hanya lewat saja di kota Daziwen ini." Pria itu sedikit menjelaskan untuk menjawab pertanyaan sang komandan.
"Aku tidak melihat jika mereka bertiga memiliki basis kultivasi yang tinggi. Jadi bagaimana bisa mereka mengusir kelompok perampok itu yang memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar suci?." Pikir sang komandan.
"Komandan, dua pria itu memiliki kemampuan yang sangat tinggi. Mereka bisa mengalahkan pemimpin perampok dengan sekali serang saja." Ungkap pria itu.
"Apa katamu? Mengalahkan pemimpin perampok hanya dengan sekali serang saja?." Tanya komandan dengan terkejut.
"Iya komandan, sehingga mereka bertiga menurutku tidak bisa disinggung oleh siapa pun." Lanjut pria itu.
"Terus kemana perginya rombongan parA perampok itu?." Komandan mengalihkan pertanyaannya.
"Mereka kearah sana komandan." Jawab pria itu lagi sambil menunjuk ke salah satu arah.
"Baiklah, terima kasih atas informasinya." Ucap sang komandan.
"Ayo kita kesana untuk mengecek apakah mereka benar-benar sudah pergi meninggalkan kota ini atau tidak." Ajak sang komandan.
Mereka pun segera pergi menyusul rombongan para perampok untuk bisa memastikan.
Sedangkan Xue Yunlei, Huaxianzi dan juga Zhuan Zhu kini sedang menikmati pesanan mereka.
Seorang pendekar yang bekerja sebagai pengawal di kapal yang Xue Yunlei tumpangi kini sedang mencari keberadaan Xue Yunlei.
Hal itu karena ingin memastikan keberadaan Xue Yunlei, sebab mereka telah mendengar sedang terjadi keributan yang dilakukan oleh rombongan para perampok.
Pendekar itu pun langsung bisa melihat Xue Yunlei saat dirinya memasuki lantai dasar restoran Baitian dan mengedarkan pandangannya.
"Oh...ternyata mereka sedang menikmati makanan terbaik di restoran Baitian ini. Baiklah, aku akan pergi untuk melaporkannya kepada pemilik kapal." Pikir pria itu dan segera kembali ke dermaga dimana kapal mereka berada.
Hal itu dilakukan bukan karena mereka merasa takut jika Xue Yunlei terluka, melainkan untuk memastikan jika penumpang yang pernah melindungi mereka tidak bersinggungan dengan siapa pun, sebab akan ada situasi yang sulit yang akan mereka terima.
Baik itu bagi bisnis transportasi air mereka ataupun bisa berdampak buruk bagi Xue Yunlei dan yang lainnya.
__ADS_1
~Bersambung~