
Pikiran wanita tua itu kini tertuju pada seutas benang berwarna emas yang telah mrlilit tubuhnya.
"Benang apa ini? Mengapa semakin aku berusaha untuk melepaskannya, lilitan benang ini semakin erat!? ". Pikir Zhen Ji merasa penasaran karena tidak bisa melepaskan dirinya dari lilitan benang yang terlihat sangat rapuh itu.
" Sebenarnya siapa dirimu? ". Pertanyaan yang keluar dari mulut Zhen Ji setelah mendapatkan banyak kejutan.
" Aku Xue Yunlei, ketua dari organisasi Awan Merah! ". Jawab Xue Yunlei sambil menangkupkan kedua tangannya.
" Ketua Organisasi Awan Merah!? Organisasi apa itu? Mengapa aku baru mendengarnya? ". Tanya Zhen Ji.
" Organisasi yang aku ketuai bergerak di bidang jasa pengawalan, sama seperti biro pengawalan yang kalian ketahui selama ini ". Jawab Xue Yunlei menjelaskan.
" Dan memang organisasi kami belum lama dibentuk, sehingga belum begitu terkenal di wilayah negara Xin ini ". Lanjutnya lagi.
" Mengapa kalian bisa tiba di wilayah sekte kami ini? Apa sebenarnya tujuan kalian!? ". Ujar Zhen Ji yang masih mencurigai kedatangan kelompok Xue Yunlei.
" Senior, sepertinya aku tidak perlu lagi untuk menjelaskan hal itu kepadamu, sebab sebelumnya aku telah memberitahukannya kepadamu ". Balas Xue Yunlei menanggapi pertanyaan Zhen Ji.
" Apa benar kalian tidak sengaja menemukan markas sekte Makam Kuno ini!? ". Tanya Zhen Ji untuk lebih merasa yakin jika Xue Yunlei tidak berbohong.
" Senior, jika kami memiliki niat buruk kepada sekte kalian, pasti aku sudah memanfaatkan situasi ini untuk keuntungan kami, tetapi mengapa aku masih bersikap seperti ini kepadamu!? ". Balas Xue Yunlei lagi.
" Apakah saat ini kami bisa meninggalkan wilayah sekte kalian ini!? ". Lanjut Xue Yunlei bertanya kepada Zhen Ji.
Wanita tua itu kini hanya bisa diam tidak langsung menjawab pertanyaan sosok yang berdiri di depannya.
Seluruh anggota sekte Makam Kuno yang melihat sikap Xue Yunlei merasa tidak khawatir lagi dengan keselamatan ketua sekte mereka.
Hal itu karena sikap yang Xue Yunlei tunjukkan tidak terlihat akan membahayakan ketua mereka.
Puluhan wanita itu bersama sepuluh ras bangsa peri segera mendekati kedua sosok tersebut.
Setelah beberapa saat berpikir, akhirnya Zhen Ji pun bersuara.
"Tuan, mohon maafkan atas perlakuanku karena tidak mempercayai perkataanmu sebelumnya".
" Sebenarnya aku bersikap seperti itu karena sekte Makam Kuno ini sangat tertutup dengan dunia luar, serta letaknya tidak diketahui oleh siapapun karena kami telah memasang formasi ilusi agar siapa pun tidak bisa menemukan keberadaan markas sekte Makam Kuno ini ". Lanjut Zhen Ji menjelaskan.
__ADS_1
" Senior, apakah masalah kita sudah selesai!? ". Sela Xue Yunlei bertanya kepada Zhen Ji untuk memastikan situasi saat itu?
" Menurutku aku sudah tidak lagi mempermasalahkan kehadiran kalian, akan tetapi situasi saat ini semuanya bergantung pada ketua Xue, apakah masih mempermasalahkan tindakan kami ataukah sudah tidak ingin untuk mempermasalahkannya lagi". Jawab Zhen Ji menanggapi pertanyaan Xue Yunlei.
"Baiklah, jika situasi saat ini bergantung pada keputusanku, saat ini Aku sudah tidak lagi mempermasalahkan tindakan kalian sebelumnya". Ucap Xue Yunlei sambil melepaskan lilitan benang sutra emas di tubuh wanita tua itu.
Setelah ikatannya terlepas, wanita tua itu segera berdiri dan mengambil sikap hormat untuk memberi hormat kepada Xue Yunlei.
"Terima kasih atas kebesaran hati serta kebaikan tuan, aku Zhen Ji ketua sekte Makam Kuno akan selalu mengingat kejadian yang terjadi hari ini". Sambil menangkupkan kedua tangannya.
" Ketua Xue, jika anda berkenan, bagaimana kalau kita pergi ke markas sekte kami untuk melanjutkan pembicaraan kita ini!? ".
" Biarkan kami melayani kalian untuk membayar kesalahpahaman yang telah terjadi hari ini ". Pinta Zhen Ji penuh harap.
" Baiklah, untuk menghormati niat baik ketua Zhen, aku bersama sepuluh bawahan ku akan ikut untuk memenuhi undangan itu". Balas Xue Yunlei menanggapi sambil menangkupkan juga kedua tangannya.
Mereka pun akhirnya meninggalkan tempat itu dan memasuki wilayah sekte Makam Kuno.
Zhen Ji segera membuka celah didinding formasi pelindung yang melindungi wilayah sekte Makam Kuno agar mereka semua bisa untuk memasuki wilayah sekte tersebut.
Xue Yunlei tetap terbang disamping wanita tua itu untuk mengikutinya ketempat yang dia maksudkan.
Saat tiba di bangunan yang berbentuk seperti makam, Zhen Ji segera melambaikan tangannya untuk menghilangkan ilusi yang menyembunyikan pintu masuk markas utama sekte Makam Kuno yang berada di dinding tebing yang tidak jauh dari bangunan makam tersebut.
Xue Yunlei dan kesepuluh peri tidak merasa terkejut melihat hal itu, karena mereka telah mengetahui letak sebenarnya markas sekte Makam Kuno.
Mereka segera memasuki bangunan tersebut dan langsung menuju ke aula utama sekte.
"Ketua Xue, silahkan duduk". Ucap Zhen Ji mempersilahkan.
Xue Yunlei pun segera duduk ditempat yang telah ditentukan bersama dengan sepuluh peri.
Setelah beberapa saat kemudian, Xue Yunlei baru menyadari jika anggota sekte Makam Kuno yang awalnya menghadang mereka itu adalah seluruh anggota sekte tersebut yang hanya berjumlah dua puluh lima orang saja.
Dari dua puluh lima orang tersebut, setiap lima orang dari mereka berasal dari generasi yang berbeda-beda.
Sedangkan lima anggota termuda di sekte itu saat ini baru berusia dua puluhan tahun, generasi diatas mereka sudah berusia lima puluhan tahun.
__ADS_1
Sehingga generasi pertama dari sekte Makam Kuno saat ini sudah berusia seratus tahun lebih, termasuk Zhen Ji yang adalah ketua sekte itu.
"Senior Zhen, mengapa jumlah anggota sekte Makam Kuno hanya seperti ini? Bukankah lebih baik memiliki jumlah yang banyak!?,". Tanya Xue Yunlei penasaran.
" Ketua Xue, salah satu aturan sekte Makam Kuno yaitu tidak boleh menikah, sehingga butuh orang - orang yang benar-benar bisa memegang teguh aturan itu". Jawab Zhen Ji.
"Jika anggota sekte Makam Kuno memiliki jumlah yang banyak, bukankah akan sulit untuk menegakkan aturan tersebut!? ". Lanjutnya lagi.
" Tetapi menurutku jika mereka sudah siap dan telah didoktrin, pasti mereka akan tetap memegang teguh aturan itu". Xue Yunlei menanggapi.
"Ketua Xue, mana mungkin kau bisa berpikir seperti seorang yang berusia masih sangat muda, masalah hati itu sangat sulit untuk bisa dipahami". Balas Zhen Ji.
" Senior Zhen, memang usiaku masih sangat muda, sehingga belum mengerti apa yang senior Zhen maksudkan ". Xue Yunlei menanggapi.
" Ketua Xue jangan bercanda seperti itu, mana mungkin seorang pendekar agung masih berusia muda, itu tidak mungkin ". Ucap Zhen Ji menanggapi perkataan Xue Yunlei sambil tersenyum.
" Ha...ha...ha...ha...ha, senior Zhen, aku tidak sedang bercanda denganmu, karena apa yang aku katakan itu memang benar adanya ". Ucap Xue Yunlei untuk lebih meyakinkan Zhen Ji.
" Silahkan senior memeriksa sendiri usia tulang murniku". Lanjut Xue Yunlei untuk bisa membuktikan bahwa apa yang dia katakan itu benar adanyaadanya.
Zhen Ji yang mendengar apa yang dikatakan oleh Xue Yunlei segera menurutinya.
Wanita tua itu segera memeriksa usia tulang murni milik Xue Yunlei yang saat itu sudah tidak disembunyikan lagi.
Mata Zhen Ji langsung terbelalak saat mengetahui bahwa usia tulang murni milik Xue Yunlei baru berusia delapan belas tahun yang tidak lama lagi akan genap sembilan belas tahun.
"Bagaimana mungkin diusia semuda ini ketua Xue sudah menjadi pendekar agung!? Sudah seabad lamanya dan ada begitu banyak tulisan - tulisan kuno tidak ada yang menjelaskan bahwa ada seorang pendekar agung yang masih berusia belasan tahun". Ujar Zhen Ji merasa tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Ketua Xue adalah seorang jenius muda yang hanya muncul dalam seribu tahun sekali, itu juga dibuktikan dengan kemampuanmu menggunakan beberapa teknik secara bersamaan".
" Aku sangat beruntung dan merasa sangat terhormat karena bisa bertemu dengan Ketua Xue,ari kita bersulang". Tutup Zhen Ji.
Keduanya pun langsung bersulang dan menikmati arak serta daging terbaik yang telah tersedia di hadapan mereka.
Keduanya terus berbincang - bincang sampai akhirnya Xue Yunlei bersama sepuluh peri yang bersama dengannya pamit undur diri untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Zhen Ji bersama anggota sekte Makam Kuno segera mengantarkan mereka semua untuk meninggalkan wilayah sekte tersebut.
__ADS_1
~Bersambung~