
Setelah melihat bahwa seorang pria tua dengan kondisi pakaian yang terlihat compang camping, salah satu pendekar langit langsung berkata.
"Pria busuk, siapa kamu yang telah berani menggagalkan rencana kami? ". Dengan nada suara yang terdengar sangat angkuh.
"He.. He.. He.. He, sepertinya kalian ingin memanfaatkan situasi yang sulit ini, sangat menjijikan".
" Jika kalian seorang pendekar aliran putih, seharusnya kalian merasa malu dengan apa yang ingin kalian lakukan ".
" Tetapi hanya karena tergiur dengan tubuh wanita itu, kalian tidak lagi memikirkan moralitas kalian sebagai seorang pendekar aliran putih ".
Kata - kata yang keluar dari mulut b pria tua yang terlihat seperti seorang pengemis itu.
" Kamu tidak perlu lagi untuk ikut campur dengan urusan kami. Sebaiknya kamu menjauh dari jalan kami". Balas sang penguasa kota yang tetap tidak mengurungkan niat untuk menangkap Xiangwei.
" Sepertinya pria tua itu yang telah bertemu dengan kami saat di restoran kota Baode, rupanya dia menekan juga basis kultivasi nya agar tidak diketahui oleh orang banyak ". Pikir Xiangwei yang saat itu sedang memeluk tubuh Xue Yunlei untuk dibawa pergi olehnya.
" Nona, cepat pulihkan kekuatan tuanmu itu, mereka bertiga biar aku yang mengurusnya ". Ujar pendekar pengemis tersebut.
Xiangwei segera meletakkan kembali tubuh Xue Yunlei di tanah dengan sikap duduk bersila dan segera menyalurkan energi qi miliknya.
" Sombong! Kamu pikir bisa dengan mudah untuk menghadapi kami? Kamu sungguh terlalu naif ". Tutur sang penguasa kota.
" Ayo serang dia! ". Perintah sang penguasa kota sambil ikut menyerang juga.
" Basis kultivasi baru saja diranah pendekar langit, lagaknya seperti sudah mencapai ranah pendekar dewa ". Gumam sang pengemis sambil memutarkan kedua telapak tangannya di depan.
Cahaya bulat berwarna kuning dengan rune - rune kuno terlihat di bergerak berputar di depan tubuh pendekar pengemis itu.
" Berhenti! Kita harus mundur. Kita tidak boleh melanjutkan rencana kita ". Teriak sang penguasa kota setelah melihat teknik milik sang pendekar pengemis.
" Sial, sepertinya pria busuk ini adalah seorang pendekar diranah pendekar dewa, ayo kita pergi". Sambung pendekar lainnya.
Ketiga pendekar langit itu segera berbalik dan melesat untuk kembali ke kota Shenmu.
"Ha.. Ha..ha.. Ha.. Ha.. Ha, lihatlah para cecunguk itu, setelah mengetahui basis kultivasiku, mereka langsung lari terbirit-birit". Ucap pria tua yang adalah pendekar pengemis.
Pengemis tua itu segera mendekati Xiangwei yang saat itu sedang menyalurkan energi qi miliknya ke tubuh Xue Yunlei.
"Sepertinya energi qi milik peri ini sudah banyak terkuras karena selalu di salurkan kepada pemuda ini". Gumam pria tua itu yang segera menyalurkan juga energi qi miliknya ke tubuh Xue Yunlei.
Pria tua itu juga segera berbicara dengan Xiangwei melalui kekuatan jiwanya agar wanita itu segera menghentikan tindakan yang dia sedang lakukan.
" Ternyata pengemis tua ini adalah seorang pendekar dewa ". Gumam Xiangwei yang merasa terkejut baru mengetahuinya.
__ADS_1
Xiangwei kemudian menghentikan tindakan yang dia lakukan untuk menyalurkan energi qi miliknya.
Tubuh Xue Yunlei pun mulai bereaksi setelah menerima energi qi milik pengemis tua.
Dan tidak lama kemudian, akhirnya Xue Yunlei pun perlahan mulai siuman.
Saat membuka matanya, Xue Yunlei melihat Xiangwei sedang menatap ke arahnya dengan tatapan yang terlihat sedih.
"Mengapa kamu selalu membahayakan dirimu? Jika hal itu terus terjadi, aku sendiri sudah tidak bisa lagi menolong dirimu". Tutur sang peri dengan perasaan yang merasa sedih bercampur kecewa.
Xue Yunlei yang mendapatkan sambutan dari Xiangwei langsung merasa bingung.
"Terus, siapa yang sedang menyalurkan energi qi ini kepada diriku? ". Pikir Xue Yunlei.
" Tidak perlu lagi kamu memaksakan dirimu untuk berpikir, fokuskan saja untuk menerima energi qi yang aku salurkan". Pengemis tua mengingatkan.
Xue Yunlei pun segera melakukan apa yang dikatakan oleh pria tua yang berada di belakang tubuhnya.
Beberapa saat kemudian, akhirnya kekuatan Xue Yunlei kini sudah kembali pulih, pendekar muda itu segera menatap ke arah pria tua yang menolongnya.
"Pak tua! Terima kasih karena telah membantuku untuk memulihkan tenagaku ".
" Sudahlah, jangan seperti itu, anda adalah orang yang baik, sehingga sangat wajar jika aku membantumu kali ini ". Balas Pengemis Tua.
" Terima kasih atas kebaikanmu, tetapi aku juga merasa terkejut, ternyata kamu memiliki ilmu bela diri juga? ". Tutur Xue Yunlei.
" Agar tidak mencolok, maka aku menekan basis kultivasi yang aku miliki, sehingga kalian tidak bisa mengetahui bahwa aku adalah seorang pendekar juga ".
" Jika aku boleh tahu, sebenarnya siapa anda? ". Tanya Xue Yunlei penasaran.
" Baiklah.. Baiklah, aku akan memberi tahukan siapa diriku sebenarnya ".
" Aku adalah Yu Fei, aku dikenal sebagai Sang Pengemis Tua".
" Sang Pengemis Tua? Jika kita bertemu lagi, aku harus memanggilmu dengan nama apa? ". Tanya Xue Yunlei.
" He... He... He, panggil aku saja dengan sebutan Pengemis Tua ".
" Bagaimana anda bisa menemukan kami di tempat ini ". Tanya Xiangwei penasaran.
" He... He... He... He, sebenarnya aku juga sempat kehilangan jejak kalian saat memasuki hutan ilusi, jadi aku segera melanjutkan perjalananku ke kota Shenmu dan mulai melakukan aktivitas di kota itu ". Pengemis Tua menjelaskan untuk menjawab pertanyaan Xiangwei.
" Berarti Anda mengetahui juga saat kami diserang oleh salah satu dari ke-enam pendekar yang menyerang kami barusan? ". Tanya Xiangwei lagi.
__ADS_1
" Iya, aku mengetahui hal itu ". Jawab Sang Pengemis.
" Mengapa Anda tidak menunjukkan dirimu kepada kami? ". Tanya Xiangwei lagi.
" Apa untungnya bagi kalian? Aku juga berpikir kalian masih bisa menangani masalah yang sedang kalian hadapi, jadi tidak perlu aku ikut campur ". Sang Pengemis kembali menjelaskan sambil tersenyum.
" Tetapi mengapa saat ini anda membantu kami? ".
" Itu karena, kalian berdua sudah berada dalam keadaan yang sulit dan sangat membutuhkan pertolongan ". Tutur Pengemis tua itu lagi.
" Sudahlah, tidak perlu lagi untuk memperdebatkan hal tersebut, saat ini ada baiknya kita segera pergi meninggalkan tempat ini ". Xue Yunlei menyanggah pembicaraan kedua orang tersebut.
" He.. He... He... He, benar apa yang dikatakan oleh pendekar muda ini, tetapi sebelum kita berpisah, aku juga ingin mengetahui siapa namamu ". Ujar Pengemis Tua.
" Oh, iya, maafkan aku karena bertindak tidak sopan kepadamu, aku sudah menanyakan identitasmu tetapi aku tidak memperkenalkan siapa diriku ". Xue Yunlei menanggapi.
" Namaku adalah Xue Yunlei, aku berasal dari kota Yin ".
" Oh, rupanya kamu adalah tuan muda dari klan Xue, sangat menarik, ternyata klan Xue telah memiliki seorang jenius muda yang kedepannya bisa merajai dunia ilmu bela diri ". Puji Pengemis Tua sambil tersenyum.
" Anda terlalu memujiKu, aku merasa kemampuan yang aku miliki belum cukup untuk bisa menjadi seperti apa yang anda katakan itu ". Xue Yunlei menanggapi.
"Aku suka dengan sifatMu itu, tidak merasa tinggi hati meskipun telah memiliki kemampuan yang sulit untuk bisa dicapai oleh orang lain". Ucap sang Pengemis.
" Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu ". Ucap sang Pengemis yang langsung melesat terbang meninggalkan tempat itu.
" Tuan, bagaimana, apakah kita akan melanjutkan perjalanan kita untuk menuju ke wilayah padang gurun? ". Tanya Xiangwei.
" Iya, sebaiknya kita melanjutkan perjalanan kita ". Jawab Xue Yunlei.
Keduanya segera melanjutkan perjalanan mereka dan melesat terbang menuju ke arah barat.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi keduanya untuk bisa tiba di wilayah padang gurun.
Permukaan yang berwarna kuning keemasan membentang luas di depan mata mereka berdua.
"Tuan, kita sudah sampai di wilayah padang gurun, apa yang harus kita temukan di tempat ini? ". Tanya Xiangwei sambil menatap ke arah pemuda disampingnya.
" Aku ingin mencari batu permata buah Tin untuk meningkatkan kualitas tulangku ". Jawab Xue Yunlei.
" Batu Permata Buah Tin? Itu sangat sulit untuk bisa ditemukan, sebab meskipun ada begitu banyak pohon Tin di padang gurun ini, belum tentu juga memiliki Batu permata ". Xiangwei menanggapi.
" Apakah sesulit itu untuk bisa menemukan benda tersebut? ". Gumam Xue Yunlei.
__ADS_1
" Iya tuan, benda itu memang sangat sulit untuk bisa ditemukan, akan tetapi jika tuan berjodoh dan dianugerahi oleh langit, tuan pasti bisa menemukannya ". Xiangwei sedikit memberi motivasi kepada Xue Yunlei.
~Bersambung~