PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 250. Peningkatan Bao Meng Ling


__ADS_3

Di suatu tempat kini terlihat seorang wanita berusia dua puluhan tahun awal telah selesai menyerap basis kultivasi seorang pendekar dewa bumi.


Wanita itu adalah Bao Meng Ling yang kini telah memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar dewa surgawi puncak.


Peningkatan basis kultivasinya yang begitu mengerikan itu disebabkan karena dia telah menguasai teknik terlarang seperti yang dimiliki oleh Ju Yuanpei yang adalah penguasa kota Yungho itu.


Namun hal itu dia peroleh dari Feng Ya yang adalah pelindung kota Shenmu.


Karena orang tua pria tua itu dan juga orang tua Ju Yuanpei berasal dari salah satu sekte aliran hitam yang keberadaannya telah tiada.


Itu karena teknik penyerap energi milik seorang pendekar untuk menjadi energi milik mereka beberapa puluh tahun yang lalu menjadi incaran setiap sekte aliran hitam.


Namun karena mereka tidak ingin untuk menyerahkannya, sekte mereka pun diserang dan menjadi rata dengan tanah.


Sedangkan yang tersisa hanya pria tua itu dan juga Ju Yuanpei yang adalah putra dari ketua sekte tersebut.


Sedangkan Feng Ya adalah putra dari tetua agung sekte itu.


Kedua orang tua mereka tewas saat melindungi mereka berdua agar bisa melarikan diri.


Karena Bao Meng Ling mendesaknya terus agar bisa secepatnya meningkatkan basis kultivasinya, sehingga Feng Ya segera mengajarkan teknik tersebut kepada gadis itu.


Setelah selesai menguasai teknik tersebut, keduanya pun mulai memburuh setiap pendekar aliran hitam untuk diserap energi qi yang mereka miliki.


Karena Feng Ya memiliki juga pengetahuan untuk membuat asap yang bisa membuat seorang pendekar langit menjadi tertidur serta tidak bisa menggunakan kekuatannya selama satu bulan sama seperti yang Ju Yuanpei miliki.


Itulah mengapa hanya dalam jangka waktu dua tahun lebih, Bao Meng Ling kini sudah menjadi seorang pendekar dewa surgawi puncak sama seperti Feng Ya.


Keduanya terus memburu setiap pendekar dewa yang berada di wilayah bagian barat negara Xin.


Perbuatan mereka berdua itu menjadi perhatian yang serius bagi setiap pemimpin sekte, klan ataupun pemimpin setiap suku bar-bar yang berada disana.


Hal itu karena, sudah ada puluhan pendekar dewa yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi.


Namun mereka belum mengetahui jika sebelum kehilangan nyawa mereka, basis kultivasinya telah diserap terlebih dahulu.


Memang awalnya hanya pendekar aliran hitam yang mereka buru, namun karena ingin secepatnya meningkatkan basis kultivasinya, Bao Meng Ling pun memaksa Feng Ya untuk menjadikan setiap pendekar dewa dari aliran manapun.


"Guru, sepertinya kekuatan ku saat ini sudah bisa mengalahkan Xue Yunlei." Ucap Bao Meng Ling dengan rasa percaya diri yang tinggi.


"Meskipun dirinya memiliki teknik tingkat dewa, namun dengan basis kultivasinya yang hanya sebagai seorang pendekar agung puncak, dia tidak bisa menghadapiku yang sudah memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar dewa surgawi puncak." Lanjut Bao Meng Ling.


"Ling'er, meskipun basis kultivasi mu sudah seperti ini, akan tetapi pondasimu tidak sekuat dengan pondasi yang dimiliki oleh seorang pendekar dewa langit awal." Feng Ya menanggapi perkataan Bao Meng Ling.

__ADS_1


"Itu karena kau memperolehnya secara instan, sehingga kita tidak boleh memandang rendah setiap pendekar yang memiliki basis kultivasi dibawah kita." Lanjutnya menasehati.


"Baik guru! Aku akan mengingat nasihat guru itu...tetapi jika untuk menghadapi seorang pendekar agung, menurutku itu pasti akan sangat muda." Balas Bao Meng Ling.


"Ling'er, pendekar Xue Yunlei itu adalah seorang pendekar jenius yang hanya muncul dalam seribu tahun sekali, sehingga menurutku, kemungkinan besar basis kultivasi yang dia miliki saat ini pasti sudah meningkat...apa lagi menurut apa yang kau katakan jika dia dibantu oleh seorang peri." Tutur Feng Ya lagi.


Bao Meng Ling pun langsung terdiam setelah mendengar apa yang gurunya katakan itu serta mulai memikirkan kemungkinan tersebut.


"Sial! Jika basis kultivasinya telah meningkat dan sudah menjadi seorang pendekar dewa, aku akan sulit untuk bisa mengalahkannya." Pikir Bao Meng Ling.


Dan memang benar, pada saat itu Xue Yunlei telah menerobos menjadi seorang pendekar dewa bumi.


"Guru, jika seperti itu, bagaimana jika kita berdua kembali meningkatkan basis kultivasi kita agar menerobos ke ranah saint?"


"Baiklah, aku akan menuruti keinginan mu itu, aku rasa sumber daya yang kita miliki sudah bisa membantu kita untuk menerobos ke ranah saint." Ucap Feng Ya.


Keduanya pun segera kembali ke tempat awal yang tidak jauh dari kota Shenmu dimana Bao Meng Ling berkultivasi sebelum menerobos menjadi pendekar langit dan pendekar dewa.


Mereka berdua berkultivasi selama setahun hingga bisa menerobos ke ranah saint.


Setelah selesai menguatkan pondasi basis kultivasi yang mereka berdua miliki, keduanya pun segera menghentikan aktivitas mereka dan kembali bertemu untuk merencanakan langkah selanjutnya yang harus mereka lakukan.


"Guru! Apakah kau telah menerobos ke ranah saint?" Tanya Bao Meng Ling.


"Iya guru! Sepertinya saat ini adalah waktu yang tepat untuk bisa membalaskan dendam ku kepada Xue Yunlei." Tegas Bao Meng Ling.


Wanita itu tidak mengetahui jika Xue Yunlei juga pada saat itu sudah memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar di ranah saint puncak dan sedang berkultivasi untuk menerobos ke ranah immortal di dunia bangsa peri penguasa hutan ilusi.


"Aku akan menghabisi setiap wanita yang dia sukai agar dia akan merasakan kesedihan seperti apa yang aku rasakan sebelumnya karena telah diabaikan olehnya."


"Sebaiknya, kita berdua segera menemui ayahmu dan menyembunyikan basis kultivasi yang kita miliki saat ini ke tahap pendekar petapa suci awal."


"Sedangkan aku akan menekan basis kultivasi ku ke tahap pendekar dewa bumi puncak." Tutur Feng Ya.


"Baik guru!" Balas Bao Meng Ling.


Keduanya pun segera melesat meninggalkan hutan itu dan menuju ke kota Shenmu.


Keduanya tidak memiliki teknik untuk bisa membuka portal ruang dan waktu agar bisa berpindah tempat dengan cepat, sehingga hanya bisa terbang menuju ke kota Shenmu.


Tidak hanya itu saja, mereka berdua tidak memiliki teknik tingkat dewa, sehingga bisa di kalahkan oleh Zhuan Zhu yang saat itu sebagai seorang pendekar dewa surgawi puncak karena telah memiliki teknik tingkat dewa yang diberikan oleh Xue Yunlei.


Keduanya pun tiba dan mendarat di alun-alun balai kota Shenmu.

__ADS_1


Semua prajurit yang bertugas sangat terkejut dengan kedatangan mereka berdua.


Namun setelah bisa mengenali keduanya, mereka pun segera nenyambut dan memberi hormat.


"Hormat kepada nona Ling Meng!"


"Hormat kepada pelindung kota Shenmu!"


"Silahkan masuk!"


Keduanya pun segera pergi meninggalkan para prajurit yang menyambut mereka dan segera melangkah untuk memasuki aula utama balai kota Shenmu.


Prajurit yang berjaga di pintu masuk aula utama langsung menyambut kedatangan keduanya dan melakukan sama seperti yang dilakukan oleh para prajurit sebelumnya.


Mereka berdua segera memasuki ruang aula tersebut.


Kedatangan mereka berdua langsung membuat Bao San dan petinggi kota Shenmu yang ada didalam ruangan itu merasa terkejut.


Namun Bao San langsung tersenyum bahagia setelah melihat siapa sosok yang baru saja masuk tersebut.


"Putriku Ling'er, ternyata kau sudah kembali." Ucap Bao San yang langsung berdiri dari kursi kebesarannya untuk menyambut Bao Meng Ling.


Pria tua itu langsung memeluk tubuh putrinya itu seraya bertanya.


"Ling'er, bagaimana dengan hasil kultivasi yang kau lakukan selama hampir empat tahun ini?"


"Ayah, saat ini basis kultivasi ku sudah di tahap pendekar petapa suci awal." Jawab Bao Meng Ling.


"Ha...ha...ha...ha...ha...ternyata putriku juga adalah seorang yang sangat jenius...sangat jarang pendekar diusia sama seperti dengan mu saat ini sudah bisa menerobos menjadi seorang pendekar langit di tahap pendekar petapa suci."


"Ayah benar-benar sangat bangga kepadamu."


"Pendekar Feng Ya, terima kasih atas bimbingan mu sehingga putriku bisa memiliki basis kultivasi seperti saat ini."


"Ayo, silahkan duduk." Tutup Bao San sambil menuntun putrinya itu untuk duduk bersama dengannya di kursi kebesaran miliknya.


Sedangkan Feng Ya segera berdiri di samping kanan dimana kursi kebesaran itu berada.


"Suruh pelayan untuk segera menyiapkan makanan dan minuman terbaik untuk merayakan keberhasilan putriku ini." Perintah Bao San.


Mereka pun merayakan apa yang telah dicapai oleh Bao Meng Ling.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2