
Setelah berada di luar aula utama, Hua Qiangu pun segera berkata.
"Aku telah menjelaskan kepada leluhur Guan Renfu tentang situasi yang sebenarnya telah terjadi yang belum diketahui olehnya."
"Dan sebelum itu, keenam leluhur ini ingin menyampaikan sesuatu terlebih dahulu kepada pendekar muda itu mengenai tujuan atas kedatangan mereka ke markas kami ini."
"Silahkan leluhur Jiang Qun dan yang lainnya pergi untuk menyampaikan hal itu kepadanya." Tutup Hua Qiangu.
"Sebenarnya apa yang telah mereka rencanakan? Instingku mengatakan ada sesuatu yang tidak beres dengan sikap mereka." Pikir Xue Yunlei sambil menatap ke arah petinggi partai Qing Ceng.
Keenam leluhur partai Qing Ceng kini berjalan mendekati dimana kelompok Xue Yunlei berdiri.
Saat sudah berada di tempat formasi segel akan diaktifkan, Jiang Qun pun langsung berkata.
"Pendekar Xue, sebelumnya kami mohon maaf atas perbuatan yang telah kami lakukan didesa itu, sebab kami tidak mengetahui jika mereka adalah kerabatmu, serta hal itu tidak kami lakukan karena sempat berselisih denganmu."
"Apakah semudah itu kalian meminta maaf kepadaku?."
"Jangan pernah berpikir bahwa aku akan dengan mudah untuk menerima permintaan maaf kalian itu, sebab ada beberapa orang penduduk desa itu yang keberadaannya sampai saat ini tidak aku ketahui."
"Tidak hanya keberadaan beberapa penduduk desa itu, melainkan keberadaan patriark Xue Beng juga." Ujar Xue Yunlei.
"Pendekar Xue, untuk masalah patriark Xue Beng yang kau katakan itu, kami sama sekali tidak mengetahuinya, sebab itu tidak dilakukan oleh anggota partai Qing Ceng." Tutur Jiang Qun menanggapi perkataan Xue Yunlei.
"Baiklah, kalau begitu aku ingin menuntut keadilan atas apa yang telah kalian lakukan terhadap desa yang kalian hancurkan itu." Balas Xue Yunlei yang langsung mengambil sikap untuk bertarung.
"Pendekar Xue, mohon maaf atas kelancangan kami." Ucap Jiang Qun dan langsung mengaktifkan formasi segel yang ada di alun-alun paviliun utama partai Qing Ceng.
Dinding tipis transparan langsung menyelimuti kelompok Xue Yunlei.
Pemuda itu bersama dengan sepuluh bangsa peri dan juga Zhuan Zhu tidak bisa mengantisipasi apa yang dilakukan oleh Jiang Qun bersama lima leluhur lainnya.
Itu karena mereka sudah terlena dengan sikap bersalah yang ditunjukkan oleh Jiang Qun dan yang lainnya.
Xue Yunlei dan sebelas orang yang bersama dengannya langsung terkejut dengan situasi yang mereka alami saat itu.
Tidak hanya mereka saja, melainkan Yu Fei dan juga Ming Chuan ikut merasa terkejut dengan tindakan ke-enam leluhur partai Qing Ceng.
"Sial! Mengapa aku bisa tertipu dengan trik mereka ini? Lihat saja, aku akan memberikan balasan yang setimpal dengan apa yang kalian lakukan ini." Xue Yunlei mengerutu.
"Sebenarnya apa yang mereka rencanakan? Mengapa mereka berani mengakuinya?." Yu Fei membantin.
"Sangat berani, rupanya kalian berpikir bisa untuk menghadapi kami berdua jika kelompok pendekar Xue telah kalian kurung."
__ADS_1
"Aku tidak menyangka jika kalian memiliki keberanian seperti itu." Tutup Ming Chuan.
"Kalian berdua tidak perlu berpikir sejauh itu, sebab ketua Hua Qiangu saat ini akan menyelesaikan masalah yang ditimbulkan oleh mereka berenam sehingga membuat dunia persilatan menjadi gempar seperti saat ini." Guan Renfu mencoba untuk menjelaskan.
"Pengemis Tua, apa yang harus kita lakukan saat ini? Apakah kita akan menghadapi mereka?." Tanya Ming Chuan kepada Yu Fei.
"Dengan kekuatan yang mereka miliki saat ini, aku pikir kita berdua tidak cukup kuat untuk bisa mengalahkan mereka, sebab jika Guan Renfu menghadapi ku, kau sendiri yang akan menghadapi keenam pendekar agung serta puluhan pendekar spiritual serta pendekar suci yang ada." Yu Fei menjawab pertanyaan Ming Chuan.
"Belum lagi partai Qing Ceng ini memiliki begitu banyak pendekar langit yang memiliki basis kultivasi dibawah pendekar suci serta teknik rahasia yaitu Formasi Bintang Penghancur, itu bisa mengalahkan seorang pendekar dewa bumi seperti kita ini." Lanjutnya.
"Tiga orang pendekar dewa bumi saja tidak akan bisa untuk mengalahkan kekuatan yang mereka miliki saat ini." Tutup Yu Fei menjelaskan.
"Jadi, apakah kita hanya bisa untuk menyaksikan apa yang akan mereka lakukan terhadap kelompok pendekar Xue?." Ming Chuan kembali bertanya.
"Tidak, kita tunggu saja waktu yang tepat untuk menyerang mereka, sebab formasi segel ini tidak akan bertahan lama dihadapan Xue Yunlei." Balas Yu Fei dengan penuh keyakinan.
"Mengapa kau begitu yakin seperti itu?." Ming Chuan menanggapi dengan kembali bertanya.
"Iya, aku sangat yakin karena pemuda itu memiliki kemampuan yang tidak kita miliki." Jawab Yu Fei lagi.
Saat kedua pendekar dewa itu sedang berkomunikasi lewat kekuatan spiritual mereka, Guan Renfu pun berkata.
"Kalian berdua cukup untuk sedikit lebih bersabar dengan apa yang akan kami lakukan setelah rombongan para pendekar yang berasal dari gabungan sekte serta perguruan ilmu bela diri tiba di luar wilayah markas kami ini."
Saat Guan Renfu sedang berkata-kata, datang seorang tetua dari partai Qing Ceng untuk melaporkan situasi di pintu masuk wilayah markas partai Qing Ceng.
"Ketua, rombongan seluruh pendekar telah tiba di pintu masuk wilayah kita, apa yang akan kita lakukan?." Ungkap tetua itu dan menutupnya dengan pertanyaan.
"Kembalilah dan sambut mereka dengan baik, suruh mereka untuk menunggu kedatangan kami." Jawab Hua Qiangu.
"Baik ketua, aku pamit undur diri." Balas tetua itu yang langsung kembali pergi ke pintu masuk wilayah partai Qing Ceng.
"Bagaimana leluhur? Apakah situasi ditempat ini sudah bisa kita tinggalkan?." Tanya Hua Qiangu kepada Guan Renfu.
"Apakah kalian berdua saat ini bisa bekerja sama dengan kami untuk bisa menyelesaikan masalah yang terjadi ini?." Tanya Guan Renfu kepada kedua pendekar dewa sebelum menjawab pertanyaan Hua Qiangu.
"Baiklah, kami akan ikut bersama kalian untuk menyambut kedatangan para pendekar tersebut." Jawab Yu Fei yang harus mengikuti permainan yang direncanakan oleh Guan Renfu dan Hua Qiangu.
Sebab jika keduanya memaksa untuk tidak mengikuti permainan mereka, pertarungan pun akan terjadi dan itu bisa merugikan bagi keduanya.
"Kalian tetap tinggal disini untuk mengawasi mereka." Perintah Hua Qiangu sambil menunjuk lima orang pendekar suci yang berasal dari kelima kekuatan yang bergabung itu.
"Salurkan energi qi kalian untuk menguatkan formasi segel itu agar mereka tidak bisa menghancurkannya." Lanjutnya.
__ADS_1
Setelah memberikan perintah kepada lima orang tetua itu, mereka pun segera menuju ke tempat dimana rombongan pendekar itu berada.
Yu Fei dan Ming Chuan juga ikut pergi juga bersama seluruh petinggi kelima kekuatan itu untuk menyambut kedatangan para pendekar tersebut.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk bisa tiba di pintu masuk wilayah markas partai Qing Ceng dimana sudah terlihat ribuan pendekar kini sudah menanti kedatangan mereka.
Setelah tiba, mereka pun segera mendarat dan langsung disambut dengan teriakan para pendekar yang berkumpul.
"Cepat serahkan petunjuk letak kedua kitab itu berada!."
"Iya! Kami tidak ingin kalian menguasai dunia persilatan ini."
"Kalian tidak pantas menguasai dunia persilatan, sebab tangan kalian semua telah berlumuran darah karena sudah banyak melakukan pembantaian."
"Hmm...sepertinya pembicaraan kita saat berada di kota Yuan telah tersebar luas."
"Mungkin hal itu juga yang mendorong mereka untuk datang kesini secara bersama-sama." Pikir Hua Qiangu.
"Saudara sekalian harap tenang, berikan waktu kepada ketua Hua Qiangu untuk bicara!." Seru Fung Zhe yang adalah ketua perguruan Bangau Putih.
Setelah situasi telah tenang, akhirnya Hua Qiangu pun angkat suara.
"Sepertinya ada kesalahpahaman diantara kita, sebab aku mendengar kalian berteriak jika kami ingin menguasai dunia persilatan, jika aku boleh tahu, dari mana informasi itu kalian dengar?." Tanya Hua Qiangu.
"Ketua Hua, anda tidak perlu tahu dari mana informasi itu ksmi dapatkan, yang terpenting saat ini adalah cepat serahkan petunjuk letak dimana kedua kitab itu berada." Balas Weng Yuang menanggapi pertanyaan Hua Qiangu.
"Ketua Weng tidak perlu berkata seperti itu, sebab aku juga berhak untuk mengetahui siapa pihak yang menyebarkan informasi jika kami ingin menguasai dunia persilatan ini!?." Ujar Hua Qiangu menanggapi perkataan Weng Yuang.
"Informasi itu didengar oleh salah satu anggota sekte kami saat berada di salah satu penginapan di kota Yuan."
"Dan karena informasi itulah sehingga dia terluka serta keberadaan patriark Xue Beng yang tidak ksmi ketahui sampai saat ini karena ingin melaporkan informasi itu kepada ku." Weng Yuang menjelaskan untuk menjawab pertanyaan Hua Qiangu.
"Oh, jadi seperti itu!? Apakah anggota sektemu itu melihat dengan mata kepalanya sendiri jika aku atau salah satu petinggi dari partai Qing Ceng yang membicarakan tentang hal itu?." Hua Qiangu kembali bertanya.
"Memang dia tidak melihat langsung kalian, akan tetapi dia sangat mengenal suaramu dan ada empat orang juga yang bersama denganmu, serta ketua Hua juga memanggil salah satu diantaranya dengan sebutan adik kedua." Weng Yuang menjelaskan.
Ketua Yue Ma langsung menatap Weng Yuang dengan mata yang tajam setelah mendengar penjelasan ketua sekte Tongtian itu.
"Apakah kau menuduhku jika aku yang merencanakan hal itu bersama dengan ketua Hua Qiangu?." Yue Ma langsung melontarkan pertanyaan kepada Weng Yuang.
"Sepertinya tuduhan ketua Weng tidak memiliki dasar yang kuat, sebab suara yang mirip dengan ku tidak sedikit didataran wilayah negara Xin ini, sehingga tidak bisa begitu mudahnya untuk melemparkan tuduhan seperti itu kepada kami." Tutur Hua Qiangu yang merasa jika situasi saat itu sangat menguntungkan bagi mereka.
Saat itu terlihat beberapa ketua dari sekte dan perguruan ilmu bela diri yang ada mulai merasa tidak sepenuhnya yakin dengan tuduhan tersebut setelah mendengar penjelasan Hua Qiangu.
__ADS_1
~Bersambung~