PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 324. Formasi Pelindung Dihancurkan


__ADS_3

Situasi yang terjadi di kota Yin telah tersebar luas di beberapa kota dimana anggota Organisasi Awan Merah berada.


Itu karena informasi yang diberikan oleh para pedagang yang saat itu dikawal oleh mereka.


Sebab perjalanan mereka telah di tunda demi untuk bisa membantu kota Yin menghadapi serangan pasukan Xin yang dipimpin oleh Yu Fei.


***


Di dalam tembok kota Yin, keributan yang terjadi itu mengakibatkan ratusan prajurit dan pendekar kehilangan nyawa mereka.


"Tetua Wen! Mereka ternyata memiliki basis kultivasi yang berada di tingkat pendekar langit serta memiliki jumlah yang lebih banyak dari kita." Seorang bawahan Wen Liu melaporkan.


"Sebenarnya apa hubungan para pengemis ini dengan kerajaan Xin?" Pikir Wen Liu.


"Pendekar Wen! Bagaimana dengan keributan yang terjadi? Apakah sudah bisa diselesaikan?" Tanya Chen Kaibo yang saat itu sedang menyalurkan energi qi miliknya untuk memperkuat formasi pelindung.


"Komandan Chen, ternyata mereka memiliki basis kultivasi sebagai pendekar langit, sehingga sudah ada ratusan prajurit dan juga ratusan pendekar yang tewas dipihak kita....untuk itu kita membutuhkan beberapa pendekar langit untuk bisa mengatasi mereka." Jawab Wen Liu.


"Jika demikian, biarkan aku yang akan menghabisi mereka....tolong untuk beberapa saat pendekar Wen Liu menangani formasi pelindung ini." Ujar Chen Kaibo.


"Baik komandan Chen!" Tutur Wen Liu sambil menyalurkan energi qi miliknya.


Chen Kaibo segera menghilang dari tempat tersebut dan langsung terdengar ledakan di sisi bagian belakang pasukan kota Yin.


Kemarahan Chen Kaibo langsung di lampiaskan kepada pendekar pengemis yang sedang bertarung dengan pasukan kota Yin.


Dalam ke kejap mata, puluhan pendekar pengemis langsung berubah menjadi kabut darah.


Pemandangan itu membuat pasukan kota Yin merasakan kengerian yang mendalam karena baru pertama kalinya mereka melihat situasi itu.


"Cepat cari setiap pengemis yang ada di kota ini dan bunuh mereka semua!" Teriak Chen Kaibo memberikan perintah kepada bawahannya.


Setelah memberikan perintah, Chen Kaibo pun segera kembali ke gerbang kota Yin untuk kembali memperkuat formasi pelindung miliknya.


Saat tiba di gerbang kota Yin, Wen Liu yang sedang memperkuat formasi pelindung, kini dari mulutnya terlihat sudah mengeluarkan darah segar karena sudah tidak sanggup lagi menahan gempuran bola api yang akan menghancurkan formasi pelindung milik Chen Kaibo.


"Pendekar Wen, beristirahatlah dahulu untuk memulihkan kekuatan serta luka dalammu itu, biarkan aku yang akan menyalurkan energi qi milikku." Tutur Chen Kaibo setelah melihat kondisi Wen Liu.


Wen Liu pun melakukan apa yang Chen Kaibo sarankan serta dibantu oleh salah satu bawahannya.


"Cepat gempur terus gerbang kota Yin, sepertinya formasi pelindung disana mulai melemah!" Perintah Yu Fei.


"Saudara Yu, sepertinya kita sudah bisa melancarkan serangan untuk menghancurkan formasi pelindung itu....bagaimana menurutmu!?" Tanya Ming Chuan.


"Kita tidak perlu tergesa-gesa untuk melakukan hal itu, sebab jika kekuatan Chen Kaibo belum terkuras banyak, kekuatan kita berdua tidak akan ada apa-apanya." Balas Yu Fei.

__ADS_1


Serangan bola api terus menerus dilancarkan ke-dua titik yang sama hingga akhirnya mulai tercipta keretakan didinding formasi pelindung yang melindungi tembok kota Yin.


"Celaka! Sepertinya kita harus segera melaporkan hal ini kepada komandan Chen Kaibo!" Tutur seorang prajurit yang berada di atas tembok kota Yin saat melihat keretakan tersebut.


Prajurit itu segera berlari turun untuk menemui Chen Kaibo.


Saat melihat seorang prajurit berlari mendekat dengan tergesa-gesa, Xue Beng segera menyambutnya.


"Ada apa!? Apa yang ingin kau laporkan?"


"Penguasa! Formasi pelindung tembok kota mulai retak! Apa yang harus kita lakukan?" Jawab prajurit itu dan balik bertanya.


"Cepat siapkan pasukan berpanah untuk mengantisipasi serangan yang akan datang!" Perintah Xue Beng.


"Baik penguasa!" Balas prajurit itu dan langsung kembali untuk melakukan apa yang telah diperintahkan.


"Sial! Para pengemis itu telah mengurangi jumlah pasukan kita saat ini, bagaimana kita menghadapi pasukan Xin dengan jumlah yang seperti ini!?" Gumam Xue Beng.


"Patriark Xue, meskipun dengan mengorbankan nyawa kami, tetapi perjuangan kita harus dilakukan, jika tidak, kita akan tersingkir dari kota ini." Tutur Shang Chiu menanggapi.


"Iya! Kami dari klan Chen juga, siap untuk mengorbankan nyawa kami demi untuk melindungi kota Yin dari tangan mereka." Sambung patriark klan Chen.


"Sepertinya kita harus menghentikan tindakan komandan Chen Kaibo agar tidak lagi menguras energi qi miliknya." Ucap Xue Beng.


Kedua patriark lainnya hanya menganggukkan kepala mereka menyetujui apa yang dikatakan oleh Xue Beng dan segera melangkah mengikuti dari belakang.


"Tetapi bagaimana dengan formasi pelindung ini? Jika hancur, pasukan kita pasti akan kesulitan untuk bisa menghadapi pasukan Xin sebelum bantuan tiba" Balas Chen Kaibo.


"Biarkan kami yang akan menahan mereka hingga kau selesai memulihkan kembali energi qi milikmu."


"Iya! Benar yang dikatakan oleh patriark Xue!"


"Tetapi bagaimana dengan keadaan pendekar Wen Liu?" Tanya Chen Kaibo.


"Pendekar Wen Liu sedikit lagi akan pulih, sehingga dia akan segera membantu kita untuk menahan serangan pasukan Xin" Jawab Xue Beng.


"Baiklah..."


Chen Kaibo pun segera menghentikan tindakannya dan segera beristirahat untuk bisa memulihkan kembali kekuatannya.


Disisi lain di luar tembok kota Yin.


"Saudara Yu, sepertinya energi qi milik Chen Kaibo telah terkuras banyak, kita harus segera menyerang mereka sebelum dia bisa mengembalikan kekuatannya."


Ming Chuan yang bisa melihat situasi yang ada di balik formasi pelindung di gerbang kota Yin, langsung membuatnya bersemangat untuk menyerang.

__ADS_1


Yu Fei segera mengangkat salah satu tangannya dan memberikan isyarat kepada bawahannya untuk segera melakukan penyerangan ke kota Yin.


"Serang...!!!" Teriak seorang jenderal.


Ribuan pasukan kavaleri segera memacu kuda yang mereka tunggangi sambil bersiap dengan tombak panjang ditangan mereka.


Diatas udara kini terlihat ratusan pendekar langit yang memiliki basis kultivasi sebagai pendekar petapa hingga pendekar agung yang berasal dari Partai Kaypang, Partai Qing Ceng yang didalamnya terdiri dari sekte Yuan Shi, Perguruan Pedang Terbang, Perguruan Bangau Putih dan Perguruan Tapak Besi terlihat begitu bersemangat untuk bisa menghabisi pasukan dari kota Yin.


"Celaka! Bukankah mereka berasal dari empat Perguruan ilmu bela diri yang memiliki kekuatan yang bisa mengimbangi kekuatan sekte Tongtian?" Ujar Xue Beng dengan tatapan terkejut.


"Bagaimana ini? Apa yang harus kita lakukan dengan basis kultivasi kita seperti ini?"


"Iya! Jika seperti ini, sama halnya kita hanya mengantarkan nyawa kita dengan cuma-cuma."


"Kalian semua harus tetap tenang, untuk sementara ini, kita harus menyatukan energi qi milik kita untuk disalurkan ke dinding formasi pelindung agar bisa memberikan waktu kepada komandan Chen Kaibo untuk bisa memulihkan kembali kekuatannya!" Tutur Xue Beng menanggapi kepanikan bawahannya.


Tiga puluh orang pendekar langit yang berada dipihak mereka segera menyalurkan energi qi mereka untuk memperkuat formasi pelindung di gerbang kota Yin.


Sedangkan ratusan pendekar langit yang berada dipihak Yu Fei segera melepaskan serangan ke dinding formasi pelindung di gerbang kota Yin.


Blaaarrr...blaaarrr...blaaarrr


Bunyi ledakan bersahut-sahutan setelah serangan ratusan pendekar langit membentur dinding formasi pelindung milik Chen Kaibo yang telah diperkuat oleh energi qi milik tiga puluh orang pendekar langit dipihak kota Yin.


Braaakkk


Dinding formasi pelindung milik Chen Kaibo yang awalnya telah melemah kini hancur berkeping-keping.


Sedangkan tiga puluh orang pendekar langit yang menyalurkan energi qi mereka langsung terhempas ke belakang dan masing-masing dari mulut mereka mengeluarkan darah segar.


Braaakkk


Bunyi kehancuran yang lebih keras kembali terdengar disaat dinding formasi pelindung kota Yin telah dihancurkan oleh bola api.


Bersamaan dengan itu, prajurit pemanah kota Yin segera melepaskan serangan ratusan anak panah ke arah para pendekar langit yang berada di pihak Yu Fei.


Sedangkan pasukan artileri yang dipimpin oleh Yu Fei tidak tinggal diam setelah melihat dinding formasi pelindung kota Yin telah dihancurkan.


Mereka segera melepaskan serangan ribuan tombak yang sudah disiapkan di alat pelontar mereka.


"Berlindung...!!!"


"Buat barikade pertahanan...!!!"


Teriak pemimpin pasukan pemanah yang berada diatas tembok kota dan juga perintah dari Xue Beng untuk menghalau serangan ribuan tombak serta serangan pasukan kavaleri.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2