PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 240. Setelah Kematian Xue Bang


__ADS_3

Di dunia yang di ciptakan oleh leluhur agung bangsa peri, ledakan pun kembali terjadi, dimana Xue Yunlei kini telah menerobos ke ranah saint dan terus berkultivasi lagi hingga ke tahap puncak.


Hal itu dia melakukannya selama dua tahun lebih, meskipun telah di bantu dengan sumber daya tingkat tinggi yang dia miliki.


Kini Xue Yunlei telah berusia 22 tahun dengan perawakan yang semakin terlihat dewasa.


Sedangkan basis kultivasi Zhuan Zhu, kini sudah menjadi seorang pendekar dewa surgawi puncak.


Sedangkan kekuatan ketiga raja siluman, kini bisa menghadapi seorang pendekar di ranah immortal namun tidak memiliki teknik untuk mengalahkan bangsa peri atau bangsa siluman.


Huaxianzi sendiri, kini sudah memiliki kekuatan yang setara dengan seorang pendekar di ranah Xian awal. Itu pun jika pendekar itu tidak memiliki teknik tingkat dewa yang bisa menghadapi bangsa mereka.


Sedangkan basis kultivasi Xiao Lin Meng telah menjadi seorang pendekar langit di tingkat pendekar petapa suci tahap awal.


Rui Lianjin sendiri sudah menjadi seorang pendekar langit di tingkat pendekar spiritual awal.


Pencapaian mereka semua itu berkat sumber daya yang di berikan oleh Xue Yunlei.


Jika hanya mengandalkan energi alam yang dimiliki dunia itu, pencapaian mereka tidak akan seperti itu.


Xue Yunlei yang merasa jika kemampuannya saat itu bisa untuk menghadapi Roh Dewa yang memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar di ranah Immortal tahap akhir, sehingga dirinya pun kini segera menghentikan kultivasinya itu.


Xue Yunlei pun kini sedang menunggu beberapa sosok yang bersama dengannya itu, selasai berkultivasi.


Setelah beberapa hari kemudian, Nu Xiannu pun kembali ke dunia itu.


Saat dirinya melihat Xue Yunlei telah selesai berkultivasi, NU Xiannu pun segera pergi mendekati pemuda itu dan berkata "Xue Yunlei, sepertinya aku harus mengingatkan kepada mu mengenai apa yang telah kau lakukan."


"Komandan Xiannu, senang bisa bertemu kembali denganmu." Ucap Xue Yunlei


"Jika aku boleh tahu, hal apa yang akan kau ingatkan kepadaku?" Lanjut Xue Yunlei.


"Begini...aku tidak setuju jika kau terus mengajak orang lain ke dunia ini, sebab hal itu bisa mendatangkan masalah bagi bangsa kami."


"Kau tidak perlu berpikir sampai sejauh itu, karena aku juga tidak mungkin akan mencelakai bangsa kalian."


"Orang-orang yang aku ajak kesini bukanlah orang-orang yang bisa membahayakan bangsa kalian."


"Dan lagi, meskipun mereka telah memasuki dunia ini, akan tetapi mereka tidak memiliki kemampuan untuk bisa masuk ke dunia ini dengan sendirinya."


"Yang bisa memasuki dunia ini dan juga dunia kalian yang berada di dasar danau itu hanya aku dan Huaxianzi saja."


"Untuk itu, anda tidak perlu khawatir mengenai hal ini." Tutup Xue Yunlei menjelaskan.


Nu Xiannu setelah mendengar penjelasan pemuda didepannya langsung merasa tenang dan tidak lagi memikirkan apa yang dia pikirkan sebelumnya.


"Terima kasih atas sikapmu yang tidak membiarkan orang lain untuk bisa memasuki dunia ini dan juga dunia kami di dasar danau." Ucap Nu Xiannu.

__ADS_1


Mereka berdua terus berbincang-bincang sampai Huaxianzi datang mendekati mereka berdua karena telah selesai berkultivasi.


Beberapa waktu kemudian Xiao Lin Meng pun telah selesai juga berkultivasi.


Mereka berempat segera keluar dari tempat itu dan menuju ke tempat dimana yang lainnya telah menunggu mereka.


Xue Yunlei langsung tersenyum melihat peningkatan yang mereka semua capai setelah berkultivasi selama dua tahun lebih itu.


"Komandan Xiannu, kami akan pergi...mohon anda akan tetap menerima kami jika datang kesini lagi." Ucap Xue Yunlei.


"Anda tidak perlu khawatir, aku akan tetap menerima kalian ditempat ini." Balas Nu Xiannu.


"Terima kasih atas kebaikannya...kami pamit undur diri dulu." Lanjut Xue Yunlei.


Mereka pun segera menghilang dari tempat itu dan tiba di dunia manusia.


Kemunculan mereka tidak diketahui oleh para peri di wilayah itu, sebab Xue Yunlei dan Huaxianzi serta yang lainnya telah menggunakan teknik untuk mengaburkan aura keberadaan mereka.


Kini Xue Yunlei sudah bisa menggunakan teknik teleportasi yang dia peroleh sebelumnya dari Roh Dewa yang kini telah menguasai sepenuhnya tubuh Xue Zhao.


Begitu juga dengan Huaxianzi dan juga ketiga raja siluman yang bersama dengannya.


***


Di kota Yin, kini Xue Zhao sudah kembali bersama dengan Chen Kaibo yang juga telah mempelajari teknik tingkat dewa dari Xue Zhao.


Hal itu semakin membuat Chen Kaibo lebih percaya diri lagi untuk bisa mengalahkan Xue Yunlei.


Itu di karenakan, Chen Kaibo tidak bisa dengan cepat menguasai teknik yang dia berikan.


Dalam dua tahun itu, Chen Kaibo hanya bisa menguasai dua teknik tingkat dewa saja, yaitu teknik formasi pertempuran untuk bisa mengalahkan bangsa siluman dan bangsa peri serta teknik untuk bisa digunakan melawan para pendekar sesama bangsa manusia.


Kini Chen Kaibo telah menduduki posisi sebagai komandan utama pasukan kota Yin sesuai dengan yang di katakan oleh Xue Zhao sebelumnya.


Sedangkan Xue Zhao sendiri kini menjadi pelindung kota itu untuk menarik perhatian semua penduduk kota Yin.


Tindakannya tersebut agar Xue Yunlei tidak bisa berbuat apa-apa lagi kepadanya jika didukung oleh para petinggi kota itu dan juga seluruh penduduk kota itu.


Yang terpenting adalah seluruh anggota klan Xue akan membelanya jika Xue Yunlei ingin bersikap arogan.


Itulah tujuan mengapa Roh Dewa tersebut tetap kembali ke kota Yin.


Sebab Xue Yunlei pasti tidak ingin mengorbankan keluarganya demi membalaskan dendam atas kematian gurunya.


***


Anggota sekte Racun Surgawi terus menyelidiki keberadaan sosok yang telah membunuh anggotanya.

__ADS_1


Di sekte mereka, kini sedang merayakan keberhasilan leluhur agung mereka yang telah selesai berkultivasi dan telah menjadi pendekar di ranah immortal tahap puncak.


Tidak hanya leluhur agung yang adalah Dewa Racun yang meningkatkan basis kultivasinya, melainkan dua orang leluhur agung yang lain telah meningkatkan basis kultivasinya dan menjadi pendekar di ranah immortal tahap awal dan juga pendekar di ranah saint puncak serta seorang leluhur biasa yang kini telah dinobatkan menjadi leluhur agung karena telah menerobos ke ranah saint awal.


Suatu kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh para pendekar aliran putih yang berada di dalam wilayah negara Xin maupun yang berada di luar negara itu.


Karena tidak ingin menguras tenaga, mereka melakukan perjalanan untuk kembali ke kota Yin seperti sebelumnya.


Itu karena basis kultivasi Xiao Lin Meng dan Rui Lianjin masih berada di tingkat pendekar langit, sehingga mereka hanya bisa menyesuaikan keduanya.


Saat sekte itu sedang melakukan perayaan tersebut, kelompok Xue Yunlei kembali melewati wilayah sekte mereka.


Keberadaan mereka pun bisa di lihat oleh seorang tetua yang berjaga di perbatasan wilayah sekte mereka.


Pria sepuh itu segera mengajak beberapa anggota sekte lainnya untuk mencegat kelompok Xue Yunlei.


Sedangkan seorang anggota sekte masih tetap berada di dalam wilayah sekte yang kini telah di lindungi oleh formasi pembatas.


"Berhenti! Siapa kalian?" Teriak tetua itu untuk menghentikan kelompok Xue Yunlei.


"Mohon maaf senior...bukannya aku bermaksud lancang, akan tetapi mengapa anda menghentikan perjalanan kami?" Tanya Xue Yunlei.


"Itu karena penampilan kalian terlalu mencurigakan...apa lagi kalian telah berani melewati wilayah sekte kami." Balas pria sepuh itu.


"Mohon maaf senior, bukankah itu adalah batas wilayah sekte kalian?" Ucap Xue Yunlei sambil tersenyum dan menunjuk ke formasi pembatas.


"Kau...!" Pria sepuh itu tidak bisa melanjutkan kata-katanya.


"Apakah aku salah mengatakan hal itu?" Lanjut Xue Yunlei bertanya.


"Sepertinya kau terlihat angkuh...aku harus membungkam mulut kotormu itu!" Teriak pria sepuh itu dan langsung menyerang Xue Yunlei.


Sepuluh anggota sekte yang lain juga ikut menyerang.


Akan tetapi Xue Yunlei tetap tenang menghindari serangan pria sepuh itu sambil melindungi Xiao Lin Meng.


Seorang anggota sekte yang berada di dalam wilayah sekte bergegas pergi untuk melaporkan kejadian itu.


Xue Yunlei langsung menyuruh Rui Lianjin dan Xiao Lin Meng untuk menyelesaikan masalah itu secepatnya, sebab dirinya tidak ingin mengotori tangannya sendiri untuk membunuh pendekar langit ditingkat pendekar suci dan juga para pendekar raja.


Xiao Lin Meng langsung menyerang para pendekar raja, sedangkan Rui Lianjin langsung menyerang pria sepuh itu.


Pertarungan yang tidak berhak imbang itu langsung bisa dimenangkan oleh Rui Lianjin dan Xiao Lin Meng.


Sebelas sosok itu kini sudah terbaring di tanah dan tidak bernyawa lagi.


Mereka pun segera melanjutkan perjalanan mereka namun dengan cara yang berbeda.

__ADS_1


Xue Yunlei langsung merangkul Xiao Lin Meng dan Huaxianzi membawa Rui Lianjin untuk berteleportasi ke kediamannya.


~Bersambung~


__ADS_2