PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 253. Niat Bao Meng Ling


__ADS_3

Bao Meng Ling dan Feng Ya memasuki kota Yin secara normal melalui gerbang kota itu dan sempat melewati pemeriksaan.


Itu karena Xue Zhao yang sudah dikuasai oleh Roh Dewa kini telah memasang formasi pembatas untuk melindungi kota Yin, sehingga tidak ada seorang pendekar pun yang bisa memasuki kota itu jika tidak melalui pintu gerbang.


Berbeda halnya dengan Xue Yunlei, pemuda itu bisa memasuki kota Yin lewat udara, sebab dia juga telah mempelajari teknik formasi yang dimiliki oleh Roh Dewa itu.


Kini Bao Meng Ling dan Feng Ya terus melangkah menuju ke kediaman klan Shang dimana Shang Mingmei berada.


Setelah tiba didepan gerbang kediaman klan Shang, keduanya langsung di hentikan oleh penjaga gerbang.


"Siapa kalian? Dan ada kepentingan apa datang kesini?"


"Apakah memang seperti ini cara kalian menyambut tamu di kediaman klan kalian ini?" Ucap Bao Meng Ling.


"Aku Bao Meng Ling, putri penguasa kota Shenmu! Aku datang kesini untuk menemui nona Shang Mingmei...tolong kau sampaikan kepadanya jika aku ingin bertemu dengannya."


"Mohon maaf nona, tetapi apakah anda sudah membuat janjian dengannya?" Tanya penjaga itu.


"Aku memang tidak pernah membuat janjian dengannya, namun kita sebelumnya sudah pernah saling mengenal satu dengan yang lain."


"Untuk itu aku harap kalian tidak mempersulit kami untuk bisa menemuinya." Tutur Bao Meng Ling yang mulai mengeluarkan aura intimidasi dari dalam tubuhnya.


Merasakan aura intimidasi yang sangat kuat dari Bao Meng Ling, membuat kedua penjaga itu langsung merasa sangat ketakutan.


"Apakah kalian mau mengantarkan aku ke kediaman nona Shang Mingmei?" Ucap Bao Meng Ling dengan tatapan yang tajam.


"Ba...baik...baiklah, aku akan mengantarkan nona." Jawab penjaga itu dengan terbata sambil melangkah untuk mengantarkan Bao Meng Ling.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka hingga bisa tiba di kediaman Shang Mingmei.


"Cepat kau sampaikan kepada nona Shang Mingmei jika nona Bao Meng Ling yang berasal dari kota Shenmu ingin menemuinya." Ucap penjaga yang mengantarkan mereka berdua kepada penjaga kediaman Shang Mingmei.


"Baik! Mohon untuk menunggu sebentar." Balas penjaga itu dan segera pergi untuk menyampaikan hal itu kepada Shang Mingmei.


"Kau sudah boleh pergi." Ucap Bao Meng Ling kepada penjaga yang mengantarkannya.


"Terima kasih nona." Ucap penjaga itu dan langsung meninggalkan mereka.


Penjaga yang pergi untuk memberitahukan kedatangan Bao Meng Ling kepada Shang Mingmei kini sudah kembali dan berkata "Nona, ayo ikut aku."


Mereka pun segera berjalan menuju ke ruangan yang ditempati oleh Shang Mingmei.


Penjaga itu pun mengetuk pintu ruangan yang ditempati oleh Shang Mingmei untuk meminta izin.

__ADS_1


"Silahkan masuk." Ucap Shang Mingmei.


"Nona, aku tetap menunggu diluar saja." Ucap Feng Ya.


Bao Meng Ling hanya menganggukkan kepalanya menanggapi ucapan pria sepuh yang datang bersama dengannya dan segera melangkah masuk.


"Nona Bao, selamat datang, maafkan atas penyambutanku!" Ucap Shang Mingmei menyambut Bao Meng Ling.


"Nona Shang tidak perlu berkata seperti itu, aku langsung saja...kedatanganku kali ini ingin menanyakan rumor mengenai pembatalan perjodohan mu...apakah itu benar?"


"Iya, itu benar." Jawab Shang Mingmei singkat.


"Ternyata memang benar rumor tersebut...terus, siapa wanita yang telah menggantikan posisi mu itu?" Tanya Bao Meng Ling lagi.


"Wanita itu adalah nona Xiao Lin Meng." Jawab Shang Mingmei.


"Nona Xiao Lin Meng? Apakah dia itu yang berasal dari kota Chingli?" Tanya Bao Meng Ling lagi.


"Itu benar." Shang Mingmei membenarkan.


"Benar-benar pria yang tidak tahu berterima kasih!" Ujar Bao Meng Ling mengumpat.


"Nona Bao, mengapa anda terlihat begitu tidak senang setelah mendengar hal itu?" Tanya Shang Mingmei penasaran.


"Itu karena aku akan membuat perhitungan dengan mereka berdua." Jawab Bao Meng Ling.


"Nona Shang tidak perlu menasehati ku, sebab aku berbeda dengan mu yang hanya bisa pasrah dengan apa yang mereka perbuat terhadapmu." Bao Meng Ling menanggapi.


"Nona Shang, terima kasih atas waktumu, maaf jika kedatanganku telah mengganggu aktivitas mu." Lanjut Bao Meng Ling yang ingin berpamitan untuk pergi.


"Nona Bao, mengapa kau terlihat sangat terburu-buru? Apakah ada hal penting yang ingin kau selesaikan?" Tanya Shang Mingmei.


"Iya, memang ada hal penting yang ingin aku selesaikan...sebelumnya aku baru saja pergi untuk menemui Xue Yunlei di kediamannya, namun karena dia sedang tidak berada di sana, aku hanya bisa menghancurkan kediamannya." Ungkap Bao Meng Ling.


Mendengar hal itu, Shang Mingmei langsung terkejut karena tidak menyangka jika wanita didepannya itu bisa melakukan hal yang diluar nalarnya.


"Saat ini aku akan pergi ke kota Chingli untuk menemukan Xiao Lin Meng itu...aku akan membuat perhitungan dengan Xue Yunlei melalui wanita itu." Ujar Bao Meng Ling dengan penuh penekanan.


"Nona Bao, sepertinya tindakanmu itu terlalu berlebihan, sebenarnya apa yang dilakukan oleh Xue Yunlei sehingga kau merasa sangat dendam terhadapnya?"


"Aku juga merasakan hal yang sama dengan apa yang nona Shang rasakan, untuk itu, anggap saja aku juga melakukan hal ini demi membalaskan dendammu juga." Tutur Bao Meng Ling.


"Nona Bao, aku mohon kau jangan bertindak terlalu jauh, sebab hal itu tidak ada gunanya." Ucap Shang Mingmei lagi.

__ADS_1


"Nona Shang tidak perlu memikirkan apa yang akan aku lakukan, karena menurutku itu adalah hal yang paling terbaik." Balas Bao Meng Ling.


Shang Mingmei kini hanya bisa diam mendengar perkataan Bao Meng Ling, sebab dirinya merasa jika niat wanita itu sangatlah kuat untuk melakukan keinginannya.


"Nona Shang, aku pamit undur diri...terima kasih atas informasi yang kau berikan." Ucap Bao Meng Ling dan segera pergi meninggalkan Shang Mingmei.


Shang Mingmei sendiri hanya bisa mengantarkannya hingga tiba di pintu masuk ruangan yang dia tempati dan menatap kepergian Bao Meng Ling bersama dengan sosok pria sepuh.


"Nona, saat ini kita akan pergi kemana?" Tanya Feng Ya.


"Kita tidak perlu lagi menunda-nunda waktu, saat ini kita langsung pergi saja ke kota Chingli untuk bisa menemukan wanita yang telah merebut hati Xue Yunlei itu." Jawab Bao Meng Ling.


Pergerakan keduanya tidak lepas dari pengawasan Chen Kaibo, sebab Xue Zhao sendiri yang memerintahkan hal itu kepadanya.


Namun setelah mengetahui bahwa Bao Meng Ling akan pergi untuk menemui Xiao Lin Meng, pikiran Chen Kaibo merasa khawatir.


Itu karena dirinya berniat untuk menjadikan Xiao Lin Meng sebagai istrinya jika mereka berhasil membunuh Xue Yunlei.


"Aku harus mengikuti mereka hingga tiba di kota Chingli." Pikir Xue Zhao.


"Tidak akan ku biarkan dia melukai wanita itu hanya karena dia ingin membalaskan dendamnya terhadap Xue Yunlei."


Xue Zhao kini merasa percaya diri untuk bisa melawan Bao Meng Ling, sebab dirinya kini telah menguasai teknik tingkat dewa dari Xue Zhao.


Dan untuk bisa menyelamatkan Xiao Lin Meng, kemampuannya itu sudah cukup untuk melakukannya.


Bao Meng Ling bersama Feng Ya kini segera melesat untuk menuju ke kota Chingli dan diikuti oleh Chen Kaibo dari jarak yang tidak bisa diketahui oleh keduanya.


Dengan kemampuan yang mereka miliki, untuk bisa tiba di kota Chingli, hanya membutuhkan waktu 24 jam saja tanpa istirahat.


Dan memang hal itulah yang Bao Meng Ling pikirkan agar tidak ada waktu bagi yang lain untuk bisa menggagalkan rencananya itu.


Sebab jika dia menunda sedikit lebih lama, dia berpikir itu akan terlambat, sebab Shang Mingmei bisa memberitahukan hal itu terlebih dahulu kepada orang lain untuk bisa menggagalkannya.


Perjalanan mereka tidak memiliki halangan sedikitpun hingga bisa tiba di kota Chingli.


Kota itu terlihat sangat besar, sehingga akan membutuhkan waktu agar mereka bisa untuk menemukan dimana kediaman keluarga bangsawan Xiao.


Sekte besar terdekat di wilayah itu adalah sekte Lembah Pengobatan, yang terletak di lembah gunung Daishan.


Sekte itu adalah tempat dimana salah satu pendekar terkenal berasal. Dan pendekar itu sering disebut sebagai Dewa Pengobatan.


Keduanya mendapatkan pemeriksaan saat memasuki kota Chingli. Begitu juga dengan Chen Kaibo.

__ADS_1


Setelah memasuki kota Chingli, Bao Meng Ling pun mulai bertanya kepada setiap orang yang dia temui mengenai letak kediaman keluarga bangsawan Xiao.


~Bersambung~


__ADS_2