
Kehadiran serta pertanyaan dari sosok yang baru saja tiba itu membuat Zhao Ning dan juga Wen Liu serta beberapa pendekar raja yang duduk langsung terkejut dan menatap kearah sosok itu.
"Apakah tuan mengenal kami?." Tanya Zhao Ning membalas pertanyaan pria itu.
"Aku hanya mengenal motif pakaian yang kalian gunakan, sehingga aku bisa menebaknya." Jawab pria itu.
"Apa benar kalian berasal dari organisasi Awan Merah?." Lanjut pria itu.
"Iya, kami berasal dari organisasi Awan Merah yang saat ini sedang melakukan pekerjaan pengawalan. Apakah ada hal yang bisa kami bantu?." Jawab Zhao Ning dan balik bertanya kepada pria itu.
"Sepertinya kalian adalah bawahan Xue Yunlei itu, ternyata kita sangat berjodoh karena bisa bertemu di kota Chang'an ini." Balas pria itu sambil tersenyum sinis.
"Melihat dari sikap tuan, sepertinya tuan memiliki masalah dengan ketua kami. Apa benar tebakanku?." Balas Zhao Ning menanggapi perkataan pria didepannya sambil berdiri dari tempat duduknya.
Tindakan Zhao Ning langsung diikuti juga oleh Wen Liu serta pendekar lainnya dan bersiap untuk bertarung.
Xue Yunlei yang melihat wajah lima orang yang mendekati kelompok Zhao Ning tidak mengenali mereka, sehingga pemuda itu merasa terkejut dengan sikap yang mereka tunjukkan.
"Siapa orang-orang ini? Mengapa mereka terlihat begitu dendam dengan diriku?." Pikir Xue Yunlei.
Pemuda itu terus memperhatikan apa yang selanjutnya akan terjadi sehingga dirinya bisa mengungkapkan penyamarannya.
Memang nama Xue Yunlei saat ini sudah tersebar luas di seluruh wilayah negara Xin serta diluar wilayah negara tersebut.
Hal itu karena tindakan yang dia lakukan di markas partai Qing Ceng beberapa bulan yang telah berlalu.
Lima orang pendekar yang mendekati Zhao Ning hanya tersenyum menanggapi sikap yang ditunjukkan oleh para pendekar yang berasal dari organisasi Awan Merah itu.
"Seorang pendekar suci tahap awal sudah berani bersikap arogan seperti itu didepanku. Sungguh sangat menggelikan." Ucap pria itu yang memiliki basis kultivasi sebagai pendekar spiritual awal.
Hal itu karena keempat pendekar yang bersama dengannya memiliki basis kultivasi yang tidak rendah juga, yaitu pendekar suci.
Sehingga jika dibandingkan dengan kekuatan yang dimiliki oleh Zhao Ning dan Wen Liu, akan sangat mustahil untuk menghadapi mereka.
"Melihat dari basis kultivasi yang mereka miliki, sepertinya mereka berasal dari salah satu sekte atau salah satu kelompok yang tidak menyukai diriku."
"Namun kelompok mana yang tidak menyukai diriku selain partai Qing Ceng?." Pikir Xue Yunlei penasaran.
"Jika kalian sudah mengetahui Ketua organisasi kami, sebaiknya kalian jangan pernah untuk berurusan dengan kami, sebab itu akan memberikan kerugian yang besar bagi kalian." Balas Zhao Ning menanggapi perkataan pria yang meremehkan kekuatannya.
"Apakah kami takut dengan ketua kalian? Sungguh pemikiran mu itu terlalu naif."
"Seorang pendekar dewa saja tidak mungkin bisa untuk menjaga semua bawahannya yang berada dibeberapa tempat sekaligus, apa lagi dia hanya seorang pendekar agung. Jadi mengapa kami harus merasa takut kepadanya!?." Tutup pria itu.
"Sebenarnya apa kesalahan mereka sehingga kau ingin menggertak mereka?." Potong Xue Yunlei bertanya kepada pria itu.
__ADS_1
"Kesalahan mereka adalah menjadi anggota organisasi Awan Merah yang berarti adalah bawahannya Xue Yunlei." Jawab pria itu.
"Ada masalah apa kalian dengan Xue Yunlei? Apakah kalian berasal dari perguruan Tinju Besi? Ataukah kalian berasal dari partai Qing Ceng?."
"Kami tidak berasal dari keduanya. Memangnya kenapa kau bertanya seperti itu? Apa hubunganmu sehingga ingin ikut campur masalah kami?." Balas pria itu.
"Jika kalian tidak berasal dari keduanya, apakah kalian adalah suruhan seseorang di kota ini untuk mengganggu setiap anggota organisasi Awan Merah?." Tanya Xue Yunlei lagi tidak menanggapi pertanyaan pria itu.
Mendengar pertanyaan Xue Yunlei, membuat wajah pria itu mulai memerah dan terlihat sedikit terkejut.
"Tuan! Jika ingin hidupmu tenang, sebaiknya jangan ikut campur dengan urusan orang lain, sebab itu akan memberikan dampak yang buruk bagi hidupmu." Bentak pria itu yang langsung mengeluarkan aura intimidasi seorang pendekar spiritual awal.
Merasakan aura intimidasi dari pria itu, Wen Liu dan Zhao Ning segera menciptakan formasi pelindung bagi mereka agar tidak terkena dampak dari aura intimidasi tersebut.
Sedangkan Xue Yunlei sendiri langsung berjalan mendekati pria itu dan berkata.
"Hanya sebagai seorang pendekar spiritual tahap awal ingin mengintimidasi diriku? Benar-benar sangat memalukan."
Setelah berkata, dengan cepat tangan Xue Yunlei kini sudah mencekik leher pria itu dan langsung mengangkatnya ke udara.
Keempat pendekar suci yang melihat tindakan Xue Yunlei hendak melarikan diri dari tempat itu.
Akan tetapi langkah mereka dihentikan oleh Huaxianzi yang dengan cepat sudah berdiri menghalangi jalan mereka.
Zhao Ning dan Wen Liu serta yang lainnya merasa terkejut dengan tindakan pria dan wanita yang tidak mereka kenali itu.
"Siapa mereka? Mengapa mereka berdua membantu kami?." Gumam Zhao Ning.
"Apakah pria itu adalah ketua kita?." Gumam Wen Liu.
"Ketua kita? Apakah yang kau maksudkan itu adalah ketua Xue Yunlei?." Tanya Zhao Ning.
Wen Liu hanya menganggukkan kepalanya menanggapi pertanyaan Zhao Ning.
"Apakah kalian saat ini merasa takut dengan kami?." Tanya Xue Yunlei.
Akan tetapi pria itu tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut sebab saat ini lehernya berada dalam cengkeraman tangan Xue Yunlei.
Pengunjung direstoran Wenchang langsung terkejut setelah melihat apa yang dilakukan oleh Xue Yunlei.
Pemuda itu segera membawa tubuh pria yang berada didalam cengkeramannya itu keluar dari restoran Wenchang.
"Cepat katakan siapa yang menyuruh kalian untuk mengganggu anggota organisasi Awan Merah? Jika kau tidak menjawabnya, aku akan membuat dirimu menjadi kabut darah saat ini juga." Tanya Xue Yunlei sambil memberikan ancaman yang serius kepada pria itu.
Sedangkan keempat pendekar suci yang lain, kini sudah mulai berpikir untuk bisa melepaskan diri dari Huaxianzi.
__ADS_1
Saat Huaxianzi menengok kearah Xue Yunlei yang saat itu sedang berjalan keluar, salah satu diantara keempat pendekar suci itu ingin untuk melarikan diri.
Disaat salah satu pendekar suci itu hendak melesat untuk keluar dari restoran Wenchang itu, Huaxianzi langsung menendang pria itu.
Duuuaaarrr
Bunyi ledakan yang terjadi setelah tendangan Huaxianzi mengenai tubuh pria itu.
Braaakkk
Tubuh pria itu langsung membentur dinding restoran Wenchang dan menghancurkannya.
Melihat salah satu rekan mereka telah diserang oleh Huaxianzi, ketiga pendekar suci yang tersisa langsung menyerang wanita yang menghadang mereka.
Tiga teknik yang berbeda mulai dikerahkan oleh tiga pendekar suci itu untuk menyerang Huaxianzi.
Xue Yunlei yang melihat situasi didalam restoran Wenchang sudah memanas langsung menotok jalan darah pria yang di cengkeramnya itu agar tidak bisa melarikan diri dan segera kembali melesat ke dalam restoran untuk melumpuhkan ketiga pendekar suci itu.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Xue Yunlei untuk bisa melumpuhkan ketiga pendekar suci tersebut.
Sehingga teknik yang mereka keluarkan untuk menyerang Huaxianzi tidak bisa mereka gunakan karena jalan darah mereka telah terhenti.
"Kalian pikir bisa melarikan diri dariku? Jangan harap aku akan membiarkan mereka begitu saja. Jika aku tidak menginginkan informasi dari kalian pasti nyawa kalian sudah tidak berada lagi ditubuh kalian itu." Ujar Xue Yunlei yang kemudian kembali ketempat dimana pendekar spiritual itu berada.
Zhao Ning dan Wen Liu serta pria yang mereka kawal bersama beberapa pendekar raja segera berjalan menuju ke tempat dimana Huaxianzi berada.
"Pendekar, apakah aku boleh bertanya?." Ucap Zhao Ning bertanya kepada Huaxianzi.
"Silahkan, apa yang ingin kau tanyakan!?." Balas Huaxianzi.
"Maaf jika aku lancang, sebenarnya siapa kalian? Mengapa kalian membantu kami?." Tanya Zhao Ning.
"Jika itu pertanyaannya, aku tidak berhak untuk menjawabnya." Balas Huaxianzi menanggapi pertanyaan Zhao Ning.
Mendengar tanggapan yang diberikan oleh wanita didepannya, membuat Zhao Ning terdiam dan tidak bisa lagi melanjutkan pertanyaannya karena takut menyinggung perasaan wanita itu.
Sedangkan diluar restoran Wenchang, Xue Yunlei yang sudah berada didekat pendekar spiritual itu langsung melontarkan pertanyaan.
"Cepat katakan, siapa yang menyuruh kalian untuk mengganggu anggota organisasi Awan Merah?."
Situasi tersebut menjadi tontonan setiap orang yang melewati jalan utama kota Chang'an itu dan membuat terjadinya kerumunan di sekitar tempat itu.
Hal itu akhirnya menarik perhatian salah satu pasukan pengamanan kota Chang'an dan langsung memanggil pasukan yang lain untuk bergerak menuju ketempat keributan itu.
~Bersambung~
__ADS_1