
Melihat Bao Meng Ling mulai kesulitan bernapas, Xue Yunlei segera menarik kembali aura intimidasi yang keluar dari tubuhnya.
Tiga orang pria yang mencoba untuk mencari tahu kebenarannya jika pria bertopeng itu benar-benar adalah Xue Yunlei, kini merasa takut dengan apa yang mereka lihat.
Mereka tidak menyangka jika sosok tersebut memiliki basis kultivasi yang jauh lebih tinggi dari mereka.
Xue Yunlei segera mendekati ketiga pria yang membicarakan tentang musibah yang dialami oleh sahabatnya Xue Bang serta patriark klan Xue, yaitu Xue Beng.
"Bersumber dari mana informasi yang kalian bicarakan itu? ". Tanya Xue Yunlei sambil kembali mengeluarkan aura intimidasi untuk menekan ketiga pria tersebut.
Merasakan tekanan yang sangat hebat, salah satu pria segera bersuara.
" Saya siap menjelaskannya, tetapi tolong hentikan intimidasi yang Anda lakukan ".
Mendengar perkataan pria itu, Xue Yunlei segera menarik kembali aura intimidasi yang dia keluarkan.
" Tuan, informasi itu saya dengar saat berada di kota Yin, karena seluruh penduduk disana terus membicarakan tentang hal itu ".
" Dan musibah yang dialami oleh tuan Xue Beng dan juga tuan muda Xue Bang terjadi kurang lebih enam bulan yang lalu setelah kompetisi para jenius muda selesai dilaksanakan ".
" Hanya itu saja yang saya tau". Tutup pria tua itu.
"Apa katamu? Terjadi enam bulan yang lalu!? ". Kata - kata yang secara spontan keluar dari mulut Xue Yunlei karena merasa bingung mendengarnya.
" Jadi, ternyata membutuhkan waktu selama enam bulan untuk menyerap kekuatan milik Ulat Sutra Emas itu!? ".
" Terus sudah berapa lama tuan Chen Kangjian menjadi penguasa kota Yin? ". Tanya Xue Yunlei penasaran.
" Sudah sekitar empat bulan yang lalu, karena mereka tidak menemukan tubuh tuan Xue Beng, sehingga tuan Chen Kangjian diangkat menjadi penguasa kota Yin untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh tuan Xue Beng ". Pria tua itu menjelaskan.
" Apakah kalian sudah mengetahui siapa dalang dari kejadian itu? ". Tanya Xue Yunlei dengan nada suara yang tetap mengintimidasi.
" Tidak tuan, pelaku atau dalangnya tidak diketahui. Dan masih menjadi tanda tanya besar bagi sekte Tongtian ". Jawab pria tua itu lagi.
Memang Xue Bang telah memberitahukan rencana yang disusun oleh kelima saudara seperguruan itu, namun hal tersebut tidak tersebarluaskan didunia persilatan.
Sekte Tongtian sendiri hanya memberitahukan kepada Ketua sekte serta Ketua Perguruan ilmu bela diri besar dan menengah saja.
__ADS_1
Sebab hanya kekuatan mereka yang mampu untuk mengawasi pergerakan kelima kekuatan itu.
Dan kabar itu juga tidak diberitahukan kepada para murid atau para anggota sekte, namun hanya diberitahukan khusus untuk para murid dan anggota sekte yang akan mengawasi setiap pergerakan kelima kekuatan yang berencana untuk menguasai dunia persilatan itu.
Sebab jika kabar itu telah tersebar, tentunya pergerakan mereka akan lebih sulit lagi untuk bisa diawasi serta bisa menyebabkan masalah yang serius bagi para murid perguruan ilmu bela diri serta anggota sekte yang akan mengawasi pergerakan mereka.
Setelah Xue Yunlei mendengar jawaban dari salah satu pria, ia segera berpikir.
"Siapa yang melakukan hal itu? Apakah paman Xue Beng telah menyinggung seseorang? ".
" Setelah aku bertemu dengan guruku, aku akan menyelidiki siapa yang melakukan hal itu kepada paman Xue Beng".
Kini pemuda itu mulai pusing untuk memikirkan masalah mana yang harus dia selesaikan terlebih dahulu.
Sebab kini masalahnya telah bertambah, yang awalnya untuk membalaskan dendam Xiangwei, membalaskan serta mencari keberadaan Tang Hao, mengunjungi gurunya untuk mengetahui keberadaannya, dan kini sudah bertambah masalah yang baru yaitu pelaku serta keberadaan pamannya.
Musibah serta masalah demi masalah satu persatu kini mulai menimpa orang - orang terdekat Xue Yunlei.
"Terima kasi atas informasinya, tetapi aku tidak mau mendengar kalian membicarakan tentang orang - orang yang berasal dari klan Xue, jika aku mengetahuinya, jangan harap aku akan memaafkan kalian lagi". Ucap Xue Yunlei dengan nada mengancam.
" Terima Kasih tuan muda Xue ". Ucap mereka serentak.
Tatapan mata gadis itu menatap Xue Yunlei penuh dengan amarah.
Itu disebabkan karena aura intimidasi yang keluar dari dalam tubuh Xue Yunlei hampir membuatnya tidak sadarkan diri.
Setelah tiba, Xue Yunlei yang melihat sikap Bao Meng Ling terlihat penuh dengan emosi segera meminta maaf kepada gadis itu.
"Nona Bao, aku minta maaf atas tindakanku barusan, karena telah membuat dirimu juga merasa sangat terintimidasi". Ucap Xue Yunlei tulus.
" Ayo kita pergi dari sini ". Ajak Bao Meng Ling dengan nada suara seperti membentak.
Mendengar ajakan serta nada suara Bao Meng Ling membuat Xue Yunlei berpikir.
" Sepertinya gadis ini belum memaafkanku, apa yang harus aku katakan agar dia mau menerima permintaan maafku kepadanya!? ".
" Ayo, kita pergi dari sini! ". Tutur Bao Meng Ling lagi untuk mengajak pemuda itu.
__ADS_1
" Bagaimana dengan pesanan kita!? ". Tanya Xue Yunlei.
" Biarkan saja, saat ini aku tidak lagi memiliki selera makan ". Jawab Bao Meng Ling dengan nada suara ketus.
" Apa yang akan dia lakukan jika kita pergi dari sini!? ". Pikir Xue Yunlei merasa curiga dengan sikap Bao Meng Ling.
" Baiklah, ayo kita pergi dari sini ". Ucap Xue Yunlei.
" Pelayan, apakah pesanan kami sudah siap!? ". Tanya Xue Yunlei.
" Maaf tuan, pesanan tuan belum selesai kami siapkan ". Jawab sang pelayan.
" Sudahlah, kami membatalkan pesanan kami". Ucap Xue Yunlei.
Setelah selesai berkata, Xue Yunlei segera membawa Bao Meng Ling pergi dari kedai tersebut.
"Sepertinya dia memang adalah tuan muda Xue Yunlei".
" Tetapi sepertinya basis kultivasinya sudah menerobos sebagai seorang pendekar langit ".
" Bagaimana bisa dengan usianya yang seperti itu tetapi sudah menjadi pendekar langit!? ". Gumam seorang pria yang awalnya diintimidasi oleh Xue Yunlei.
" Mungkin dialah jenius sejati di wilayah negara Xin ini ". Sambung pria yang satunya lagi.
" Tetapi menurut apa yang aku dengar, bukankah tuan muda Xue Yunlei adalah sampah bagi klannya karena sejak kecil tidak bisa berkultivasi!? ". Pria yang satunya lagi ikut mengomentari.
" Memang benar seperti itu, tetapi aku mendengar bahwa hanya dalam waktu singkat saja setelah dirinya menghilang, sosok yang memiliki ciri-ciri seperti pendekar barusan itu telah mampu membunuh seorang tetua klan Xue".
"Setelah itu, tuan Xue Beng mengutus beberapa tetua untuk memburunya, namun yang terjadi diluar nalar mereka, sebab sosok tersebut kembali lagi melukai para tetua itu".
" Setelah kejadian itu, tetua Xue Beng tidak lagi mengutus para tetua untuk memburunya ".
" Itulah yang aku ketahui". Tutup pria tua yang awalnya menyinggung Xue Yunlei.
"Jadi seperti itu ceritanya!? Ternyata tuan muda Xue Yunlei ini sangat jenius". Ujar rekannya.
Dua orang pria lainnya segera menganggukkan kepala tanda menyetujui ucapan rekan mereka.
__ADS_1
Sedangkan kini Xue Yunlei terus melesat terbang meninggalkan kedai tersebut.
~Bersambung~