PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 117. Kematian Liu Jing


__ADS_3

Mendengar teriakan seorang pria, Xue Yunlei langsung menatap kearah datangnya suara tersebut dan mendapati seorang pria tua bersama ratusan prajuritnya.


"Hmm, sepertinya orang tua bedebah ini datang juga, jika kamu menunjukkan sikap yang keras kepala, aku juga akan menghabisi mu". Gumam Xue Yunlei sambil menatap sinis kearah Liu Mang.


" Siapa kamu dan mengapa kau melukai putraku? ". Teriak Liu Mang bertanya kepada Xue YunleiYunlei dengan penuh amarah.


" Siapa aku itu tidak penting, yang terpenting adalah putramu sudah terlalu banyak melakukan hal yang jahat, sehingga dia harus menerima hukuman atas setiap perbuatannya ". Balas Xue Yunlei.


" Keparat, kamu telah berani melukai putraku secara terbuka didepan umum, aku harus membunuhmu ". Ucap Liu Mang.


" Serang!". Teriak penguasa kota Luyukou.


Pasukan pemanah segera melepaskan anak panah mereka kearah Xue Yunlei. Sedangkan pasukan bertombak dengan perisai ditangan mereka perlahan mulai bergerak maju bersama ratusan pasukan lainnya.


Mendapatkan serangan dari ratusan anak panah yang dilepaskan oleh para prajurit kota Luyukou, Xue Yunlei segera menciptakan formasi pelindung untuk membendung serangan tersebut.


Ratusan anak panah yang melesat tersebut tidak bisa menembus formasi pelindung yang diciptakan oleh Xue Yunlei.


Setelah selesai menciptakan formasi pelindung, Xue Yunlei segera membunuh Liu Jing.


Liu Mang yang melihat putranya tewas dihadapannya, langsung tersungkur ditanah sambil menangis histeris.


"Bunuh orang itu! Jangan biarkan dia lolos bagaimana pun caranya! ". Teriak Liu Mang.


" Apakah kamu pikir akan mudah untuk membunuhku!? Kamu terlalu naif". Ucap Xue Yunlei.


Pemuda itu langsung melesat maju kearah dimana Liu Mang berada dan langsung menciptakan pedang energi ditangannya sambil melepaskan tebasan kearah prajurit yang berada di depan sambil memegang perisai untuk pertahanan.


Blaaarrr


Bunyi ledakan saat serangan Xue Yunlei membentur perisai milik prajurit kota Luyukou.


Puluhan prajurit yang berada di depan langsung terhempas kebelakang karena tidak bisa menahan kekuatan serangan pedang energi milik Xue Yunlei.


Pemuda itu tidak menghentikan serangannya, dia terus menerus mengayunkan pedang energi ditangannya.


Korban dipihak pasukan kota Luyukou kini mulai berjatuhan akibat serangan Xue Yunlei.


"Kalian tidak ada gunanya dihadapanku, aku bisa membunuh kalian dengan cepat. Jika kalian masih menyayangi nyawa kalian, lebih baik cepat tinggalkan tempat ini sebelum pikiranku berubah". Ujar Xue Yunlei.


" Sedangkan kau sebagai penguasa kota Luyukou ini, jika kamu tidak mengakui kesalahan putramu aku akan mengantarkan dirimu agar bisa secepatnya bertemu dengan putramu itu". Lanjut Xue Yunlei.


Liu Mang yang melihat kekuatan Xue Yunlei langsung merasa lemas dan tidak berdaya. Pria tua itu tidak menyangka jika putranya telah menyinggung orang yang sangat kuat.


Liu Mang hanya bisa tertunduk lesu dan tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun.


Xue Yunlei terus berjalan mendekati Liu Mang dengan pedang energi ditangannya.


Ratusan prajurit langsung menyingkir dari jalan yang akan dilalui oleh Xue Yunlei serta bergerak mengepung Xue Yunlei.


Pemuda itu tidak merasa terancam dengan tindakan para prajurit yang mengepungnya. Dirinya tetap melangkah untuk mendekati Liu Mang.


Terlihat ada dua orang pendekar yang masih tetap berdiri di depan Liu Mang bersama sepuluh orang prajurit untuk menghalangi Xue Yunlei.

__ADS_1


"Karena kalian sudah bosan hidup, aku akan segera mengantarkan kalian untuk menuju ke dunia bawah secara bersama-sama". Ucap Xue Yunlei yang langsung menebas pedang energi kearah mereka.


Blaaarrr


Bunyi yang dihasilkan saat serangan pedang energi milik Xue Yunlei membentur perisai milik sepuluh orang pasukan kota Luyukou.


Sepuluh orang prajurit tersebut langsung terhempas kebelakang setelah terkena serangan Xue Yunlei.


Dua pendekar yang berada di depan Liu Mang segera melesat untuk menyerang Xue Yunlei dengan pedang mereka masing-masing.


Namun mereka berdua bukanlah suatu ancaman yang serius bagi Xue Yunlei.


Pemuda itu hanya menebaskan pedang energi miliknya menyambut kedatangan kedua pendekar yang ingin menyerangnya.


Slash


Bunyi yang terdengar disaat kekuatan pedang energi milik Xue Yunlei mengenai tubuh kedua pendekar tersebut.


Tubuh kedua pendekar itu langsung terpisah menjadi dua bagian saat terkena serangan kekuatan pedang energi milik Xue Yunlei.


Mata penguasa kota Luyukou hanya bisa terbelalak saat melihat sosok bertopeng itu dengan mudah bisa mengalahkan bawahannya.


"Siapa monster ini!? ". Gumam Liu Mang yang melihat perbuatan Xue Yunlei membunuh kedua pendekar yang menjadi bawahannya.


" Apakah kamu masih berpikir untuk membunuhku!? ". Tanya Xue Yunlei saat berada di dekat Liu Mang.


" Ti...tidak, aku tidak berani memikirkan hal itu ". Jawab Liu Mang dengan terbata - bata.


" Jika pendekar memaafkan diriku, aku akan siap untuk menjadi bawahanmu ". Jawab Liu Mang.


" Menjadi bawahanku? Apa untungnya bagiku jika kau menjadi bawahanku!? ". Xue Yunlei menanggapi dengan kembali melontarkan pertanyaan.


" Aku bisa memberikan apa pun yang pendekar inginkan ". Jawab Liu Mang lagi.


" Sepertinya pria tua ini licik juga, aku tidak akan membiarkanmu hidup". Pikir Xue Yunlei setelah mengetahui Liu Mang sedang memberikan perintah lewat isyarat kepada para prajurit.


"Aku sangat benci dengan pengkhianatan, jadi aku tidak akan memaafkan setiap orang yang coba bermain licik denganku". Ucap Xue Yunlei mengingatkan.


Para prajurit yang telah berada di sekitar Xue Yunlei segera menyerang pria bertopeng itu dengan tombak dan pedang yang ada di tangan mereka.


Mendapatkan serangan, Xue Yunlei dengan cepat berputar dan mengayunkan pedang energi miliknya untuk menebas setiap orang yang ingin untuk membunuhnya.


Slash...blaaarrr


Suara sayatan pedang energi miliknya melewati leher Liu Mang serta suara benturan energi pedang yang mengenai perisai milik para prajurit.


Nyawa Liu Mang langsung melayang. Sedangkan puluhan prajurit yang menyerang langsung terhempas kesegala arah dan menerjang setiap bangunan disekitarnya.


Orang - orang yang melihat kejadian itu langsung menjauh dari tempat tersebut agar tidak terkena dampak dari serangan Xue Yunlei.


Para prajurit yang melihat penguasa kota Luyukou kini tidak bernyawa lagi dengan kondisi yang tragis langsung bergerak mundur sambil membawa rekan - rekan mereka yang sudah terluka.


Saat mereka baru saja ingin melarikan diri, Xue Yunlei segera menahan mereka dan bertanya.

__ADS_1


"Siapa komandan pasukan kota Luyukou ini? ".


Seorang pria yang menggunakan baju zirah lengkap langsung bersuara.


" Tuan pendekar, akulah komandan pasukan di kota Luyukou ini ".


" Apakah kamu siap untuk mati demi melindungi kota Luyukou ini? ". Tanya Xue Yunlei lagi.


" Aku siap mati untuk melindungi rakyat kota Luyukou ini ". Jawab pria itu dengan penuh percaya diri.


" Baiklah, jika memang itu keinginanmu, ayo serang aku". Perintah Xue Yunlei.


Komandan pasukan itu langsung terdiam dan tidak menunjukkan reaksi apa pun.


Xue Yunlei segera bertanya "mengapa kau tidak ingin menyerang ku? ".


"Yang aku tau, masalah ini adalah masalah pribadi antara tuan pendekar dengan tuan muda Liu Jing. Dan memang tindakan tuan muda Liu Jing sudah sangat keterlaluan, sehingga dia pantas untuk menerima hukumannya". Jawab komandan pasukan.


" Tetapi dia itu juga adalah salah satu penduduk kota Luyukou ini, jadi mengapa kau tidak ingin membelanya? Apakah itu karena kamu takut kepadaku? ". Tanya Xue Yunlei lagi.


" Setiap perbuatan yang salah, itu pasti akan menerima hukumannya. Dan jika kesalahan yang selalu dilakukan oleh seorang anak tidak dihukum oleh ayahnya yang berkuasa, untuk apa mengadu kepada ayahnya!? ". Balas sang komandan.


" Penduduk kota Luyukou ini sudah sering ditindas oleh tuan muda Liu Jing, sehingga mereka juga sangat muak dengannya serta dengan kepemimpinan penguasa Liu Mang, jadi untuk apa aku membelanya!?". Tutup sang komandan.


"Untuk kalian semua, apakah tuan muda Liu Jing layak menerima hukuman dariku? ". Xue Yunlei melemparkan pertanyaan kepada orang-orang yang sedang melihat kejadian itu.


" Dia pantas menerimanya!".


"Iya, dia pantas menerima hukuman itu! ".


Jawaban mereka mendukung tindakan yang dilakukan oleh Xue Yunlei terhadap Liu Jing.


" Apakah kalian setuju jika pria ini menjadi penguasa kota Luyukou yang baru!? ". Xue Yunlei kembali melemparkan pertanyaan untuk mengetahui keinginan penduduk kota Luyukou.


" Iya, biarkan tuan Ying Zhi menjadi penguasa kota Luyukou ".


" Kami setuju jika tuan Ying Zhi menjadi penguasa kota Luyukou ini ".


Teriak orang - orang yang berada di tempat itu mendukung Ying Zhi untuk menjadi penguasa kota Luyukou.


Xue Yunlei hanya bisa tersenyum setelah mendengar jawaban dari orang - orang yang berada di tempat itu.


" Baiklah, jika kalian menyetujuinya, aku serahkan semua urusan kota Luyukou ini kepada tuan Ying Zhi ini ". Ucap Xue Yunlei.


" Dan yang harus kamu ingat, aku tidak ingin mendengar lagi setiap tindakan yang sewenang-wenang terhadap orang lain, jika itu terjadi, aku akan menghukummu ". Lanjut Xue Yunlei memperingatkan Ying Zhi.


Setelah selesai, Xue Yunlei segera balik ke dalam restoran dan menuju ke tempat dimana Huaxianzi dan Bao Meng Ling berada.


Ying Zhi segera memerintahkan para prajurit untuk membersihkan kekacauan yang telah terjadi.


Xue Yunlei dan Huaxianzi serta Bao Meng Ling kemudian segera menikmati hidangan yang telah tersedia di depan mereka.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2