
Ditengah perjalanan Xue Yunlei pun angkat suara "Jika kita akan melewati sebuah permukiman penduduk atau sebuah kota, lebih baik kalian bertiga menggunakan wujud sebagai manusia...agar identitas kita tidak bisa di kenal oleh siapa pun."
"Mengapa penguasa berpikir seperti itu?." Tanya Yao Laohu karena tidak mengerti mengapa Xue Yunlei ingin seperti apa yang dia katakan.
"Agar keberadaan kita tidak bisa diketahui dan diikuti oleh orang-orang yang berasal dari sekte Gunung Kepala Putih." Jawab Xue Yunlei.
"Tetapi kita harus membeli sebuah kereta kuda dan juga beberapa ekor kuda untuk bisa kita gunakan dalam penyamaran nanti setelah tiba di salah satu kota yang akan kita temui nanti." Lanjut Xue Yunlei.
Xue Yunlei juga memberitahukan hal itu kepada Zhuan Zhu serta Huaxianzi. Dan untuk lebih membuat mereka tidak bisa dikenali, Zhuan Zhu yang bertanggung jawab dengan hal itu.
Namun setelah Huaxianzi mengetahui tujuan Xue Yunlei, peri itu pun menanggapinya "Penguasa, sebaiknya kita melakukan perjalanan melalui udara saja dan terus terbang kearah barat daya untuk bisa tiba di kota Yin dan kita hanya akan terus mengarungi hutan belantara tanpa ada satu desa atau satu kota pun yang akan kita lalui."
"Yang terpenting adalah kita terus mengaburkan aura keberadaan kita agar mereka tidak bisa mengikuti jejak kita." Lanjut Huaxianzi dengan kekuatan spiritualnya.
"Sepertinya apa yang kau katakan ada benarnya juga, tetapi menurutku, kita juga harus meninggalkan jejak untuk menuju kesalah satu arah yang tidak akan bisa membuat wilayah dinegara Xin menjadi kacau akibat kehadiran mereka." Xue Yunlei menanggapi.
"Kekuatan mereka jauh berada diatas para pendekar yang berada di wilayah negara Xin, untuk itu mereka dapat dengan mudah untuk bisa membuat kekacauan di seluruh wilayah negara Xin." Lanjut Xue Yunlei menjelaskan.
"Jika itu yang penguasa pikirkan, sebaiknya kita bergerak menuju barat laut saja." Saran Huaxianzi.
"Tetapi apakah kita tidak akan bertemu dengan para pendekar dari suku bar-bar lagi?." Tanya Xue Yunlei penasaran.
"Aku juga tidak bisa memastikan hal itu, sebab beberapa ratus tahun yang lalu memang dari wilayah itulah yang sering menyerang hingga bisa memukul pasukan dari negara Xin." Huaxianzi menjelaskan.
"Baiklah, demi menjaga kedamaian di wilayah negara Xin, biarlah kita menuju ke arah utara saja agar mereka mengikuti kita." Xue Yunlei menyimpulkan.
Tidak lama kemudian, mereka pun akhirnya tiba di salah satu danau yang berada ditengah hutan belantara itu.
Yao Laohu, Langren dan Gai Bian segera berhenti untuk mendapatkan perintah selanjutnya dari Xue Yunlei.
"Danau ini terlihat sangat tenang, tetapi pasti tidak sesederhana seperti apa yang kita lihat dari permukaannya saat ini." Ucap Xue Yunlei setelah melihat danau tersebut.
"Penguasa, aku bisa merasakan jika danau ini dihuni oleh bangsa peri serta seekor makhluk surgawi yang sangat kuat." Ucap Huaxianzi.
"Apakah bangsa peri penguasa hutan memiliki hubungan baik dengan bangsa peri penguasa danau?." Tanya Xue Yunlei.
"Meskipun kita sama-sama berasal dari bangsa yang sama, akan tetapi wilayah mereka lebih kecil dibandingkan wilayah kami...sehingga mereka sering tidak berhubungan dengan bangsa kami." Jawab Huaxianzi.
"Jika mereka tidak bisa bekerja sama dengan kita, ada baiknya kita segera melanjutkan perjalanan kita dan membiarkan jejak kehadiran kita ditempat ini." Ucap Xue Yunlei.
"Apakah penguasa ingin Raja Iblis berseteru dengan mereka?." Tanya Huaxianzi.
__ADS_1
"Bukankah itu akan lebih baik dan menguntungkan bagi kita?." Balas Xue Yunlei.
Huaxianzi pun hanya bisa terdiam memikirkan apa yang Xue Yunlei katakan.
"Sebaiknya kita terlebih dahulu bertemu dengan mereka sebelum kita mendatangkan masalah yang serius bagi mereka." Ucap Zhuan Zhu memberikan pendapat.
"Senior Zhuan, jika mereka merasa kedatangan kita ini telah mengganggu ketenangan mereka, itu berarti kita juga akan mendapatkan masalah yang baru sehingga itu bisa menguras energi kita sebelum kembali bertemu dengan Raja Iblis." Xue Yunlei menolak saran Zhuan Zhu.
"Benar apa yang dikatakan oleh penguasa, sebab kekuatan kita tidak akan bisa untuk menghadapi bangsa peri penguasa danau jika itu berada di wilayah mereka." Sambung Yao Laohu.
"Iya aku juga setuju dengan apa yang penguasa katakan." Langren menambahkan.
Zhuan Zhu langsung terdiam, setelah apa yang Xue Yunlei katakan mendapatkan dukungan dari kedua raja siluman itu.
"Huaxianzi, bagaimana menurutmu?" Tanya Xue Yunlei lagi.
Huaxianzi sedikit berpikir terlebih dahulu dan menjawab pertanyaan Xue Yunlei "Penguasa, jika itu jalan yang terbaik menurutmu, aku setuju saja."
Jawaban Huaxianzi terdengar sedikit berat dengan keputusan Xue Yunlei.
Melihat perubahan sikap Huaxianzi serta jawaban yang dia berikan,akhirnya pemuda itu pun segera merubah keputusannya.
"Baiklah, agar tidak memberikan masalah bagi bangsa peri penguasa danau ini, sebaiknya kau memanggil mereka dan menjelaskan situasi yang kita hadapi serta apa yang akan terjadi nantinya agar mereka bisa mengantisipasinya." Tutur Xue Yunlei.
Setelah berkata, Huaxianzi pun melakukan hal itu untuk memanggil bangsa peri menguasai danau itu.
***
Dikota Rehe, Raja Iblis segera mengajak sepuluh orang pendekar dewa untuk ikut bersama dengannya.
Sepuluh pendekar itu dua orang memiliki basis kultivasi sebagai pendekar dewa surgawi, tiga orang pendekar dewa langit dan lima orang pendekar dewa bumi.
Dan itu adalah pendekar terkuat di sekte mereka. Sedangkan Tie Xiao salah satunya diantara mereka.
Mereka pun segera melesat menuju ke tempat dimana terakhir Tie Xiao bertemu dengan kelompok Xue Yunlei.
Dari tempat itulah mereka akan mengikuti kearah mana Xue Yunlei pergi agar bisa dengan mudah menemukan mereka.
Dan untuk bisa tiba di tempat tersebut, mereka membutuhkan waktu selama beberapa jam. Namun perjalanan kelompok Xue Yunlei sudah dua kali jauhnya dengan perjalanan yang akan mereka lakukan.
Untuk itu Raja Iblis hanya akan mengandalkan jejak yang ditinggalkan oleh kelompok Xue Yunlei untuk mereka ikuti.
__ADS_1
***
Di tepi danau, Xue Yunlei merasa penasaran dengan apa yang akan mereka hadapi setelah bertemu dengan para peri penguasa danau itu.
Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya air di danau itu mulai bergelembung dan semakin lama semakin besar gelembung-gelembung tersebut.
Puluhan sosok pria dan wanita kini terlihat sudah berdiri diatas permukaan danau itu. Dan salah satu diantara mereka yang adalah seorang pria membuka pembicaraan "Siapa kalian yang telah berani mengganggu ketenangan kami?."
"Hmmmphh...dilihat dari penampilanmu, sepertinya kau adalah bangsa peri yang berasal dari hutan ilusi...apakah kau yang telah memanggil kami?." Tanya pria itu setelah melihat Huaxianzi.
"Itu benar...akulah yang memanggil kalian." Jawab Huaxianzi.
"Apa tujuan mu memanggil kami?." Tanya pria itu lagi.
"Apakah aku bisa bertemu dan berbicara langsung dengan penguasa kalian?." Tanya Huaxianzi.
"Ada urusan apa sehingga kau ingin bertemu dan berbicara dengan penguasa kami?." Tanya pria itu lagi.
"Ada hal penting yang ingin aku sampaikan dan itu mengenai suatu hal yang bisa membuat ketenangan kalian di danau ini menjadi terganggu." Jawab Huaxianzi lagi.
"Suatu hal yang bisa mengganggu ketenangan kami di danau ini? Mengapa bisa seperti itu?." Pria itu semakin penasaran dengan apa yang Huaxianzi katakan.
"Kami tidak sengaja tiba di tempat ini dan aku bisa merasakan aura keberadaan bangsa peri di danau ini serta keberadaan seekor makhluk yang memiliki kekuatan yang sangat kuat."
"Sebelum kami akan melanjutkan perjalanan kami, aku berinisiatif untuk memberi tahukah kepada kalian jika ada sekelompok orang yang akan datang kesini untuk mencari kami dan mereka sangat berbahaya sebab memiliki formasi pertempuran yang bisa melukai bangsa kita serta bangsa siluman."
"Siapa mereka? Mengapa mereka mengejar kalian?." Tanya pria itu.
"Kami tidak sengaja bersinggungan dengan mereka di kota Rehe dimana terdapat begitu banyak penjahat disana dan leluhur agung dari penjahat yang telah bersinggungan dengan kami adalah seorang pendekar diranah saint, sehingga kami tidak bisa menghadapinya dan melarikan diri hingga tanpa sengaja tiba di danau ini." Huaxianzi menceritakan situasi yang mereka alami.
Mendengar cerita Huaxianzi, pria itu merasa khawatir dengan kelompok yang mengejar kelompok mereka, sebab teknik formasi pertempuran jika digunakan oleh seorang pendekar diranah saint akan sangat mematikan.
"Jadi apa yang kau inginkan untuk kami lakukan?." Tanya pria itu lagi.
"Kalian cukup menyembunyikan danau ini dari pandangan mata mereka agar mereka tidak bisa menemukannya." Jawab Huaxianzi.
"Bagaimana jika mereka menemukan kami?."
"Jangan pernah menghadapi mereka di daratan, kalian harus membiarkan mereka untuk memasuki danau ini agar kalian bisa mengalahkan mereka." Jawab Huaxianzi.
"Bagaimana dengan kalian?."
__ADS_1
"Kami akan tetap melanjutkan perjalanan kami kearah utara." Jawab Huaxianzi.
~Bersambung~