PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 198. Tiba Dikota Rehe


__ADS_3

Akhirnya Xue Yunlei dan yang lainnya kembali kedunia manusia.


Saat mereka berenam keluar dari portal ruang dan waktu, kedua kurcaci yang bertugas untuk menjaga pintu portal itu langsung menyambut kedatangan mereka.


"Kami pikir siapa yang akan muncul, ternyata tuan sekalian yang sudah kembali kedunia manusia ini."


"Bagaimana tuan? Apakah keinginanmu sudah tercapai?." Tanya salah satu kurcaci sambil tersenyum menatap Xue Yunlei.


Xue Yunlei berjalan mendekatinya dan berkata "Ini aku memberikan bonus kepada kalian berdua, jika aku akan kembali ke dunia kalian, setidaknya kalian harus membantuku untuk melancarkan perjalananku." Sambil menyerahkan masing-masing dari mereka dua buah inti jiwa.


"Terima kasih tuan...terima kasih tuan...kami berdua akan membantu tuan jika ingin kembali kedunia kami." Ucap kedua kurcaci itu dengan senang.


"Baiklah, jika demikian kami pergi dulu." Ucap Xue Yunlei dan segera melesat terbang naik keatas punggung Yao Laohu.


Hal yang sama juga dilakukan oleh Huaxianzi dan Zhuan Zhu, keduanya kini sudah berada diatas punggung Langren dan juga Gai Bian.


"Penguasa, kita akan pergi kemana?" Tanya Yao Laohu.


"Sepertinya akan lebih menarik jika kita mampir terlebih dahulu ke kota Rehe." Jawab Xue Yunlei sambil tersenyum penuh arti.


Pemuda itu saat ini berpikir untuk menguji kehebatan pedang pusaka miliknya jika ada pendekar kuat yang ingin mengganggu mereka.


Tidak sesederhana itu juga, melainkan Xue Yunlei memang sengaja ingin memprovokasi para anggota sekte aliran hitam yang awalnya pernah menghadang mereka sebelumnya.


Mereka pun akhirnya pergi dari tempat itu dan menuju ke kota Rehe dengan penuh semangat.


Xue Yunlei kemudian berkata "Apakah kalian ingin merenggangkan urat dan otot kalian?."


"Sepertinya itu ide yang sangat menarik, sebab sudah beberapa bulan ini kami sedikitpun tidak pernah melakukan pemanasan atau pun sparing, sehingga saat ini saat tepat jika mendapatkan sedikit masalah." Zhuan Zhu segera menanggapi perkataan Xue Yunlei sambil tersenyum konyol karena apa yang mereka pikirkan saat itu.


"Ha...ha...ha...ha...ha...Ternyata penguasa memiliki humor yang sedikit menakutkan juga." Tutur Langren.


"Memangnya kau mau selamanya hanya menjadi tunggangan Huaxianzi? Tidak-kan?... Untuk itu aku akan memberikan kesempatan kepada mu juga untuk merenggangkan urat dan otot-otot mu itu." Balas Xue Yunlei dengan senyuman yang semakin lebar.


"Kalau begitu, ayo kita bersenang-senang di kota Rehe." Sambung Gai Bian sambil menambah kecepatan larinya.


Langren dan Yao Laohu tidak ingin kalah dengan siluman rubah itu, keduanya pun segera meningkatkan juga kecepatan lari mereka untuk bersaing.

__ADS_1


Setelah berlari selama satu jam penuh, Xue Yunlei segera berkata kepada mereka "Sepertinya kita harus beristirahat terlebih dahulu agar energi kalian bertiga bisa pulih...bagaimana jadinya jika kalian ingin bersenang-senang namun tidak memiliki kekuatan terbaik kalian?."


Akhirnya ketiga siluman itu pun segera memperlambat lari mereka dan mencari tempat yang tepat untuk beristirahat.


Perjalanan mereka disepanjang hutan yang mereka lalui tidak mendapatkan masalah atau rintangan sedikitpun, sebab setiap siluman atau peri yang melihat mereka hanya bisa menelan ludah mereka setelah mengetahui siapa keenam sosok tersebut.


"Penguasa, sepertinya tempat ini sangat tepat kita gunakan untuk bisa beristirahat." Ucap Yao Laohu.


"Baiklah, kita beristirahat disini untuk memulihkan energi kalian bertiga." Ucap Xue Yunlei sambil melompat turun dari punggung raja siluman harimau itu.


Begitu juga dengan Huaxianzi dan juga Zhuan Zhu. Hal itu agar tiga raja siluman itu bisa beristirahat.


Tidak lama kemudian, puluhan siluman pun muncul dihadapan mereka dan memberi hormat kepada Xue Yunlei dan yang lainnya.


"Penguasa! Raja! Kami datang kesini untuk melayani kalian." Ucap seekor siluman harimau yang mewakili siluman lainnya.


"Bawakan saja buah-buahan serta tanaman herbal atau tanaman roh terbaik dihutan ini yang bisa membantu raja kalian untuk memulihkan tenaga mereka." Perintah Xue Yunlei.


"Baik penguasa!." Jawab mereka serentak dan segera menghilang dari hadapan Xue Yunlei dan yang lainnya.


Tidak lama kemudian, akhirnya puluhan siluman itu kembali membawakan apa yang Xue Yunlei perintahkan kepada mereka.


"Penguasa, ini tanaman dan buah-buahan terbaik dihutan ini...silahkan dinikmati." Ucap seekor siluman harimau.


Mereka pun segera meletakkan semua itu di atas sebuah permukaan batu yang rata untuk dimanfaatkan menjadi meja ditempat itu.


Melihat apa yang dibawakan oleh para bawahan dari ketiga raja siluman itu, Zhuan Zhu langsung tersenyum dan berkata "Sepertinya aku akan merasa betah untuk tinggal dihutan jika pelayanannya seperti ini." Sambil meraih buah yang ingin dia makan.


Semua buah dan tanaman yang ada didepan mereka adalah buah-buahan dan tanaman yang memiliki khasiat untuk bisa meningkatkan basis kultivasinya, sehingga Zhuan Zhu sangat senang dengan hal itu.


"Senior Zhu, jika kau sudah makan semua buah dan tanaman ini, pasti basis kultivasimu akan meningkat...tetapi jika itu selalu kau makan, manfaatnya hanyalah membuatmu merasa kenyang dan sulit untuk meningkatkan basis kultivasimu." Xue Yunlei menanggapi pernyataan Zhuan Zhu.


"He...he...he...he...he...mengapa aku bisa sampai lupa dengan hal itu!?." Ucap Zhuan Zhu sambil menggaruk kepalanya karena merasa malu kemudian menggigit buah yang ada ditangannya.


"Pendekar Zhuan mungkin terlalu bersemangat sehingga melupakan hal itu." Sambung Huaxianzi bercanda sambil tersenyum menatap Zhuan Zhu.


"Nona Huaxianzi jangan membuatku semakin merasa malu...nantinya nafsu makanku akan hilang." Zhuan Zhu menanggapi sambil tersenyum menanggapi candaan peri itu.

__ADS_1


"Tidak mengapa jika napsu makanmu akan hilang, biar aku memasukkan semuanya kedalam cincin penyimpanan milikku...tetapi harus ingat, aku tidak akan membaginya dengan senior lagi." Ujar Xue Yunlei bercanda untuk menggoda Zhuan Zhu.


"Ha...ha...ha...ha...ha...Kalau begitu, aku harus makan sepuasnya, agar tidak mati penasaran karena tidak mendapatkan bagian." Balas Zhuan Zhu menanggapi candaan Xue Yunlei.


Setelah ketiga raja siluman itu selesai memulihkan tenaga mereka serta telah menyantap buah-buahan dan tanaman herbal yang disiapkan oleh para bawahan mereka, akhirnya Xue Yunlei pun berkata "Ayo kita lanjutkan perjalanan kita untuk menuju ke kota Rehe."


Mereka segera bangkit dan kembali kewujud asli mereka sebagai seekor siluman yang telah siap untuk ditunggangi oleh Xue Yunlei dan dua orang lainnya.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk bisa tiba di kota Rehe.


Kedatangan kelompok Xue Yunlei itu membuat penjaga gerbang kota Rehe menjadi ketakutan saat melihat ada tiga ekor hewan buas berukuran besar yang ditunggangi oleh tiga manusia hendak memasuki kota itu.


"Siapa kalian? Jangan mendekat!." Teriak seorang penjaga gerbang.


Sekitar dua puluh lima orang prajurit segera mengacungkan tombak untuk bersiap dengan kemungkinan buruk yang akan terjadi.


"Kami datang ke kota ini untuk mampir agar bisa beristirahat sebentar sebelum kembali melanjutkan perjalanan kami ke wilayah kerajaan Xin.


" Jadi aku harap kalian bisa mengijinkan kami untuk bisa memasuki kota Rehe ini."


Xue Yunlei mencoba menjelaskan agar mereka bisa di biarkan masuk oleh puluhan prajurit yang berjaga itu.


Seorang pria yang adalah komandan yang bertanggung jawab di gerbang kota Rehe segera keluar dari bangunan yang adalah pos mereka untuk mendekati Xue Yunlei yang duduk diatas punggung Yao Laohu.


"Siapa kalian? Apakah kalian berasal dari salah satu suku bar-bar yang berada di wilayah utara dari kota kami ini?." Sang komandan melontarkan pertanyaan.


"Tidak tuan, kami berasal dari kota Yin di wilayah negara Xin." Jawab Xue Yunlei dengan jujur.


"Hmmmph...sepertinya kalian berasal dari kota Yin...tuan, tetapi aku mendengar kau mengatakan akan melanjutkan perjalanan untuk menuju ke wilayah negara Xin...sebenarnya kalian berasal dari mana?." Tutur pria itu dan kembali bertanya.


Mereka tidak mengetahui jika tiga hewan yang berdiri didepan mereka itu adalah siluman, sebab Xue Yunlei telah menggunakan teknik miliknya agar aura siluman milik mereka bertiga tidak bisa dideteksi.


Hal itu membuat sang komandan pasukan yang adalah seorang pendekar petapa suci merasa bisa untuk mengatasinya.


Pria itu tidak berpikir bahwa tiga hewan serta tiga manusia yang dia lihat itu sangat ingin untuk membuat kekacauan di kota Rehe itu.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2