
Dikota Yin, kini Bao Meng Ling, Feng Ya dan Chen Kaibo telah tiba. Mereka bertiga langsung menuju ke kediaman klan Chen.
Itu adalah arahan dari Chen Kaibo agar mereka berdua bisa menunggu dan bisa bertemu dengan Xue Zhao.
Karena saat ini, Bao Meng Ling sudah siap untuk bekerja sama dengan Xue Zhao agar bisa melawan Xue Yunlei, sehingga Chen Kaibo ingin mempertemukan mereka.
Sesampainya di kediaman klannya, Chen Kaibo segera mengantarkan mereka berdua ke paviliun yang disediakan untuk tamu mereka.
"Nona Bao Meng Ling dan juga senior Feng Ya, kalian berdua untuk sementara beristirahat dahulu disini hingga kalian berdua bisa bertemu dengan tuan muda Xue Zhao."
"Aku akan menyuruh beberapa pelayan untuk melayani kalian berdua."
"Kalian berdua tinggal menyebutkan saja apa yang kalian inginkan, pasti pelayan kami akan segera mengantarkannya."
"Terima kasih tuan muda Chen...maaf sudah merepotkan mu." Balas Bao Meng Ling.
"Sebentar lagi kita akan menjadi satu tim, jadi nona Bao dan senior Feng, tidak perlu merasa sungkan seperti itu kepada ku." Chen Kaibo menanggapi.
"Maafkan aku karena meninggalkan nona Bao dan senior Feng...sebab aku harus secepatnya memberitahukan hal ini kepada tuan muda Xue Zhao agar kalian bisa secepatnya bertemu."
"Itu benar, lebih cepat akan lebih baik." Balas Bao Meng Ling.
Chen Kaibo segera pergi meninggalkan mereka berdua dan langsung menyuruh beberapa pelayan untuk melayani kedua tamunya itu.
Setelah itu, Chen Kaibo segera pergi menuju ke balai kota Yin untuk menemui Xue Zhao dan akan menyampaikan jika Bao Meng Ling dan Feng Ya siap untuk bergabung dengan mereka.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Chen Kaibo untuk bisa tiba di depan pintu gerbang balai kota Yin.
Pemuda itu segera memasuki gerbang tersebut dan berjalan menuju ke salah satu bangunan yang ditempati oleh Xue Zhao.
"Sampaikan kepada tuan muda Xue Zhao, jika aku ingin bertemu dengannya." Ucap Chen Kaibo kepada seorang prajurit yang berjaga.
"Baik tuan muda Chen!" Balas prajurit itu dan segera memasuki ruangan dimana Xue Zhao berada.
"Hamba menghadap tuan muda!" Ucap prajurit itu.
"Biarkan dia masuk." Ucap Xue Zhao yang sudah mengetahui kedatangan Chen Kaibo.
"Baik tuan muda."
Prajurit itu pun segera keluar dan mempersilahkan Chen Kaibo untuk masuk.
Setelah masuk, Chen Kaibo pun langsung menyapa Xue Zhao dan menangkupkan kedua tangannya sebelum memberitahukan tujuan kedatangannya itu.
Setelah itu Chen Kaibo pun segera memberitahukan maksud kedatangannya itu kepada Xue Zhao.
"Jadi mereka berdua siap untuk bergabung dengan kita?"
"Iya tuan muda Xue."
__ADS_1
"Ini adalah sebuah kabar baik bagi kita, karena kekuatan kita semakin bertambah." Ucap Xue Zhao sambil tersenyum bahagia.
"Jadi kapan tuan muda Xue Zhao ingin bertemu dengan mereka?" Tanya Chen Kaibo.
"Saat ini juga aku ingin bertemu dengan mereka berdua...ayo kita pergi." Tutur Xue Zhao dan langsung bangkit dari tempat duduknya dan segera melangkah keluar dari ruangan itu diikuti oleh Chen Kaibo dari belakang.
Keduanya segera pergi ke kediaman klan Chen dan hanya dalam hitungan beberapa detik saja, mereka berdua telah tiba di tempat Bao Meng Ling dan Feng Ya tempati.
"Selamat datang tuan muda Chen, selamat datang tuan muda Xue...silahkan masuk!." Sambut pelayan di paviliun tempat Bao Meng Ling dan Feng Ya berada.
Keduanya pun segera masuk dan langsung disambut oleh tatapan yang tajam dari dua sosok yang berada di dalam ruangan itu.
"Tuan muda Xue, senang bisa bertemu lagi denganmu." Ucap Bao Meng Ling dan Feng Ya menyambut kedatangan Xue Zhao.
"Sepertinya sikap nona Bao, sudah tidak seperti sebelumnya...hal apa yang bisa membuat sikapmu berubah drastis seperti ini?" Tutur Xue Zhao menanggapi sikap Bao Meng Ling.
"Tuan muda Xue, maafkan atas sikapku sebelumnya yang tidak sopan kepadamu." Ucap Bao Meng Ling sambil menangkupkan kedua tangannya.
"Aku sangat tertarik dengan sikapmu itu, sebab tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa menunjukkan perubahan sikap dihadapanku."
"Apakah anda benar-benar ingin bekerja sama denganku?" Tanya Xue Zhao.
"Iya tuan muda Xue, aku sudah siap untuk bisa bekerja sama denganmu." Jawab Bao Meng Ling.
"Baiklah, jika demikian, apa yang akan aku peroleh sebagai imbalannya?" Tanya Xue Zhao lagi.
"Tuan muda Xue, saat ini aku sudah tidak memiliki hsl yang berharga untuk bisa diberikan kepadamu." Jawab Bao Meng Ling.
"Apa yang mereka berikan kepada tuan muda Xue Zhao?" Bao Meng Ling balik bertanya.
"Chen Kaibo, silahkan kau jelaskan kepada mereka berdua." Ujar Xue Zhao.
"Baik tuan muda Xue." Balas Chen Kaibo.
Pemuda itu pun segera memberitahukan dan menjelaskan kenapa Bao Meng Ling dan Feng Ya apa yang akan dilakukan oleh pendekar yang lain.
Setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Chen Kaibo, Bao Meng Ling pun angkat bicara.
"Tuan muda Xue, aku akan memberikan sebuah kemudahan kepada kalian agar bisa membunuh Xue Yunlei."
"Coba kau jelaskan!" Ucap Xue Zhao.
Bao Meng Ling pun segera memberitahukan kepada Xue Zhao kedekatannya dengan Xue Yunlei.
Kedekatan itulah yang akan dia manfaatkan untuk membuat Xue Yunlei berada dalam posisi yang tidak siap jika mendapatkan serangan dari musuhnya.
"Hmmmphh...apakah kau bisa menjamin hal itu?" Tanya Xue Zhao.
"Iya, aku bisa menjaminnya." Jawab Bao Meng Ling untuk meyakinkan Xue Zhao.
__ADS_1
"Tetapi sebelum aku melakukan hal itu, terlebih dahulu aku ingin mempelajari teknik tingkat dewa yang tuan muda Xue miliki." Lanjut Bao Meng Ling.
"Ha...ha...ha...ha...ha...sepertinya kau masih tetap pada pendirianmu yang ingin membunuh Xue Yunlei dengan tanganmu sendiri...sungguh sangat menarik." Ujar Xue Zhao.
"Baiklah, aku akan memberikan teknik tingkat dewa kepadamu agar bisa membunuh Xue Yunlei dengan mudah."
"Yang terpenting untuk aku itu adalah secepatnya Xue Yunlei bisa terbunuh oleh siapapun." Tutup Xue Zhao.
"Se dendam itukah dirimu terhadap Xue Yunlei?" Tanya Bao Meng Ling.
"Iya, kenapa? Apakah ada yang salah denganku?" Balas Xue Zhao.
"Menurutku, dari namamu saja, sepertinya kau berasal dari klan yang sama dengan Xue Yunlei, apa benar begitu?" Lanjut Bao Meng Ling.
"Iya itu benar, tetapi bukan hanya satu klan dengannya saja, melainkan dia adalah sepupuku." Terang Xue Zhao.
"Apa alasannya sehingga kau begitu dendam terhadapnya?" Bao Meng Ling kembali berkata.
"Aku merasa dendam terhadapnya, karena sejak kecil kami selalu menganggapnya sebagai sampah di klan kami, dan diriku adalah sosok yang paling jenius serta selalu di puji oleh siapa pun yang ada di kota Yin ini."
"Tetapi beberapa tahun kemudian, aku tidak tahu dari mana asalnya, sehingga tiba-tiba dia jauh lebih hebat dari ku."
"Tidak itu saja, melainkan sahabatnya juga yang belum lama telah terbunuh itu, dahulunya adalah seorang sampah, namun karena mendapatkan petunjuk darinya, sehingga dia dianggap lebih jrnius dariku."
"Sejak saat itu, aku selalu merasa tersisi dan seperti tidak dianggap oleh siapapun. Sedangkan Xue Yunlei dan sahabatnya itu, sering dipuji di seluruh wilayah negara Xin ini."
"Itulah alasannya mengapa aku sangat membenci Xue Yunlei dan ingin dirinya lenyap dari muka bumi ini." Tutup Xue Zhao.
"Hmmmphh...sepertinya ada yang lebih menderita dariku." Ucap Bao Meng Ling menanggapi cerita Xue Zhao.
"Pantas saja kau secara diam-diam ingin untuk melenyapkannya, ternyata karena dia adalah sepupumu sendiri." Lanjut Bao Meng Ling.
"Baiklah, serahkan saja padaku, aku akan mewujudkan keinginan mu itu untuk melenyapkannya dari muka bumi ini." Tutup Bao Meng Ling.
"Baiklah, jika kau merasa yakin seperti itu, aku akan mempercayakan hal itu kepadamu saja." Tutur Xue Zhao.
"Tuan muda Xue Zhao jangan ragu denganku, hal itu karena aku memang sangat dekat dengannya." Balas Bao Meng Ling dengan rasa percaya diri yang tinggi.
"Nona Bao, sepertinya kita harus membereskan terlebih dahulu masalah yang telah kita ciptakan di kota Chingli." Sela Feng Ya.
"Memangnya kenapa? Jika kita tidak menyelesaikan masalah itu?" Tanya Bao Meng Ling.
"Karena jika masalah itu sudah sampai ke telinga Xue Yunlei, pasti kau tidak bisa mendekatinya." Jawab Feng Ya.
"Benar apa yang dikatakan oleh senior Feng, kita harus menyelesaikan masalah di kota Chingli." Sambung Chen Kaibo.
"Sebenarnya apa yang telah terjadi di kota Chingli?" Tanya Xue Zhao penasaran.
Chen Kaibo pun segera memberitahukan kepada Xue Zhao apa yang telah terjadi di kota Chingli.
__ADS_1
~Bersambung~