PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 60. Kematian Xiangwei


__ADS_3

Naga logam api milik Xue Yunlei terus menghancurkan pilar-pilar yang diciptakan oleh para tetua yang kini telah melarikan diri.


Amukan Sang naga logam sempat menerjang dua orang tetua yang hendak melarikan diri.


Tubuh kedua pria paruh baya itu langsung terhempas dan tergeletak ditanah dengan darah segar mulai keluar dari mulut mereka berdua.


Kedua pria tua itu tidak bisa lagi untuk bangkit berdiri.


Beberapa tetua yang ingin kembali untuk membantu dua rekan mereka segera dicegah oleh tetua Agung.


"Jangan pergi untuk menyelamatkan mereka, sebab saat ini kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi, jika kalian kembali, itu hanya akan membuat bertambahnya jatuh korban dipihak kita". Kata - kata tetua Agung.


Beberapa tetua yang berniat untuk kembali langsung mengurungkan niat mereka dan melanjutkan pelarian mereka.


Naga logam api segera mengejar mereka dengan beringas.


Xiangwei yang melihat tindakan Xue Yunlei itu segera menyuruh untuk menghentikan tindakan tersebut.


"Tidak perlu kamu mengejar mereka, lebih baik secepatnya kita pergi dari sini, sebab jika kekuatan kita telah habis itu akan membuat kita dalam bahaya". Tutur Xiangwei.


Xue Yunlei yang mendengar apa yang dikatakan oleh Xiangwei segera mengurungkan niatnya dan menarik kembali energi qi miliknya yang berbentuk naga logam api.


Setelah Xue Yunlei selesai menarik naga logam api, Xiangwei segera merangkul tubuh Xue Yunlei dan membawa pergi dari tempat itu.


Keduanya pun kini dengan cepat telah berpindah tempat puluhan kilo meter dari tempat pertempuran.


Setelah sampai, tubuh Xiangwei segera terjatuh ke tanah, batu roh milik Xiangwei mulai memancarkan cahaya keemasan namun perlahan mulai meredup.


Xue Yunlei yang melihat hal itu mulai menyadari apa yang akan menimpa Xiangwei.


"Tidak! Tidak! Jangan tinggalkan aku, kamu tidak boleh mati, kamu harus tetap bersama denganKu". Jeritan Xue Yunlei sambil memeluk tubuh Xiangwei yang saat itu sedang sekarat.


" Tuan, aku sangat ingin untuk bisa terus bersama-sama dengan tuan kemana pun tuan akan pergi ".


" Tetapi aku tidak menyangka secepat ini kita akan berpisah ".


" Terima kasih karena selama ini tuan selalu baik kepadaku dan juga selalu baik kepada Huaxianzi, semoga dikehidupan mendatang, kita masih bisa dipertemukan lagi ".


" Jangan berkata seperti itu, aku akan berusaha untuk menyembuhkan dirimu".


"Cepat gunakan teknik yang pernah kamu gunakan saat di padang gurun".

__ADS_1


" Tuan, tidak ada cara lagi untuk bisa menyembuhkan diriku ini, ambillah cincin penyimpanan ini, semoga bisa bermanfaat untuk meningkatkan basis kultivasi tuan ".


" Didalam cincin ini jika tuan menginginkannya, ada satu pedang pusaka tingkat lagit".


"Tuan, cepat lakukan kontrak darah dengan cincin ini sebelum aku mati, agar cincin ini bisa menjadi milik tuan". Tutup Xiangwei penuh harap.


Xue Yunlei segera melakukan apa yang diminta oleh Xiangwei, yaitu melakukan kontrak darah dengan cincin yang Xiangwei berikan.


" Terima kasih tuan untuk segalanya yang pernah aku rasakan selama bersama dengan tuan".


"Matipun aku tidak merasa menyesal, karena bisa menyelamatkan tuan dari bahaya".


Hati, pikiran serta perasaan Xue Yunlei mulai terguncang menyaksikan sosok yang selalu bersama dengannya akan meninggalkan dunia fana.


Sedangkan energi yang dimiliki oleh Xue Yunlei kini perlahan mulai meredup juga.


Sesaat kemudian tubuh Xue Yunlei langsung terjatuh tidak sadarkan diri bersamaan dengan menghilangnya tubuh Xiangwei.


Pendekar muda itu tidak sadarkan diri selama satu hari hingga pada akhirnya seseorang yang sedang berburu binatang buas dihutan itu menemukan tubuh Xue Yunlei yang masih tidak sadarkan diri.


Pria yang berusia 40-an tahun itu segera memeriksa kondisi Xue Yunlei dan mengetahui bahwa pemuda itu masih hidup.


Pria itu pun segera membawanya pulang untuk bisa menyelamatkan nyawa Xue Yunlei.


Basis kultivasi Xue Yunlei kini tidak bisa dilihat oleh seorang pendekar, sebab seluruh energi qi miliknya telah terkuras habis karena telah menggunakan teknik tingkat dewa yang dia miliki.


Sesampainya di desa, pria itu segera pergi ke salah satu kediaman sosok yang dianggapnya bisa untuk menyelamatkan Xue Yunlei.


Sosok itu adalah seorang pendekar petapa tingkat puncak yang juga adalah sebagai kepala suku didesa itu.


"Ketua, tolong selamatkan pemuda ini". Ujar pria itu setelah memasuki kediaman Sang kepala suku.


" Tuan Tang Hao, siapa pemuda ini? Dari mana asalnya? ". Tanya kepala suku penasaran.


" Ketua, aku menemukannya ditengah hutan saat aku sedang berburu, aku juga tidak tahu siapa dan berasal dari mana pemuda ini ". Jawab Tang Hao.


" Bagaimana jika dia adalah orang jahat? Itu bisa memberikan dampak buruk bagi desa kita ini saat dia sembuh nanti ". Ujar sang kepala suku dengan nada suara yang merasa khawatir.


" Aku yakin pendekar muda ini adalah orang baik, sehingga kita harus menolongnya ". Balas Tang Hao merasa yakin.


" Baiklah, aku akan membantunya untuk menyembuhkan luka yang dia derita ". Ucap kepala suku yang kemudian memeriksa luka Xue Yunlei.

__ADS_1


Mata pria tua itu langsung terbelalak karena merasa tidak percaya dengan apa yang dia temukan.


Melihat reaksi kepala suku yang seperti terkejut membuat Tang Hao merasa penasaran.


Pria yang menolong Xue Yunlei itu segera melontarkan pertanyaan kepada kepala suku.


" Ada apa Ketua? Apa yang terjadi? Apakah ada hal yang mencurigakan? ". Pertanyaan yang keluar dari mulut Tang Hao.


" Tuan Tang Hao, sepertinya pemuda ini bukanlah sosok yang sederhana, sebab diusianya yang masih memiliki usia tulang 17 tahun tetapi ketiga ruang dantian miliknya telah terbuka ".


" Dan hal itu menandakan bahwa pemuda ini telah memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar langit ". Kepala suku menjelaskan.


" Apa? Seorang pendekar langit? Mana mungkin ada seorang pemuda yang bisa menerobos menjadi pendekar langit di daratan wilayah negara Xin ini, itu sangat mustahil ". Gumam Tang Hao merasa tidak percaya.


" Aku juga tidak akan percaya jika aku tidak memeriksanya sendiri ".


" Tetapi ada yang aneh, sebab ketiga ruang dantian miliknya satu pun diantaranya sedikitpun tidak ada energi qi yang tersisa, apakah memang tubuhnya ini memang begitu istimewa, atau memang dia telah menjadi seorang pendekar langit ". Ujar kepala suku.


" Bagaimana jika Ketua menyembuhkan dia terlebih dahulu agar setelah dia sadar, kita bisa bertanya langsung kepadanya". Usul Tang Hao.


"Baiklah, aku akan mencoba untuk menolongnya". Balas kepala suku menanggapi usulan Tang Hao.


Pria tua itu segera menyalurkan sedikit energi qi yang dia miliki kedalam tubuh Xue Yunlei.


Pria tua itu menyalurkan sedikit energi qi di setiap ruang dantian milik Xue Yunlei agar pendekar muda itu bisa sadarkan diri.


Dan benar saja, tidak lama kemudian akhirnya Xue Yunlei perlahan mulai bergerak.


Namun karena kepala suku hanyalah seorang pendekar petapa, sehingga energi qi yang dia miliki tidak bisa sepenuhnya segera memulihkan Xue Yunlei.


Pria tua itu segera menghentikan tindakannya untuk menyalurkan energi qi miliknya ketubuh Xue Yunlei.


Sehingga saat itu, Xue Yunlei belum bisa sepenuhnya siuman, akan tetapi nyawanya sudah tertolong.


"Tuan Tang Hao, aku tidak bisa membuat dirinya sepenuhnya siuman, akan tetapi nyawa pemuda ini telah melewati masa kritis".


" Bawalah kerumah tuan Tang Hao, serta rawatlah dia, beberapa hari kedepan dia pasti akan sepenuhnya siuman". Terang kepala suku.


"Terima kasih Ketua karena telah menyelamatkan pemuda ini".


" Kalau begitu, aku pamit undur diri ". Tutup Tang Hao meninggalkan tempat itu sambil membawa tubuh Xue Yunlei.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2