
Xue Yunlei dan Bao Meng Ling akhirnya tiba di salah satu kota.
Saat hendak memasuki kota tersebut, keduanya langsung di kepung oleh puluhan prajurit.
"Tangkap mereka berdua! ".
"Jangan biarkan mereka berdua lolos".
Komandan pasukan penjagaan kota Yungho berteriak memberikan perintah kepada puluhan prajurit untuk menangkap Xue Yunlei dan Bao Meng Ling.
" Mengapa kalian ingin menangkap kami? Apakah aku telah membuat kesalahan bagi kalian!? ". Tanya Xue Yunlei dengan merasa heran.
" Kamu adalah orang yang selalu diburu oleh penguasa kota Yin, jadi kami akan menangkapmu untuk diserahkan kepada tuan Chen Kangjian untuk diadili ". Jawab komandan pasukan.
" Ha...ha...ha...ha...ha, apakah aku terlihat seperti orang yang kalian cari? ".
Mendengar jawaban komandan pasukan, Xue Yunlei hanya tertawa dan kembali bertanya lagi.
" Iya! Karena ciri - ciri yang disampaikan oleh penguasa kota Yin, tuan Chen Kangjian, sama persis dengan penampilanmu, jadi pasti aku tidak salah orang ". Menjawab pertanyaan Xue Yunlei.
" Sebenarnya aku itu tidak pernah menyinggung orang lain, akan tetapi jika hidupku selalu disinggung seperti ini, aku pasti akan membuat orang itu tidak memiliki waktu untuk bisa menyesalinya ".
" Dan jika kalian ingin untuk menangkap ku, silahkan kalian lakukan".
"Tetapi yang kalian harus ingat, bahwa aku tidak akan segan - segan untuk melukai kalian dan hal yang lebih buruk lagi bisa membunuh kalian". Ucap Xue Yunlei dengan serius.
" Jika dengan kemampuanmu seperti itu, apakah kau yakin mampu untuk melukai kami!? ". Balas sang komandan pasukan dengan penuh percaya diri.
Memang Xue Yunlei telah menekan kembali kultivasinya, sehingga sang komandan pasukan hanya bisa melihat ada dua sosok pendekar master didepannya.
Itulah mengapa komandan pasukan itu begitu yakin untuk bisa menangkap Xue Yunlei dan Bao Meng Ling.
" Aku tidak berniat untuk melukai kalian, jadi aku harap tidak seharusnya kita saling bersinggungan ". Balas Xue Yunlei lagi dengan nada suara yang datar.
" Tidak perlu mendengarkannya, serang dan tangkap mereka berdua! ". Teriak sang komandan pasukan memberikan perintah.
Puluhan prajurit segera membentuk formasi untuk melumpuhkan Xue Yunlei dan Bao Meng Ling dengan tombak yang mereka miliki.
Tombak para prajurit telah dihunuskan, sedangkan tameng ditangan yang satunya lagi siap untuk membendung serangan dua sosok yang mereka kepung.
Formasi para prajurit itu membentuk lingkaran berlapis tiga dan mulai bergerak maju untuk mengunci pergerakan Xue Yunlei dan Bao Meng Ling.
"Untuk terakhir kalinya aku memberikan peringatan kepada kalian agar tidak menjadi korban sia - sia".
" Jika tidak mendengarkanku, aku akan membuat kalian menyesal karena telah menggangguku". Ujar Xue Yunlei memberikan penekanan serta ancaman.
Pemuda itu kini sudah siap untuk melepaskan energi qi miliknya.
__ADS_1
Puluhan prajurit yang mengepung mereka berdua segera melancarkan serangan dengan tombak panjang yang mereka miliki.
"Aku sudah mengingatkan, tetapi kalian benar-benar keras kepala, jadi rasakan ini". Ujar Xue Yunlei yang langsung melepaskan serangan ke arah puluhan prajurit yang mengepungnya.
Blaaaarrrr
Bunyi ledakan terjadi saat serangan energi qi milik Xue Yunlei menghantam tameng para prajurit.
Para prajurit yang berada di barisan formasi pertama langsung terhempas ke segala arah.
Dari lima belas orang prajurit yang terhempas ke belakang langsung menerjang rekan mereka yang berada di belakang.
Sepuluh diantara lima belas prajurit kini sudah terkapar karena telah kehilangan nyawa mereka.
Sedangkan lima prajurit lainnya, kini sudah terluka parah dan sudah tidak bisa berdiri lagi.
Melihat formasi pertama dengan mudah dihancurkan, membuat sang komandan pasukan menjadi takut dengan kemampuan yang dimiliki oleh sosok bertopeng tersebut.
"Mengapa dia bisa sekuat itu? Bukannya tuan Chen Kangjian bilang sosok ini hanya memiliki basis kultivasi ditingkat pendekar master tingkat puncak atau setidaknya sudah menjadi pendekar raja!? ".
" Tetapi bagaimana mungkin seorang pendekar raja mampu membuat formasi pertama hancur hanya dalam satu kali serangan saja!? ".
" Apakah kami telah ditipu!? ".
Sang komandan pasukan merasa sangat terkejut dengan kemampuan Xue Yunlei.
Pemandangan itu membuat puluhan prajurit yang tersisa merasa sangat ketakutan, sebab mereka sudah bisa mengetahui kekuatan lawan mereka tersebut jauh berada diatas mereka.
"Formasi pelindung! ". Teriak sang komandan pasukan.
Puluhan prajurit yang tersisa segera melakukan apa yang pemimpin mereka perintahkan.
Xue Yunlei dengan cepat dalam satu kali putaran secara horizontal melancarkan serangan pedang energi miliknya menebas ke tameng yang telah diselimuti oleh energi qi milik para prajurit.
Booommm
Blaaaarrrr
Ledakan yang terjadi saat serangan pedang energi miliknya menerjang ke formasi para prajurit dan langsung menghancurkannya.
Kini belasan prajurit yang mengepung Xue Yunlei terhempas jauh dari tempat dimana mereka awalnya berdiri.
Sang komandan pasukan merasakan penyesalan yang besar karena sudah terlanjur membuat Xue Yunlei merasa tersinggung dan marah.
Tatapan sosok bertopeng itu menjadi semakin tajam dan kembali siap untuk menyerang belasan prajurit yang masih tersisa.
Saat Xue Yunlei hendak memberikan serangan susulan, tindakannya tersebut langsung di hentikan oleh seorang pria yang baru saja tiba bersama dengan dua sosok pria paruh baya.
__ADS_1
"Tuan Pendekar, tolong ampuni mereka". Kata - kata yang membuat Xue Yunlei menghentikan niatnya untuk melepaskan serangan ke arah para prajurit yang tersisa.
" Apakah anda penguasa kota ini? ". Tanya Xue Yunlei.
" Iya, akulah penguasa kota Yungho ini ". Jawab sosok yang baru saja tiba tersebut.
" Tuan Pendekar, mohon ampuni nyawa mereka! Dan sebagai bayaran atas kesalahan yang mereka lakukan, aku mengundang tuan pendekar untuk merasakan teh dan arak terbaik di kota Yungho ini ".
" Bagaimana tuan pendekar!? ". Tutup pria tua tersebut dengan sebuah pertanyaan.
Bao Meng Ling yang melihat sikap pria tua itu segera mendekati Xue Yunlei dan berbisik.
" Kamu jangan mudah percaya kepadanya, sebab pria tua itu terlihat sangat licik". Ucap gadis itu penuh keyakinan.
"Bagaimana jika kita menguji selicik apa dirinya!?". Balas Xue Yunlei dengan balik berbisik kepada Bao Meng Ling.
" Lebih baik kita pergi saja dari kota ini agar bisa menghindari jatuhnya korban yang tidak bersalah lagi ". Bao Meng Ling kembali mengingatkan.
" Tidak, aku tidak akan pergi, karena aku memiliki rencana yang lain untuk kota ini". Balas Xue Yunlei menanggapi ucapan gadis disampingnya.
"Karena gadis ini juga telah bermohon kepadaku untuk mengampuni nyawa mereka, sehingga aku akan mengampuni nyawa mereka dan akan menerima tawaran anda". Ucap Xue Yunlei dengan santai.
" Terima kasih atas kebesaran hati tuan pendekar serta kemurahan hati nona, pria tua ini akan selalu mengingat kebaikan tuan pendekar dan nona hari ini ". Ucap penguasa kota Yungho sambil memberikan sikap hormat.
" Kalian semua bubar dan bersihkan kekacauan yang telah kalian buat ini". Lanjut penguasa kota Yungho.
"Mari tuan pendekar, silahkan mengikuti kami ke kediaman ku yang sangat sederhana". Ucap penguasa kota Yungho merendah.
Xue Yunlei bersama Bao Meng Ling segera mengikuti ketiga pria tua itu dan naik di kereta kuda bersama dengan penguasa kota Yungho.
Saat mereka bertiga sudah duduk bersama didalam kereta kuda tersebut dan bergerak memasuki kota Yungho, asap perlahan mulai mengisi ruang didalam kereta kuda yang mereka naiki.
Xue Yunlei segera mengetahui bahwa asap tersebut bisa membuat orang yang menghirupnya dalam sekejab langsung tidak sadarkan diri.
Saat Bao Meng Ling menghirup asap tersebut, gadis itu dengan cepat langsung tertidur.
Tangan Xue Yunlei dengan cepat merangkul tubuh gadis itu agar tidak terjatuh serta segera menciptakan formasi pelindung untuk melindungi tubuh Bao Meng Ling.
Setelah merasa bahwa Bao Meng Ling sudah aman dari tindakan yang akan dia lakukan, pemuda itu langsung mengeluarkan aura intimidasi yang kuat sambil berkata.
"Ternyata apa yang dikatakan oleh gadis ini benar adanya".
" Dan aku sangat mempercayai perkataannya itu, dan ingin membuktikan selicik apa dirimu ". Ucap Xue Yunlei dengan santainya sambil tersenyum.
" Ha...ha...ha...ha...ha, sepertinya kamu belum menyadari jika asap ini bisa membuat seorang pendekar langit sekalipun meski bisa bertahan, namun tidak akan bisa menggunakan kemampuan mereka untuk sebulan lamanya ". Tutur pria tua itu penuh dengan keyakinan.
~Bersambung~
__ADS_1