PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 303. Zhuan Zhu Menjadi Pemimpin


__ADS_3

Xue Yunlei dan Zhuan Zhu kini telah tiba di langit desa Tiejia dan segera menuju ke tempat dimana paviliun Tiejia berada.


Tetapi keduanya tidak masuk melalui gerbang utama yang biasanya dilalui oleh setiap anggota Organisasi Awan Merah.


Anggota Organisasi Awan Merah yang melihat kehadiran keduanya di alun-alun paviliun Tiejia merasa sangat terkejut dan segera mengepung untuk menyerang Xue Yunlei dan Zhuan Zhu.


Saat mereka melihat pakaian yang digunakan oleh Xue Yunlei, mereka langsung bisa mengenalinya.


"Hormat kepada Ketua! Mohon maaf atas kelancangan kami!" Ucap seorang pendekar yang bisa mengenali Xue Yunlei dan langsung diikuti oleh yang lainnya.


"Sudahlah, sebaiknya kalian segera kembali melanjutkan aktivitas kalian" Ucap Xue Yunlei menanggapi perkataan mereka.


"Apakah Wakil Ketua Duan Xingyu sedang berada ditempatnya?" Lanjut Xue Yunlei bertanya.


"Iya Ketua, Wakil Ketua Duan sedang berada di ruang kerjanya." Jawab seorang anggota senior.


"Terima kasih atas informasinya, silahkan lanjutkan aktivitas kalian." Balas Xue Yunlei.


"Baik Ketua!" Ucap mereka serentak.


"Senior Zhuan, ayo kita pergi." Ajak Xue Yunlei dan segera melangkahkan kakinya untuk menuju ke tempat dimana Duan Xingyu berada.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi keduanya untuk tiba di sebuah bangunan yang ditempati oleh Duan Xingyu.


"Hormat kepada Ketua!"


"Hormat kepada senior!"


Ucap seorang pendekar yang berjaga menyambut kedatangan Xue Yunlei dan Zhuan Zhu.


"Mari Ketua, silahkan masuk." Lanjut pendekar itu dan langsung mengantarkan Xue Yunlei memasuki bangunan tersebut.


Duan Xingyu yang saat itu sedang duduk di meja kerjanya merasa terkejut melihat kedatangan Xue Yunlei dan langsung berdiri.


"Duan Xingyu memberi hormat kepada Ketua!" Sambutnya.


"Sepertinya ada hal penting yang membuat Ketua sehingga langsung datang menemuiku... Jika aku boleh tahu, hal penting apa itu!?" Lanjut Duan Xingyu.


"Wakil Ketua Duan, silahkan duduk!"


"Kenalkan, ini senior Zhuan Zhu."


"Aku Zhuan Zhu! Senang bisa bertemu dengan Wakil Ketua Duan!" Ucapnya memperkenalkan dirinya.


"Aku Duan Xingyu! Senang juga bisa bertemu dengan senior Zhuan Zhu." Balasnya menanggapi Zhuan Zhu.


"Wakil Ketua Duan, memang kedatangan ku kali ini hanyalah untuk memberitahukan kepada mu, jika kedepannya senior Zhuan Zhu yang akan memimpin Organisasi Awan Merah ini."


"Itu karena, basis kultivasi senior Zhuan Zhu, jauh diatas basis kultivasi kalian, sehingga dia bisa untuk melindungi kalian semua dari pihak manapun."

__ADS_1


"Aku juga berharap kalian bisa menghormatinya seperti kalian menghormati diriku, sebab dia adalah sosok yang sudah sering menghadapi pertarungan hidup dan mati bersamaku."


"Dan didalam menjalankan tugasnya, aku juga berharap kau bersama petinggi yang lain dapat membantunya jika ada hal yang tidak dia ketahui."


"Hal itu karena, aku akan pergi selama beberapa waktu yang tidak bisa aku tentukan kapan untuk bisa kembali."


"Sebenarnya Ketua akan pergi kemana? Apakah ada urusan penting yang ingin Ketua selesaikan?" Sela Duan Xingyu bertanya kepada Xue Yunlei.


"Memang ada hal penting yang ingin aku selesaikan, dan itu tidak membutuhkan bantuan dari orang lain."


"Dan jika aku telah menyelesaikannya, aku pasti akan kembali, sebab hal yang selanjutnya akan aku lakukan, sangat membutuhkan bantuan dari beberapa sosok yang bisa melindungiku."


Xue Yunlei pun mengajak Duan Xingyu untuk pergi ke aula utama paviliun Tiejia dan juga menyuruh anggota Organisasi Awan Merah untuk memanggil para petinggi agar berkumpul di aula utama.


Setelah semuanya terkumpul, Xue Yunlei pun segera angkat bicara.


"Senior Zhuan, silahkan perkenalkan namamu."


Zhuan Zhu pun segera berdiri dan memperkenalkan dirinya.


"Aku Zhuan Zhu, yang juga sering disebut sebagai Dewa Penyamaran oleh para pendekar yang sejaman denganku."


Ruangan aula utama itu langsung berdengung setelah Zhuan Zhu memperkenalkan dirinya.


"Bukankah dia adalah salah satu pendekar dewa di wilayah negara Xin yang terkenal itu?"


"Aku tidak menyangka bisa bertemu dengan salah satu pendekar terkenal dan terkuat di wilayah negara Xin ini."


Semua pendekar yang berkumpul sangat senang karena bisa bertemu dengan Zhuan Zhu yang sudah dianggap sebagai legeda itu.


"Semua tenang, sebab ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepada kalian." Ucap Xue Yunlei.


Ruangan itu pun segera tenang kembali setelah mendengar perkataan Xue Yunlei.


"Saat ini aku akan mengumumkan kepada kalian jika senior Zhuan Zhu akan memimpin kalian mulai hari ini."


Xue Yunlei pun kembali menyampaikan apa yang pernah dia sampaikan kepada Duan Xingyu.


Semua yang hadir di tempat itu langsung berbisik satu dengan yang lain sehingga kembali membuat ruangan itu berdengung lagi.


"Bagaimana? Apakah ada salah satu diantara kalian yang ingin mengemukakan sebuah saran untuk apa yang baru aku sampaikan itu?" Tanya Xue Yunlei.


Tidak ada yang menjawab pertanyaan Xue Yunlei, mereka hanya menanggapinya dengan sikap diam.


"Baiklah, itu berarti kalian sudah menyetujuinya, sehingga tidak ada lagi yang ingin aku sampaikan."


"Aku tidak ingin berlama-lama lagi disini, sebab aku harus kembali ke kota Yin sebelum melakukan apa yang ingin aku capai."


Setelah berkata, Xue Yunlei pun segera berpamitan dengan seluruh anggota Organisasi Awan Merah yang ada di tempat itu.

__ADS_1


Mereka pun mengantarkannya sampai ke alun-alun paviliun Tiejia sampai Xue Yunlei menghilang dari pandangan mata mereka.


***


Beberapa saat kemudian, akhirnya Xue Yunlei pun tiba di gerbang kota Yin.


Pemuda itu pun segera mengantri agar bisa memasuki kota tersebut.


Namun pakaiannya sangat menyolok, sehingga seorang prajurit langsung bisa mengenalinya.


"Sepertinya itu adalah tuan muda Xue Yunlei, cepat sambut dan layani dia." Ucap seorang prajurit kepada rekannya.


Komandan pasukan yang mendengar perkataan salah satu bawahannya langsung menatap ke arah sosok yang dimaksudkan.


"Ayo kita sambut tuan muda Xue Yunlei." Ucap sang komandan pasukan memberi perintah.


Mereka semua segera pergi mendekati Xue Yunlei dan langsung memberi hormat untuk menyambutnya.


Orang-orang yang saat itu sedang mengantri langsung terkejut setelah mengetahui jika pemuda yang berdiri di antara mereka itu adalah jenius muda yang sangat terkenal serta sangat ditakuti di seluruh wilayah negara Xin itu.


"Tuan muda Xue Yunlei, silahkan masuk!" Lanjut sang komandan mempersilahkan Xue Yunlei untuk memasuki kota Yin.


"Aku harap kalian tidak melakukan hal yang berlebihan agar tidak menjadi pusat perhatian semua penduduk kota Yin, sebab kedatangan ku ini hanya sebentar saja." Ucap Xue Yunlei mengingatkan.


Xue Yunlei pun segera memasuki kota Yin namun tidak terlihat ada prajurit yang pergi bersamanya, sehingga hanya orang-orang yang mengetahui dirinya yang bisa mengenalinya saat itu.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Xue Yunlei untuk bisa tiba di wilayah kediaman klan Shang.


Melihat Xue Yunlei, kedua penjaga pintu gerbang langsung bisa mengenalinya.


"Hormat kepada tuan muda Xue Yunlei, selamat datang di kediaman keluarga Shang!"


"Apakah ada hal yang bisa kami bantu?" Tanya salah satu penjaga.


"Antarkan aku ke kediaman nona Shang Mingmei." Jawab Xue Yunlei dan langsung meminta mereka untuk mengantarkannya.


"Baiklah, dengan senang hati aku akan mengantarkan tuan muda ke kediaman nona Shang Mingmei." Balas penjaga itu dan langsung berjalan menuntun Xue Yunlei.


Sesampainya di kediaman Shang Mingmei, seorang pelayan wanita langsung bergegas masuk untuk memberitahukan hal itu kepada Shang Mingmei.


"Nona, tuan muda Xue Yunlei datang kesini, sepertinya dia ingin menemui dirimu." Ucap pelayan itu.


"Apa katamu? Tuan muda Xue Yunlei datang kesini? Apakah kau tidak sedang menggodaku?" Shang Mingmei menanggapi.


"Itu benar nona, aku tidak sedang menggodamu." Jawab pelayan itu sambil menatap serius kearah Shang Mingmei.


Shang Mingmei yang selama ini terlihat murung dan tidak bersemangat, setelah mengetahui bahwa Xue Yunlei datang ke kediamannya langsung berubah 180 derajat.


Shang Mingmei segera berdiri dan bergegas untuk menyambut kedatangan Xue Yunlei dengan hati yang berbunga-bunga.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2