
Xu Lim segera memberikan ramuan untuk membantu menetralisir pengaruh racun ramuan pembersih ingatan.
Kini keadaan Xue Yunlei sudah tenang, sakit yang dia rasakan kini telah menghilang, namun gambaran ingatannya bersama dengan Xiangwei masih terus mengisi pikirannya.
Keringat sebesar biji jagung mulai menghiasi wajah Xue Yunlei, yang membuat semua orang yang berada di tempat itu menjadi waspada dengan situasi tersebut.
"Tuan Cong, sepertinya kita harus memindahkan tubuh pemuda ini untuk dibaringkan dihalaman depan". Ucap Xu Lim.
" Mengapa kita harus memindahkan tubuhnya?". Tanya Cang Cong merasa heran.
"Kita harus memindahkan tubuhnya karena aku merasakan energi yang ada didalam tubuhnya kini mulai bergejolak, aku takut jika energi tersebut akan meledak keluar dari tubuhnya sehingga bisa menghancurkan ruangan ini". Tutur Xu Lim menjelaskan.
" Baiklah, ayo kita pindahkan tubuhnya ". Ajak Cang Cong kepada yang lain.
" Huh, dalam keadaan sekarat saja sudah membuat kami repot, apalagi jika sudah pulih nanti, pasti hidupku akan semakin dipersulit lagi". Cang Hai mengumpat dalam hatinya.
Mereka pun akhirnya telah memindahkan tubuh Xue Yunlei dan dibaringkan di sebuah dipan yang telah diletakkan di halaman balai pengobatan.
Dan benar saja, setelah sesaat kemudian, energi besar yang berasal dari dalam tubuh Xue Yunlei kini mulai merembes keluar dan menghasilkan suatu ledakan yang sangat kuat.
Dipan yang dibaringkan tubuhnya kini sudah hancur berkeping-keping dan juga menciptakan sebuah lubang dipermukaan tanah.
Cang Hai yang melihat kejadian itu sangat terkejut dengan tubuh yang menggigil karena merasa takut.
"Ternyata dugaan tetua Xu Lim benar adanya, jika kita tidak memindahkan tubuhnya, sudah bisa dipastikan ruang perawatan itu akan hancur akibat ledakan energi qi miliknya". Tutur Cang Cong.
" Mari kita periksa kondisi tubuhnya ". Ajak Xu Lim sambil mendekati tubuh Xue Yunlei yang masih tetap dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Mereka pun segera mendekati tubuh pemuda itu dengan penuh tanda tanya.
Xu Lim pun segera memeriksa denyut nadi serta kondisi kesehatan Xue Yunlei.
Senyuman pun kini terlihat di wajah pria tua itu yang disertai dengan anggukan kepala menanggapi kondisi kesehatan Xue Yunlei.
"Tetua Lim, bagaimana keadaannya? ". Tanya Cang Cong penasaran.
" Kini kondisi kesehatannya telah membaik, tidak hanya itu saja, pengaruh racun ramuan pembersih ingatan sudah tidak terdeteksi lagi di dalam tubuhnya ". Jawab Xu Lim jujur sambil tersenyum dan menepuk pundak Cang Cong.
" Ayo kita angkat tubuhnya dan pindahkan kembali ke dalam ruang perawatan ". Ucap Xu Lim.
" Apakah dia tidak akan bereaksi kembali? ". Tanya Cang Cong.
__ADS_1
" Tidak tuan Cong, anda tidak perlu khawatir lagi". Jawab Xu Lim sambil tersenyum.
***
Di desa dimana Tang Rong berada, terlihat gadis itu terus larut dalam kesedihan karena kehilangan sosok yang dia sayangi.
Lao Wu yang mencurigai cucunya Lao San menginterogasi pemuda itu dan terus menanyakan tentang keberadaan Xue Yunlei.
"Kakek, aku ini adalah cucu kakek, mengapa lebih mementingkan pemuda idiot itu? ". Ujar Lao San yang terus menentang kakeknya.
" Pemuda itu tidak bersalah, sehingga kamu tidak perlu melakukan hal yang buruk kepadanya, karena perbuatanmu itu bisa mendatangkan masalah yang serius bagi desa kita ini ". Lao Wu mencoba menasihati cucunya.
" Masalah apa yang akan didatangkan oleh orang idiot seperti dirinya itu? Kakek tidak perlu terlalu takut, kakek itu adalah seorang pendekar langit, untuk apa merasa takut dengannya!? ". Ujar Lao San balik menasihati kakeknya.
" Hentikan bualanmu itu! Kamu pikir kekuatanku ini adalah kekuatan tertinggi di dunia persilatan ini? Hanya karena hasratmu itu sehingga kamu ingin mengorbankan seluruh penduduk desa ini!? ". Bentak Lao Wu karena merasa sangat murka dengan kenaifan cucunya.
" Cepat katakan, apa yang kamu lakukan terhadap pemuda itu? ". Tanya Lao Wu dengan memasang wajah yang sangat bengis.
Lao San yang melihat kedua telapak tangan kakeknya telah diselimuti energi qi merasa sangat ketakutan dan segera berkata.
" Aku telah menjual pemuda itu ke rumah perbudakan di kota Shenmu ". Ungkap Lao San.
"Jika aku tidak menemukannya, kamu siap - siap untuk menerima hukuman dariku". Ujar Lao Wu dengan aura intimidasi yang sangat kuat dari seorang pendekar langit.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi seorang pendekar langit untuk bisa tiba di kediaman Tang Hao yang hanya berjarak seratus meter saja.
Kedatangan Lao Wu membuat Tang Hao dan juga Tang Rong merasa sangat terkejut karena muncul secara tiba-tiba.
Sebelum Tang Hao berkata, Lao Wu langsung mengungkapkan maksud kedatangannya.
"Pendekar Hao, ayo kita pergi ke kota Shenmu untuk mencari keberadaan pemuda itu". Ujar Lao Wu.
" Apakah ketua telah mengetahui dimana keberadaannya? ". Tanya Tang Hao.
Lao Wu langsung menganggukkan kepalanya menanggapi pertanyaan Tang Hao.
Keduanya pun segera melesat terbang untuk menuju ke kota Shenmu.
Sesampainya di kota Shenmu, keduanya sudah terlambat, karena pemilik rumah perbudakan kini sudah tidak berada lagi di kota Shenmu.
Keduanya terlambat karena informasi yang dia peroleh dari Lao San tiga hari setelah Xue Yunlei hilang.
__ADS_1
Sehingga keesokan harinya pedagang budak itu sudah pergi ke kota yang lain untuk menjual budak - budak yang mereka bawa.
Keduanya segera pergi menanyakan kepada prajurit yang berjaga di gerbang kota Shenmu untuk mengetahui ke arah mana perginya rombongan penjual budak.
Namun karena para prajurit yang berjaga telah berganti, sehingga mereka tidak mengetahui arah perginya rombongan penjual budak tersebut.
Lao Wu dan juga Tang Hao tidak kehilangan akal mereka berdua, keduanya segera menanyakan penjaga yang berjaga selama dua hari sebelumnya.
Hingga akhirnya mereka mendapatkan informasi bahwa rombongan penjual budak itu menuju ke kota Baode.
Mendapatkan informasi tersebut, keduanya segera melesat terbang menuju ke kota Baode untuk menyusul pedagang tersebut.
Meskipun mereka berdua menemukan pedagang budak itu, akan tetapi sang pedagang tidak mengetahui siapa yang menebus Xue Yunlei serta berasal dari kota mana.
Namun dia memberitahukan bahwa Xue Yunlei telah ditebus oleh seorang pria yang berpenampilan seperti seorang bangsawan saat berada di kota Shenmu.
Mendapatkan informasi itu, mereka berdua mulai melakukan pencarian kesetiap kota yang berada diradius dua ratus kilometer dari kota Shenmu.
Tidak terkecuali dengan kota Boguan dimana Xue Yunlei berada.
Namun karena Xue Yunlei terus berada di dalam kediaman keluarga bangsawan Cang, sehingga Lao Wu dan juga Tang Hao tidak bisa menemukannya.
Hingga pada akhirnya mereka berdua memutuskan untuk menghentikan pencarian tersebut.
Sedangkan Lao San mendapatkan hukuman dari kakeknya, yaitu diusir dari desa itu.
Untuk Tang Rong kini lebih serius lagi berlatih dan berkultivasi agar bisa memiliki kemampuan untuk bisa bepergian mencari keberadaan Xue Yunlei.
Tang Hao dan istrinya tidak bisa melarang atau pun berniat untuk mencegah keinginan putri semata wayangnya itu.
***
Di ibu kota negara Xin kini sedang mencari seorang jenius muda sebagai bentuk regenerasi untuk menjadi seorang jenderal perang di negara tersebut.
Oleh karena itu raja Xia Jie akan menggelar kompetisi untuk mencari sepuluh orang jenius muda yang berada di negaranya tersebut.
Dan untuk setiap peserta yang akan mengikuti kompetisi memiliki batas usia dari 17 tahun hingga 20 tahun.
Mendapatkan kabar tersebut membuat seluruh sekte, klan, akademi serta Perguruan ilmu bela diri yang berada di wilayah negara Xin segera mengadakan kompetisi ditempat mereka masing-masing untuk mendapatkan jenius muda yang akan mengikuti kompetisi besar tersebut.
Tidak terkecuali dengan Perguruan Mi Huang dan juga sekte Tongtian, sekte Shaolin serta jenius muda dari partai Kaypang.
__ADS_1
Hal itu membuat kemeriahan di kota Boguan karena Perguruan Mi Huang akan mengadakan kompetisi untuk mencari jenius muda.
~Bersambung~