
Mendengar perkataan sang raja iblis, raja peri itu menjadi bingung dengan hal itu, dia tidak mengerti apa yang dimaksudkan oleh pendekar aliran hitam itu.
"Lepaskan mereka! Jika tidak..." Teriak raja peri.
"Jika tidak? Apa yang akan kalian lakukan? Hah? Ayo katakan..." Balas raja iblis.
"Jika kalian tidak melepaskan mereka, kalian tidak bisa pergi dari tempat ini..." Jawab raja peri.
"Ha...ha...ha...ha...ha...memang kami tidak akan pergi dari tempat ini sebelum mendapatkan semua inti jiwa kalian...karena itu adalah harta yang sangat berharga untuk bisa meningkatkan basis kultivasi kami." Balas sang raja iblis seakan memandang rendah seluruh peri yang ada dihadapan mereka.
"Semuanya bersiap untuk membentuk formasi pelindung!" Perintah sang raja peri.
Mendengar perintah raja mereka, dengan cepat sebuah dinding transparan segera memisahkan kelompok raja iblis dan kelompok para peri.
"Tolong aku...tolong aku...!." Teriak Nanxian kepada rajanya.
"Bagaimana bisa mereka menangkap Nanxian dan yang lainnya? Bukankah mereka tidak bisa menangkap mereka jika tidak menampakkan diri kepada pendekar aliran hitam itu?" Pikir sang raja peri.
"Para penatua, apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan Nanxian?" Tanya sang raja.
"Nyawa Nanxian sangat penting, akan tetapi apakah kita harus mengorbankan lebih banyak nyawa lagi untuk menyelamatkannya?"
"Apa lagi menurutku ada yang mencurigakan dengan tertangkapnya Nanxian...jika dipikir-pikir, sepertinya sangat mustahil mereka bisa menangkapnya jika dia tidak menampakkan dirinya dan bertemu dengan mereka." Ucap salah satu petinggi.
"Iya, menurutku juga tertangkapnya Nanxian sangat mencurigakan, apakah dia sedang bekerja sama dengan mereka?." Sambung petinggi yang satunya lagi.
"Mengapa penatua berpikir sampai sejauh itu? Apa alasannya?" Tanya sang raja.
"Menurutku, raja sering tidak mendengarkan perkataannya dan selalu membentaknya...jadi dia dengan sengaja menemui mereka." Jawab penatua itu.
"Apakah maksudmu dia sedang mengkhianati bangsanya sendiri?" Tanya sang raja penasaran.
"Tidak, menurutku tujuannya bukan untuk mengkhianati kita, melainkan agar ke-enam sosok yang bertemu dengan mereka itu bisa tertangkap oleh para pendekar yang menangkapnya itu." Jawab penatua itu lagi.
"Apa yang kau katakan sungguh masuk diakal, tetapi aku masih meragukannya karena keuntungan apa yang akan dia miliki dari tindakannya itu?" Ucap sang raja.
"Jadi apa yang harus kita lakukan saat ini agar bisa menyelamatkan Nanxian? Apakah para penatua memiliki solusi untuk itu?" Sang raja melemparkan pertanyaan kepada semua petinggi untuk mereka jawab.
"Apa yang terjadi? Bagaimana Nanxian bisa ditawan oleh mereka?" Tanya leluhur agung yang baru saja tiba.
"Kami masih memikirkan hal itu, karena kami tidak mengetahui mengapa mereka bisa tertangkap." Jawab raja peri.
__ADS_1
Sang leluhur segera memejamkan matanya dan mulai berkomunikasi dengan salah satu peri yang sudah ditangkap.
Dan jawaban yang dia terima sangat mengejutkan, karena ternyata mereka sendiri yang menemui raja iblis itu.
"Anak itu benar-benar sudah tidak waras, bagaimana bisa dia begitu berani bertemu langsung dengan raja iblis itu?" Tutur leluhur agung dengan penuh emosi.
"Apakah mereka sendiri yang menemui raja iblis itu?" Tanya sang raja.
"Iya, itulah yang dikatakan oleh seorang diantara mereka." Jawab leluhur agung.
Disisi yang lain, raja iblis bisa merasakan ada sebuah kekuatan besar yang telah berkomunikasi dengan salah satu diantara peri yang dia tangkap.
"Jika mereka tidak ingin bertemu lagi dengan kita, mereka ini sudah cukup memberikan keuntungan bagi kita." Tutur raja iblis.
"Apakah kita tidak akan menyerang mereka?" Tanya seorang pria sepuh disamping raja iblis.
"Sepertinya saat ini sudah ada sosok yang sangat kuat diantara mereka, dan aku tidak bisa untuk mengalahkan dirinya."
"Jadi, apa yang harus kita lakukan saat ini?" Tanya pria sepuh itu lagi.
"Aku ingin melihat, apakah dia ini sangat berguna bagi kita atau tidak!? Jika dirinya sudah tidak berguna lagi, aku akan membunuhnya untuk mengambil inti jiwa yang dia miliki." Ucap sang raja iblis.
"Apakah kalian tidak ingin membebaskan mereka?" Teriak raja iblis.
"Baiklah, aku akan membunuh mereka satu persatu. Dan ini yang menjadi yang pertama diantara mereka." Teriak raja iblis sambil membunuh satu diantara peri yang dia tangkap.
Inti jiwa dari peri itu segera dimasukkan ke dalam cincin spasial yang dia miliki dan menyuruh salah satu diantara orang yang mengikutinya untuk menyerap esensi yang terkandung didalam tubuh peri itu.
"Benar-benar sangat keji...apa yang kau inginkan dari kami?" Teriak leluhur agung bangsa peri.
"Leluhur, dia menginginkan inti jiwa kami semua, apakah itu sebanding dengan nyawa mereka?" Ucap seorang penatua.
"Ha...ha...ha...ha...ha...sepertinya anda adalah sosok yang sangat berguna bagi ku...bagaimana jika kau menyerahkan dirimu untuk digantikan dengan sepuluh peri ini?" Tutur sang raja iblis.
"Jangan leluhur, jika kau menyerahkan diri kepada mereka, itu akan membuat kita bisa dengan mudah untuk bisa diserang." Tutur seorang penatua.
Leluhur agung bangsa peri itu kini mulai berpikir apakah dia bisa meloloskan diri setelah tertangkap nanti, serta apakah raja iblis itu akan menepati janjinya.
"Jika aku menyerahkan diri ku, apakah kau bisa menepati janjimu kepada kami?" Tanya sang leluhur agung.
"Sebagai seorang pendekar sejati, pasti aku akan menepati setiap janjiku." Jawab raja iblis dengan sangat meyakinkan.
__ADS_1
"Jangan percaya dengan pendekar dari aliran hitam, mereka sering tidak menepati janji mereka, karena mereka penuh dengan kelicikan untuk mencapai setiap apa yang mereka inginkan." Tutur raja peri.
"Aku sudah terlalu lama hidup dan sudah banyak hal yang membuatku bahagia, jika usia ku yang tua ini bisa menggantikan kehidupan generasi muda kita, aku dengan sangat senang hati akan memberikannya." Ucap sang leluhur agung.
"Baiklah, aku akan menyerahkan diri ku kepadamu, tetapi kau harus menepati janjimu untuk bisa melepaskan sepuluh peri itu serta tidak akan datang lagi untuk mengganggu ketenangan setiap bangsa peri yang kau temui." Ucap sang leluhur agung memberikan syarat.
"Ha...ha...ha...ha...ha...jika itu yang menjadi syaratnya, menurutku itu sangat mudah untuk bisa aku lakukan...aku berjanji akan menepati janjiku kepadamu." Balas raja iblis dengan sangat gembira, sebab dia akan mendapatkan apa yang dia inginkan.
Jika dia menyerap esensi inti jiwa serta darah kehidupan milik leluhur agung bangsa peri itu, basis kultivasinya bisa meningkat dengan pesat dan bisa menerobos menjadi seorang pendekar diranah Xian tahap awal.
Ranah Xian sendiri adalah tingkat tertinggi yang akan dicapai oleh seorang manusia dalam berkultivasi sebelum naik ke langit untuk menjadi dewa sejati.
Hal itulah yang membuat raja iblis sangat gembira dengan keputusan leluhur agung bangsa peri.
"Baiklah, jika kau bisa menepati janjimu kepada ku, aku berjanji akan menyerahkan diri ku kepada kalian...tetapi mohon beri aku sedikit waktu untuk bisa menyelesaikan urusanku untuk menyembuhkan luka salah satu peri." Ucap sang leluhur agung memberikan alasan.
"Baiklah...baiklah...aku memberimu sedikit waktu untuk bisa melakukan hal itu, tetapi yang perlu kau ingat, aku tidak memiliki kesabaran untuk bisa menunggu lebih lama lagi." Balas raja iblis dengan sedikit ancaman.
"Terima kasih atas pengertiannya." Ucap sang leluhur dan segera menghilang dari pandangan mereka semua.
Sosok pria sepuh itu segera pergi ke dunia yang dia ciptakan untuk menemui Huaxianzi, Nu Xiannu dan juga Xue Yunlei.
Saat tiba didunianya pria sepuh itu segera mendekati Huaxianzi dan berkata "Ayo ikut aku." Sambil berjalan menuju ke tempat dimana Nu Xiannu dan Xue Yunlei berada.
Huaxianzi pun segera mengikuti leluhur agung bangsa peri itu dengan dipenuhi begitu banyak pertanyaan dikepalanya.
Setelah mereka tiba diruangan dimana Nu Xiannu dan Xue Yunlei sedang berbaring diatas sebuah batu besar berwarna merah itu, sang leluhur agung pun berkata "Cepat kau ambil sikap bermeditasi diatas batu itu...aku akan menyalurkan sedikit kultivasi ku kepadamu."
"Mengapa leluhur melakukan hal ini? Bukankah itu akan sangat mempengaruhi kekuatan yang anda miliki?" Huaxianzi bertanya dengan penasaran.
"Tidak perlu kau mempertanyakan apa yang ingin aku lakukan...karena itu sudah aku pikirkan dengan matang." Balas sang leluhur.
Huaxianzi pun tidak ingin membantah lagi dan segera melakukan apa yang pria sepuh itu perintahkan.
Pria sepuh itu segera menyalurkan hasil kultivasinya selama dua ribu tahun kepada Huaxianzi, sehingga membuat peri itu memiliki kekuatan diatas ratu peri penguasa Hutan Ilusi.
Dengan kekuatan jiwanya, pria sepuh itu pun segera memberitahukan apa yang harus dilakukan oleh Huaxianzi setelah Xue Yunlei dan Nu Xiannu selesai berkultivasi.
Tidak hanya itu saja, sebagian besar pengetahuan yang dia miliki diberikan juga kepada Huaxianzi.
Setelah selesai, pria sepuh itu segera menyalurkan juga hasil kultivasinya selama dua ribu tahun kepada Nu Xiannu dan hasil kultivasinya selama lima ribu tahun kepada Xue Yunlei serta pengetahuannya kepada mereka berdua.
__ADS_1
~Bersambung~