PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 276. Pertarungan Lanjutan


__ADS_3

Serangan pertama Xue Yunlei belum bisa menghancurkan dinding formasi pelindung didepannya.


Xue Yunlei kembali melepaskan lagi serangan pedang pusaka miliknya posisi serangan awal yang dia lancarkan.


Booommm


Braaakkk


Bunyi ledakan dan dilanjutkan dengan bunyi retaknya dinding formasi pelindung milik suku Hushi.


Kelima leluhur yang masih dalam keadaan terluka, segera menyalurkan energi qi mereka untuk mengembalikan keadaan dinding formasi pelindung yang retak itu seperti semula.


Tindakan mereka membuahkan hasil yang sesuai dengan apa yang mereka harapkan.


"Sial! Ternyata mereka bisa dengan cepat memperbaiki keretakan itu." Xue Yunlei mengumpat setelah hasil dari serangannya kini sudah kembali ke keadaan semula.


"Tuan, bagaimana jika aku menggabungkan energi qi milikku untuk menghancurkan dinding formasi pelindung itu!?" Huaxianzi menawarkan.


"Yang aku khawatirkan jika Xue Zhao dan yang lainnya berada juga di dalam dan mereka telah selesai mengembalikan kekuatan mereka...itu bisa memberikan dampak yang buruk bagi kita." Balas Xue Yunlei.


"Penguasa, melihat luka yang kelompok mereka alami, itu tidak akan bisa disembuhkan dalam waktu yang singkat...untuk itu, sebaiknya kita segera menghancurkan dinding formasi pelindung ini." Huaxianzi menanggapi.


"Baiklah, ayo kita gabungkan kekuatan kita berdua untuk menghancurkan dinding formasi pelindung itu." Xue Yunlei menerima tawaran Huaxianzi.


Di dalam formasi pelindung, kini Huanglong telah kembali bersama dengan Bao Meng Ling dan Feng Ya.


Sedangkan dugaan Huaxianzi sangat tepat, tujuh sosok yang lain masih bermeditasi untuk bisa memulihkan kekuatan mereka.


"Bagaimana saudara Huanglong? Apakah saat ini kita harus memanggil bangsa peri untuk membantu kita?" Tanya seorang leluhur yang sudah terluka parah akibat menyalurkan energi qi miliknya untuk memperbaiki dinding formasi pelindung itu.


Hal yang sama juga dirasakan oleh keempat leluhur yang lain. Luka dalam mereka juga sudah semakin parah.


"Sepertinya kita memang harus memanggil mereka untuk bisa membantu kita...baiklah, aku akan memanggil mereka." Tutur Huanglong memutuskan.


Leluhur agung suku Hushi itu segera bermeditasi dan menggunakan kekuatan spiritualnya untuk memanggil bangsa peri yang bekerja sama dengan mereka untuk melindungi wilayah yang sama-sama mereka kuasai itu.


Bao Meng Ling dan Feng Ya saat itu sengaja tidak membantu para leluhur suku Hushi yang sedang terluka agar kekuatan mereka berkurang.


Meskipun keduanya sangat tergiur dengan energi qi milik para leluhur itu, namun mereka berdua tidak memiliki kesempatan untuk bisa menyerapnya.


Sehingga saat itu, keduanya hanya bisa berjaga dan memperhatikan apa yang akan dilakukan oleh Xue Yunlei.


Diluar formasi pelindung, kini Xue Yunlei dan Huaxianzi telah bersiap untuk menghancurkan dinding formasi pelindung dengan menggabungkan kekuatan mereka berdua.


Setelah merasa siap, Xue Yunlei dan Huaxianzi segera melepaskan energi qi yang keduanya gabungkan.


Booommm...braaakkk

__ADS_1


Serangan Xue Yunlei dan Huaxianzi langsung menghancurkan dinding formasi pelindung suku Hushi dan segera melesat memasuki wilayah markas mereka.


Bao Meng Ling dan Feng Ya segera menghadang kelompok Xue Yunlei.


"Aku harap kalian berdua segera menyingkir dari jalan kami, jika tidak, aku tidak segan-segan untuk membunuh kalian berdua." Tutur Xue Yunlei mengancam.


"Puih! Meskipun jumlah dan kekuatan kalian berada di atas kami berdua...apakah kau pikir bisa dengan mudah untuk membunuh kami berdua?" Balas Bao Meng Ling yang sudah siap untuk bertarung.


"Baiklah, karena itu sudah menjadi pilihanmu, aku tidak akan menahan mereka untuk membunuhmu." Ucap Xue Yunlei dan segera memberikan isyarat kepada Langren dan Gai Bian untuk menyerang Bao Meng Ling dan Feng Ya.


Langren segera melepaskan serangan cakar miliknya ke arah Feng Ya, begitu juga dengan Gai Bian, raja siluman rubah itu mulai melepaskan serangan cakar miliknya ke arah Bao Meng Ling.


Sedangkan keenam leluhur yang sudah terluka parah, hanya bisa pasrah dengan situasi tersebut.


Langren dan Gai Bian dengan cepat langsung menyerang Bao Meng Ling dan Feng Ya. Dan disaat yang bersamaan pula pasukan bangsa peri penguasa padang gurun pun tiba.


Huanglong langsung bangkit dan bersiap untuk kembali bertarung lagi dengan Xue Yunlei.


"Leluhur Huanglong, bagaimana keadaanmu? Apakah baik-baik saja?" Tanya salah satu sosok yang adalah raja peri penguasa padang gurun di wilayah itu.


"Aku tidak apa-apa, tetapi mereka saat ini dalam keadaan terluka parah." Jawab Huanglong.


"Kalian cepat bantu mereka untuk secepatnya bisa menyembuhkan luka dalam yang mereka derita." Perintah sang raja peri kepada bawahannya.


"Leluhur Huanglong tenang saja, mereka pasti bisa membantu untuk memulihkan keemam leluhur itu...jadi bagaimana? Apakah saat ini kita sudah siap untuk bertarung?" Ucap Yuandu yang adalah raja peri.


"Tembak!" Teriak Yuandu memberi perintah.


Ratusan anak panah langsung melesat kearah dimana kelompok Xue Yunlei berada.


"Cepat berpencar!" Xue Yunlei memberi perintah kepada Huaxianzi dan Yao Laohu.


Mereka bertiga langsung berpencar untuk menghindari serangan ratusan anak panah yang dilepaskan oleh pasukan bangsa peri.


"Terus panah mereka!" Perintah Yuandu lagi.


Pasukan bangsa peri kini mulai bingung untuk bisa melepaskan anak panah mereka, sebab kecepatan ketiga sosok itu tidak sanggup diikuti oleh pandangan mata mereka.


"Raja Yuandu, sepertinya sudah saatnya kita yang menghentikan mereka." Ucap Huanglong.


Yuandu segera menatap kearah beberapa sosok yang berdiri dibelakangnya untuk ikut bertarung dengannya dan juga dengan Huanglong.


Huanglong saat itu segera mencoba untuk menghentikan Xue Yunlei dan bertarung dengan pemuda itu.


Saat Huanglong melesat, dua sosok bangsa peri segera mengikutinya dari belakang untuk membantu.


Sedangkan raja Yuandu memilih Huaxianzi sebagai lawannya dan dibantu juga oleh dua sosok bawahannya.

__ADS_1


Dan untuk Yao Laohu, empat komandan pasukan bangsa peri segera melesat untuk menghadapi raja siluman Harimau.


Pertarungan itu pun tidak terhindarkan lagi, Xue Yunlei yang melihat bangsa peri datang untuk membantu Huanglong, langsung menciptakan formasi pertempuran untuk menyerang pasukan bangsa peri.


Huanglong yang melihat tindakan Xue Yunlei langsung berteriak.


"Hati-hati, dia menggunakan formasi pertempuran!" Sambil melepaskan serangan tebasan pedang pusaka miliknya.


Xue Yunlei hanya sedikit menghindar dan melepaskan formasi pertempuran kearah dua sosok yang ingin membantu Huanglong.


"Rasakan ini!" Teriak Xue Yunlei.


Huanglong segera menebas formasi pertempuran itu dengan pedang pusaka miliknya untuk mencegah agar tidak menerjang tubuh kedua komandan pasukan bangsa peri.


Slash...Slash...Slash


Serangan tebasan pedang pusaka milik Huanglong hanya menghilang saat menyentuh formasi pertempuran milik Xue Yunlei karena energinya terserap oleh formasi tersebut.


"Sial! Sepertinya serangan ku tidak berguna." Huanglong mengumpat sambil menciptakan perisai pelindung.


Cahaya berwarna kuning yang berbentuk seperti jaring laba-laba yang dipenuhi rune-rune kuno hanya melewati tubuh Huanglong.


Blaaarrr...blaaarrr


Dua ledakan langsung terjadi saat formasi pertempuran milik Xue Yunlei menyentuh tubuh kedua komandan pasukan bangsa peri.


Tubuh kedua peri itu langsung terhempas dan terjatuh ke tanah.


Tidak ada waktu bagi Huanglong untuk berpaling melihat kondisi kedua komandan pasukan bangsa peri itu, sebab serangan tebasan pedang pusaka milik Xue Yunlei kini telah menghujam ke arah tubuhnya.


Pria sepuh itu segera menangkis serangan Xue Yunlei dengan pedang pusaka ditangannya.


Dua senjata pusaka tingkat dewa itu langsung berbenturan dan menciptakan pijaran cahaya yang menyilaukan.


Keduanya kini saling beradu kekuatan diatas udara.


Saat sedang saling beradu dua kekuatan senjata pusaka, Xue Yunlei segera mengaktifkan teknik tingkat dewa miliknya.


Seekor naga logam yang diselimuti oleh energi api dan petir kini melesat untuk menyerang Huanglong dari samping.


"Sial, siapa pengecut yang berani menyerangku secara sembunyi-sembunyi?" Huanglong mengumpat karena tidak memiliki kesempatan untuk bisa menghindari serangan naga logam itu.


Blaaarrr


Tubuh Huanglong langsung terhempas ke samping setelah menerima terjangan naga logam api petir milik Xue Yunlei.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2