PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 74. Upaya Bao San


__ADS_3

Xue Yunlei segera menuju ke kota Shenmu untuk menemui sang penguasa kota yang dahulunya pernah berniat untuk menangkap Xiangwei dan ingin melukai dirinya.


Tujuannya juga untuk bisa mengetahui dimana letak keberadaan markas orang - orang yang menghancurkan desa Tang Rong.


Xue Yunlei membawa serta bukti dimana beberapa pendekar dari Partai Qing Ceng yang tewas memiliki tanda pengenal yang digunakan oleh partai tersebut serta pakaian seragam kebesaran mereka.


Dan sosok pertama yang ingin dia temui adalah Yu Fei, sebab partai Kaypang memiliki begitu banyak informasi.


Karena kehilangan demi kehilangan yang dia alami sehingga Xue Yunlei tidak lagi mau menyembunyikan kemampuan serta basis kultivasi yang dia miliki.


Saat hendak memasuki kota Shenmu, pemuda itu tetap masuk melalui udara dan tindakannya tersebut segera menarik perhatian para prajurit yang berjaga di benteng kota itu.


"Siapa sosok ini yang dengan berani ingin memasuki kota Shenmu melalui udara? Sepertinya dia adalah seorang pendekar langit ".


" Apakah orang ini ingin membuat masalah di kota kita ini? ".


" Dari penampilannya, sepertinya pemuda ini yang pernah membuat kekacauan di kota ini, kita harus segera melaporkan kedatangannya kepada penguasa kota ".


Kata - kata yang terucap dari setiap prajurit yang bertugas untuk menjaga benteng pertahanan kota Shenmu.


" Tenang saja, meskipun dia adalah seorang pendekar langit, tetapi tidak akan mudah untuk bisa memasuki kota Shenmu ini, sebab penguasa kota serta para pelindung kota telah memasang formasi pelindung untuk kota kita ini". Ujar komandan pasukan yang bertugas saat itu dengan penuh rasa percaya diri.


"Kamu cepatlah pergi untuk melaporkan hal ini kepada penguasa kota". Lanjutnya memerintahkan seorang prajurit.


Prajurit yang dia perintah segera pergi melakukan apa yang diperintahkan oleh pemimpinnya.


Saat Xue Yunlei mendekati tembok pertahanan kota Shenmu, pemuda itu langsung bisa melihat dinding tipis yang melindungi kota tersebut.


" Hhmm, sepertinya pria tua itu sangat berhati-hati untuk menjaga kota ini ".


" Tetapi dengan formasi pelindung tingkat menengah seperti ini, itu tidak menjadi masalah yang serius bagiku". Pikir Xue Yunlei sambil tersenyum sinis menatap para prajurit yang telah bersiap dengan senjata mereka masing-masing untuk menyambutnya.


"Jika kalian tidak ingin mati, cepat menjauh dari tempat ini, karena aku datang hanya untuk membunuh penguasa kota kalian". Peringatan serta ncaman yang dilontarkan oleh Xue Yunlei.


" Jangan terlalu sombong, kamu pikir dengan kekuatan yang kamu miliki bisa dengan mudah untuk datang membunuh penguasa kota kami? Menurutku kamu itu terlalu naif". Balas sangat komandan menanggapi perkataan Xue Yunlei.


"Menurutku, kalianlah yang terlalu percaya diri, yang menganggap kekuatan kalian bisa untuk mengalahkan diriku". Balas Xue Yunlei sambil tersenyum mengejek.


Setelah berkata, Xue Yunlei segera menciptakan sebuah segel ditangannya dan menunjuk kearah satu titik yang memiliki rune - rune kuno.


Sebuah cahaya melesat membentur dinding formasi pelindung dan langsung menimbulkan sebuah ledakan.

__ADS_1


Duuaaarrr


Brrraaaakkk


Dinding formasi pelindung kota Shenmu segera hancur.


Sang komandan pasukan beserta para prajurit yang melihat hal itu merasa terkejut karena Xue Yunlei dengan mudahnya bisa membuka formasi pelindung kota Shenmu.


Setelah tersadar dari keterkejutan, sang komandan pasukan segera berteriak memberikan perintah kepada para prajurit.


"Tembakan anak panah, ke arahnya! ".


Xue Yunlei hanya tersenyum dengan apa yang akan mereka lakukan.


" Mainan anak kecil itu tidak bisa melukaiku, sebaiknya kalian semua segera pergi sebelum belas kasihku tidak berlaku lagi untuk kalian ". Ujar Xue Yunlei sambil melambaikan tangannya untuk menahan ratusan anak panah yang melesat ke arahnya.


Ratusan anak panah itu masih mengambang diudara dan siap untuk dikembalikan oleh Xue Yunlei ke arah para prajurit.


Melihat apa yang dilakukan oleh sosok didepan mereka serta mendengar ancamannya, puluhan prajurit segera pergi meninggalkan tempat itu sambil melepaskan busur panah yang dipegang oleh mereka.


Tindakan puluhan prajurit itu membuat rekan - rekan mereka langsung menyusul pergi meninggalkan tempat itu.


"Kembali! Jangan menjadi pecundang! ".


" Ha...ha...ha...ha...ha, menurutku lebih baik menjadi pecundang dari pada sok menjadi pahlawan tetapi kehilangan nyawanya tanpa melakukan apa-apa". Ujar Xue Yunlei mengejek komandan pasukan yang masih tetap tinggal di tempat itu.


"Apakah kamu pikir karena kamu adalah seorang pendekar langit bisa seenaknya menindas kami yang memiliki basis kultivasi dibawahmu!? ". Balas Sang komandan pasukan sambil berteriak karena merasa geram diejek oleh Xue Yunlei.


" Jika kamu tidak tahu diri, pasti aku akan menindas mu, jadi ini kesempatan terakhir untukmu agar bisa meninggalkan tempat ini ". Ucap Xue Yunlei sambil melepaskan aura intimidasi yang kuat ke arah sang komandan.


Pria itu tetap bertahan sampai suara dari sosok pria tua namun terdengar berwibawa menghentikan tindakan Xue Yunlei.


" Jangan berani mengintimidasi orang yang lebih lemah darimu! Lepaskan dia, dan mari kita selesaikan masalah yang belum selesai waktu lalu ". Ucap sang penguasa kota Shenmu.


" Baiklah, memang aku hanya sedikit bermain - main dengan mereka, jadi kamu tidak perlu khawatir, karena aku tidak akan membunuhnya". Balas Xue Yunlei sambil menatap sinis pria tua yang baru saja tiba itu bersama dengan dua pria tua lainnya.


"Dan saat ini waktunya aku untuk bermain-main dengan kalian bertiga, meskipun menurutku akan terlihat seperti pengeroyokan, namun aku sudah siap dengan hal itu". Lanjut Xue Yunlei sambil tersenyum menghina.


Tiga pria tua itu kini masih terdiam dan belum mengeluarkan sepatah kata pun, karena mereka saat itu sedang memeriksa basis kultivasi Xue Yunlei.


"Pak Tua! Apakah permainan kita saat ini sudah bisa dimulai? ". Tanya Xue Yunlei dengan nada suara yang merendahkan.

__ADS_1


" Sial, ternyata basis kultivasi pemuda ini telah meningkat pesat, apa yang harus kita lakukan dengan basis kultivasi kita yang jauh lebih rendah darinya!? ". Pikir penguasa kota Shenmu yang sangat terkejut setelah mengetahui basis kultivasi Xue Yunlei namun tetap menyembunyikan wajahnya yang terkejut.


" Tuan, sepertinya dengan kekuatan yang kita bertiga miliki, kita tidak bisa melawannya ". Seorang pria tua disamping penguasa kota memberitahukan lewat kekuatan jiwanya.


Mimik wajah tiga orang pria tua itu menjadi lebih serius menghadapi masalah yang akan mereka hadapi setelah mengetahui kekuatan lawan mereka.


" Kenapa kalian bertiga masih diam? Apakah kalian bertiga tidak ingin memulai permainan ini?".


"Baiklah, kalau begitu aku yang akan memulainya". Tutup Xue Yunlei yang segera bersiap untuk menyerang tiga orang didepannya.


" Tunggu! ". Teriak penguasa kota Shenmu.


" Apa lagi yang harus kalian tunggu? Apakah kalian sedang menunggu bantuan? ". Tanya Xue Yunlei menyindir sang penguasa kota Shenmu serta dua pria tua lainnya.


" Tidak! Bukan seperti itu, tetapi aku ingin berbicara secara baik-baik denganmu ". Sang penguasa kota menyela.


" Apakah masih ada waktu untuk kita memperbaiki kesalahpahaman yang pernah terjadi dahulu? ". Tanya Sang penguasa kota Shenmu dengan nada suara sedikit merendahkan diri.


" Ha...ha...ha...ha...ha, ternyata kamu bisa juga menurunkan kewibawaanmu untuk mempertahankan posisimu sebagai penguasa kota Shenmu ini ".


" Apakah ini adalah bagian dari strategi untuk menurunkan kewaspadaanku? ". Pikir Xue Yunlei.


" Aku Bao San, tidak berani untuk melakukan hal itu, dan apa yang aku ucapkan keluar dari hati yang tulus, oleh karena itu, aku sangat berharap tuan bisa memberikan kesempatan bagi kami untuk bisa memperbaiki kesalahpahaman yang pernah terjadi diantara kita ". Ucap penguasa kota sambil menangkupkan kedua tangannya.


" Jika aku memberikan kesempatan bagi kalian untuk memperbaikinya, sepertinya itu hanya memberikan keuntungan bagi kalian". Balas Xue Yunlei dengan nada suara seperti tidak ingin memberikan kesempatan bagi Bao San.


"Tuan, aku sebagai seorang pendekar tentunya memiliki hasrat yang sama dengan yang lain untuk bisa meningkatkan basis kultivasiku, sehingga aku telah melakukan kesalahan karena telah menyinggung tuan, mohon tuan bisa mengampuni atas kecerobohanku". Ujar pria tua itu sambil mempertahankan sikap hormatnya.


" Pria tua ini sepertinya sangat licik, aku harus lebih berhati-hati dengannya ". Pikir Xue Yunlei lagi.


" Tetapi jika aku tetap menyerang mereka saat ini, itu bisa mendatangkan masalah bagiku karena menyerang orang yang sudah tidak memberikan perlawanan. Bagaimana aku harus menanggapi sikapnya ini!? ". Xue Yunlei menjadi dilema menghadapi sikap Sang penguasa kota Shenmu.


" Tuan, apakah anda menerima permintaan maafku? ". Lanjut Bao San dengan wajah memohon.


" Jika aku menerima permintaan maafmu, apa yang aku dapatkan? ". Xue Yunlei balik bertanya.


" Apapun yang tuan inginkan, jika aku bisa memenuhi hal itu, pasti aku berjanji akan melakukannya untuk tuan ". Jawab Bao San.


" Hmmm, aku menginginkan sesuatu yang paling berharga darimu, apakah kamu bisa menyerahkannya kepadaku? ". Xue Yunlei segera mengungkapkan apa yang harus diberikan oleh Bao San.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2