PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 111. Huaxianzi Di Klan Xue


__ADS_3

Xue Bang dan Shang Mingmei bersama dengan dua orang tetua sekte Tongtian kini telah meninggalkan sekte mereka untuk menuju ke kota Yin.


Perjalanan mereka dilakukan dengan menunggang kuda agar bisa tiba dengan cepat. Sebab mereka akan menempuh perjalanan sejauh 350 kilometer dan akan melewati empat kota hingga bisa tiba di kota Yin.


Xue Bang dan Shang Mingmei sangat bersemangat untuk bisa secepatnya bertemu dengan Xue Yunlei.


Kedua tetua tingkat tinggi yang ikut bersama mereka berdua adalah tetua Shong Jun dan juga seorang perempuan tetua tingkat tinggi Ni Yang.


Kedua tetua itu yang bertanggung jawab untuk melindungi Xue Bang dan Shang Mingmei.


Saat melakukan perjalanan hingga sampai di kota Changping, mereka tidak mendapatkan sedikitpun masalah.


Akan tetapi setelah melakukan perjalanan ke kota Chengqu mereka dihadang sekelompok perampok.


Puluhan anak panah langsung menghujani mereka berempat.


"Awas serangan! ". Teriak tetua Shong Jun.


Xue Bang segera menarik golok miliknya untuk menangkis setiap anak panah yang melesat ke arahnya.


Sedangkan Shang Mingmei juga segera mencabut pedang miliknya untuk menangkis juga setiap anak panah yang mengancam nyawanya.


Dan untuk Shong Jun dan Ni Yang, serangan anak panah itu tidak berarti sama sekali untuk mereka berdua.


Kedua tetua itu segera melesat ke arah kelompok para perampok dan mulai melepaskan serangan dengan hanya menggunakan energi milik mereka.


"Sial, rupanya kita salah mencari korban. Ternyata kedua orang itu adalah seorang pendekar langit. Kita harus segera mundur, jika tidak, kita semua akan mati ditangan mereka berdua".


" Semuanya mundur! ". Teriak pemimpin kelompok perampok tersebut.


Puluhan anggota perampok langsung melarikan diri dari tempat itu.


Untung saja mereka tidak langsung menyerbu mereka, jika mereka melakukan hal itu, sudah bisa dipastikan akan ada yang kehilangan nyawa mereka.


Para perampok segera pergi melarikan diri. Sedangkan kedua tetua itu segera berhenti dan kembali ke tempat dimana Xue Bang dan Shang Mingmei berada.


Untung saja kuda yang mereka tunggangi tidak terluka akibat terkena serangan anak panah, jika hal itu terjadi, itu bisa memperlambat perjalanan mereka.


"Brengsek! Para cecunguk itu hanya mengganggu perjalanan kami saja". Shong Jun mengumpat.

__ADS_1


" Kita harus lebih berhati-hati lagi untuk melanjutkan perjalanan kita, sebab diantara kota Luan dan juga kota Yuci, ada satu kelompok perampok yang sangat ditakuti oleh para pedagang". Ujar Ni Yang.


"Tetapi untuk perjalanan dari kota Chengqu ke kota Luan, kita tidak akan mendapatkan sedikitpun halangan". Lanjut Ni Yang lagi.


" Ayo kita lanjutkan perjalanan agar bisa secepatnya tiba di kota Chengqu sebelum hari gelap ". Sambung Shong Jun.


Mereka pun segera melanjutkan perjalanan.


***


Di kota Chingli Xiao Lin Meng merasa tidak betah lagi, karena gadis itu ingin untuk bertemu dengan Xue Yunlei.


Namun Xiao Ning Lan tetap memberikan nasihat untuk tidak lagi memikirkan pemuda itu, sebab jarak dari kota Chingli ke kota Yin sangat jauh serta sangat berbahaya jika seorang gadis ingin untuk melakukan perjalanan.


"Kakak, jika Rui Lianjin bersamaku dan juga ditambah puluhan pendekar yang akan aku sewa untuk melindungi diriku, itu sudah cukup bagiku". Ucap Xiao Lin Meng.


" Rui Lianjin harus selalu menjaga diriku disini, mana mungkin dia akan pergi bersama denganmu!? ". Balas Xiao Ning Lan.


" Bagaimana kalau kakak ikut juga bersama denganku saja!? ". Xiao Lin Meng menawarkan.


" Adik Meng, jangan bersikap seperti itu, kamu itu adalah seorang gadis, jadi sudah sepantasnya menjaga sikapmu". Xiao Ning Lan menasihati Xiao Lin Meng.


Xiao Lin Meng hanya bisa terdiam saat mendengar perkataan kakaknya.


Gadis itu segera pergi meninggalkan Xiao Ning Lan dan pergi menuju ke kamar pribadi miliknya.


Huaxianzi sendiri setelah mengantarkan mereka bertiga hingga bisa tiba dengan selamat di kota Chingli, segera kembali dan menuju ke kota Shenmu untuk mencari keberadaan Xue Yunlei.


Tujuannya untuk memastikan apakah Xue Yunlei masih hidup atau sudah tewas bersama dengan Xiangwei.


Sebab Huaxianzi telah mengetahui tentang kematian dari kakak tertuanya itu dari utusan ratu mereka.


Sehingga Huaxianzi ingin mengetahui bagaimana kronologinya sehingga Xiangwei bisa kehilangan nyawanya.


Jika itu disebabkan oleh orang lain, peri cantik itu ingin membalaskan dendam untuknya.


Huaxianzi kini sudah tiba di kota Yin, peri cantik itu kini mulai mencari informasi tentang Xue Yunlei.


Dan tidak membutuhkan waktu yang lama baginya untuk bisa mendapatkan informasi tentang Xue Yunlei yang saat itu sedang berada di kediamannya.

__ADS_1


Peri hutan itu tidak membutuhkan waktu yang lama serta tidak bisa diketahui oleh siapa pun saat memasuki wilayah klan Xue.


Dengan sangat leluasa peri cantik itu mulai mencari dimana Xue Yunlei berada sampai dia bisa menemukannya.


"Apa yang terjadi dengan penguasa? Apakah dia telah terluka saat bersama dengan kakak pertama!? ". Pikir Huaxianzi.


" Siapa gadis yang sedang merawat dirinya? Apakah dia adalah kerabat terdekat penguasa? Atau gadis itu yang dimaksudkan sebagai putri dari penguasa kota Shenmu?".


" Sepertinya penguasa sedang terluka serius, sehingga ada beberapa orang yang terus menjaganya ".


" Bagaimana caranya aku bisa masuk untuk menemui penguasa? Jika aku menemui penguasa dengan cara seperti ini, pasti aku akan dicurigai dan bisa membuat masalah didalam klan Xue ini ".


" Sebaiknya aku kembali ke pintu masuk klan dan bertemu dengan anggota klan Xue secara baik - baik untuk meminta ijin dari mereka agar bisa bertemu dengan penguasa ".


Huaxianzi segera pergi menuju ke pintu masuk klan Xue.


Setelah merasa tidak ada yang mengetahui bagaimana dia bisa tiba ditempat itu, Huaxianzi segera pergi berjalan kaki mendekati anggota klan yang berjaga.


" Siapa kamu? Ada keperluan apa sehingga datang ke klan kami ini? ". Tanya salah satu anggota klan yang berjaga.


" Mohon maaf jika mengganggu tugas para pendekar sekalian. Kedatanganku ke klan Xue ini untuk bertemu dengan tuan muda Xue Yunlei, sebab menurut informasi yang aku peroleh dari para penduduk kota Yin, tuan muda Xue Yunlei telah kembali dari perjalanannya ke wilayah Barat, sehingga itulah yang membuatku datang kesini untuk menemuinya ". Huaxianzi memberikan alasan agar dirinya bisa bertemu dengan Xue Yunlei.


" Maaf jika kami lancang, tetapi sebelumnya kami juga harus mengetahui identitas nona terlebih dahulu ". Balas seorang pria.


" Mohon maaf sebelumnya jika aku tidak memperkenalkan siapa diriku".


"Namaku adalah Huaxianzi, saya berasal dari kota Shenmu. Ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan tuan muda Xue Yunlei".


" Apakah anda kerabat dari nona Bao Meng Ling putri dari penguasa kota Shenmu? ". Tanya pria itu lagi.


" Jika aku menjawabnya sebagai kerabat gadis itu, menurutku itu bisa mendatangkan masalah bagiku". Pikir Huaxianzi sebelum menjawab pertanyaan pria tersebut.


"Tidak, aku bukan kerabat dari tuan putri penguasa kota Shenmu, aku adalah orang yang membantu tuan muda Xue Yunlei saat mendapatkan masalah ditengah perjalanan untuk menuju ke wilayah barat". Jawab Huaxianzi.


" Oh, jadi seperti itu. Jika demikian, mohon nona untuk menunggu sebentar, aku akan menyampaikan terlebih dahulu kedatangan serta tujuan nona datang ke sini kepada tetua ". Ujar pria itu sambil menyuruh seseorang untuk memberitahukan perihal kedatangan Huaxianzi.


Tidak lama kemudian akhirnya anggota tersebut kembali dan menyampaikan kepada pemimpin yang berjaga untuk membiarkan Huaxianzi masuk namun harus diantarkan terlebih dahulu ke kediaman tetua tersebut untuk mendapatkan pertanyaan.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2