
Kini para tetua klan Xue segera membuat suatu perayaan atas kembalinya Xue Yunlei ke klan Xue dan sudah menjadi seorang pendekar yang sangat kuat.
"Kabar tersebut belum diketahui oleh Xue Bang, Shang Mingmei serta Xue Zhao.
Hal itu karena belum ada yang mengirimkan berita ke sekte Tongtian.
Setelah keesokan harinya, Xue Yunlei segera mengajak Xie Yi untuk pergi ke hutan terlarang dimana gurunya berada.
Keduanya pergi tanpa sepengetahuan Bao Meng Ling. Itu karena Xue Yunlei tidak ingin gadis itu berulah lagi.
Keduanya segera melesat dengan cepat menuju ke hutan terlarang yang letaknya hanya beberapa kilometer dari wilayah kediaman klan Xue.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Xue Yunlei dan Xie Yi untuk bisa tiba di dinding tebing dimana goa tempat gurunya berada.
"Guru! Aku sudah kembali". Panggil Xue Yunlei.
Tidak ada yang menjawab panggilan pemuda itu. Hati dan pikiran Xue Yunlei mulai merasa tidak senang, karena dirinya mengkhawatirkan keadaan gurunya tersebut.
Xue Yunlei pun segera masuk kegoa itu dan diikuti oleh Xie Yi dari belakang.
Tatapan pemuda itu kesana - kemari untuk mencari keberadaan gurunya.
Setelah tiba di tempat biasa gurunya bermeditasi, kedua mata Xue Yunlei langsung berkaca - kaca karena telah menemukan keberadaan gurunya yang terduduk diam dengan tubuh yang terlihat sudah mengering meskipun masih menggunakan pakaian yang utuh, namun sudah bisa dipastikan bahwa pria tua itu sudah tidak bernyawa lagi.
Air mata Xue Yunlei tidak lagi bisa terbendung, sehingga langsung membasahi pipinya.
"Ternyata memang guru telah mengetahui jika hal ini akan menimpanya. Tetapi mengapa guru tidak meninggalkan tempat ini agar roh dewa itu tidak bisa membunuhnya!? ". Ratapan Xue Yunlei.
" Tuan muda, sebaiknya kita segera pergi dari tempat ini, jika tidak, kita juga akan bernasib sama dengan gurumu". Ucap Xie Yi karena sudah merasakan ada energi yang sangat kuat sedang datang mendekati mereka.
Xie Yi segera menarik tangan Xue Yunlei dan segera melesat terbang untuk keluar dari dalam goa tersebut.
Asap tebal berbentuk seperti seekor naga yang berukuran besar segera menyusul mereka berdua saat meninggalkan goa tersebut.
"Bocah tengik! Mengapa kamu ingin menghidar dari Ku!? ". Suara menggema bertanya kepada Xue Yunlei.
" Kamu hanya ingin memanfaatkan diriku agar kamu bisa kembali memiliki kekuatan sejatimu dan kamu juga telah membunuh guruku". Xue Yunlei menanggapi.
"Tunggu saja, aku pasti akan kembali untuk membuat perhitungan denganmu! ". Lanjut Xue Yunlei.
" Jika kamu berpikir seperti itu, apakah kamu merasa bahwa kamu saat ini bisa lepas dari tanganku!? ". Balas roh dewa itu sambil melancarkan serangan kearah Xue Yunlei dan Xie Yi yang saat itu sedang terbang meninggalkan wilayah tersebut dengan asap tebal yang berbetuk seekor naga yang besar.
Melihat serangan yang telah dilancarkan oleh roh dewa, Xue Yunlei segera mengunakan kekuatan pengendali elemen kayu dan mulai balik menyerang dengan pepohonan besar kearah serangan roh dewa.
__ADS_1
Booommm...booommm...booommm
Bunyi ledakan besar terjadi di hutan terlarang yang terletak di sebelah utara kota Yin.
Hal itu membuat penduduk yang berada di kota Yin merasa penasaran dengan apa yang terjadi sehingga mengakibatkan beberapa kali terjadi ledakan - ledakan besar dihutan terlarang.
"Apakah penghuni hutan terlarang sedang murka? ".
" Sudah beberapa ratus tahun yang lalu, mengapa hal itu terjadi lagi!? ".
Kata - kata yang keluar dari mulut penduduk kota Yin menanggapi apa yang terjadi di hutan terlarang.
Memang menurut sejarah penduduk kota Yin yang telah diceritakan turun temurun oleh generasi sebelumnya yang mendapatkan informasi dari para pendiri kota itu yang dipimpin oleh Xue Jian. Disebut sebagai hutan terlarang karena pada saat terjadi pertempuran antara pasukan yang dipimpin oleh Xue Jian melawan pasukan dari suku bar - bar, pasukan Xue Jian telah dipukul mundur dan berlari ke arah Barat untuk memasuki hutan terlarang.
Pertempuran itu terjadi di kota Sinchou sebelah Timur Laut dari kota Yin saat ini, yang pada awalnya belum menjadi sebuah permukiman penduduk karena masih dipenuhi oleh pepohonan yang besar.
Setelah pasukan Xue Jian dipukul mundur dan bergerak ke arah Barat Daya, pasukan dari suku bar - bar telah menanti mereka juga, sehingga pasukan Xue Jian terpaksa harus melarikan diri ke arah Barat sampai memasuki hutan terlarang yang saat ini menjadi hutan keramat bagi penduduk kota Yin.
Pasukan suku bar - bar terus mengejar mereka, namun saat memasuki hutan terlarang, kabut putih mulai menyelimuti mereka dan teriakan - teriakan pun mulai terdengar.
Akibatnya, seluruh pasukan dari suku bar - bar tidak ada yang tersisa.
Hal itulah yang membuat suku bar - bar tidak berani lagi menyerang pasukan Xue Jian yang telah menetap dan mendirikan sebuah desa sampai berkembang menjadi kota Yin.
Dan kepada keturunan mereka tidak diijinkan untuk memasuki hutan tersebut serta diberikan nama sebagai hutan terlarang.
Xue Yunlei dan Xie Yi terus memberikan perlawanan terhadap serangan roh dewa itu.
"Tuan muda, tidak ada gunanya kita melakukan perlawanan, sebab kekuatan yang kita lawan ini hanyalah kekuatan jiwanya, sehingga kita tidak bisa untuk membunuhnya".
" Cara satu - satunya adalah menghancurkan roh dewa itu ditempat dimana dia berada".
Xie Yi terus memberikan penjelasan kepada Xue Yunlei agar pemuda itu mengerti dan mencari cara untuk bisa melarikan diri.
Akhirnya Xue Yunlei segera memberitahukan kepada Xie Yi untuk membawanya pergi dari tempat itu jika dirinya tidak sadarkan diri.
Xue Yunlei segera menggunakan teknik tingkat dewa untuk menggunakan kekuatan jiwa yang dia miliki.
Xie Yi masih tetap berpikir mengenai apa yang pemuda itu lakukan.
Sesaat kemudian, seekor naga yang berukuran besar yang tercipta dari asap tebal itu menghilang.
"Apa yang tuan muda Xue Yunlei lakukan? Mengapa naga asap itu telah menghilang!? ". Pikir Xie Yi.
__ADS_1
Saat pria sepuh itu masih memikirkan tentang apa yang baru saja terjadi, tubuh Xue Yunlei langsung jatuh dari udara.
Dengan cepat Xie Yi segera menyusul dan menangkap tubuh Xue Yunlei serta segera membopongnya.
Pria sepuh itu segera membawa pergi tubuh Xue Yunlei karena saat itu roh dewa itu tidak lagi menyerang mereka.
Hal yang tidak diketahui oleh Xie Yi adalah, roh dewa itu menghentikan serangannya karena saat ini kekuatan jiwa Xue Yunlei sedang bertarung dengannya.
"Hmm, ternyata tidak sia-sia aku melatih dirimu untuk menguasai setiap teknik yang aku miliki, tetapi ada hal yang tidak kamu ketahui, yaitu jika menggunakan teknik milikku, energi qi milikmu akan berkurang secara drastis". Ucap roh dewa tersebut sambil tersenyum sinis menatap Xue Yunlei.
" Aku sudah tau hal itu, jadi untuk apa lagi kau memberitahukannya kepadaku! ". Balas Xue Yunlei.
" Disaat aku menggunakan teknik ini, aku sudah siap dengan konsekuensi yang akan aku terima. Karena yang terpenting adalah aku bisa menghadapimu agar bisa menyelamatkan rekanku". Ucap Xue Yunlei dengan nada suara yang penuh percaya diri.
"Ha...ha...ha...ha...ha, kamu pikir bisa semudah itu untuk bisa mengalahkan diriku? Kamu benar-benar sangat naif sehingga berpikir seperti itu". Balas roh dewa tersebut.
" Kita lihat saja hasilnya ". Ujar Xue Yunlei dan langsung menyerang roh dewa itu dengan Naga Logam Api miliknya.
" Ternyata perkembanganmu begitu pesat juga sehingga sudah bisa menggunakan teknik tersebut, bagus - bagus, ternyata tubuhmu itu memang sangat pantas untuk menjadi wadah jiwaku ini, apa lagi kualitas tulang murni yang kau miliki kini sudah meningkat pesat, jadi sudah saatnya aku menggunakan tubuhmu ". Ujar roh dewa itu sambil menciptakan Naga Awan miliknya.
Booommm...booommm...booommm
Ledakan kembali terjadi saat kekuatan mereka berdua saling berbenturan.
Naga Logam Api terus menerus menyerang Naga Awan tanpa memberikan sedikit jedah.
"Sial, ternyata bocah ini merepotkan juga, tidak ku sangka dirinya bisa meningkatkan basis kultivasinya hanya dalam beberapa tahun saja". Pikir roh dewa itu.
Akhirnya roh dewa itu meningkatkan kekuatan serangannya. Naga Awan Putih kini telah diselimuti oleh cahaya berwarna kuning keemasan".
Roh Dewa tersebut kini telah mengorbankan sebagian energi yang dia miliki selama ratusan tahun ber kultivasi.
"Bocah tengik! Rasakan ini! ". Teriak roh dewa itu sambil melepaskan serangan Naga Awan Emas.
Xue Yunlei masih menggunakan teknik yang sama yaitu menggunakan serangan Naga Logam Api.
Benturan demi benturan mulai terjadi sehingga menghasilkan bunyi ledakan yang sangat kuat.
Kekuatan Naga Logam Api berada jauh dibawa kekuatan Naga Awan Emas, sehingga hasil adu kekuatan serangan itu adalah jiwa Xue Yunlei mendapatkan luka yang sangat serius.
Dengan cepat kekuatan jiwa Xue Yunlei segera kembali ke raganya untuk bisa melarikan diri.
Sedangkan Xie Yi sendiri merasa sangat terkejut saat melihat darah segar mulai mengucur deras dari mulut pemuda itu.
__ADS_1
Melihat kondisi Xue Yunlei, Xie Yi lebih mempercepat lagi kecepatan terbangnya.
~Bersambung~