
Di markas sekte Racun Surgawi, kini Bao Meng Ling dan yang lainnya telah menguasai teknik tingkat dewa yang di berikan oleh Xue Zhao.
Meskipun teknik tersebut sudah berada di dalam pikiran mereka, namun itu sangat sulit untuk bisa dikuasai oleh mereka.
"Kita tidak bisa membuang-buang waktu ditempat ini, sebab secepatnya kita harus sudah bisa mendapatkan kekuatan yang baru untuk bisa mengalahkan Xue Yunlei." Tutur Xue Zhao kepada para pendekar yang bersama dengannya.
"Ayo kita pergi kearah barat wilayah negara Xin ini untuk bisa menemukan para pendekar yang ingin bekerja sama dengan kita." Lanjut Xue Zhao.
"Bagaimana jika mereka tidak mau bekerja sama dengan kita?" Tanya Bao Meng Ling.
"Kita habisi saja mereka." Jawab Xue Zhao.
"Ha...ha...ha...ha...ha...kalau begitu, serahkan saja urusan itu kepada kami berdua." Bao Meng Ling mengajukan diri.
Itu karena dirinya akan menyerap energi qi dari setiap korbannya agar bisa secepatnya meningkatkan basis kultivasinya.
"Ayo kita pergi." Ajak Xue Zhao dan langsung menghilang diikuti oleh pendekar yang lain.
Tidak lama setelah kepergian Xue Zhao dan yang lainnya, Xue Yunlei dan tiga sosok yang bersama dengannya kini menampakkan diri tepat di alun-alun aula utama sekte Racun Surgawi.
"Siapa kalian? Mengapa memasuki sekte kami tanpa ijin?" Teriak seorang pendekar.
"Apakah seorang pembunuh akan meminta ijin terlebih dahulu sebelum mengambil nyawa korbannya?" Balas Xue Yunlei dan langsung membunuh pendekar itu dengan mudah.
Sontak saja tindakannya itu menarik perhatian semua anggota sekte yang melihatnya.
"Ada penyusup!"
"Ada penyusup!"
Teriak beberapa anggota sekte Racun Surgawi.
Para petinggi sekte langsung keluar untuk mengecek hal itu.
"Aku sangat senang dengan antusiasme yang kalian tunjukkan." Ucap Xue Yunlei sambil tersenyum sinis.
"Siapa kalian? Mengapa kalian memasuki sekte kami ini?" Teriak seorang pria sepuh.
"Siapa aku ini tidak penting bagi kalian, karena tidak lama lagi kalian semua akan mati ditanganku." Balas Xue Yunlei.
"Anak muda, besar juga nyalimu mengancam kami di markas kami sendiri...apakah kau sudah bosan hidup?" Balas seorang pendekar yang lain.
Dalam sekejap saja, tubuh Xue Yunlei langsung menghilang dari tempatnya berdiri dan kini tangan tangan pemuda itu telah mencengkram leher pendekar yang awalnya berbicara dan langsung menyerap energi qi miliknya.
__ADS_1
"Apakah kau pikir kekuatanmu itu bisa menandingi kekuatan yang aku miliki? Benar-benar tidak tahu diri." Tutur Xue Yunlei dan langsung menghempaskan tubuh pendekar itu yang saat itu sudah tidak bernyawa lagi.
Tidak hanya Xue Yunlei, Huaxianzi dan dua raja siluman yang datang bersama dengannya melakukan hal yang sama juga kepada tiga sosok petinggi sekte Racun Surgawi dan melumpuhkannya.
Xue Yunlei dengan cepat kembali menyerap juga energi qi para pendekar yang dilumpuhkan oleh tiga sosok yang datang bersama dengannya itu dan langsung menghempaskan tubuh para pendekar yang telah diserap energi qi mereka.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka berempat untuk bisa melumpuhkan seluruh petinggi sekte Racun Surgawi yang hanya memiliki basis kultivasi tertinggi sebagai seorang pendekar dewa surgawi.
Kejadian tersebut langsung membuat para pendekar diranah master dan diranah pendekar raja yang adalah anggota sekte Racun Surgawi berubah menjadi sangat ketakutan.
Itu karena dalam jangka waktu satu menit saja, seluruh pendekar diranah pendekar langit dan beberapa pendekar dewa telah kehilangan nyawa mereka.
Dan semua basis kultivasi mereka telah diserap oleh Xue Yunlei meskipun itu belum bisa membuat basis kultivasinya meningkat ke tahap puncak sebagai pendekar diranah immortal.
Kini masih tersisa seorang pendekar dewa bumi tahap puncak yang tidak lain adalah ketua sekte Racun Surgawi.
"Cepat katakan, kemana perginya Xue Zhao dan kelompoknya itu?" Tanya Xue Yunlei kepada Siu Lum yang adalah ketua sekte Racun Surgawi.
Dengan gemetar Siu Lum langsung menjawab.
"Mereka berniat untuk pergi ke wilayah bagian barat dari negara Xin ini untuk bisa merekrut kekuatan yang baru."
"Ohh, jadi seperti itu yah!? Baiklah, kalau begitu kau juga harus menerima imbalan atas informasimu itu." Ucap Xue Yunlei dan langsung menyerap juga energi qi yang Siu Lum miliki namun tidak membunuhnya.
Tanpa menunggu aba-aba lagi, semuanya segera berlari untuk pergi dari sekte itu demi menyelamatkan diri mereka masing-masing.
"Penguasa, saat ini apa yang harus kita lakukan?" Tanya Huaxianzi.
"Sepertinya kita harus kembali ke Hutan Ilusi untuk bisa memeriksa keadaan disana."
"Jangan sampai mereka menyempatkan diri untuk menyerang bangsa peri disana." Tutur Xue Yunlei menjawab pertanyaan Huaxianzi.
"Ayo kita pergi." Ucap Xue Yunlei lagi dan langsung menghilang dari tempat itu diikuti oleh tiga sosok lainnya.
***
Di Hutan Ilusi kini terlihat satu kelompok yang terdiri dari 24 orang pendekar sedang mencari letak keberadaan dunia bangsa peri penguasa hutan itu.
Yang tidak lain adalah sembilan orang pendekar dewa sebagai leluhur dan empat orang yang adalah leluhur agung dari sekte Racun Surgawi.
Enam orang pendekar dewa yang adalah leluhur dan seorang leluhur agung dari sekte Gunung Kepala Putih.
Dan empat orang pendekar lainnya yaitu Xue Zhao, Bao Meng Ling, Feng Ya serta Chen Kaibo.
__ADS_1
Merekalah yang saat ini sedang mencari pintu masuk untuk memasuki dunia bangsa peri penguasa hutan ilusi.
Teknik ilusi milik bangsa peri kini sudah dihilangkan oleh Xue Zhao, sehingga mereka hanya membutuhkan kemampuan untuk bisa menemukan pintu masuk ke dunia bangsa peri.
"Tuan muda Xue, bagaimana jika Xue Yunlei dan kelompoknya berada juga disini? Apakah kita akan tetap bertarung dengan mereka?" Tanya Du Tiansang.
"Aku pikir kekuatan kita kali ini cukup untuk bisa menghadapi kelompok mereka." Jawab Xue Zhao.
"Bagaimana dengan pasukan bangsa peri penguasa hutan ini? Pasti jumlah mereka tidak sedikit serta memiliki kekuatan yang sama dengan bangsa peri penguasa danau yang kita serang sebelumnya." Tutur Du Tiansang lagi.
"Menurut pengakuan salah satu komandan pasukan bangsa peri penguasa danau, kekuatan bangsa peri penguasa hutan ini lebih rendah dari mereka." Sambung Raja Iblis.
"Jika seperti itu, berarti kita memiliki peluang yang besar untuk bisa mengalahkan mereka...apa lagi saat ini sudah ada nona Bao Meng Ling dan juga pendekar Feng Ya." Ucap Du Tiansang.
***
Didalam dunia bangsa peri penguasa hutan ilusi, kini Gai Bian dan juga Shuhou sedang mempersiapkan pasukan bangsa peri untuk bisa menghadapi kelompok yang saat itu sedang mencari posisi mereka.
"Ratu Shuhou, untuk sementara waktu, biarkan aku yang akan menghadapi mereka sebelum bisa memasuki dunia ini." Ucap Gai Bian.
"Raja Gai Bian, sepertinya kita berdua yang harus menghadapi mereka, sebab aku juga telah diberikan tanggung jawab oleh penguasa untuk bisa menjaga penguasa putri." Balas Shuhou.
Juanxu, Xiannu, Duxianzi, Duoci Zhiwu, Caoyao serta komandan pasukan bangsa peri yang lain, kini telah siap dengan pasukan mereka masing-masing untuk bisa menghadapi kelompok Xue Zhao.
"Pertarungan kita kali ini, bukan hanya untuk melindungi penguasa putri dari serangan mereka, melainkan untuk bisa melindungi ras kita sendiri yang adalah penguasa Hutan Ilusi ini."
"Untuk itu, aku berharap kita bisa memberikan kekuatan terbaik kita untuk menghadapi mereka."
Shuhou terus memberikan semangat kepada bangsa peri yang adalah bawahannya.
"Raja Gai Bian, sebaiknya kita menyambut mereka saja diluar dunia ini, sebab jika mereka sudah memasuki dunia kita ini, itu akan semakin sulit untuk bisa melindungi penguasa putri dan juga bangsa peri yang lain." Lanjut Shuhou.
"Baiklah, mari kita pergi untuk menyambut mereka." Tutur Gai Bian menanggapi perkataan Shuhou.
"Ingat, pasukan pemanah harus tetap berada diposisi yang sudah ditentukan."
"Dan tugas kalian adalah untuk membantu kami saat bertarung serta untuk bertahan dari setiap serangan para pendekar dewa yang akan menyerang kalian."
"Sedangkan kalian berlima, harus ikut bertarung juga dengan kami berdua." Tutur Shuhou memberikan perintah.
Mereka pun segera pergi untuk keluar dari dunia bangsa peri untuk menyambut kelompok Xue Zhao.
Saat kelompok Gai Bian dan Shuhou keluar dari dunia bangsa peri, Xue Zhao dan kelompoknya langsung terkejut dan bersiap untuk bertarung.
__ADS_1
~Bersambung~