
Melihat Xue Yunlei yang sudah berdiri dengan penuh emosi, Ji Guang langsung berdiri dan mencegah pria bertopeng itu.
"Ketua Xue, mohon maafkan tuan muda Li Yang, dia tidak tahu dengan siapa kami duduk saat ini, sehingga dia bertindak tidak sopan seperti itu".
" Pendekar Ji Guang, mengapa kau terlihat takut seperti itu? Apakah orang bertopeng ini sangat hebat sehingga kau begitu takut aku menyinggungnya? ". Ujar Li Yan dengan begitu percaya diri.
" Kakak, aku mohon jangan bersikap seperti itu dihadapan ketua Xue Yunlei, apa lagi bersikap tidak senonoh terhadap para bawahannya, kau bisa mendatangkan masalah yang besar bagi kota Chang'an ini ". Li Ziquan mengingatkan.
" Wow...ternyata sosok bertopeng ini sangat ditakuti juga, baiklah aku akan melihat sekuat apa dirinya ". Ucap Li Yan sambil memberikan isyarat kepada kedua pengawalnya untuk menyerang Xue Yunlei.
Kedua pendekar langit tingkat pendekar suci tahap awal langsung melesat menyerang Xue Yunlei.
Xue Yunlei hanya tersenyum dan langsung mengeluarkan energi alam elemen petir dan elemen api yang kini telah berbentuk sebuah tinju dan langsung menyambut kedatangan kedua pendekar yang menyerangnya.
Blaaarrr
Bunyi serangan kedua pendekar itu yang bertemu dengan serangan milik Xue Yunlei.
Lantai penginapan Huaqing langsung hancur, begitu juga dengan perabotan yang berada di dekat mereka, semuanya hancur menjadi debu.
Sedangkan sepuluh peri langsung menciptakan perisai pelindung agar tidak terkena dampak dari benturan kedua kekuatan tersebut.
Sedangkan tubuh Li Yan sendiri kini sudah terhempas jauh dan menabrak pilar besar penginapan Huaqing.
Berbeda dengan Li Yan, Li Ziquan telah di lindungi dengan perisai energi milik Qiang Ji.
Kedua pendekar suci yang menyerang Xue Yunlei kini sudah terbaring berlumuran darah akibat tidak siap menerima serangan Xue Yunlei.
"Jika kalian memaksa, aku bisa meratakan kota Chang'an ini hanya dalam waktu satu jam saja". Ujar Xue Yunlei sambil mengeluarkan aura intimidasi dari seorang pendekar agung.
Keributan itu kembali menarik perhatian para pasukan keamanan kota Chang'an dan langsung melaporkan kepada Li Xin.
Penguasa kota Chang'an itu belum mengetahui jika keributan tersebut disebabkan oleh putranya sendiri.
" Ketua Xue, mohon tarik kembali aura intimidasimu, sebab kau bisa membunuh orang yang tidak bersalah ". Ucap Qiang Ji.
Xue Yunlei yang mendengar ucapan Qiang Ji segera menarik kembali aura intimidasi seorang pendekar agung tahap puncak.
__ADS_1
Situasi di penginapan Huaqing kini mulai mereda, namun para pengunjung yang duduk dilantai dasar penginapan itu merasa heran dengan tindakan Xue Yunlei yang begitu beraninya melukai putra dari penguasa kota Chang'an.
"Siapa yang membuat keributan di penginapan ini? ". Tanya Li Xin yang baru saja tiba bersama keempat pendekar langit pelindung kota Chang'an..
" Tanyakan saja kepada putramu itu". Jawab Xue Yunlei sambil menunjuk ke arah dimana Li Yan berada.
"Ketua Xue, siapa yang melukai putraku? ". Tanya Li Xin penasaran.
" Aku yang melukainya ". Jawab Xue Yunlei singkat.
" Mengapa kau melukainya? ". Tanya Li Xin lagi.
" Tanyakan saja kepadanya mengapa aku bisa melukainya ". Balas Xue Yunlei dengan santai.
" Yan'er! Bagaimana keadaanmu? Mengapa kau bisa diserang oleh ketua Xue? Apakah kau telah menyinggungnya? ". Pertanyaan yang keluar dari mulut Li Xin.
" Tidak ayah, aku hanya menegur Li Ziquan saja dan bercanda dengannya, tetapi tanpa disadari pria bertopeng itu langsung mengeluarkan aura intimidasi hingga membuatku terluka seperti ini".
"Melihat aku telah terluka, mereka berdua langsung menyerangnya, namun mereka berdua juga dilukai olehnya".
Li Yan mulai berdusta dan menjelaskan hal sebaliknya, agar ayahnya akan membelanya dan menghukum Xue Yunlei.
"Dengan kekuatan ku saat ini, aku bisa menghadapi semua kekuatan yang ada di kota Chang'an ini, dan juga mampu untuk menghancurkannya, jika kau ingin membela putramu yang sombong dan licik itu". Lanjut Xue Yunlei dengan nada ancaman.
" Tuan muda Li Ziquan, cepat jelaskan apa yang Li Yan lakukan saat tiba di tempat kami duduk? ". Tanya Xue Yunlei kepada Li Ziquan.
" Paman, kakak Li Yan melakukan tindakan yang tidak senonoh kepada nona yang adalah bawahan Ketua Xue, dia juga menantang ketua Xue dan menyuruh kedua pengawalnya menyerang ketua Xue, sedangkan dirinya sendiri hanya terkena dampak dari serangan itu, karena jika terkena serangan itu secara langsung, pasti kakak Li Yan sudah tidak bernyawa lagi ". Li Ziquan menjelaskan.
" Sialan, kau itu adalah sepupuku, mengapa kau membela orang yang tidak kau kenal? ". Ucap Li Yan dengan emosi.
" Diam! Ternyata kau telah menyalahgunakan posisi ayah di kota Chang'an ini, aku akan memberikan hukuman yang pantas kepadamu agar kau tidak akan melakukannya lagi ". Ucap Li Xin yang diawali dengan bentakan.
" Penguasa Li, sepertinya anda memiliki pekerjaan yang serius untuk memberantas setiap orang yang menyalahgunakan posisi mereka di kota Chang'an ini, sebab jika kau tidak menangani hal itu, kota ini akan hancur ditangan orang-orang seperti putramu itu ". Ucap Xue Yunlei mengingatkan.
" Ketua Xue, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang kau rasakan saat berada di kota Chang'an ini, aku merasa sangat menyesal karena salah satu orang yang membuat dirimu tidak nyaman adalah putraku sendiri ". Ucap Li Xin dengan nada suara penuh penyesalan.
" Sudahlah, aku sudah tidak mempermasalahkan hal itu, karena aku telah menganggapnya sudah selesai ". Balas Xue Yunlei.
__ADS_1
" Terima kasih atas kerendahan hati serta kebaikan hati Ketua Xue, aku akan selalu mengingatnya ". Ucap Li Xin.
" Ketua Xue, aku pergi dulu untuk mendidik putraku itu agar dia tidak lagi melakukan tindakan yang sama kepada orang lain ". Lanjut Li Xin.
" Silahkan penguasa Li". Balas Xue Yunlei mempersilahkan.
Li Xin pun segera pergi bersama putranya dan juga keempat pelindung kota yang membopong kedua pendekar pengawal Li Yan yang saat itu dalam keadaan terluka parah.
Setelah kepergian Li Xin bersama dengan putranya, Xue Yunlei pun langsung memanggil pemilik penginapan Huaqing untuk menanyakan biaya kerusakan akibat dampak dari benturan serangannya dengan serangan kedua pengawal Li Yan.
"Tuan, tidak perlu mengganti biaya kerusakan meja dan kursi itu, aku sudah mengikhlaskan hal itu". Balas pemilik penginapan.
Xue Yunlei langsung mengeluarkan sepuluh koin emas dan langsung membayar biaya kerusakan serta biaya daging dan arak yang mereka pesan.
" Ambil semuanya, jangan menolaknya ". Ucap Xue Yunlei kepada pemilik penginapan Huaqing.
" Tuan muda Li Ziquan, para senior, kita tidak bisa melanjutkan kebersamaan kita malam ini, jika kita berjodoh, mungkin kita bisa melanjutkannya lagi". Ucap Xue Yunlei.
"Saat ini kami pamit undur diri". Tutup Xue Yunlei yang langsung pergi meninggalkan tiga orang tersebut dan berjalan menuju ke lantai atas dimana kamar mereka berada.
***
Di ruang pribadi milik Li Xin yang berada di balai kota Chang'an, kini terlihat ada enam sosok yang sedang berbincang-bincang.
Keenam orang tersebut adalah Li Xin bersama dengan putranya dan juga keempat pendekar langit pelindung kota Chang'an.
"Yan'er, mengapa kau begitu ceroboh seperti ini? Kau tau siapa orang yang telah kau singgung itu? Dia itu adalah ketua organisasi Awan Merah yang memiliki puluhan pendekar langit".
" Kekuatannya juga tidak bisa diukur oleh keempat pelindung kota Chang'an, sehingga orang itu tidak bisa sembarang disinggung ".
" Tidak hanya itu saja, ketua Xue Yunlei ini tidak pernah takut dengan kekuatan manapun, sehingga kita tidak boleh berseteru dengannya, karena itu bisa memberikan kerugian yang besar bagi kota Chang'an ini ".
Li Xin terus menasihati putranya itu, namun tidak terdengar dari nada suaranya membentak Li Yan.
" Ayah, penghinaan ini harus dibayar olehnya, kita harus mempersulit setiap anggota yang berasal dari organisasi Awan Merah jika mereka memasuki kota Chang'an ini ". Ucap Li Yan memberikan masukan kepada ayahnya.
" Tidak bisa, tindakan itu akan diketahui oleh ketua Xue, lebih baik kita mengadukan saja hal ini kepada raja Xia Jie agar dirinya akan mengerahkan kekuatan pasukan dari partai Qing Ceng untuk memberikan kesulitan bagi anggota organisasi Awan Merah saat melakukan pengawalan ". Balas Li Xin.
__ADS_1
"Sepertinya itu cara yang tepat untuk memberikan pelajaran bagi mereka". Sambung Li Yan sambil tersenyum licik.
~Bersambung~