PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 136. Li Ziquan


__ADS_3

Saat berada di salah satu ruangan untuk mengambil koin emas miliknya, Xue Yunlei langsung melambaikan tangannya dan membuat kotak koin emas yang ada langsung menghilang.


Tindakan Xue Yunlei itu membuat Li Chiang merasa terkejut karena mengetahui jika sosok yang berada di depannya itu memiliki cincin spasial atau cincin penyimpanan.


Xue Yunlei tidak memperdulikan keterkejutan Li Chiang, pemuda itu segera berpamitan dan mengucapkan terima kasih kepada pemilik paviliun Binjian itu dan bergegas untuk pergi meninggalkan paviliun tersebut.


Namun saat Xue Yunlei ingin melangkah keluar, Li Chiang segera memanggilnya lagi dan berkata.


"Ketua Xue, ambil anda menjadi pelanggan istimewa di paviliun Binjian ini". Ucap Li Chiang sambil memberikan kartu emas kepada Xue Yunlei.


Pemuda itu segera menerima pemberian Li Chiang dan kembali berterima kasih kepada pemilik paviliun Binjian itu.


Akhirnya Xue Yunlei pun meninggalkan paviliun Binjian dan kembali ke penginapan Huaqing untuk beristirahat karena pada keesokan harinya mereka akan kembali melanjutkan perjalanan untuk menuju ke kota Rong Cheng.


Seorang pemuda yang melihat sepuluh wanita cantik yang bersama dengan Xue Yunlei merasa sangat tertarik sehingga berniat untuk mendekati mereka.


"Perkenalkan, aku Li Ziquan! Mohon maaf jika saya sudah mengganggu perjalanan kalian, tetapi apakah aku bisa mengetahui kalian akan pergi ke mana? ". Ucap pemuda itu bertanya kepada Xue Yunlei yang juga bersama dengan dua orang pendekar langit disampingnya.


" Sepertinya pemuda ini berasal dari keluarga bangsawan yang cukup kaya, sebab dia memiliki dua orang pengawal yang memiliki basis kultivasi sebagai pendekar petapa suci tahap puncak". Pikir Xue Yunlei saat melihat sosok pemuda yang bertanya kepada mereka.


"Kami akan pergi ke penginapan Huaqing". Jawab Xue Yunlei.


" Apakah ada hal penting yang ingin tuan muda sampaikan? ". Lanjut Xue Yunlei bertanya kepada pemuda itu.


" Oh, tidak tuan, aku hanya ingin untuk bisa mengenal nona ini lebih dekat lagi". Jawab Li Ziquan yang adalah putra dari Li Chiang.


Dan wanita yang dia maksudkan itu adalah Duxianzi adik keempat Xiangwei.


Mendengar jawaban Li Ziquan, Xue Yunlei hanya bisa tersenyum dan berkata.


"Bagaimana nona Duxianzi, apakah kau mau memberikan kesempatan kepada tuan muda ini untuk mengenal dirimu? ".


" Mohon maaf tuan, saat ini aku tidak mau untuk menjalin hubungan dengan seorang pria, apa lagi dekat dengan seorang pria, jadi mohon tuan bisa memakluminya ". Jawab Duxianzi sambil memberikan sikap hormat kepada Li Ziquan.


" Bagaimana jika kita berteman saja? Apakah nona mau untuk berteman denganku? ". Tanya Li Ziquan lagi dengan nada sopan.


" Tidak bisa! Mana mungkin seorang wanita dan seorang pria akan berteman? Jadi tolong jangan mengganggu ku lagi, sebab kami saat ini sedang menjalankan tugas, jadi kami tidak akan berlama-lama di kota Chang'an ini". Jawab Duxianzi.


"Nona Duxianzi, meskipun kita tidak boleh berteman, apakah aku bisa tetap berada didekatmu? ". Tanya Li Ziquan penuh harap.


" Tidak bisa! Keberadaanmu itu akan membuatku semakin terganggu ". Jawab Duxianzi dengan tegas.

__ADS_1


" Tuan muda Li, nona Duxianzi hanyalah seorang hamba, sehingga derajatnya tidak setara dengan anda, lebih baik anda mencari seorang wanita yang berasal dari keluarga terhormat! ". Ucap Xue Yunlei.


" Tuan, bagiku setiap manusia itu memiliki derajat yang sama, sehingga aku tidak pernah menilai siapa pun dari latar belakangnya ". Balas Li Ziquan tulus.


Dua orang pendekar langit yang bersama dengan Li Ziquan tidak bisa mengetahui basis kultivasi yang dimiliki oleh sebelas orang tersebut.


Hal itu semakin membuat mereka menjadi penasaran dengan status kelompok tersebut karena selama ini, mereka berdua belum pernah bertemu dengan kelompok yang tidak bisa diketahui basis kultivasi mereka.


"Tuan muda, sepertinya kita tidak boleh terus mengganggu mereka, sebab hal itu bisa membuat mereka bisa merasa terganggu". Ucap seorang pendekar langit.


" Tuan pendekar, sebagai seorang laki-laki, aku pikir sikap tuan muda Li sangat normal, jadi menurutku itu tergantung pada nona Duxianzi saja". Ucap Xue Yunlei menanggapi perkataan pendekar langit tersebut.


"Terima kasih tuan atas kebaikan serta kerendahan hati tuan, atas nama tuan muda Li Ziquan, saya meminta maaf jika sikap tuan muda Li Ziquan telah mengganggu perjalanan tuan". Ucap pendekar langit itu lagi.


" Baiklah, aku mengundang kalian untuk menikmati arak bersama kami di penginapan Huaqing ". Balas Xue Yunlei.


" Terima kasih atas undangannya ". Ucap pendekar langit itu menanggapi undangan Xue Yunlei.


Mereka pun terus melangkah untuk menuju ke penginapan Huaqing.


Beberapa saat kemudian, akhirnya mereka pun memasuki penginapan tersebut.


Kedatangan mereka langsung disambut oleh seorang pelayan.


" Sediakan arak terbaik yang ada di tempat kalian ini". Ucap Xue Yunlei.


"Baik tuan, silahkan duduk. Mohon untuk menunggu sebentar, kami akan menyiapkan pesanan tuan". Ucap pelayan itu dan langsung pergi meninggalkan mereka.


" Silahkan duduk tuan muda Li! ".


" Senior, silahkan duduk! ".


Xue Yunlei mempersilahkan ketiga orang tersebut untuk duduk.


Mereka pun kini duduk saling berhadapan, dan tatapan mata Li Ziquan tidak pernah lepas dari Duxianzi.


Peri cantik itu kini mulai merasa risih dengan tatapan pemuda didepannya.


" Tuan muda Li, mohon jangan memandangiku seperti itu, aku sangat merasa terganggu dengan tatapanmu itu". Ucap Duxianzi.


"Eh....hmm....mohon maaf jika aku telah membuat nona Duxianzi merasa tidak nyaman". Ucap Li Ziquan dengan tergagap.

__ADS_1


Tidak lama kemudian akhirnya pelayan datang mengantarkan pesanan Xue Yunlei, mereka pun langsung menikmati arak terbaik di penginapan itu sambil berbincang-bincang.


Kini sikap Li Ziquan tidak lagi sama seperti sebelumnya, pemuda itu kini hanya sesekali mencuri pandang untuk menatap Duxianzi.


"Tuan, mohon maaf sebelumnya, jika kami boleh tahu, tuan berasal dari mana? ". Tanya seorang pendekar langit.


" Kami berasal dari kota Yenan, dan aku adalah Xue Yunlei, ketua organisasi Awan Merah". Jawabannya.


"Ketua organisasi Awan Merah? Aku tidak menduga bisa duduk menikmati arak bersama dengan ketua organisasi Awan Merah". Ucap pendekar langit itu merasa sangat senang setelah mengetahui identitas Xue Yunlei.


" Aku Ji Guang merasa sangat terhormat bisa mengenal ketua Xue Yunlei ". Ucap pendekar langit itu.


" Aku Qiang Ji merasa terhormat bisa mengenal dan minum arak bersama dengan ketua Xue Yunlei ". Ucap pendekar langit yang satunya lagi.


Mendengar perkataan serta melihat sikap kedua pengawalnya, Li Ziquan tidak tinggal diam juga, pemuda itu juga melakukan hal yang sama dengan apa yang kedua pengawalnya lakukan.


Xue Yunlei merasa sangat senang bisa mendapatkan kenalan lagi dikota Chang'an itu.


Li Ziquan juga memberitahukan jika dia adalah putra dari pemilik paviliun Binjian Li Chiang.


Xue Yunlei yang mengetahui hal itu langsung tersenyum dan berkata.


" Ternyata sikap tuan Li Chiang diwarisi oleh tuan muda Li Ziquan, ayo kita bersulang untuk pertemuan kita ini ".


" Apakah ketua Xue Yunlei mengenal ayahku? ". Tanya Li Ziquan merasa terkejut dengan perkataan Xue Yunlei.


" Iya, aku mengenal tuan Li Chiang saat bertemu di paviliun Binjian, karena aku baru saja menyerahkan benda berharga yang aku miliki untuk dilelang ". Jawab Xue Yunlei.


" Oh, jadi seperti itu yah!? Terima kasih ketua Xue atas pujiannya, aku merasa tidak pantas jika disamakan dengan ayahku dan juga adik perempuanku, sebab mereka berdua memiliki bakat yang tidak ada didalam diriku ". Ucap Li Ziquan.


" Tuan muda Li Ziquan tidak perlu berkata seperti itu, setiap manusia pasti memiliki kelebihannya masing-masing".


"Aku juga pernah menjadi tempat bullyan orang-orang terdekatku, tetapi aku bisa bangkit dan menunjukkan kepada mereka jika aku bisa lebih baik dari mereka".


Xue Yunlei memberikan kata-kata motivasi kepada Li Ziquan agar pemuda itu tidak merasa berkecil hati.


Mereka pun bersulang dan terus menikmati arak yang terus dipesan oleh Xue Yunlei.


"Sepertinya kamu tidak mengingat saudara mu ini, ada begitu banyak wanita cantik, tetapi kau tidak memberitahukan kepadaku". Ucap seorang pemuda yang langsung bergabung duduk di antara para peri.


Xue Yunlei yang melihat tindakan pemuda tersebut langsung emosi dan berdiri dari tempat duduknya.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2