PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 148. Di Balai Kota Rong Cheng


__ADS_3

Mendapatkan pertanyaan dari Xue Yunlei, Zou Wenli pun segera menjawabnya.


"Tuan Xue, sebagai permintaan maaf ku kepadamu, jika ada urusan penting yang berkaitan dengan rumor yang beredar itu, aku bersama seluruh kekuatan yang ada, akan dengan senang hati untuk membantumu".


" Jika ada hal lain yang ingin tuan Xue minta dari ku, jika itu bisa aku penuhi, akan aku kabulkan ". Lanjut Zou Wenli.


" Aku sangat menghargai niat baik tuan Zou Wenli, namun dengan kekuatan yang aku miliki saat ini, menurutku itu sudah cukup untuk bisa menghancurkan suatu kekuatan seperti yang dimiliki oleh partai Qing Ceng ". Balas Xue Yunlei menanggapi perkataan Zou Wenli.


Mendengar apa yang disampaikan oleh Xue Yunlei, Zou Wenli merasa sangat terkejut dengan hal itu.


Itu karena Zou Wenli sendiri sudah mengetahui sekuat apa partai Qing Ceng.


Tidak itu saja, akan tetapi jumlah anggota yang mereka miliki sangat banyak, sehingga hanya dengan dua belas orang saja, itu akan sangat mustahil untuk bisa mengalahkannya.


"Sepertinya tuan Zou merasa ragu dengan apa yang baru saja aku katakan". Ucap Xue Yunlei sambil tersenyum menatap kearah Zou Wenli.


" Mohon maaf jika mulut orang tua ini lancang, namun apa yang tuan Xue katakan itu adalah benar".


"Sebab dengan dua belas orang saja, itu sangat mustahil jika bisa mengalahkan ribuan anggota partai Qing Ceng". Zou Wenli menanggapi ucapan Xue Yunlei.


" Ha...ha...ha...ha...ha...ha...sudahlah, tuan Zou tidak perlu mengkhawatirkannya, sebab aku tidak akan pernah membual dengan kekuatan yang aku miliki". Ujar Xue Yunlei enteng.


Mendengar serta melihat perkataan dan sikap Xue Yunlei, Zou Wenli kini merasa percaya jika sosok yang ada di depannya itu sanggup melakukan apa yang telah dia katakan.


Karena hal itu juga ditunjang dengan pengalaman yang telah dia rasakan saat dikurung oleh formasi aray milik Xue Yunlei.


"Tuan Zou, apakah tidak ada lagi keuntungan yang lain yang ingin anda tawarkan kepadaku? ". Lanjut Xue Yunlei bertanya kepada Zou Wenli.


" Aku berjanji, mulai saat ini, setiap anggota klan Xue yang berasal dari kota Yin, adalah tamu kehormatan di kota Rong Cheng ini ". Jawab Zou Wenli dengan sangat yakin.


"Tidak hanya itu saja, aku ingin organisasi Awan Merah juga harus menjadi tamu kehormatan dikota ini". Ujar Xue Yunlei menyambung perkataan Zou Wenli.


" Organisasi Awan Merah? Bukankah itu organisasi pengawalan yang mulai berkembang dan memiliki puluhan anggota sebagai pendekar langit? ". Pikir Zou Wenli.


"Tuan Xue, apa hubungan anda dengan organisasi Awan Merah? ". Tanya Zou Wenli penasaran.


" Aku adalah pendiri serta ketua dari organisasi tersebut ". Jawab Xue Yunlei.


" Apakah ada sesuatu yang telah terjadi dengan organisasi Awan Merah? ". Lanjut Xue Yunlei.


" Tidak tuan Xue, hanya saja organisasi Awan Merah saat ini sangat dikenal dan sangat diminati oleh para pedagang dan bangsawan untuk melakukan kerja sama dengan mereka ". Jawab Zou Wenli menjelaskan.

__ADS_1


" Oh, jadi seperti itu. Aku pikir anda pernah berselisih dengan mereka ". Tanggapan Xue Yunlei.


" Tidak tuan Xue ". Balas Zou Wenli singkat.


" Tetapi mohon maaf jika aku lancang, apakah aku boleh tau siapa tuan ini? ". Lanjut Zou Wenli bertanya sambil menatap kearah Zhuan Zhu.


Mendapatkan pertanyaan dari penguasa kota Rong Cheng, Zhuan Zhu hanya tersenyum dan berkata.


" Menurutku, identitasku ini tidak terlalu penting buat tuan Zou Wenli, sehingga tidak perlu aku memperkenalkan diriku ini". Ucap Zhuan Zhu menjawab pertanyaan Zou Wenli sambil tersenyum.


"Siapa pun Anda, karena anda adalah kerabat dekat tuan Xue Yunlei, sehingga identitas anda juga sangat penting bagi kami". Balas Zou Wenli.


" Tuan Zou, dia ini adalah senior ku, sehingga anda juga harus menghormati keputusannya untuk tidak memberitahukan identitasnya ". Xue Yunlei menyanggah perkataan Zou Wenli.


" Tuan Xue, mohon maaf atas kelancanganku". Ucap Zou Wenli sambil menangkupkan kedua tangannya.


"Sudahlah, lebih baik kita nikmati saja jamuan yang telah kalian siapkan ini". Ucap Xue Yunlei untuk mencairkan lagi suasana diruangan itu.


***


Di gerbang kota Rong Cheng kini telah terlihat sekelompok besar orang yang menggunakan atribut yang berasal dari Perguruan Pedang Terbang.


Kelompok itu berjumlah seratus orang lebih dengan basis kultivasi terendah adalah seorang pendekar diranah master yang berjumlah enam puluh orang.


Mereka dipimpin langsung oleh ketua perguruan Pedang Terbang Yue Ma yang adalah seorang pendekar spiritual tahap awal.


Mengingat kekuatan mereka saat itu yang tidak bisa disinggung, rombongan mereka pun langsung di biarkan memasuki kota Rong Cheng.


Mereka juga bukan untuk pertama kalinya datang di kota Rong Cheng, kedatangan mereka kali ini sudah untuk yang kesekian kalinya.


Setelah melewati gerbang kota Rong Cheng, mereka kembali terbang menggunakan pedang mereka masing-masing.


Pemandangan yang sangat langkah untuk bisa disaksikan oleh sebagian besar penduduk yang berada di kota Rong Cheng.


Dan tindakan mereka itu untuk menunjukkan eksistensi kekuatan mereka agar bisa mengintimidasi setiap anggota sekte dan juga para murid perguruan ilmu bela diri yang sudah berada di kota itu.


Sebenarnya mereka bisa langsung pergi ke markas partai Qing Ceng, namun karena ingin melakukan perang psikologi terlebih dahulu terhadap calon lawan mereka, sehingga rombongan mereka melewati kota Rong Cheng.


Seluruh pasang mata penduduk yang berada di sepanjang jalan yang mereka lalui, langsung terpaku menatap kearah kelompok tersebut. Tidak terkecuali dengan setiap anggota sekte maupun para murid yang telah berada di kota itu.


"Sepertinya kekuatan perguruan Pedang Terbang sangat menakutkan".

__ADS_1


" Ini akan menjadi peristiwa yang sangat besar dan akan diingat terus selama ribuan tahun kedepan ".


" Sepertinya tiga kekuatan yang lain juga akan datang untuk membantu partai Qing Ceng ".


Kata-kata yang keluar dari mulut setiap orang yang melihat kedatangan anggota perguruan Pedang Terbang.


Karena niat mereka hanya untuk memberikan tekanan psikologi terhadap calon lawan mereka, sehingga kelompok tersebut langsung meninggalkan kota Rong Cheng dan menuju ke markas partai Qing Ceng.


Hal itu langsung dilaporkan kepada penguasa kota Rong Cheng.


Mendengar seorang prajurit melaporkan hal itu, Zou Wenli pun berkata.


"Siapa pun yang datang ke kota ini, sambut mereka dengan baik, akan tetapi kalian harus terus mengawasi setiap pergerakan mereka agar tidak terjadi pertarungan didalam kota ini".


" Dari sekte atau perguruan mana pun mereka berasal, jangan memperlakukan secara istimewa satu pun dari mereka, sebab tindakan tersebut akan memberikan kerugian bagi kota kita ini". Perintah Zou Wenli kepada prajurit tersebut.


Prajurit itu pun segera pergi dan menyampaikan apa yang diperintahkan oleh Zou Wenli kepada seluruh jenderal yang bertugas.


"Penguasa, bagaimana jika salah satu dari anggota sekte atau perguruan ilmu bela diri melakukan tindakan yang berlebihan di kota ini, apa yang harus kita lakukan? ". Tanya Ling Jue sebagai jenderal besar di kota itu.


Mendapatkan pertanyaan dari Ling Jue, membuat Zou Wenli pun berpikir langkah apa yang harus dia lakukan.


Sebab jika kekuatan sekte yang anggotanya telah membuat tindakan yang Ling Jue maksudkan itu seperti kekuatan yang ditunjukan oleh perguruan Pedang Terbang, itu akan menjadi pekerjaan yang sangat berat baginya.


"Jika mereka tidak memberi muka kepada tuan Zou, jangan pernah ragu untuk menindak mereka". Ujar Xue Yunlei.


" Tuan Xue, apakah anda akan memberikan bantuan jika kota ini mendapatkan masalah yang lebih serius dari apa yang akan kita lakukan? ". Tanya Zou Wenli.


" Iya, aku akan memberikan bantuan kepada kalian jika salah satu dari sekte atau perguruan ilmu bela diri bertindak arogan di kota ini ". Ujar Xue Yunlei meyakinkan Zou Wenli.


" Tidak hanya aku saja, melainkan senior Zhuan pasti juga akan membantu kalian ". Lanjutnya.


"Ternyata meskipun sangat jenius, tetapi tidak konsisten dalam merahasiakan sesuatu". Pikir Zhuan Zhu menanggapi perkataan Xue Yunlei.


Mengetahui pikiran Zhuan Zhu, Xue Yunlei langsung menatap pria itu dan hanya bisa tersenyum kecil.


" Senior Zhuan? Apakah sosok ini adalah Dewa Penyamaran yaitu pendekar Seribu Wajah Zhuan Zhu? ". Pikir seorang pria sepuh yang adalah pelindung kota Rong Cheng.


Mengetahui pikiran pria sepuh itu, Xue Yunlei segera mengalihkan perhatiannya.


" Senior, jika aku boleh tahu, apakah senior juga berasal dari salah satu sekte atau perguruan ilmu bela diri di daratan negara Xin ini? ". Tanya Xue Yunlei.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2