PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 144. Dewa Penyamaran


__ADS_3

Mendengar perkataan Xue Yunlei yang menebak siapa dirinya yang sebenarnya, membuat sosok itu langsung terkejut.


"Apa katamu? Mendengar dari Si Pencuri Tua Ming Chuan? ". Tanya Zhuan Zhu merasa terkejut.


" Apakah kau adalah kerabatnya? ". Tanya Zhuan Zhu penasaran.


" Tidak, aku bukan kerabatnya ". Jawab Xue Yunlei singkat.


" Terus, mengapa kau bisa bertemu dengan Pencuri Tua itu? ". Tanya Zhuan Zhu lagi.


" Kejadiannya hampir mirip seperti pertemuan kita ini, semuanya tanpa disengaja ". Jawab Xue Yunlei santai.


" Maksudmu, kau juga melakukan hal yang sama seperti hari ini? ". Tanya pria itu.


" Sudahlah, katakan saja, apakah kau benar adalah dewa penyamaran Zhuan Zhu? ". Tanya Xue Yunlei kembali ke pembahasan awal.


" Iya, tebakan mu itu sangat tepat, selama ini tidak ada yang bisa mengungkapkan penyamaran ku ini". Jawab Zhuan Zhu.


"Xue Yunlei memberi hormat kepada senior! Menjadi suatu kehormatan bagiku karena bisa bertemu langsung dengan Dewa Penyamaran yang sangat misterius". Ucap Xue Yunlei sambil menangkupkan kedua tangannya memberi hormat.


" Sudahlah...sudahlah, jangan terlalu formal seperti itu, aku merasa tidak nyaman dengan sikap mu". Zhuan Zhu menanggapi.


"Dan karena kau sudah bisa mengungkapkan siapa diriku, aku akan mengajarimu bagaimana melakukan penyamaran yang sulit untuk bisa diketahui oleh orang lain". Ujar Zhuan Zhu sambil tersenyum.


" Ayo kita masuk ke bangunan itu, disitu tidak ada penghuninya ". Ajak Zhuan Zhu.


Mereka berdua pun langsung pergi memasuki bangunan itu dan menuju ke salah satu ruangan yang terletak di sudut bangunan tua itu.


Setelah itu Zhuan Zhu pun langsung memberikan penjelasan kepada Xue Yunlei sambil merubah wajahnya agar tidak bisa dikenali lagi.


Zhuan Zhu pun memberitahukan rahasia tentang bahan - bahan yang akan dipakai untuk digunakan dalam penyamaran.


Benda-benda tersebut diambil Zhuan Zhu dari dalam cincin penyimpanan miliknya, Xue Yunlei tidak merasa terkejut dengan apa yang dilakukan oleh pendekar dewa itu.


"Sepertinya anda tidak terkejut dengan apa yang aku lakukan saat ini, apakah anda sudah mengetahui tentang cincin penyimpanan? ". Tanya Zhuan Zhu penasaran.


" Iya, jika tentang cincin penyimpanan, aku telah mengetahuinya. Dan yang aku ketahui hanya segelintir orang saja yang memiliki cincin spasial seperti yang senior miliki ". Jawab Xue Yunlei.


Setelah beberapa saat Zhuan Zhu telah selesai merubah wajah serta penampilan Xue Yunlei, dewa penyamaran itu terus memberikan petunjuk.


Xue Yunlei dengan cepat bisa menguasai apa yang telah dijelaskan oleh Zhuan Zhu.

__ADS_1


Setelah selesai memberikan petunjuk, akhirnya Zhuan Zhu pun bertanya.


" Pendekar Xue, sebenarnya apa basis kultivasimu? Mengapa aku tidak bisa melihat basis kultivasimu serta usia tulang murni milikmu? ".


Mendengar pertanyaan Zhuan Zhu, Xue Yunlei pun segera mengungkapkan basis kultivasinya dan juga usia tulang murni miliknya.


" Silahkan senior periksa basis kultivasiku serta tulang murni milikku". Ucap Xue Yunlei.


Zhuan Zhu pun segera melakukan apa yang pemuda itu katakan.


Sesaat kemudian Zhuan Zhu pun merasa terkejut setelah mengetahui basis kultivasi serta usia tulang murni milik Xue Yunlei.


"Bagaimana mungkin diusia semuda ini kau sudah memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar agung? Kau benar-benar sangat jenius, selama ini belum ada yang mampu menunjukkan pencapaian seperti apa yang kau capai". Tutup Zhuan Zhu.


" Senior terlalu memuji ku". Balas Xue Yunlei menanggapi.


"Apa yang aku katakan itu bukan sekedar untuk memujimu, namun hal itu benar-benar adalah faktanya". Ujar Zhuan Zhu.


" Senior, mengapa kalian para pendekar dewa yang awalnya tidak pernah terlibat dalam dunia persilatan, kini satu persatu mulai menampakan diri kalian? ". Tanya Xue Yunlei merubah topik pembicaraan.


" Sepertinya pendekar Xue juga merasa penasaran dengan situasi saat ini, sehingga melontarkan pertanyaan seperti itu kepadaku ".


" Jangan bilang jika pendekar Xue berpikir kehadiranku ini berhubungan dengan rumor yang selama ini beredar!? ". Tutup Zhuan Zhu.


" He...he...he...he...he...sebenarnya kehidupanku tidak jauh berbeda dengan salah satu pendekar dewa yang ada di wilayah negara Xin ini".


"Kami berdua terus menjalani kehidupan layaknya seperti manusia pada umumnya, namun karena aku sering merubah wajahku, sehingga tidak ada yang bisa mengenaliku". Zhuan Zhu menjelaskan.


" Apakah yang senior maksudkan itu adalah Dewa Pengemis Yu Fei? ". Xue Yunlei memotong penjelasan Zhuan Zhu dan mencoba untuk menebak.


Dan tebakan Xue Yunlei itu sekali lagi membuat Zhuan Zhu merasa sangat terkejut, karena orang yang dia maksudkan memang adalah Yu Fei.


" Mengapa pendekar Xue bisa mengetahui nama pengemis tengik itu? Apakah pendekar Xue pernah bertemu juga dengannya? ". Tanya Zhuan Zhu.


" Iya, aku sudah beberapa kali bertemu dengannya. Dan hubungan kita sangat baik". Jawab Xue Yunlei jujur.


"Setiap orang yang beberapa generasi lebih tua dari mu saja sampai saat ini belum pernah bertemu dan mengetahui setiap identitas asli aku dan pengemis tengik itu".


" Tetapi pendekar Xue sekali bertemu saja denganku sudah bisa mengetahui identitas diriku serta sudah bertemu tiga orang pendekar dewa bumi yang ada di wilayah negara Xin ini".


"Langit benar-benar sangat memberkati pendekar Xue Yunlei dengan pengetahuan serta kejeniusan yang tidak ada duanya". Puji Zhuan Zhu.

__ADS_1


" Senior, bagaimana jika kita mencari salah satu kedai untuk melanjutkan pembicaraan kita, sekalian untuk menguji apakah penyamaran ku ini berhasil mengecoh pasukan di kota Rong Cheng ini atau tidak ". Ucap Xue Yunlei sambil tersenyum.


" Ha...ha...ha...ha...ha...Apakah pendekar Xue sedang meremehkan kemampuan ilmu penyamaran ku ini? ". Balas Zhuan Zhu menanggapi.


" Aku tidak bermaksud seperti itu, mana mungkin aku meremehkan teknik ilmu penyamaran milik senior!? ". Xue Yunlei menanggapi perkataan Zhuan Zhu dengan tersenyum.


" Baiklah, ayo kita pergi dari sini". Ajak Zhuan Zhu menyetujui tawaran Xue Yunlei.


Mereka berdua segera pergi dari bangunan tua itu dan Zhuan Zhu menuntun Xue Yunlei untuk pergi ke salah satu kedai yang dia ketahui.


Kini Zhuan Zhu juga sudah merubah penampilan serta wajahnya agar tidak dikenali oleh pasukan yang telah dia kelabui,


Penampilan keduanya kini terlihat seperti dia orang yang telah berusia empat puluhan tahun.


"Sebaiknya pendekar Xue menyiapkan identitas baru untuk ditunjukkan kepada para prajurit yang akan melakukan pemeriksaan nanti". Zhuan Zhu mengingatkan kepada Xue Yunlei.


" Iya senior, aku sudah menyiapkannya ". Balas Xue Yunlei.


Setelah sampai di kedai yang Zhuan Zhu inginkan, keduanya langsung di sambut oleh para prajurit yang hendak memeriksa identitas mereka.


" Tuan-tuan, mohon maaf karena kami sudah mengganggu waktu kalian berdua. Mohon menunjukkan identitas kalian". Ucap seorang komandan pasukan.


Xue Yunlei pun segera menunjukkan identitas miliknya. Dan hal yang sama juga dilakukan oleh Zhuan Zhu.


Setelah melihat pelat identitas mereka berdua, akhirnya komandan itu pun segera pergi melanjutkan pemeriksaan kepada orang lain.


Xue Yunlei dan Zhuan Zhu pun segera duduk di salah satu tempat yang telah tersedia di kedai itu serta langsung memesan arak dan makanan yang terbaik.


Keduanya pun melanjutkan pembicaraan mereka sambil menikmati arak dan daging bakar yang telah disediakan.


"Sebenarnya apa tujuan kedatangan pendekar Xue ke kota Rong Cheng ini? Apakah itu berhubungan dengan rumor yang beredar itu? ". Tanya Zhuan Zhu.


" Tidak, tujuan kedatangan ku ke kota ini hanya untuk mengetahui siapa yang melakukan pembantaian di desa yang ada dalam rumor itu serta mencari tau keberadaan salah satu penduduk yang ada di desa itu ". Jawab Xue Yunlei.


" Menurutku, orang yang melakukan pembantaian di desa itu bukanlah orang-orang yang berasal dari partai Qing Ceng, melainkan ada pihak lain yang ingin untuk menjebak partai Qing Ceng ". Zhuan Zhu menjelaskan.


" Mengapa senior begitu yakin jika tindakan itu tidak dilakukan oleh orang-orang dari partai Qing Ceng? ". Xue Yunlei bertanya.


" Aku berpikir seperti itu karena, jika tindakan itu dilakukan oleh partai Qing Ceng, pasti tidak akan ada rumor yang beredar seperti apa yang telah banyak orang ketahui seperti sekarang ini ".


" Sebab setiap partai Qing Ceng akan melakukan suatu pembantaian, itu pasti memiliki alasan serta itu akan berhubungan dengan istana ".

__ADS_1


" Mereka juga tidak akan meninggalkan jejak sedikit pun di lokasi pembantaian ". Tutup Zhuan Zhu menjelaskan.


~Bersambung~


__ADS_2