PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 45. Serangan Mendadak


__ADS_3

Ditengah perjalanan, kelompok Xue Yunlei pun dikejutkan dengan serangan yang datang ke arah mereka secara tiba - tiba.


Ratusan pedang yang terbentuk dari energi Qi segera menghujam dari atas udara ke kereta kuda yang di kendarai oleh Xue Yunlei.


Persepsi Xue Yunlei pun tiba - tiba bisa merasakan bahaya yang datang ke arahnya.


"Menghindar...!". Teriak Xue Yunlei sambil mengaktifkan teknik tingkat tinggi dari formasi pertahanan yang dia miliki, meskipun itu membutuhkan energi Qi yang banyak.


Karena Xue Yunlei bisa merasakan kekuatan serangan yang datang, sehingga dirinya menggunakan teknik tersebut.


Xiangwei dan juga Huaxianzi pun segera mengerahkan kemampuan mereka berdua untuk membendung serangan tersebut ketika mereka mengetahuinya.


Mendengar teriakan Xue Yunlei, tiga wanita yang berada didalam kereta segera melesat keluar.


Duuaaarrr...duuaaarrr...duuaaarrr


Bunyi ledakan yang terjadi disaat ratusan pedang energi menghantam formasi pertahanan milik Xue Yunlei.


Tidak hanya menerjang formasi pertahanan milik Xue Yunlei, akan tetapi menghancurkan juga pepohonan yang dikendalikan oleh Xiangwei serta kelopak bunga milik Huaxianzi yang terbentuk dari energi qi miliknya.


Kekuatan hantaman belasan pedang energi yang lolos dari pepohonan dan juga kelopak bunga milik kedua peri itu membuat kereta kuda milik Xue Yunlei, hancur berkeping - keping.


Tidak hanya itu saja, akan tetapi kuda - kuda yang menarik kereta itu kini sudah tidak bernyawa lagi, serta permukaan tanah di bawah tubuh Xue Yunlei langsung tercipta lubang meskipun tidak dalam.


"Tuan muda Xue!". Teriak Xiao Lin Meng saat menatap ke arah Xue Yunlei.


Remaja itu masih tetap bisa untuk berdiri meskipun kini sudah terlihat lemah.


Sedangkan Xiangwei dan juga Huaxianzi setelah membendung serangan pedang energi itu, keduanya segera membalas serangan tersebut.


Pepohonan di kedua sisi jalan serta kelopak bunga yang terbentuk dari energi qi segera melayang ke udara untuk menyerang ke arah sosok yang menyerang mereka.


Duuaaarrr...duuaaarrr...duuaaarrr


Bunyi ledakan pun kembali terjadi di atas udara saat serangan pedang energi dan serangan milik kedua peri itu saling berbenturan.


Pohon - pohon besar yang digunakan oleh Xiangwei hancur berkeping - keping.


Namun Xiangwei terus menerbangkan pepohonan yang lain untuk terus menyerang sosok pria tua yang berada di atas udara.


Hal yang sama juga dilakukan oleh Huaxianzi dengan kelopak bunga energi miliknya.


"Kakak, sepertinya pria tua ini adalah seorang yang sudah berada di ranah pendekar langit dengan basis kultivasi di tingkat pendekar suci". Huaxianzi memberitahukan kepada Xiangwei.


"Hmmm, jika kultivasinya masih berada di ranah pendekar langit, itu tidak ada pengaruhnya bagi kita". Balas Xiangwei sambil tersenyum merendahkan lawan mereka.

__ADS_1


"Sial, ternyata kekuatan seorang peri tidak bisa dianggap remeh, seranganku dengan mudah bisa dibendung oleh keduanya". Gerutu pria tua yang menyerang kelompok Xue Yunlei.


"Kakak, kita harus secepatnya lumpuhkan pria tua ini, agar kita bisa melanjutkan perjalanan kita". Ujar Huaxianzi.


"Baiklah!". Xiangwei menanggapi perkataan adiknya dengan enteng.


Xiangwei pun segera menerbangkan lebih banyak pepohonan yang ada di sekitarnya untuk menyerang lawannya.


"Aku harus secepatnya melarikan diri, jika tidak, hidupku bisa berakhir ditangan kedua peri ini".


Melihat apa yang dilakukan oleh salah satu wanita yang menjadi lawannya, pria tua itu pun segera berpikir untuk melarikan diri.


Saat Xiangwei hendak menyerang, pria tua itu dengan cepat melesat dan menjauhi tempat tersebut.


"Ingin melarikan diri? Jangan harap bisa lepas dariku". Teriak Huaxianzi.


Saat Huaxianzi hendak mengejar pria tua itu, Xiangwei segera menghentikannya.


"Tidak perlu mengejarnya! Biarkan saja dia melarikan diri!". Seru Xiangwei.


Huaxianzi pun langsung mengurungkan niatnya setelah mendengar apa yang kakaknya katakan.


"Kakak, mengapa membiarkan dia pergi? Bukankah hal itu bisa membahayakan keselamatan kita?". Tanya Huaxianzi dengan nada suara yang sedikit tidak terima atas keputusan kakak tertuanya itu.


"Ada baiknya kita segera pergi untuk memeriksa kondisi tuan kita". Jawab Xiangwei sambil berbalik dan menuju kearah Xue Yunlei berada.


Dan hal tersebut telah menguras banyak energi qi miliknya sehingga membuat dirinya kini tidak sadarkan diri.


Xiao Lin Meng dan Xiao Ning Lan kini sedang merawat Xue Yunlei dengan Rui Lianjin yang terus menyalurkan energi qi miliknya.


Saat Xiangwei tiba, peri itu segera menyuruh Rui Lianjin menghentikan tindakannya.


"Nona Rui, jangan terlalu memaksakan dirimu, sebab itu bisa menguras banyak energi qi yang kamu miliki".


"Apa lagi kamu sudah pernah sekali melakukannya dalam jangka waktu yang berdekatan".


"Hal itu bisa membuat basis kultivasimu selama puluhan tahun ini akan menjadi sia - sia".


"Dan hal itu juga bisa memperlambat perjalanan kita". Tutup Xiangwei.


Rui Lianjin yang mendengar perkataan peri itu, segera menghentikan apa yang dia lakukan.


Xiangwei pun segera memeriksa kondisi Xue Yunlei.


"Sepertinya teknik formasi pertahanan tingkat dewa yang dia gunakan tadi, memberikan dampak yang sangat serius bagi dirinya". Pikir Xiangwei setelah memeriksa kondisi tubuh Xue Yunlei.

__ADS_1


"Ternyata tubuh tuan sangat istimewa, karena ketiga ruang dantian miliknya telah terbuka seluruhnya serta memiliki ruang yang jauh lebih besar dari milik bangsa manusia pada umumnya".


"Sebenarnya, siapa gurunya? Mengapa basis kultivasinya masih selemah ini?".


"Apa lagi ruang dantiannya seperti ini, itu bisa menyerap energi qi sebesar apa pun".


Xiangwei terus berpikir disaat telah mengetahui keistimewaan tubuh Xue Yunlei.


"Jangan - jangan....". Xiangwei tidak bisa melanjutkan apa yang dia pikirkan.


Peri itu pun segera mengeluarkan sesuatu dari cincin penyimpanan miliknya dan segera memasukkannya ke mulut Xue Yunlei.


Setelah merasa benda itu telah tertelan oleh Xue Yunlei, peri itu pun segera menempelkan kedua telapak tangannya dan mulai menyalurkan energi qi miliknya kedalam tubuh remaja itu.


Tubuh Xue Yunlei pun langsung bergetar saat menerima energi qi milik Xiangwei.


Peri itu terus menyalurkan energi qi miliknya ke tubuh Xue Yunlei.


Tiga sosok wanita dengan raut wajah yang menggambarkan kecemasan terus memperhatikan apa yang Xiangwei lakukan.


Berbeda dengan Huaxianzi, peri itu hanya menatap santai apa yang dilakukan oleh kakaknya.


Hal itu karena Huaxianzi sangat mengetahui kemampuan penyembuhan yang kakaknya miliki.


Tidak lama kemudian, Xue Yunlei pun perlahan mulai bereaksi dan membuka matanya.


Merasakan ada suatu energi besar yang saat itu sedang memasuki ruang dantian miliknya, remaja itu pun segera bermeditasi dan mulai mengolah energi qi yang disalurkan oleh Xiangwei.


Akhirnya peri itu pun segera menghentikan tindakannya.


"Bagaimana kondisi tuan muda Xue? Apakah baik - baik saja?". Tanya Xiao Lin Meng penasaran.


"Kini kondisi tubuh tuan kini sudah membaik". Jawab Xiangwei seadanya.


Sedetik kemudian setelah Xiangwei menjawab, Xue Yunlei pun segera membuka matanya dan bangkit berdiri.


"Tuan muda Xue! Bagaimana kondisi kesehatanmu?". Tanya Xiao Lin Meng lagi.


Xiao Ning Lan dan juga Rui Lianjin hanya bisa menatap penasaran kearah Xue Yunlei untuk mendengarkan jawaban dari remaja pria tersebut.


"Aku kini sudah merasa sangat baik. Tidak hanya itu saja, kini basis kultivasiku sudah berada di ranah pendekar raja tingkat puncak dan sudah setengah langkah untuk menerobos ke ranah pendekar langit". Jawab Xue Yunlei.


"Terima kasih karena kamu telah membantuku". Lanjut Xue Yunlei sambil menatap kearah Xiangwei.


"Tuan tidak perlu berterima kasih, karena apa yang aku lakukan itu sudah menjadi kewajibanku". Balas Xiangwei tulus.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2