PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 131. Informasi Tentang Lelang


__ADS_3

Setelah Xue Yunlei pergi, seorang murid kembali melontarkan pertanyaan kepada gurunya.


"Guru, apa yang harus kita lakukan? Sebab pria itu telah membunuh seseorang tepat dihadapan kita".


" Kita tidak boleh bertindak gegabah, sebab hal itu bisa memberikan kerugian yang sangat besar bagi kita ". Jawab gurunya.


" Yang terpenting disini adalah, pria itu tidak membuat kekacauan di tempat ini". Tutup pria tua itu.


"Akan tetapi tindakannya itu telah membuat kegaduhan bagi setiap orang yang ada di penginapan ini". Ujar murid itu lagi.


" Tidak semua orang yang ada di penginapan ini, melainkan hanya orang yang melihat tindakannya saja ". Bantah pria tua itu untuk lebih memperjelas situasi yang telah terjadi.


" Guru, jika kita membiarkan orang itu bebas, dia pasti akan kembali melakukan hal yang sama terhadap orang lain ". Murid itu menanggapi penjelasan gurunya.


" Sepertinya saat ini kau terdengar lebih pintar dari gurumu ini, jika kau ingin untuk menindak orang itu, silahkan saja, aku tidak akan menghalangimu lagi ". Ujar pria tua itu karena sudah merasa jengkel dengan salah satu muridnya.


" Mohon ampuni murid, akan tetapi murid tidak bermaksud untuk terdengar lebih pintar dari guru, hanya saja tindakan orang itu harus di tindak tegas ". Murid itu meminta pengampunan dari gurunya namun masih kokoh dengan pemikirannya.


" Kau itu terlalu lugu atau terlalu naif? Kau tidak berpikir alasannya mengapa guru tidak mau untuk langsung menindak orang itu".


"Dan alasannya adalah guru tidak ingin menimbulkan kekacauan yang lebih besar lagi serta tidak ingin membiarkan kalian tewas ditangan sosok tersebut".


" Yang perlu kalian ketshui, pendekar raja yang dia bunuh itu adalah seorang pendekar raja tahap puncak".


"Dan itu dilakukan hanya dengan sekali serangan saja serta tidak menggunakan kekuatan penuh yang dia miliki, itu pertanda kekuatan basis kultivasinya berada diatas basis kultivasi yang aku miliki".


" Sehingga, bagaimana bisa kita menindaknya dengan basis kultivasi yang lebih lemah darinya? Yang ada nyawa kita akan melayang ". Jelas pria tua itu.


" Mulai saat ini, kalian jangan bertindak tanpa berpikir panjang terlebih dahulu, sebab tindakan kalian akan memberikan dampak yang serius bagi diri kalian maupun bagi perguruan kita ". Tutup Ye Tian pria tua yang adalah salah satu tetua tingkat tinggi sekaligus sebagai guru dari keempat murid perguruan Angsa Putih.


***


Xue Yunlei kini terus berjalan menyusuri jalanan kota Chang'an untuk bisa menemukan tempat yang menyediakan barang-barang yang dia inginkan.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya Xue Yunlei melihat suatu bangunan paviliun yang menawarkan barang-barang kebutuhan seorang pendekar.


"Sepertinya apa yang aku inginkan dijual di tempat ini, aku ingin melihat apakah mereka memiliki sumber daya tingkat tinggi yang bisa aku gunakan". Pikir Xue Yunlei sambil melangkah memasuki bangunan tersebut.


Kedatangannya itu langsung di sambut oleh seorang pelayan dan mulai menawarkan benda-benda yang berharga kepada Xue Yunlei.


Akan tetapi benda-benda tersebut hanyalah berada di tingkat yang tidak dibutuhkan oleh Xue Yunlei, sehingga pemuda itu pun langsung bertanya.


" Apakah ditempat ini tidak menjual sumber daya dengan kualitas tingkat tinggi? ".

__ADS_1


" Mohon maaf pendekar, memang ditempat kami ini tidak memiliki sumber daya tingkat tinggi, sebab hal itu bisa membuat tempat kami ini akan sangat tidak aman ". Jawab sang pelayan jujur.


" Bagaimana bisa seperti itu? ". Tanya Xue Yunlei penasaran.


" Tuan, sumber daya tingkat tinggi itu sangat dibutuhkan oleh para pendekar tingkat tinggi juga, sehingga jika mereka mengetahui jika tempat kami ini memiliki sumber dengan kualitas tingkat tinggi, pasti mereka akan datang untuk mendapatkannya".


"Iya, itu sudah pasti". Ucap Xue Yunlei membenarkan.


" Tuan, sumber daya dengan kualitas tinggi pasti memiliki harga yang tidak murah, jika para pendekar itu tidak sanggup untuk membelinya, apa yang akan mereka lakukan tanpa harus membelinya!? ". Pelayan itu kembali menjelaskan.


" Sepertinya aku tidak berpikir sejauh itu". Pikir Xue Yunlei.


"Jika seperti ini, aku tidak akan bisa menemukan sumber daya dengan kualitas baik". Lanjutnya lagi.


" Tuan, untuk bisa menemukan benda-benda dengan kualitas tingkat tinggi, tuan bisa pergi ke paviliun Binjian, sebab mereka hampir setiap minggunya sering mengadakan lelang benda-benda yang sangat berharga ". Ucap pelayan itu memberitahukan kepada Xue Yunlei.


" Dimana letak paviliun Binjian itu? ". Tanya Xue Yunlei merasa tertarik dengan tempat yang diberitahukan oleh sang pelayan.


Pelayan itu segera memberitahukan tempat dimana paviliun Binjian berada.


Setelah mengetahui tempat paviliun tersebut, Xue Yunlei langsung berpamitan untuk pergi agar bisa menemukan keberadaan paviliun Binjian.


"Tuan, saat ini paviliun Binjian belum mengadakan lelang, sebab waktu untuk lelang akan dibuka nanti malam". Ujar pelayan itu mengingatkan Xue Yunlei.


Akhirnya pemuda itu segera pergi meninggalkan paviliun harta itu dan melangkahkan kakinya untuk menuju ke tempat dimana paviliun Binjian berada.


Setelah berjalan dan melewati beberapa blok dari tempat paviliun sebelumnya, Xue Yunlei akhirnya menemukan posisi tempat dimana paviliun Binjian berada.


Pintu gerbang paviliun Binjian kini masih tertutup rapat dan tidak terlihat satupun orang yang berdiri di depan.


Saat sedang memperhatikan tempat tersebut, Tiba-tiba seorang pria tua bertanya kepada Xue Yunlei.


"Apakah ada yang bisa saya bantu? ".


Xue Yunlei langsung berbalik dan menatap kearah pria tua yang bertanya kepadanya dan langsung menjawab.


" Aku membutuhkan informasi tentang benda-benda yang akan dilelang sebentar malam".


Mendengar jawaban Xue Yunlei, pria tua itu langsung tersenyum lebar dan menjelaskan.


"Tuan, benda-benda yang akan dilelang sebelumnya tidak semuanya yang akan diumumkan, hanya ada satu benda saja yang akan diumumkan. Dan benda tersebut adalah benda yang paling berharga di antara benda yang lain yang akan dilelang". Pria tua itu menjelaskan.


" Jika aku boleh tau, apa benda yang paling berharga yang akan dilelang? ". Tanya Xue Yunlei.

__ADS_1


" Benda yang akan dilelang itu adalah batu roh dari seekor Rubah berekor tujuh yang sudah berusia tiga ribu tahun". Jawab pria tua itu.


"Sepertinya itu adalah batu roh tingkat tinggi namun kualitasnya masih dikategorikan berada di tingkat menengah". Pikir Xue Yunlei.


" Jika Rubah ekor sembilan, itu akan menjadi batu roh yang memiliki kualitas di tingkat langit". Lanjutnya lagi.


"Tuan, apakah sudah tidak ada lagi hal yang ingin ditanyakan? ". Tanya pria tua itu membuyarkan lamunan Xue Yunlei.


" Oh iya, bagaimana aku bisa masuk dan mengikuti acara pelelangan tersebut? ". Tanya Xue Yunlei lagi.


" Tuan harus membayar sejumlah uang sebesar dua keping emas untuk bisa masuk ke paviliun Binjian". Jawab pria tua itu.


"Namun jika tuan ingin menempati ruang VIP, tuan harus membayarnya dengan seratus keping emas". Lanjutnya.


" Oh jadi seperti itu yah!? ". Xue Yunlei menanggapi.


" Tuan, apakah bisa untuk memberikan benda berharga yang aku miliki untuk dilelang di paviliun Binjian ini? ". Xue Yunlei kembali bertanya.


" Bisa, akan tetapi benda itu akan diperiksa terlebih dahulu oleh pemilik paviliun Binjian. Jika benda itu memenuhi syarat untuk bisa di lelang, benda tersebut akan dimasukkan ke daftar barang yang akan dilelang". Jawab pria tua itu.


"Akan tetapi, sebelum benda itu dimasukkan ke dalam daftar benda yang akan dilelang, terlebih dahulu pemilik paviliun Binjian akan membuat kesepakatan bagi untung. Jika sudah sepakat, barulah benda tersebut akan masuk dalam daftar barang yang akan dilelang". Lanjut pria tua itu menjelaskan.


" Terus bagaimana caranya agar aku bisa bertemu dengan pemilik paviliun Binjian? ". Tanya Xue Yunlei lagi.


" Apakah tuan ingin melelang benda berharga yang tuan miliki? ". Tanggapan yang diberikan oleh pria tua itu terhadap pertanyaan Xue Yunlei dengan kembali melontarkan pertanyaan.


" Iya, aku juga ingin melelang benda berharga yang aku miliki". Jawab Xue Yunlei.


"Jika begitu, aku bisa membantu tuan agar bisa bertemu dengan pemilik paviliun Binjian ini". Ucap pria tua itu.


" Apa benar seperti itu? Jika seperti itu, tolong tuan antarkan aku untuk bisa bertemu dengan pemilik paviliun Binjian ini ". Pinta Xue Yunlei penuh harap.


" Baiklah, ayo kita pergi". Ajak pria tua itu.


Keduanya segera melangkah menuju ke pintu gerbang paviliun Binjian.


Setelah tiba dipintu gerbang paviliun, pria tua itu langsung mengetuk pintu gerbang paviliun.


Tidak lama kemudian, seorang penjaga pintu gerbang paviliun membuka pintu gerbang tersebut.


Setelah membuka pintu gerbang dan melihat sosok yang berdiri di depan pintu gerbang paviliun, penjaga yang membukakan pintu gerbang paviliun langsung menyapa pria tua itu.


"Hormat kepada tetua Bian Que! ". Ucap penjaga tersebut sambil menangkupkan kedua tangannya.

__ADS_1


~Berssmbung~


__ADS_2