
Di samping, sorot mata Selir Agung Mei yang tadinya terlihat mengagumi tarian ini, malah menggelengkan kepalanya setelah melihat tarian ini. "Tarianmu memang sangat bagus, tetapi tidak memiliki perasaan sehingga tarian ini tidak menyentuh. Setidaknya, tarianmu tidak membuatku tersentuh."
Saat Qin Luoran menari, sudah banyak orang yang lewat dan berhenti menyaksikannya.
Setelah Qin Luoran menyelesaikan gerakan terakhirnya, gadis-gadis dari Kerajaan Qin langsung mendekat dan memujinya.
"Giliranmu." Qin Luoran mengangkat dagunya tinggi-tinggi di hadapan Xue Shan Shan seolah-olah dialah pemenangnya.
Xue Shan Shan menarik nafas dalam-dalam, lalu melirik bunga-bunga plum yang harum semerbak di Istana Bunga Persik dan tiba-tiba, angin berhembus meniup bunga-bunga plum di sana.
Saat kelopak bunga plum beterbangan, terlihat seorang gadis dalam balutan gaun putih menari dengan indah bak Dewi yang sedang menari di Istana Bunga Persik.
Gerakan tariannya indah dan elegan, seperti kupu-kupu yang sedang terbang di antara bunga-bunga, setiap gerakannya lentur dan indah.
Di Istana Bunga Persik yang dipenuhi dengan kelopak bunga plum berterbangan, Xue Shan Shan terlihat anggun seperti Dewi yang turun dari kayangan.
Di samping, entah sejak kapan beberapa sosok yang bermartabat dan berwibawa menyaksikan tariannya.
Di antara mereka, tentu saja ada Pangeran Li Xian yang menyaksikan gerakan tarian yang sedikit feminim dan memesona.
Ketika sebuah kelopak bunga menyentuh pipinya, Pangeran Li Xian seperti lupa bernafas untuk beberapa detik.
Dia merasa hanya ada gadis itu di dunia ini.
Selain itu, ini juga pertama kalinya Pangeran Li Xian mempunyai keinginan untuk sepenuhnya memiliki Xue Shan Shan.
Xue Shan Shan hanya akan menjadi miliknya!
Qin Luoran membelalakkan matanya dengan ekspresi terkejut melihat tarian Xue Shan Shan.
Gadis itu menarik dengan sangat santai meski gerakannya sangat sulit, tapi dia dapat menari dengan sangat lancar.
Tarian ini sangat sempurna!
Di saat Xue Shan Shan melakukan gerakan yang terakhir, matanya langsung bertemu dengan mata Pangeran Li Xian yang dalam.
Xue Shan Shan bergumam di dalam hatinya. 'Kenapa tidak ada yang memberitahuku Pangeran juga ada di sini?'
"Shan Shan, indah sekali. Tarianmu sangat indah!" Selir Agung Mei sekali lagi terpesona dengan tarian Xue Shan Shan.
Bersamaan dengan itu, matanya pun tampak memerah karena terharu.
Selain menggunakan kata 'indah', tidak ada kata lain yang bisa mendeskripsikan tarian Xue Shan Shan.
__ADS_1
Xue Shan Shan menjilati bibirnya dengan malu-malu. "Maaf, sudah membuat Ibu melihat keterampilan menariku yang tak seberapa ini."
Setelah selesai bicara, tanpa sadar Xue Shan Shan melirik Pangeran Li Xian yang sedang berdiri tidak jauh darinya.
Saat mata mereka bertemu, wajah Xue Shan Shan langsung bersemu merah.
Di samping, wajah pangeran lain juga tampak berbeda. Mereka yang pernah merendahkan Xue Shan Shan dan menolak dijodohkan dengannya, sangat ingin memutar kembali waktu.
Mereka ingin berada di posisi Pangeran Li Xian yang memilih Xue Shan Shan sendiri, langsung di hadapan sang kaisar.
"Adik Kedua benar-benar beruntung mendapatkan Xue Shan Shan." Pangeran Mahkota bergumam di dalam hatinya dengan rasa iri.
Sementara itu, Li Xuanji yang hadir dinsana entah untuk apa, hanya bisa mengatupkan bibirnya erat-erat. Di dalam lengan baju, tangannya sudah terkepal erat.
Xue Shan Shan mengabaikan semua orang, dia menatap Qin Luoran. "Apa kamu menerima kekalahanmu?"
"Tidak, aku tidak terima!" Saat mengingat hukuman yang sudah mereka sepakati, Qin Luoran tidak ingin menerima kekalahan ini.
Di samping, gadis-gadis dari Kerajaan Qin juga menundukkan kepala, tidak ada yang berani menatap Xue Shan Shan.
Mereka tidak bisa memungkiri bahwa tarian Putri Kerajaan Qin berada jauh di bawah Xue Shan Shan.
Selain itu, tarian Xue Shan Shan bahkan hampir membuat mereka mengira baru saja mereka melihat Dewi turun dari kayangan.
Tadi, Qin Luoran baru saja menarikan tarian yang sangat panjang bahkan sampai sekarang nafasnya masih belum stabil.
"Aku ... aku ...." Qin Luoran tidak bisa berkata-kata.
Pada saat ini, pengawal Kerajaan Qin bergegas datang.
Ketika melihat banyak orang yang berkumpul, dia segera menghampiri Qin Luoran dan membungkuk sambil berkata, "Putri, kenapa Anda datang ke sini? Dari tadi para pangeran sibuk mencari anda ke mana-mana."
"Kakak mencariku? Kalau begitu, aku akan pergi mencari mereka dulu." Qin Luoran bicara cepat dan menatap pengawal itu dengan bahagia seolah-olah sudah menemukan penyelamatnya.
Setelah bicara, Qin Luoran ingin beranjak pergi.
Namun, Xue Shan Shan langsung mengulurkan tangannya untuk menghentikan Qin Luoran. "Kamu belum dihukum kok mas Siapa yang mengizinkan mau pergi?"
"Kamu! Cukup berlomba saja! Aku adalah putri Kerajaan Qin, kamu siapa? Berani-beraninya kamu berbicara padaku seperti ini!" Qin Luoran sangat kesal karena merasa dipermalukan.
Begitu Qin Luoran selesai berbicara, sebuah suara yang aneh tiba-tiba terdengar.
"Dia adalah istriku!"
__ADS_1
Qin Luoran melihat ke sumber suara dengan ekspresi terkejut ke media menemukan seorang pria berjubah putih sedang berjalan mendekat.
Pangeran Li Xian sangat tampan dan elegan, tapi dari sekujur tubuhnya memancarkan aura dingin yang mengerikan.
Dia terkesan sangat berbahaya!
"Hari ini mataku benar-benar telah terbuka. Tak kusangka sekarang orang-orang dari Kerajaan Qin sesombong ini. Seorang putri dari Kerajaan Qin bahkan berani menghina putri Changning, istri Pangeran Li Xian." Li Guizhou menghela nafas, dia tiba-tiba meragukan kehidupannya.
Istri pangeran?
Apa ... Pangeran Li Xian?
Qin Luoran kembali membelalakkan matanya dengan terkejut, bagaimana mungkin dia tidak pernah mendengar berita tentang Pangeran Li Xian?
Sabg penguasa akhirat dunia fana.
Pria paling kejam di Negara Yuzhou!
Bahkan, Kaisar pun sangat menghormatinya.
Qin Luoran langsung merasa kesulitan bernafas.
Detik berikutnya, terdengar suara langkah kaki dua pemuda.
Setelah salah satu dari mereka mendekat, pemuda itu membungkuk kepada orang-orang di Istana Bunga Persik. "Saya Qin Lang, dari Kerajaan Qin memberi hormat kepada Yang Mulia Pangeran."
Pemuda yang satu lagi juga membungkuk, tetapi dia tidak berbicara.
Ketika Xue Shan Shan melihat pria itu, dia diam-diam memalingkan wajahnya dan berpura-pura tidak melihat.
Qin Zigui.
Akhirnya, si idiot yang berkomplot dengan Pangeran Mahkota untuk melakukan pemberontakan, muncul juga.
Hanya saja, kenapa Xue Shan Shan merasa Qin Zigui menjadi semakin sombong?
Dia bahkan tidak memberi salam?
Selain itu, sebagai sesama pangeran kenapa Qin Lang sangat tampan, tapi Qin Zigui malah terlihat biasa-biasa saja?
Bahkan, Qin Luoran saja sangat cantik.
Apakah Kaisar Kerajaan Qin memungut Qin Zigui dari tempat pembuangan sampah?
__ADS_1
Saat ini, Qin Lang melirik Qin Luoran dan memarahinya. "Cepat berlutut, lalu meminta maaf!"