Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Bercerai Dengan Xue Jingguo


__ADS_3

Mata Xue Jingguo dan Nyonya Tua Xue berbinar.


Benar, Yangtao adalah kandidat terbaik!


Xue Jingguo dengan cepat berteriak, "Pelayan, cepat bawa Yangtao kemari!"


Tidak lama setelah pelayan pergi, dia kembali dengan tangan kosong dan berkata, "Tuan, Yangtao sudah dibawa pergi oleh nyonya."


"Apa?!" Pupil mata Xue Jingguo menyipit dan dalam sekejap dia mengerti satu hal. "Diana Lee ingin memiliki bukti untuk melakukan gugatan!"


Setelah mengatakan itu, Xue Jingguo tidak peduli pada hal lain lagi, dia dengan cepat pergi ke Paviliun Diana.


Nyonya Tua Xue mengikuti Xue Jingguo dengan bantuan menantu Selir Faye hingga mereka tiba di Paviliun Diana secara bersamaan.


Pada saat ini, Selir Faye merasa gugup dan tidak menduga Nyonya Diana akan bertindak begitu cepat hingga membuatnya khawatir apakah Lilu—pelayan di sisinya akan terlambat menjalankan misi.


Selir Faye mengambil nafas dalam-dalam untuk menghilangkan ketegangan di hatinya, lalu menghibur Nyonya Tua Xue.


Yura Chen—wanita yang dihadiahkan oleh Pangeran Ketiga untuk dibawa pulang oleh Xue Jingguo beberapa hari lalu, mengetahui berita ini dari pelayannya dan segera menyusul pergi ke Paviliun Diana.


Sebelumnya, Yura adalah wanita yang selalu menghibur dan menghangatkan ranjang Pangeran Ketiga. Bisa dikatakan, dia juga salah satu penasehat di pihak sang pangeran karena kepintarannya.


Bahkan, keberadaannya di sisi Xue Jingguo dengan dalih ingin memata-matai pria itu adalah bagian dari nasihatnya terhadap Pangeran Ketiga.


Padahal, dia hanya ingin memiliki 'rumah' untuk pulang!


Bagaimanapun, dia sudah terlalu lelah hanya menjadi wanita penghiburr yang tidak akan pernah walau hanya menjadi gundik Pangeran Ketiga di dalam istana.


Di sisi lain, Xue Yuwen juga pergi ke Paviliun Diana bersama Putao.


"Sepertinya, kita tidak perlu menunggu sampai besok. Ayo, pergi dan lihat." Xue Shan Shan melenggang ke Paviliun Diana dengan senyuman di wajahnya, tetapi senyuman itu langsung berubah kesedihan ketika melihat semua orang sudah berkumpul di kediaman ibunya.


Jika Selir Faye dan Xue Yuwen bisa memainkan drama, maka Xue Shan Shan juga bisa.


"Diana Lee, aku adalah kepala keluarga di kediaman ini!" Xue Jingguo langsung memarahi Nyonya Diana, mengingatkan statusnya yang agung di Keluarga Xue. "Aku bilang interogasi besok, maka lakukan besok! Apa yang kamu lakukan sekarang?!"


Semua urat di leher Xue Jingguo menonjol, cukup untuk menunjukkan kemarahan di lubuk hatinya.


Ketika melihat Yangtao sedang berlutut di tanah, mata Xue Jingguo menyipit.


Yangtao segera berlutut di depan Xue Jingguo dan menangis keras. "Tuan, Anda harus membuat keputusan untuk hamba! Hamba tidak melakukan apa-apa, jadi tentu saja hamba tidak bisa mengatakan apa pun."


Dapat dikatakan bahwa Yangtao sangat pintar, dia memberitahu Xue Jingguo secara langsung bahwa dia tidak mengatakan apa-apa.


Diam-diam, Xue Jingguo dan Selir Faye menghela nafas lega secara bersamaan.


Sementara itu, Lilu yang bersembunyi di dalam kegelapan memahami kode dari Selir Faye. Dia dengan cepat datang dan membantu Yangtao berdiri, sebelumnya akhirnya membawa wanita itu ke sisi lain. "Jangan khawatir, Tuan ada di sini. Dia pasti akan memberikan keadilan untukmu."


Nyonya Diana berdiri dan menatap Xue Jingguo dengan senyuman. "Shan Shan adalah putriku, bahkan jika dia kehilangan sehelai rambut saja aku akan merasa sedih. Terlebih, sekarang dia sudah diracuni seseorang. Sebagai seorang ibu, mana mungkin aku akan mengulur waktu untuk menangkap pelakunya."


Meski hatinya sedang bergumul antara rasa sayang dan rasa sakit, wajah Nyonya Diana menunjukkan ketenangan seolah-olah kondisi Xue Shan Shan tidak mempengaruhi dirinya. "Aku ingin menangkap pelakunya sesegera mungkin, apa Tuan ingin menghentikanku karena tidak menyayangi Shan Shan?"


"Jika Tuan tidak menyelidikinya, tidak masalah. Permaisuri Xuan dan Selir Agung Mei menanggapi permintaanku, jadi aku hanya perlu ke istana dan meminta mereka untuk menyelidiki segalanya."


"Pada saatnya nanti, jangan salahkan aku jika seluruh kota akan tahu bagaimana Keluarga Xue sebenarnya."


Xue Jingguo menggertakkan giginya, tetapi dia tidak bisa melampiaskan amarahnya mengenang Permaisuri Xuan dan Selir Agung Mei akan melibatkan diri mereka dalam masalah Keluarga Xue.


Memikirkan hal itu, Xue Jingguo hanya bisa sedikit melunak. "Aku bukannya tidak ingin memeriksa, ini sudah larut malam dan semua orang sudah tidur. Lihatlah, karena kamu membuat keributan, ibu yang seharusnya sudah beristirahat justru terbangun."


Pada akhirnya, Xue Jingguo hanya bisa menghela nafas pasrah. "Namun, karena kamu tetap bersikeras maka selidiki saja."


Dia tidak ingin membantah, lagipula sudah banyak pasang mata yang menyaksikan mereka saat ini.


Sementara itu, pandangan mata Yura berubah, dia berkata sambil tersenyum. "Apa yang terjadi? Tuan, mengapa Anda marah pada nyonya?"


Setelah mengatakan itu, Yura datang ke sisi Xue Jingguo dengan tangan kecilnya yang merayap manja ke dadaa bidang pria itu untuk membantu meredakan emosinya. "Tuan, bisakah Anda memberitahuku apa yang terjadi?"


Meskipun Yura sudah tahu segalanya dari Qing Ke, dia masih harus memainkan perannya dengan bagus.


Selain ditugaskan untuk memata-matai Xue Jingguo atas perintah Pangeran Ketiga, Yura juga bekerja untuk Xue Shan Shan yang menjanjikan beberapa hal padanya.


Salah satunya adalah memiliki bayi, hal yang hampir mustahil dimiliki oleh wanita penghiburr seperti dirinya karena sudah mengkonsumsi pil perusak rahim.


Awalnya, tentu saja Yura tidak ingin bersikap patuh sebagai pendatang baru di Kediaman Xue. Terlebih, begitu tahu bahwa Xue Shan Shan dan Nyonya Diana bukanlah orang yang disayangi oleh Xue Jingguo.


Bahkan, dia berencana berdiri di sisi Selir Faye yang lebih disayangi untuk memperkokoh posisinya di Kediaman Xue.


Karena itu, dia berencana menunjuk taringnya dengan mengganggu Nyonya Diana untuk menyenangkan Selir Faye.

__ADS_1


Namun, belum sempat dia melakukan apa pun, tubuhnya entah bagaimana sudah lebih dulu berada di bawah kendali Xue Shan Shan.


Pada akhirnya, Yura hanya bisa dengan patuh mengikuti arahan Xue Shan Shan yang memegang penyambung nyawanya.


Benar saja, emosi Xue Jingguo sedikit mereda. Namun, hasratnya yang justru meningkat secara drastis hingga membuatnya sangat ingin menyantap hidangan lezat yang dihadiahkan oleh Pangeran Ketiga.


Hanya saja, Xue Jingguo harus menahan diri demi menyelesaikan masalah yang ada. Dia pun membuat cerita singkat yang berhasil mengejutkan Yura dengan cara dramatis.


"Bagaimana bisa Nona Besar telah diracuni sejak bayi? Mungkinkah Nona Kedua juga sudah diracuni?"


Xue Jingguo tertegun sejenak, lalu dengan cepat menatap Xue Yuwen yang kebingungan karena namanya langsung disebut saat dia baru saja tiba di TKP.


"Aku ... seharusnya aku baik-baik saja."


"Mungkin, sebaiknya Tuan memanggil tabib untuk memeriksa Nona Kedua." Yura dengan baik hati memperingati Xue Jingguo seolah-olah dia peduli pada nyawa Xue Yuwen.


Padahal, yang dia pedulikan hanyalah nyawanya yang bergantung pada penawar racun di tangan Xue Shan Shan.


Selir Faye terkejut.


Jika dia bisa meracuni Xue Shan Shan, maka bukan tidak mungkin Nyonya Diana juga bisa meracuni Xue Yuwen.


Selir Faye langsung menatap Xue Jingguo dengan cemas hingga membuat pria yang sangat menyanyinya dan putrinya langsung berteriak untuk memanggilkan tabib.


Segera setelah itu, Xue Jingguo berjalan ke sisi Xue Yuwen dan bertanya, "Yuwen, apa kamu merasa tidak sehat? Mungkin, kamu merasakan sakit di tubuhmu?"


Xue Shan Shan hanya melihat drama ayah dan anak di depan matanya dalam diam.


Hatinya yang sudah mati terhadap cinta seorang ayah, tidak lagi merasa sakit saat menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana berbedanya sikap Xue Jingguo terhadap dirinya dan Xue Yuwen.


Ketika melihat dirinya terbujur kaku di aula istana karena terserang racun, Xue Jingguo bahkan tidak menunjukkan ekspresi khawatir, apalagi sampai menanyakan keadaannya.


Sekarang, baru mendengar praduga Yura saja, dia sudah sangat khawatir seolah-olah sudah melihat Dewa Kematian di depan matanya.


Kemudian, Xue Shan Shan berjalan ke arah Nyonya Diana saat melihat rasa sakit memenuhi netra wanita itu. "Ibu, jangan marah ...."


Bagaimana mungkin dia tidak marah saat menyaksikan suaminya pilih kasih? Ibu mana yang tidak sakit hati saat anaknya diperlakukan berbeda? Apakah dia seorang malaikat hingga dia hanya bisa bersabar?


Tidak!


Dia bukan malaikat dan kemarahan di hatinya pun sudah mencapai titik ekstrim!


Dulu, Nyonya Diana berpikir Xue Jingguo menyukai Xue Shan Shan dengan tulus.


Xue Jingguo memanjakan Xue Shan hanya untuk membuat putrinya menjadi orang yang tidak berguna.


Jika Xue Shan Shan tidak menyukai sesuatu, Xue Jingguo tidak pernah mempermasalahkannya. Bahkan, jika Xue Shan Shan bodoh dan tidak tahu apa pun, itu bukanlah masalah besar bagi Xue Jingguo.


Dia memujinya tinggi-tinggi, kemudian menjatuhkannya!


Bukankah itu sama saja Xue Jingguo menjatuhkan perasaan Xue Shan Shan dengan sangat keras?


Air mata Nyonya Diana jatuh dalam sekejap, dia langsung memeluk Xue Shan Shan.


"Ibu, apakah kamu sudah melihat apa yang aku kirimkan melalui Qing Ke?" Suara Xue Shan Shan sangat pelan sehingga hanya mempu didengar oleh dirinya dan sang ibu.


Nyonya Diana mengerucutkan bibirnya. "Shan Shan, apa kamu yang menemukan semua itu?"


"Ya." Wajah Xue Shan Shan menunjukkan kesungguhan. "Ibu, aku pernah mendengar pembicaraan antara ayah dan Selir Faye. Ibu, itulah sebabnya aku banyak berubah."


Untuk menutupi kecurigaan yang mulai bermunculan di benak Nyonya Diana karena dirinya sudah banyak berubah, Xue Shan Shan terpaksa harus menceritakan karangan bebas yang pernah dia ceritakan kepada pamannya.


Setelah mengetahui segalanya dari Xue Shan Shan, Nyonya Diana merasa hatinya semakin sakit.


Tidak heran ....


Tidak heran Xue Shan Shan sering membujuknya untuk kembali ke Kediaman Perdana Menteri, bahkan memintanya bercerai dengan Xue Jingguo.


"Ibu, informasi spekulatif ini hanya bisa ditujukan kepadamu. Lagipula, kita tidak memiliki saksi dan bukti kuat. Jadi, jika dia menolak untuk mengakuinya, tidak ada yang bisa kita lakukan." Xue Shan Shan menatap Nyonya Diana sejenak, lalu menunjukkan pandangannya hanya untuk menyembunyikan kelicikan di matanya.


Meski tidak memiliki saksi atau pun bukti yang nyata, mana mungkin Xue Shan Shan tidak bisa menjatuhkan Selir Faye?


Bahkan, dia bisa menjatuhkan Xue Jingguo, Xue Yuwen dan Nyonya Tua Xue sekaligus.


Haha saja, dia tidak ingin mereka hanya mendapatkan hukuman negara yang tidak ada apa-apanya.


Xue Shan Shan ingin mereka semua merasakan apa yang dia dan ibunya rasakan!


Mata dibalas mata, gigi dibalas gigi!

__ADS_1


Itu baru setimpal!


Nyonya Diana juga tahu bukti yang diberikan Qing Ke padanya tidak begitu kuat, tetapi dia masih memiliki pikiran baik untuk Xue Jingguo.


"Shan Shan, jika ayahmu tahu, mungkin dia bisa melihat sifat asli Yu Faye dengan jelas dan mengambil keputusan untukmu!"


Xue Shan Shan mengerutkan alisnya dan ingin membantah, tetapi dia menelannya kembali. "Baik."


Nyonya Diana menghela nafas lega karena Xue Shan Shan mematuhinya.


Tepat pada saat itu, tabib juga menyelesaikan tugasnya mendiagnosa Xue Yuwen dan pergi setelah mengatakan bahwa gadis itu baik-baik saja.


"Untungnya Yuwen baik-baik saja." Nyonya Tua Xue menghela nafas lega.


Setelah Yura melihat hal itu, dia berpikir sejenak dan memandang Xue Jingguo.


"Tuan, karena Nona Kedua baik-baik saja dan hanya Nona Besar yang terkena racun, tampaknya orang ini menetapkan sasaran pada Nona Besar."


"Bukankah Nyonya juga diracuni?" Yura menatap Xue Jingguo, lalu melirik Nyonya Diana. "Karena mereka berdua diracuni, yang akan mendapatkan keuntungan sudah pasti adalah pelakunya ...."


Yura sedang berpikir dan menatap Selir Faye dengan tatapan puas. "Pastinya bukan aku pelakunya karena aku baru saja pindah ke sini, sementara kejadian itu terjadi sudah bertahun-tahun lalu."


"Yura Chen, kamu harus berhati-hati ketika berbicara." Selir Faye menggertakkan giginya, dia menatap Yura dengan tajam. " Apa maksudmu aku yang meracuni Nyonya Diana dan Nona Besar? Jangan sampai membawa masalah besar untuk dirimu sendiri karena sudah salah bicara!"


"Hahaha ...." Yura tertawa dan memandang Xue Jingguo. "Tuan, aku tidak mengatakannya. Selir Faye sendiri yang mengakuinya."


"Pengakuan apa? Bagaimana aku mengakuinya? Kamu tidak bisa menyalahkan atas perbuatan yang tidak pernah aku lakukan!"


"Benarkah kamu tidak melakukannya?" Yura sengaja mengundang rasa curiga semua orang. "Kalau begitu, coba katakan siapa yang akan mendapat manfaat jika sesuatu terjadi pada nyonya dan nona? Bukankah itu kamu karena kamu sangat ingin menjadi nyonya di rumah ini?"


Seketika, semua orang yang mengetahui betapa berambisinya Selir Faye pada posisi Nyonya rumah, menyetujui kata-kata Yura.


"Mungkinkah Nona Kedua yang melakukannya?"


"Ayah!" Xue Yuwen tidak menyangka masalah ini akan menjerat dirinya juga, padahal dia tidak tahu apa-apa.


Xue Jingguo mengerutkan alisnya. "Cukup, jangan bertengkar! Yura, kamu tidak bisa berspekulasi seperti itu tanpa bukti. Lagipula, Faye tidak mungkin melakukannya."


Dalam sekejap, Yura menyadari bahwa tidak mudah menarik Selir Faye dari hati Xue Jingguo!


Selir Faye memandang Yura dengan bangga, lalu menundukkan kepalanya untuk menatap perutnya yang sedang dia elus-elus dengan lembut. "Tuan, untungnya Anda percaya padaku."


Kemudian, dia menatap Nyonya Diana. "Nyonya, Anda juga harus percaya padaku. Jangan biarkan dirimu terprovokasi seseorang hingga menyebabkan perselisihan di antara kita."


Yura hanya mengejek dan mendengus dalam diam.


Xue Jingguo mungkin bodoh karena kecantikan dan nafsuu, tetapi dia tidak!


"Diana, apa kamu menemukan sesuatu?" Xue Jingguo menatap Nyonya Diana dan dia tidak bisa tidak merasa gelisah.


Nyonya Diana menatap Xue dalam-dalam dan berkata dengan lemah. "Aku punya beberapa bukti di sini, terserah Tuan mau percaya atau tidak."


Setelah mengatakannya, Nyonya Diana menyerahkan apa yang disebut bukti-bukti kepada Xue Jingguo.


Xue Jingguo memandang Nyonya Diana dengan curiga, dia mengambil bukti-bukti itu dan melihatnya.


Tiba-tiba, pupil mata Xue Jingguo membesar dan dia melemparkan kertas itu ke tanah. "Diana Lee! Jika kamu ingin menjebak Faye, kamu juga harus memiliki bukti yang kuat alih-alih memberikan sampah ini kepadaku!"


Nyonya Diana menggenggam erat sapu tangannya, dia sudah tahu ini yang akan terjadi.


Namun, kenapa dia masih saja memiliki pemikiran positif terhadap bajingann itu?


"Tuan tidak percaya?"


"Bagaimana aku bisa percaya? Aku tahu kamu dan Faye tidak cocok, tetapi tidak mungkin dia meracuni Shan Shan!"


Keyakinan Xue Jingguo bukan tak beralasan. Semua itu karena Selir Faye adalah orang yang mencegahnya meletakkan racun pada makanan dan minuman Nyonya Diana.


Selir Faye tampak terpukul dan menatap Nyonya Diana dengan air mata berlinang. "Nyonya, bisa-bisanya kamu berpikir aku yang meracuni kalian. Mana mungkin aku melakukannya."


"Tuan, Anda harus percaya padaku ...." Selir Faye mendekati Xue Jingguo, wajah kecilnya yang lembut membuat hati pria itu terasa sakit.


"Faye, kamu tenang saja. Aku pasti akan mendapatkan keadilan untukmu."


Pria memang mudah terperdaya oleh wanita lemah!


Yura memungut kertas di lantai dengan bingung, alisnya berkerut ketika melihat isi kertas itu.


Memang tidak ada bukti yang menunjukkan secara langsung mengenai siapa pelakunya, tetapi tidak akan ada asap jika tidak ada api. Mengapa Xue Jingguo sama sekali tidak curiga dan malah menampik hal itu?

__ADS_1


Sangat aneh!


"Tuan, di kertas ini tertulis bahwa pelayan Selir Faye yang sudah membeli obat-obatan itu. Jadi, Anda dapat memeriksa toko obat untuk membuktikan kebenarannya."


__ADS_2