Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Li Xian, Bangunlah


__ADS_3

Di Istana Bunga Persik, suara tawa yang sangat keras terdengar seperti ingin menghancurkan dunia.


Selir Agung Mei baru saja kembali dari Istana Matahari dengan membawa kegembiraan yang tak bisa dilukiskan hingga membuatnya tidak ingin berhenti tertawa.


Terlebih, saat mengingat bagaimana Pangeran Li Xian datang dan memohon pada Kaisar untuk menikahi Xue Shan Shan.


Saat itu, Kaisar sedang duduk di sebuah ruangan bersama Permaisuri dan Selir Agung Mei, serta beberapa pangeran yang sudah memauki usia menikah.


"Pemilihan sudah berakhir, bagaimana memasangkan setiap pangeran dengan salah satu nona bangsawan, aku sudah punya keputusan sendiri." Kaisar berbicara dengan wibawanya seperti biasa. "Namun, masih tersisa satu."


"Apakah kalian berdua bersedia menerimanya?" Kaisar menatap Pangeran Keempat dan Pangeran Ketiga yang duduk di hadapannya.


"Ayah, aku masih terlalu kecil jadi tidak perlu tergesa-gesa untuk menikah." Pangeran Keempat mengambil kesempatan untuk berbicara terlebih dahulu.


Pangeran Ketiga segera menimpali, "Adik Keempat benar, tapi aku sudah besar. Aku bisa menikahi beberapa wanita lagi."


"Baik." Kaisar tersenyum puas. "Kalau begitu, aku nikahkan Xue Shan Shan dari keluarga Xue denganmu."


"Xue Shan Shan, gadis yang keracunan itu?" Pangeran Ketiga bertanya dengan nada dan ekspresi tak percaya.


Siapa yang tidak mengenal Xue Shan Shan yang memiliki reputasi terburuk di ibu kota?


Dia bukan hanya tidak tahu apa pun, selain makan dan bersenang-senang?


Namun, rumor itu lenyap seketika itu juga saat semua orang melihat Xue Shan Shan menari di aula perjamuan hingga tidak sedikit tuan muda yang terpesona.


Hanya saja, mereka mundur satu per satu ketika mengetahui bahwa Xue Shan Shan sudah diracuni.


Siapa yang ingin tinggal dengan orang berpenyakitan?


Tidak ada, mereka tidak ingin direpotkan!


Bagi mereka, Xue Shan Shan hanyalah sampah yang tidak bisa didaur ulang!


Kaisar mengangguk setuju, dia juga tahu bahwa siapa pun yang dipasangkan dengan gadis dari keluarga Xue itu pasti akan rugi.


Sejak awal, Selir Agung Mei memang sudah mengincar Xue Shan Shan karena mengira putranya memiliki perasaan berbeda padanya.


Bagaimanapun, putranya tidak pernah dekat dengan wanita mana pun dan Xue Shan Shan adalah satu-satunya!


Saat mendengar pembicaraan Kaisar yang terlalu mencemooh Xue Shan Shan, Selir Agung Mei tentu saja tidak senang.

__ADS_1


Jika kalian tidak ingin, maka aku yang menginginkannya!


Lihatlah, kalian akan merasa iri pada putraku karena memiliki istri yang bersinar.


Selir Agung Mei hanya mendengus sinis di dalam hati, sebelum akhirnya membuka mulutnya. "Bagaimana kalau diberikan pada ...."


Belum Selir Agung mengutarakan niatnya, penjaga di luar pintu sudah berteriak dengan nyaring.


"Pangeran Kedua tiba!"


"Hormat pada Kaisar." Pangeran Kedua memberi salam pada sang ayah dengan penuh hormat.


"Li Xian, bangunlah." Kaisar menatap Pangeran Li Xian dengan penuh kasih sayang. "Ada apa kamu kemari?"


Awalnya, Kaisar berniat mengunjungi Pangeran Li Xian secara pribadi untuk menanyakan apakah putra kesayangannya itu memiliki seseorang di hatinya.


Jika ada, dia akan menyiapkan dekret pernikahan agar mereka bisa menikah secepatnya.


Namun, jika belum ada, Kaisar sudah memilihkan satu nona bangsawan terbaik untuk menjadi istri sang putra


Tidak disangka, Pangeran Li Xian mendatanginya terlebih dulu.


Bagaimanapun, semua orang tahu bahwa Pangeran Li Xian jarang sekali menemui Kaisar, terlebih setelah kembali dari perbatasan.


"Gadis dari Keluarga Xue yang menghadiri perjamuan ada dia orang dan jika salah satu dari mereka tidak terpilih, rasanya tidak adil." Pangeran Li Xian tampak tenang, padahal dia merasa gugup di hatinya.


"Putramu ini sudah berusia 20 tahun, juga sudah waktunya untuk menikah. Jadi, bisakah menikahkan putramu ini dengan gadis Keluarga Xue, Xue Shan Shan itu?"


Mendengar itu, semua orang yang ada di sana terkejut, tidak terkecuali Selir Agung Mei.


Hanya saja keterkejutan Selir Agung Mei disertai dengan kebahagiaan yang tak terkatakan.


"Kalau begitu, kita nikahkan saja Xue Shan Shan dengan Li Xian." Selir Agung Mei langsung berbicara tanpa pikir panjang, dia juga tidak menunggu persetujuan dari Kaisar.


Bahkan, tidak peduli bagaimana Permaisuri Xuan menatapnya dengan aneh.


"Kakak, maaf." Selir Agung Mei menatap Permaisuri Xuan dengan ekspresi bersalah, tetapi itu terkesan menyebalkan. "Mantan menantumu akan menjadi menantuku."


Detik berikutnya, senyuman Selir Agung Mei semakin lebar. "Tapi tenang saja, kamu masih bisa menganggapnya sebagai putrimu."


Bagi Selir Agung Mei, Xue Shan Shan memang lebih baik dan cocok menjadi putri, daripada menantu Permaisuri Xuan.

__ADS_1


Permaisuri Xuan tidak mengatakan apa-apa, dia hanya cemberut. Akan tetapi, tidak sedikitpun terbesit dendam atau rasa sakit pada Selir Agung Mei hanya karena menantu idamannya sudah direbut.


Bagaimanapun, itu juga karena kebodohan putranya yang saat ini tidak memiliki hak untuk memilih istri.


Pangeran Li Xian mengurut tengah alisnya yang tiba-tiba terasanya nyeri hanya karena melihat reaksi ibunya yang begitu heboh dan bersemangat.


Pada saat bersamaan, Kaisar langsung menghela nafas lega seolah-olah baru saja lepas dari kandang singa.


Beruntung, sejak awal dia sudah menyadari bahwa ternyata Permaisuri Xuan dan Selir Agung Mei ternyata mengincar gadis yang sama untuk dijadikan menantu mereka.


Jadi, dia tidak berani menikahkan Xue Shan Shan dengan pangeran mana pun dan memilih membicarakan masalah tersebut bersama-sama dengan dalih hanya satu nona muda yang belum terpilih.


Jika dia dengan sembarangan memilihkan suami untuk Xue Shan Shan, sudah pasti dirinya tidak akan berakhirnya baik!


Setelah cukup lama bergelut dengan pemikirannya, Kaisar kembali menatap Pangeran Li Xian. "Namun, kamu tenang saja. Dia hanya akan menjadi selirmu. Kelak, aku akan pilihkan pasangan lain yang jauh lebih baik."


Sebenarnya, Kaisar ingin menolak menikahkan Xue Shan Shan dengan Pangeran Li Xian mengingat gadis itu memiliki penyakit di tubuhnya.


Namun, karena putranya yang tidak pernah dekat dengan wanita hingga dirumorkan memiliki kelainan yang meminta sendiri, Kaisar terpaksa setuju.


Terlebih, wanita kesayangannya juga tampak sangat menyukai Xue Shan Shan.


Dia tidak punya pilihan selain membiarkan putranya menikahi Xue Shan Shan dan mencarikan tabib terbaik untuk menyembuhkan penyakit calon menantunya itu.


"Terima kasih, Ayah." Pangeran Li Xian masih saja berwajah datar, padahal Kaisar sudah menyetujui permohonannya. "Tapi Anda tidak perlu mencarikan istri lain untuk putramu ini, cukup jadikan Xue Shan Shan istriku."


Dengan kata lain, Pangeran Li Xian tidak ingin Xue Shan Shan menjadi selirnya!


***


Ingatan mengenai permintaan Pangeran Li Xian sudah pergi dari kepala Selir Agung Mei, tetapi tawanya tak kunjung berhenti hingga hampir terjatuh.


Beruntung, Dayang Yang memapah dan membawanya duduk.


Setelah beberapa kali menarik nafas, Selir Agung Mei menyentuh pipinya di kedua sisi. Dia merasa mulutnya hampir tidak bisa menutup.


Fia terus tertawa sambil berbicara, "Anak ini akhirnya sadar dan ingin mendapatkan Shan Shan. Sebelumnya, dia bersikap masa bodoh. Sekarang, dia bahkan buru-buru sudah mengantarkan mahar ke Kediaman Xue."


Jika saja Pangeran Li Xian lambat bertindak, Selir Agung Mei sudah bertekad di dalam hatinya dan memastikan untuk memerangkap Xue Shan Shan agar terjebak bersama putranya yang bodoh itu.


Dayang Yang menatap Selir Agung Mei dan tertawa bersamanya dengan penuh kebahagiaan, dia juga ikut berkomentar. "Ya, sekarang Selir Agung tidak perlu khawatir lagi karena pernikahan Yang Mulia Pangeran Li Xian sudah diputuskan akan diadakan saat musim semi nanti."

__ADS_1


__ADS_2