Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Sungguh Gadis yang Licik!


__ADS_3

Putra Mahkota dan Pangeran Ketiga menatap Xue Shan Shan, mereka telah dirugikan berkali-kali olehnga.


Sungguh gadis yang licik!


"Xue Shan Shan, kamu harus memberikan penjelasan kepada kami!" Putra Mahkota geram, sudah tidak tersisa lagi kelembutan yang pernah dia suguhkan untuk Xue Shan Shan Shan saat mereka masih memiliki janji pernikahan.


Awalnya, dia sudah marah. Sekarang, setelah mengetahui bahwa babi hutan itu diterbangkan ke sini oleh Xue Shan Shan, dia semakin marah.


Setiap kali bertemu dengan Xue Shan Shan, dia yang merupakan Putra Mahkota yang bermartabat pun akan sangat tertekan.


Dia benar-benar tidak bisa menahan emosi ini.


Xue Shan Shan berpikir sejenak, kali ini Putra Mahkota benar.


Dia hampir membunuh mereka.


Pada akhirnya, dia tersenyum malu sambil berkata dengan tulus. "Daging babi hutan ini pasti sangat harum, bagaimana jika aku mengantarnya kepada kalian sedikit ketika sudah matang nanti?"


Putra Mahkota hampir tersedak di tempat.


Apa aku sangat membutuhkan daging babi hutan?


"Oke, oke, seumur hidup aku belum pernah makan babi hutan!" Putri Ketiga berseru dengan penuh kegembiraan, dia sangat puas pada saran Xue Shan Shan.


Putri Kedua melirik Putri Ketiga dengan sedikit ketidakberdayaan di matanya.


"Bisakah kamu lebih berguna sedikit?!" Putra Mahkota menggertakkan dan dengan marah.


Kalau tahu sejak awal, dia tidak akan membawa Putri Ketiga.


"Xue Shan Shan, kami tidak ingin babi hutanmu. Cepat pergi dari hadapanku, aku tidak ingin melihatmu lagi!" Saking marahnya, tubuh Putra Mahkota tampak bergetar.


Xue Shan Shan menghela nafas sambil berkata, "Oke, tapi aku harus mengingatkan kalian, entah berapa lama kita akan tinggal di sini untuk ujian, sepertinya tidak ada yang bisa dimakan di tempat ini ...."


Xue Shan Shan hanya menyampaikan secukupnya, dia tidak melanjutkan pembicaraan lagi.


Lagi pula, dia tidak takut tidak punya makanan.


Ada begitu banyak makanan di tempat Grenie, dia bisa memilihnya sesuka hati bahkan sambil menutup mata.


Setelah bicara, Xue Shan Shan memikul babi hutan di punggungnya dan pergi dengan.


Ketika Xue Shan Shan kembali dengan santai ke tempat sebelumnya, Lei Zhen dan yang lainnya sedang menunggunya.


Melihat Xue Shan Shan memikul babi hutan seperti itu, mereka semua sangat terkejut.


Apa dia seorang manusia?


"Bang ...."


Xue Shan Shan melemparkan babi hutan itu ke tanah, lalu meregangkan otot dan tulangnya.


"Babi ini cukup berat."

__ADS_1


Alis Lei Zhen berkedut, dia berkata, "Apa kamu yakin itu hanya cukup berat?"


Bahkan, pria kekar seperti dirinya saja tidak akan sanggup memikul binatang. Namun, seorang gadis lemah seperti Kakak, ternyata memikulnya kembali dengan langkah cepat.


Tiba-tiba, Lei Zhen merasa kekalahan dalam pertarungan sebelumnya dengan Xue Shan Shan, benar-benar bisa diterima.


"Shan Shan, untuk apa memikul babi hutan ini ke sini lagi?" Fu Qingyue bertanya dengan bingung sembari menata babi hutan yang entah tengah pingsan atau sudah mati.


Xue menyentuh bulu babi itu. "Tentu saja untuk dipanggang dan dimakan, harganya sangat mahal!"


"Ngok ... ngok ...."


Pada saat ini, babi di tanah tiba-tiba mendengus.


Melihat babi itu bergerak, Lei Zhen dan yang lainnya melompat ketakutan sejauh tiga kaki.


Hanya Qianning dan Minglang yang terlihat tenang.


"Oh, ternyata belum mati." Xue Shan Shan juga sedikit terkejut, ternyata babi ini masih hidup setelah mengalami fluktuasi yang cukup besar.


Babi hutan berjuang sebentar, lalu duduk dan berlutut dengan lemas.


Kemudian, dia juga berkata pada Xue Shan Shan dengan menggunakan suara spiritual. "Nona, bisakah kamu sedikit menghargaiku?"


Setidaknya, ia adalah penjaga Gunung Wuxia dan telah menyedot semua jenis energi spiritual di sana sepanjang tahun.


Hari ini, benar-benar kesialan baginya karena bertemu dengan gadis seperti Xue Shan Shan.


Kalau sedikit saja terlambat bangun dari pingsan, sepertinya ia akan bernasib sama seperti babi yang dijual di pasar, tidak luput dari nasib disembelih.


'Babi hutan ini ternyata bisa bicara!' Xue Shan Shan yang bisa memhami bahasa sang babi, berseru di dalam hatinya dengan terkejut seolah-olah baru menemukan benda berharga lagi.


Babi Terbang Sakti berbicara di dalam hati dengan kesal. 'Kamulah babi hutan, seluruh keluargamu babi hutan!'


Babi Terbang Sakti ingin menabrak dinding, tetapi dia tidak berani menyinggung gadis kuat ini.


"Ngok ... ngok, aku adalah babi spiritual penjaga Gunung Wuxia, Babi Terbang Sakti, bukan babi hutan!" Sang babi menekankan identitasnya.


Xue Shan Shan mengerti. "Kalau begitu, baiklah, aku tidak akan memakanmu."


"Benarkah?" Babi Terbang Sakti melompat kegirangan hingga membuat tanah di sekitar bergetar lagi.


Xue Shan Shan tersenyum tidak berbahaya. "Aku tidak akan memakanmu, asalkan kamu bersedia memandu kami."


Di Gunung Wuxia yang asing ini, bukankah sebaiknya memilih pemandu wisata gratis?


Setelah dua jam Xue Shan Shan menunggangi Babi Terbang Sakti sembari bersenandung, seperti seorang turis yang datang untuk berwisata.


Babi Terbang Sakti itu pun kembali berpikir. 'Aku menderita, aku sangat sedih. Namun, aku tidak boleh menangis dan harus tetap kuat!'


Dengan dipandu oleh Babi Terbang Sakti, Xue Shan Shan dan kelompoknya menempuh perjalanan dengan damai.


Saat tiba di sungai kecil, mereka mendengar suara teriakan.

__ADS_1


Xue Shan Shan melihat ke sumber suara, ternyata orang yang berteriak adalah Qing Yuyao dan Qing Fengjue, kedua orang yang tengah mengalami kesialan itu berlari ke arah mereka dengan sekelompok tawon yang mengejar.


Sementara itu, di belakang Qing bersaudara, tiga saudara seperguruan Keluarga Qing sudah dikepung oleh tawon, bahkan disengat.


Ketika berlari dengan panik, Qing Yuyao melihat sekelompok orang yang berada tidak jauh darinya. Dia tidak tahu bahwa itu adalah sekolompok Xue Shan Shan, jadi mendekatinya dengan senyum lebar.


Bagus sekali, akhirnya ada orang yang dapat membantunya menghadang tawon.


"Babi, antara kamu dan tawon sama siapa yang lebih kuat?" Xue Shan Shan menyentuh dagunya dan memandangi Babi Terbang Sakti.


Dengan semangat juang, Babi Terbang Sakti itu melompat. "Kamu menghina aku yang berstatus sebagai binatang spiritual penjaga Gunung?"


"Apa benar begitu?" Xue Shan Shan mengungkap bahwa dia tidak percaya.


Melihat Qing Yuyao dan Qing Fengjue sudah berlari ke arah mereka, tawon-tawon itu juga sudah mulai merasakan nafas mereka sehingga langsung terbang mendekat hanya untuk menyerang.


Pada saat ini, Babi Terbang Sakti menembus dan teriak pada sekelompok tawon itu. "Minggir!"


Detik berikutnya, tawon yang mulanya agresif pun berbalik arah dan terbang pergi meninggalkan mereka seolah-olah tidak ada yang terjadi.


Begitu melihat tindakan Babi Terbang Sakti, Xue Shan Shan berkata di dalam hati. 'Hmmmm, babi hutan kecil ini hebat juga.'


Ketika melihat sekelompok tawon itu telah pergi, akhirnya Qing Yuyao dan Qing Fengjue menghela nafas lega, mereka yang hampir khabisan nafas langsung merosot ke tanah.


Setelah keduanya beristirahat sejenak, mereka baru menyadari ada banyak orang yang memperhatikan mereka.


Ketika berbalik, tubuh mereka langsung bergetar tanpa sadar saat melihat Xue Shan Shan yang tengah tersenyum tipis.


Terutama Qing Yuyao, wajahnya yang tertutup cadar pun terdistorsi dalam sekejap.


Kenapa harus bertemu dengan Xue Shan Shan lagi?


Kenapa sekelompok tawon tadi tidak menyengat wanita ini sampai mati?


Tunggu!


Kenapa dia menunggangi seekor babi?


Pada saat ini, beberapa saudara seperguruan Keluarga Qing akhirnya tiba di tempat Qing Yuyao dan Qing Fengjue. Meskipun dengan wajah bentol-bentol, mereka masih harus melindungi kedua majikan, bukan?


"Ayo pergi!" ajak Qing Yuyao sambil berdiri, dia sangat tidak sudi melihat Xue Shan Shan satu detik pun.


"Kenapa kepribadianmu begitu buruk? Kamu bahkan tidak mengucapkan terima kasih?" Suara Xue Shan Shan menghentikan langkah mereka.


"Kenapa kami harus berterima kasih?" Qing Yuyao berbalik bertanya dengan mata melotot seolah-olah tengah menakuti Xue Shan Shan.


"Apa kamu idiot? Kami baru saja membantu kalian mengusir tawon, kalian tidak tahu malu, bahkan tidak mengucapkan terima kasih!" Lei Zhen berteriak marah.


"Berhenti bicara omong kosong! Kalian bahkan tidak bergerak, Bagaimana caranya membantu kami?" Qing Yuyao beranggapan perkataan yang didengarnya dari Lei Zhen sangatlah konyol.


Xue Shan Shan cemberut, dia pun berbicara pada Babi Terbang Sakti. "Babi, bisakah kamu memanggil tawon itu lagi?"


Jika dia bisa meminta tawon pergi, maka dia juga pasti bisa meminta mereka datang!

__ADS_1


Karena mereka tidak tahu diri dan tidak pandai berterima kasih, maka biarkan tawon-tawon itu mengajarkan mereka!


__ADS_2