Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Penyebab Keguguran!


__ADS_3

Xue Yuwen datang dengan perlahan dan menyerahkan jepit rambut giok di tangannya pada Xue Shan Shan. "Kakak, ini adalah hadiah ulang tahun yang aku pilihkan untukmu. Jepit rambut ini mungkin tidak mahal, tapi ini adalah niat baikku."


Xue Shan Shan mengangkat alisnya, dia melihat jepit rambut giok di tangan Xue Yuwen dan menyadari bahwa dari warnanya yang bagus saja sudah bisa diketahui itu benda mahal.


Xue Yuwen tidak menaruh maksud lain dalam kata-katanya seperti biasa, jadi Xue Shan Shan juga tidak ingin mempersulitnya.


"Aku mohon undur diri dulu." Xue Yuwen berdiri dan melihat Yura Chen yang ada di samping, lalu berbicara sambil tersenyum. "Aku tidak menyangka Nona Chen ternyata memiliki hubungan baik dengan kakak."


Bulu mata Xue Shan Shan bergetar mendengarnya, sedangkan Yura Chen tertawa.


"Nona Besar adalah majikan di Kediaman Xue, sedangkan aku hanyalah calon selir. Aku paham pada posisiku sendiri, tidak seperti seseorang yang mengacu pada tuntutan standar yang tinggi, tetapi tidak dapat memenuhinya. Bahkan, tidak mengenal statusnya sendiri."


"Kalau aku ingin bertahan hidup di sini, tentu saja aku harus meminta perlindungan dari majikan dan itu lebih baik daripada beberapa orang yang ingin menjadi majikan, padahal mereka hanyalah seorang budak." Setelah berkata dengan sarkas, Yura Chen tertawa pelan. "Aku hanya ingin mengobrol dengan Nona Besar dan berusaha mendekatinya agar bayiku seimut dia. Apa Nona memiliki pendapat tentang hal ini?"


Kata-kata Yura Chen yang dipenuhi dengan sindiran membuat eskpresi Xue Yuwen berubah dan mengerutkan bibir, sebelum akhirnya berbalik pergi tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.


Begitu minat kepergian adiknya, Xue Shan Shan tampak berpikir.


"Apa kamu tidak takut Xue Yuwen akan melaporkanmu pada ayah?" Xue Shan Shan mengangkat alis dan menatap Yura Chen.


"Kenapa memangnya kalau dia melapor?" Yura Chen berbalik bertanya dengan tak acuh, lalu melanjutkan, "Sekarang aku tengah hamil, tuan tidak akan menghukummu karena masalah sekecil ini."


Xue Shan Shan hanya mengangguk, lalu mengusir semua pelayan dan meminta Minglang berjaga di luar. Kemudian, dia bertanya pada Yura Chen. "Kamu memerlukannya bantuanku?"


Ada sekilas keanehan di mata Yura Chen. "Nona, Besar memang pintar. Jadi, aku tidak akan berbasa-basi lagi. Rencanakan, aku ingin bersenang-senang hari ini. Namun, itu mungkin akan mengganggu kesenangannya Nona Besar. Apa boleh?"


"Ini hanya ulang tahun, kesenian apanyang bisa diperoleh dari makan bersama mereka? Lalu apa saja yang kamu inginkan, tapi ...." Xue Shan Shan berhenti sejenak dan menatap Yura Chen dengan serius. "Jangan libatkan ibuku!"


"Baik." Yura Chen menjawab dengan cepat, lalu pergi sambil membawa kain pemberitahuan Xue Shan Shan.


Saat Xue Jingguo kembali dari urusan pemerintahan di malam hari, dia masuk ke ruang keluarga dan semua orang sudah duduk di sana.


Hanya saja, Nyonya Tua Xue yang tidak hadir dan Xue Shan Shan yaki bahwa wanita tua itu tidak ingin berpartisipasi karena itu adalah acaranya.


Karena kehamilan kedua wanitanya, Xue Jingguo sangat bahagia sehingga dia pun bersikap ramah pada Xue Shan Shan yang duduk di sebelah Nyonya Diana dengan senyuman di wajahnya.


"Tuan, ini adalah ulang tahun Nona Besar. Jadi, aku membuat kue sendiri." Yura Chen menatap Xue Jingguo dengan penuh cinta.

__ADS_1


Hati Xue Jingguo pun tergerak, dia menatap Yura Chen dengan lembut sambil berkata, "Kalau begitu, mati kita cicipi bersama."


Di bawah perintah Yura Chen, lima piring kue segera dibawa masuk.


Makanannya tampak indah dan menggemaskan hingga membuat Xue Jingguo semakin berselera untuk makan.


"Asam dan manis, seharusnya kalian akan menyukainya." Xue Jingguo berbicara sambil tersenyum.


"Semua orang mengatakan bahwa jika ibu hamil menyukai yang asam berarti anaknya laki-laki, kalau pedas berarti perempuannya dan aku menyukai makanan yang asam." Yura Chen juga tersenyum. "Baik lauk atau pun kue, aku menyukai yang asam-asam. Tuan, menurutmu apakah anak di perutku adalah laki-laki?"


Yura Chen tampak sangat bahagia, bahkan dia dengan terang-terangan mengelus perutnya seolah-olah sedang pamer.


Karena itu, Selir Faye tentu saja tidak senang dan langsung mencibir, "Bukankah hanya menyukai makanan asam? Aku selalu makan makanan yang asam sejak hamil."


"Oh?" Yura Chen menatap Selir Faye dengan bingung. "Biasanya, aku tidak masalah memakan begitu banyak makanan asam. Jika bukan karena dihalangi oleh Chihuahua, lima piring ini pasti sudah aku habiskan semua."


Saat berbelok, Yura Chen tersenyum malu-malu.


"Benarkah?" Mata Xue Jingguo sangat berbinar, dia benar-benar mendambakan seorang bayi laki-laki.


Meski sebelumnya Xue Jingguo memiliki seorang putra dari Selir Faye, tetapi putranya itu cacat dan baginya orang cacat tidak mungkin bisa diandalkan.


Tentu saja, Selir Faye tidak ingin dikalahkan oleh Yura Chen.


Selain itu, entah bayinya laki-laki atau pun perempuan, dia hanya ingin Xue Jingguo berpikir bayinya adalah laki-laki!


Saat itu juga, Selir Faye memakan kue yang diberikan Xue Yuwen.


Xue Shan Shan juga mengambil sepotong dan mengunyahnya hingga tiba-tiba kilasan aneh muncul di matanya.


Ada sari buah sanca di dalam kue ini!


Jika hanya memakan sedikit, tidak akan ada masalah apa pun.


Namun, jika lima piring kue itu dihabiskan sendirian oleh Selir Faye, maka bayi di dalam kandungannya benar-benar terancam.


Terlebih, selama ini dia juga sudah meminum tonik dari Nyonya Diana yang bisa membuat rahim Selir Faye rusak.

__ADS_1


Jadi, jika kali ini Selir Faye benar-benar terprovokasi oleh Yura Chen, dia tidak hanya akan kehilangan bayi, tetapi juga kehilangan rahim hingga dia tidak akan bisa hamil di sisa umurnya.


Meskipun tahu niat Yura Chen, Xue Shan Shan sebenarnya tidak berniat memperingati Selir Faye untuk berhati-hati karena ini juga tidak ada hubungan dengan.


Namun, anak di dalam kandungan Selir Faye tidak berdosa.


Jadi, Xue Shan Shan menatap Selir Faye dan memperingatinya sedikit. "Lebih baik, Bibi Faye tidak makan terlalu banyak."


Xue Yuwen tidak senang, jadi dia segera menyahut. "Kakak, jangan halangi ibuku makan. Sejak hamil, dia memang menyukai makanan asam dan nafsu makannya tentu saja jadi lebih besar dari pada yang lain. Jadi, mana boleh Menghalangi makan sampai kenyang."


"Benar." Xue Jingguo juga langsung mengangguk menyetujui. "Shan Shan, jika kamu juga ingin kue ini, kamu bisa memintanya nanti dari koki di dapur. Sekarang, biarkan Bibi Faye makan dulu."


Xue Shan Shan terdiam, dia tidak memaksa. Lagipula, dia sudah memperingati Selir Faye dan wanita itu tidak mau mendengar.


Jadi, jika terjadi sesuatu pada Selir Faye atau pun bayinya, itu sama sekali bukan salahnya!


Tidak lama kemudian, lauk pauk pun dihidangkan.


Melihat perjamuan dengan lauk tanpa daging, Shan tersenyum dingin.


Selir Faye memang berasal dari keluarga kecil yang tidak memiliki kemampuan dari segi materi, juga otak.


Xue Shan Shan melirik Selir Faye yang tengah tersenyum dengan bangga seolah-olah dia sudah berhasil menampar wajahnya.


Siapa tahu, di mata orang lain justru merasa Selir Faye tidak bisa mengurus rumah.


Jika tidak, bagaimana bisa satu meja perjamuan pun tidak bisa dia atur dengan baik?


Xue Jingguo mengerutukening alisnya, tetapi tidak mengatakan apa-apa.


Setelah makan dua suap, dia pun pergi dari acara perjamuan itu.


Dari sudut mata Xue Shan Shan, dia melihat hidangan yang tidak asing. Tangannya yang mengambil lauk berhenti sejenak, sebelum akhirnya dia menundukkan matanya dan senyum tipis muncul di wajahnya.


Kemudian, dia meletakkan lauk tersebut ke dalam mangkuknya seolah-olah tidak terjadi apa pun dan mengunyahnya dengan perlahan.


Lauk yang dia lihat tadi adalah sayur krokot!

__ADS_1


Jus sanca dan krokot, tidak ada satu pun dari keduanya yang bukan merupakan penyebab keguguran!


__ADS_2