Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Disiksa Berkali-kali


__ADS_3

Untuk sesaat, kelopak mata Mu Ruhua tampak bergetar, menunjukkan keraguannya.


Tentu saja, Xue Shan Shan bisa melihat itu dengan jelas. Dia pun mencoba meyakinkan Mu Ruhua. "Tenang saja, kamu tidak akan melanggar prinsipmu untuk tidak menyerang sembarangan orang, apalagi mereka yang tidak bersalah."


Xue Shan Shan tersenyum, menunjukkan senyum murah hati dan tanpa dosa. "Mereka ini adalah orang-orang yang bersalah padaku, bisa dikatakan mereka adalah musuhmu juga."


Begitu mendengar bahwa dua orang itu adalah musuh Xue Shan Shan, Mu Ruhua kembali berpikir dengan keras, sebelum akhirnya setuju.


Bagaimanapun, musuh Xue Shan Shan memang benar musuhnya juga!


Lei Zhen yang sejak tadi hanya Mendengar pembicaraan Xue Shan Shan dan Mu Ruhua, akhirnya ikut bersuara. "Bos, apakah mereka yang kamu janjikan ingin diberikan kepadaku untuk dijadikan makanan gagak hutan dan singa putihku?"


Saat menanyakan hal itu, ekspresi Lei Zhen menunjukkan ketidakpuasan.


Bagaimanapun, Xue Shan Shan sudah lebih dulu menawarkan Qin Lang dan Putri Amber untuk diberikan kepada Lei Zhen.


Namun, sekarang dia malah ingin memberikannya mereka secara cuma-cuma kepada Mu Ruhua untuk menjadi bahan percobaan.


Jika sudah begitu, bagaimana nasib singa dan gagak hutan?


Xue Shan Shan menatap Lei Zhen dan Mu Ruhua yang saling melemparkan pandangan, dia merasa kedua orang itu sepertinya rela berkelahi demi mendapatkan Qin Lang dan Putri Amber.


Setelah terdiam beberapa saat, Xue Shan Shan kembali tersenyum sambil berkata, "Bagaimana kalau begini?"


Xue Shan Shan berhenti, sengaja menunggu respon dari Mu Ruhua dan Lei Zhen yang tampak antusias.


Bahkan, Xiangxiang juga terlihat menanti saran dari Xue Shan Shan yang selalu di luar dugaan.


"Biarkan Mu Ruhua menguji racunnya dulu, baru setelah itu mayat mereka diberikan kepada singa putih dan gagak di hutan?" Xue Shan Shan memberikan saran dengan mata berbinar.


Mendengar itu, tentu saja Mu Ruhua tersenyum puas, tetapi Lei Zhen justru menunjukkan ketidakpuasannya.


"Bos, bagaimana jika gagak hutan dan singa putihku mati setelah memakan mayat kedua orang yang telah diracuni dengan serangga Mu Ruhua?" Lei Zhen bertanya dengan eskpresi menuntut keadilan pada Xue Shan Shan.


Bukannya bingung atau menunjukkan ekspresi tidak senang, Xue Shan Shan justru tetap tersenyum seolah-olah dialah gadis paling murah senyum di muka bumi ini.

__ADS_1


"Kenapa harus pusing memikirkan hal sesepele itu?" Xue Shan Shan bertanya dengan angkuh. "Bukankah kamu memiliki Bos Besar yang merupakan murid terbaik dari Sekte Xiangyue?"


Xue Shan Shan menaikkan sebelah alisnya, dia lanjut bicara dengan senyum miring. "Kamu serahkan saja padaku, aku yang akan menjamin bahwa gagak hutan dan singa putih tidak akan mati keracunan hanya karena memakan mayat kedua orang bodoh itu."


Mendengar itu, Lei Zhen dan Mu Ruhua yang tidak meragukan kemampuan Xue Shan Shan, akhirnya bisa bernafas lega dan merasa saling dipuaskan.


Dua hari kemudian, berita tentang kehamilan Putri Amber sudah menyebar ke seluruh pelosok Negara Yuzhou tanpa bisa dikendalikan.


Tentu saja, Pangeran Li Xian ikut andil hingga Kaisar sebagai penguasa negeri pun tidak bisa menghentikan lajunya berita jahat itu menyebar.


Tidak hanya Putri Amber, bahkan berita tentang Qin Lang yang tidak bisa punya keturunan lagi juga sudah menyebar seperti virus.


Karena berita itu, muncullah berita-berita lainnya.


Termasuk, penyebab Qin Lang yang tidak punya keturunan adalah karena terkena kelabang beracun peliharaannya sendiri yang dia minta Putri Amber lepaskan di kamar Xue Shan Shan.


Singkatnya, kejahatan-kejahatan Putri Amber dan Qin Lang mulai tersingkap ketika banyak warga membicarakan tentang mereka.


"Aku sudah tahu Putri Amber jahat dan memiliki masalah dengan Putri Changning, tapi aku tidak menduga dia sejahat itu."


"Tidak heran dia selama ini sering pergi ke Penginapan LaSalle, ternyata untuk menemui Pangeran Qin. Mereka tidak hanya bekerja sama untuk membunuh Putri Changning, tapi juga mencoba memberontak."


"Putri Amber benar-benar durhaka! Demi pria dia rela melengserkan ayahnya."


"Sekarang, tidak tahu ke mana mereka melarikan diri."


"Bagus mereka melarikan diri, jika tidak, aku pasti adalah orang pertama yang akan melemparkan mereka dengan batu!"


"Aku juga ingin memukul mereka sampai mati!"


"Selain kita, Kaisar juga sudah pasti akan bertindak untuk kedua pengkhianat itu! Aku yakin, Kaisar pasti akan bersikap adil, meski Putri Amber adalah putrinya sendiri."


"Benar, mereka tidak pantas hidup di Negara Yuzhou kita!"


Saat ini, sudah berbagai macam pembicaraan tentang Qin Lang dan Putri Amber yang dibicarakan oleh rakyat Negara Yuzhou.

__ADS_1


Masing-masing dari mereka yang meyakini kepergian Qin Lang dan Putri Amber adalah demi menghindari hukuman, terlihat sangat murka.


Tanpa mereka ketahui, Qin Lang dan Putri Amber tidak pergi dengan suka rela.


Mereka berdua yang masih mengalami cedera paska serangan dari Xue Shan Shan terakhir kali, diseret pergi secara paksa oleh Da Bingzhi dan Minglang.


Kedua pasangan malang itu dibawa ke tempat Mu Ruhua untuk dijadikan mangsa percobaan untuk serangga beracun sang pemilik rumah bordil.


Setelah dilatih kembali dan dilakukan uji coba, ternyata serangga beracun itu mengalami peningkatan hingga keduanya bisa menyerang Qin Lang dan Putri Amber dalam hitungan detik.


Bahkan, keduanya mati mengenaskan hingga tubuh mereka menghitam karena racun.


Namun, tubuh mereka kembali dinetralisir oleh Xue Shan Shan hanya demi menjaga keselamatan gagak hutan dan singa putih saat mengkonsumsi keduanya.


Berkat Xue Shan Shan, Qin Lang dan Putri Amber akhirnya merasakan bagaimana rasanya disiksa berkali-kali. Mereka disembuhkan dari racun hanya untuk diracuni lagi, bahkan dinetralisir dari racun demi diberikan kepada singa dan gagak hutan sebagai santapan lezat.


Xue Shan Shan yang pendendam benar-benar kejam!


Bagaimanapun, Xue Shan Shan selama ini menganut pepatah yang mengatakan bahwa pembalasan lebih kejam daripada perbuatan.


Jadi, wajar saja jika Qin Lang dan Putri Amber mendapatkan pembalasan kejam atas apa yang telah mereka perbuat selama ini.


Sekarang, tidak hanya Lei Zhen dan Mu Ruhua yang terpuaskan, bahkan orang-orang yang selama ini tersiksa karena keberadaan Qin Lang dan Putri Amber, merasa terbebaskan.


Hanya saja, Permaisuri Xuan tampak sangat bersedih hingga menjadi pemurung.


Karena itu, Kaisar mencoba menghiburnya dengan bantuan Selir Agung Mei.


***


Setelah menyelesaikan misi yang sempat tertunda selama beberapa hari, Xue Shan Shan kembali mengunjungi Kediaman Putri Changning.


Dia datang menemui Lei Zhen, Mu Ruhua dan Xiangxiang hanya untuk berbincang mengenai kemajuan pembangunan Kediaman Putri Changning.


Hanya saja, dia tiba-tiba teringat sesuatu begitu melihat Lei Zhen.

__ADS_1


"Bagaimana dengan orang yang aku minta kamu cari?"


__ADS_2