Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Lambang Cinta


__ADS_3

Pangeran Li Xian bersandar dengan postur malas dan melirik Xue Shan Shan, bibirnya yang indah tersenyum. "Apa untungnya untukku?"


Mata Xue Shan Shan berbinar, dia sungguh bersyukur.


Akhirnya, dia tidak hanya bisa mengharukan langit dan bumi. Dia juga berhasil membuat Pangeran Li Xian berkesan hingga bersedia bekerjasama dengannya.


"Pangeran bisa meminta apa pun dariku." Xue Shan Shan berkata dengan cepat dan penuh percaya diri seolah-olah dia memiliki seluruh dunia dan seisinya.


"Memangnya, apa yang bisa kau berikan padaku?" Pangeran Li Xian mengangkat sebelah alisnya.


Pertanyaan dan ekspresinya itu membuat Xue Shan Shan membeku.


Benar juga, Pangeran Li Xian memiliki semua yang tidak dimiliki oleh Xue Shan Shan, kecuali gelang giok hijau!


Xue Shan Shan menggeleng cepat, dia berharap Pangeran Li Xian tidak akan pernah tahu tentang gelang itu dan tidak mengambil benda berharga itu darinya.


Melihat Xue Shan Shan bungkam, senyum licik di wajah Pangeran Li Xian semakin terlihat jelas. "Bagaimana jika kamu memberiku bayi?"


"Hah?!" Xue Shan Shan tercengang, bahkan mulut dan matanya terbuka lebar.


Dia tidak percaya Pangeran Li Xian akan meminta bayi padanya seperti sedang meminta makanan ringan.


Apa dia pikir semudah itu?


Tidak, Xue Shan Shan yakin dirinya salah dengar!


"Pa—pangeran, apa maksudmu?"


"Tidak ada maksud apa-apa, aku hanya ingin memiliki bayi darimu," sahut Pangeran Li Xian begitu ringan seolah-olah tidak memiliki beban hidup.


Meski sudah mendengarnya dengan jelas, Xue Shan Shan masih saja tidak percaya pada pendengarannya hingga membuatnya tampak seperti orang bodoh dan Pangeran Li Xian malah bersikap tak acuh.


Sementara itu, Wei Shu dan Kepala Pelayan Chen hanya bisa diam menjadi payung batu yang memiliki nyawa dan merasakan kebahagiaan tak terkira.


"Kenapa?"


Pangeran Li Xian tiba-tiba mengajukan pertanyaan hingga membuat Xue Shan Shan semakin kebingungan.


Bukankah seharusnya dirinya yang bertanya 'kenapa'?


"Apa?"

__ADS_1


"Kenapa kamu memilihku?" Ekspresi dan tatapan Pangeran Li Xian kembali dingin seperti sedia kala hingga membuatnya tampak berbeda dengan pria yang beberapa saat lalu meminta Xue Shan Shan memberi bayi padanya.


Bahkan, Xue Shan Shan sendiri sangat heran melihat sikap Pangeran Li Xian yang berubah-ubah dalam hitungan detik.


Mungkinkah dia memiliki kepribadian ganda?


"Aku ingin mendengar jawaban yang jujur!" Jari-jari Pangeran Li Xian yang dingin bagaikan ular berbisa, menggosok leher rapuh Xue Shan Shan berulang kali seolah-olah dia akan menggigit lehernya jika gadis itu berani berbohong.


Xue Shan Shan bergidik dan berkata tanpansadar. "Tentu saja karena kamu adalah putra yang paling disayangi Kaisar."


'Juga karena kamu yang paling berkuasa di antara pangeran lain.' Xue Shan Shan menambahkan di dalam hatinya.


Mendengar itu, Pangeran Li Xian tiba-tiba saja tertawa.


Tangan yang tadinya berada di leher Xue Shan Shan pindah membelai pipi lembut dan putih gadis itu, sebelum akhirnya dia berkata dengan anda gembira. "Baik, aku akan menjadi penyokongmu."


Xue Shan Shan kembali tercengang.


Ada apa ini? Sebentar menggila, sebentar senang?


Terlepas dari apa pun itu, Xue Shan Shan sangat senang karena pada akhirnya dia bisa membuat beberapa kesepakatan yang menguntungkan dengan Pangeran Li Xian.


Bahkan, kemarahannya karena hampir mati dicekik oleh Pangeran Li Xian pun hilang sepenuhnya.


Xue Shan Shan mengangkat kepalanya, menatap Pangeran Li Xian dengan binar bahagia. "Terima kasih, Pangeran."


Senyuman cerah Xue Shan Shan membuat Pangeran Li Xian termangu, dia pun seakan bisa merasakan kegembiraan yang mengalir dari gadis itu.


Kekuatan kegembiraan itu terasa manis sembari membawa aroma susu, juga seperti sinar matahari yang menyeruak ke dalam kegelapan yang menggoda dan menyebabkan gejolak di hatinya yang telah layu.


Tiba-tiba, dia rasanya ingin menarik sinar itu jatuh bersamanya di dalam kegelapan yang paling dalam.


"Xue Shan Shan, kamu sendiri yang minta!" Pangeran Li Xian mengelus daun telinga kecil Xue Shan Shan dan kelembutan yang terasa di antara jemarinya membuatnya menjadi gelap mata hingga jari-jarinya mengencang.


"Ah!" Xue Shan Shan tiba-tiba berteriak saat merasa ada sesuatu yang dipaku ke dalam dagingnya dan rasa saki membuat air matanya keluar.


Xue Shan Shan melotot marah pada Pangeran Li Xian. "Apa yang kamu lakukan?"


Pada saat bersamaan, Xue Shan Shan merasa telinganya sudah berdarah.


Jika bukan karena dia baru saja membuat perjanjian dengan Pangeran Li Xian dan tidak merasakan hawa membunuh dari pria itu, dia pasti sudah menikamnya dengan jarum beracun.

__ADS_1


Melihat darah Xue Shan Shan menetes di antara jari-jarinya yang pucat, Pangeran Li Xian semakin menggelap.


Darah segar merangsang dirinya seolah-olah dia adalah iblis yang haus darah hingga membuat jarinya menekan semakin kuat pada daun telinga gadis itu.


Xue Shan Shan merintih, "Huhuhu ... sakit ...."


Pangeran Li Xian menatap Xue Shan Shan, melihat ekspresi kesakitan dan ketidakberdayaan di wajah gadis itu.


Tangan kecil Xue Shan Shan meraih pergelangan tangan Pangeran Li Xian, sedangkan matanya yang besar mengerjap dengan air mata sebening kristal menatapnya dengan tatapan memohon.


Penampilan gadis kecil itu binatang kecil malang yang tersesat di hutan.


Pangera Li Xian berhenti sejenak, jari-jarinya pun menjadi rileks tanpa sadar dan bibir tipisnya mengembang hingga membentuk garis lurus. Dia berkata dengan tidak sabar. "Lambang cinta."


Meski kesakitan, Xue Shan Shan sangat gembira.


Akhirnya, pria ini bersedia memberinya lambang cinta.


Dengan begitu, Pangeran Li Xian tidak akan pernah bisa mengingkari perjanjian mereka!


Awalnya, karena melihat Pangeran Li Xian itu sangat lemah hingga tidak menjaga dirinya sendiri, Xue Shan Shan mengira pria itu menyukai tipe wanita lemah, tetapi tangguh seperti seorang ibu.


Karena itu, dia berniat lebih aktif untuk menggoda Pangeran Li Xian.


Namun, dia tidak menyangka bahwa ternyata Pangeran Li Xian adalah jenis yang berbeda.


Tubuhnya sangat lemah, tetapi jiwanya sangat abnormal yang menyukai wanita lemah dan tidak mandiri.


Beruntung, Xue Shan Shan mengubah taktiknya di detik-detik terakhir. Jika tidak, dia pasti sudah mati berkali-kali oleh Pangeran Li Xian.


Bagaimanapun, semakin seorang pria terlihat seperti orang suci yang tak memiliki hasrat dan nafsu, semakin gila dan kejam pula batinnya.


Terkadang, Pangeran Li Xian bersikap seperti orang suci, sebelum akhirnya berubah menjadi seperti iblis.


Saat Pangeran Li Xian Guo mencekik lehernya, Xue Shan Shan benar-benar merasakan bau kematian.


Begitu kegilaannya kambuh, dia benar-benar sangat gila!


Orang-orang seperti ini suka memegang kendali, meski terlihat tidak percaya diri dan sangat membenci semua orang,serta hal-hal di luar kendalinya.


Saat Xue Shan Shan sedang merasa bangga pada pencapaiannya sendiri, tiba-tiba dia merasakan perih di telinganya dan nafas hangat pun menyelimuti daun telinganya.

__ADS_1


Ada ... ada yang menjilati kulitnya ....


__ADS_2