Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Kejutan yang Tidak Terduga


__ADS_3

Putra Mahkota baru saja menyelesaikan masa hukumannya akibat skandal terakhir kali bersama Luyao, pelayan Xue Yuwen.


Dia tidak hanya dipukul dengan papan sebanyak 30 kali karena telah mencoreng nama baik keluarga kerajaan, tetapi juga tidak diizinkan keluar dari Istana Putra Mahkota hampir sebulan.


Bahkan, dia juga tidak dibenarkan terlibat dalam apa pun urusan negara.


Padahal, Kaisar sering kali memberikan beberapa tugas penting untuk dia lakukan, termasuk menjalin kerja sama dengan Kerajaan Qin.


Sekarang, dia hampir sembuh total dari cedera pukulan 30 papan dan sudah sangat kebosanan berada di kediamannya.


Jangankan menghibur diri dengan bersenang-senang bersama wanita-wanita pilihan yang dia sembunyikan di dalam Istana Putra Mahkota, dia bahkan tidak bisa kembali menikmati tubuh Luyao yang baru saja dipakai satu kali.


Sejak dalam masa hukumannya hingga saat ini, Putra Mahkota masih sangat penasaran pada Luyao dan yakin bahwa gadis itu pastilah masih sangat nikmat.


Bagaimanapun, Luyao adalah gadis polos yang tidak tahu-menahu tentang kebersamaan pria dan wanita. Terlebih, Putra Mahkota adalah pria pertama untuk Luyao.


Jadi, tentu saja Putra Mahkota masih sangat penasaran pada gadis itu.


Sayangnya, nasib Luyao sangat malang. Dia diracuni oleh para gundik Putra Mahkota yang merasakan kecemburuan sehari setelah diangkat menjadi gadis pilihan.


Karena kejadian itu juga, para gundik Putra Mahkota diasingkan ke Istana Dingin, istana di mana tempat orang-orang bisa masuk, tetapi tidak akan pernah bisa keluar dalam keadaan sehat, apalagi hidup!


Ketika mendengar tentang perjamuan ulang tahun Ketua Sekte Dugu, Putra Mahkota bergegas masuk ke istana hanya untuk mengajukan dirinya untuk menjadi utusan kerajaan.


Setelah kejadian-kejadian yang dialami beberapa waktu lalu, Putta Mahkota baru menyadari bahwa dirinya tidak cukup kuat.


Putra Mahkota pikir, jika dia bisa pergi ke Sekte Xingyun dan berguru dengan Ketua Sekte Dugu, maka di masa depan berurusan dengan Xue Shan Shan dan Pangeran Li Xian pasti akan semudah menginjak semut.


Melihat inisiatif Putra Mahkota, Kaisar masih memasang wajah datar.


Sang penguasa Negara Yuzhou itu masih sangat kecewa pada Putra Mahkota.


Jika bukan karena memikirkan perasaan Permaisuri, Kaisar sudah sangat ingin melengserkan posisi Putra Mahkota yang tidak berhenti membuat masalah.


Lagipula, jika Kaisar menurunkan pangkat Putra Mahkota menjadi pangeran biasa, Permaisuri yang selalu merasa telah gagal menjadi seorang ibu dan mendidik anak, pasti juga akan meminta Kaisar mencabut gelar permaisurinya.


Sebelum mengatakan apa pun, Kaisar melirik Pangeran Li Xian yang tampaknya tidak tertarik sedikitpun pada acara perjamuan ulang tahun Sekte Xingyun seperti tahun-tahun sebelumnya.

__ADS_1


"Hmmm, pergilah."


Pada akhirnya, Kaisar hanya bisa dengan pasrah membiarkan Putra Mahkota pergi, daripada tidak ada perwakilan sama sekali.


***


Setelah meninggalkan Kediaman Putri Changning, Xue Shan Shan mampir ke Istana Wanshou.


Alasan utama Xue Shan Shan ingin berkunjung adalah karena sudah beberapa hari tidak melihat pria itu karena sedikit sibuk mengurus Qin Lang dan Putri Amber yang saat ini hanya tinggal nama.


Jadi, sudah waktunya untuk memeriksa kondisi Pangeran Li Xian.


Selain itu, dia juga sangat merindukanmu Pangeran Li Xian.


Ketika tiba di Istana Wanshou, Pangeran Li Xian sedang berada di ruang kerja.


Xue Shan Shan menatap Pangeran Li Xian yang selalu mengenakan jubah putih polos ketika berada di kediaman.


Jika dibandingkan dengan penampilannya sehari-hari yang memakai jubah berwarna hitam, Pangeran Li Xian saat ini terlihat elegan dan anggun.


"Aku akan memeriksa tubuhmu."


"Baik."


Mereka pun duduk, sebelum akhirnya Xue Shan Shan memeriksa denyut nadi Pangeran Li Xian.


Selama proses diagnosis denyut nadi, Xue Shan Shan terlihat sangat serius.


Setelah denyut nadi didiagnosis, ternyata tidak ada masalah, kecuali denyut nadi Pangeran Li Xian terasa agak cepat.


"Aku akan memberikanmu sup penenang, jangan lupa diminum." Xue Shan Shan berbicara, lalu memanggil pelayan hanya untuk mengambilkan tinta dan kertas.


Kemudian, dia pun mulai menuliskan resep di atas kertas putih.


Tulisan kaligrafi Xue Shan Shan sedikit jelek, dia bahkan harus berusaha keras untuk menyelesaikan tulisannya itu, sebelum akhirnya diserahkan kepada Pangeran Li Xian untuk dibaca.


Saat melihat tulisan itu, Pangeran Li Xian agak mengernyitkan keningnya.

__ADS_1


Tulisan ini ....


Benar-benar jelek.


Namun, masih bisa dibaca.


"Aku tidak terbiasa menggunakan kuas dan tinta yang ini." Xue Shan Shan mulai menyampaikan alibinya dengan senyum malu-malu ketika melihat ekspresi di wajah Pangeran Li Xian. "Kalau aku menggunakan tinta dan kuas yang biasa kupakai, tulisanku sudah tentu bagaikan naga yang terbang dan Phoenix menari, tampak indah dan rapi."


Mendengar itu, Pangeran Li Xian tidak bisa menahan diri untuk tidak tersenyum."Naga yang terbang dan Phoenix menari dengan indah dan rapi, sepertinya tidak memiliki arti yang sama, 'kan?"


Xue Shan Shan memasang ekspresi datar saat melihat pria yang tidak mengerti gaya bahasanya, lalu berkata, "Intinya, kata-kataku memiliki makna bahwa tulisanku sangat bagus."


"Ya, ya, ya, aku mengerti." Senyuman di mata Pangeran Li Xian tampak semakin ketara, dia melipat resep yang diberikan oleh Xue Shan Shan dengan hati-hati bagaikan barang berharga, lalu memasukkannya ke dalam lengan bajunya.


"Oh, ya, guruku sudah mengangkatku menjadi wakil ketua sekte. Jadi, mulai sekarang aku adalah Wakil Ketua Sekte Xianyue." Xue Shan Shan mengangkat dagunya dengan bangga, dia terlihat mengharapkan pujian.


Pangeran Li Xian tidak terkejut dengan berita yang dibawa oleh Xue Shan Shan.


Bagaimanapun, keterampilan medis gadis itu sudah diketahui oleh semua orang.


"Hmmmm, kami sangat hebat." Pangeran Li Xian memuji Xue Shan Shan tanpa keraguan.


Detik berikutnya, wajah Xue Shan Shan malah terkulai lemah. "Namun, guruku mengutusku untuk menghadiri perjamuan ulang tahun yang ke-60 tahun Ketua Sekte Dugu dari Sekte Xingyun ... ini sangat merepotkan."


Sekte Xingyun?


Ketua Sekte Dugu?


Mata Pangeran Li Xian menunjukkan makna yang dalam, dia berbicara setelah terdiam dan berpikir untuk sesaat. "Pergi saja, mungkin ada kejutan yang tak terduga."


"Apa kamu mau pergi denganku?" Xue Shan Shan bertanya sambil menatap Pangeran Li Xian dengan penuh harap.


Pangeran Li Xian menurunkan kelopak matanya sedikit, lalu menjawab dengan santai. "Aku memiliki sedikit urusan, jadi tidak bisa ikut pergi bersamamu."


Mendengar itu, Xue Shan Shan cemberut karena merasa sedikit disayangkan.


Melihat ekspresi Xue Shan Shan, Pangeran Li Xian tersenyum sedikit. Dia mengelus lembut wajah gadis itu, lalu berkata dengan suara yang tak kalah lembutnya. "Setelah urusanku selesai, aku akan menjemputmu di Kota Qianjing."

__ADS_1


__ADS_2