Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Apa Kamu Memerlukan Bantuanku?


__ADS_3

Saat Xue Shan Shan menoleh ke sumber suara itu, dia baru sadar bahwa Pangeran Li Xian sedang duduk di sebuah kursi di dalam kamarnya.


Pangeran Li Xian sedang duduk di sana sembari menatap Xue Shan Shan dengan senyum penuh makna.


"Sayang, kenapa kamu bisa di sini?" Xue Shan Shan sudah tidak lagi merasa canggung memanggil Pangeran Li Xian dengan sebutan 'sayang', dia malah merasa itu hak yang biasa dan justru aneh jika memanggil dengan nama lain.


Setelah bertanya, Xue Shan Shan baru teringat bahwa tadi malam dirinyalah yang menyuruh Pangeran Li Xian tinggal di paviliunnya.


Ada apa denganku?


Apa otakku bermasalah?


Bisa-bisanya aku menyuruh Pangeran Li Xian tinggal di paviliunku.


Untuk sesaat, Xue Shan Shan terdiam dan hanya bergumam di dalam hati.


Setelah berpikir sejenak, Xue Shan Shan mulai menoleh ke sekeliling dan melihat dekorasi dekorasi kamarnya yang telah berubah sepenuhnya.


Semua pajangan, vas bunga dan perhiasan di kotak perhiasan sudah berubah.


Selain itu, dia juga baru menyadari bahwa semua barang-barang itu malah sudah disumbangkan.


Seketika, Xue Shan Shan langsung menangis sambil menghempaskan dirinya ke pelukan Pangeran Li Xian.


Kemudian, dia berkata dengan manja. "Semua pakaian dan perhiasanku habis tak bersisa ...."


Pangeran Li Xian menunduk untuk menatap Xue Shan Shan, lalu dia mengulurkan tangannya untuk menyentuh kepala gadis itu sembari tersenyum dengan penuh kasih sayang. "Tidak apa-apa, aku akan membelikan semua barang itu untukmu."


"Benarkah?" Begitu Xue Shan Shan si gadis matrealistis mendengar kata-kata Pangeran Li Xian, dia langsung mengangkat kepalanya dan menatap sang pangeran dengan tatapan berbinar.


"Benar."


Xue Shan Shan langsung berbicara dengan senyum manis. "Kalau begitu, tunggu aku sebentar. Aku akan mandi dulu, baru berganti pakaian."


Pangeran Li Xian mengangkat alisnya, menatap Xue Shan Shan lekat-lekat sambil bertanya dengan senyuman yang tersungging di bibir tipisnya. "Apa kamu memerlukan bantuanku?"


"Tidak, tidak perlu. Aku bisa melakukan sendiri," ucap Xue Shan Shan dengan cepat, sebelum akhirnya berlari pergi ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi, Xue Shan Shan yang tidak memiliki pakaian bagus pun terpaksa memakai pakaian hitam pekat.


Saat sedang sarapan, Xue Shan Shan teringat apa yang telah dia lakukan selama beberapa hari terakhir.


Seketika, dia merasa tidak enak hati.

__ADS_1


Kenapa aku bisa jadi seperti ini?


Aku tidak hanya memukul Putri Amber dan membunuh Xiao Xing, aku bahkan bersikap kurang sopan pada keluargaku.


Apa aku mengidap penyakit berkepribadian ganda?


Kenapa aku bisa jadi sangat gegabah?


Xue Shan Shan memakan sepotong kue, tiba-tiba dia merasa kue di dalam mulutnya tidak terasa enak, lalu berkata sembari mengerutkan dengan tidak senang."Kenapa rasanya seperti ini? Kenapa kue ini sama sekali tidak manis?"


Qing Ke dan Lin Mei yang berdiri di samping, sangat ketakutan sehingga tidak berani bicara.


Pangeran Li Xian melirik Qing Ke dan Lin Mei sebagai isyarat agar mereka pergi lebih dahulu.


Kedua pelayan itu merasa terselamatkan dan segera pergi dari sana.


"Aku benar-benar bodoh!" Xue Shan Shan mulai merutuki kebodohannya secara langsung. "Putri Amber yang lebih dulu memukulku, seharusnya aku berpura-pura jatuh, lalu meminta biaya pengobatan padanya."


Semakin memikirkan hal ini, Xue Shan Shan semakin merasa dirinya sudah mengalami kerugian yang sangat fantastis.


Pangeran Li Xian tersenyum, lalu mengambil keu bekas gigitan Xue Shan Shan dan memakannya secara perlahan. Setelah itu, dia pun berkata, "Kamu tidak sengaja memakan Pil Kepribadian sehingga sifatmu berubah total."


Saat Xue Shan Shan melihat Pangeran Li Xian menghabiskan kue sisanya, tidak tahu kenapa telinganya tiba-tiba saja memerah.


"Qin Xiang salah memasukkan pil ke dalam kotak saat dia menyerahkan pil padamu. Seharusnya, dia memasuki Pil Tenaga Dalam, tapi malah memasukkan Pil Kepribadian."


Xue Shan Shan langsung mengernyitkan keningnya.


Saat ini, Xue Shan Shan baru teringat dia memang telah meminum sebutir Pil Tenaga Dalam untuk meningkatkan tenaga dalamnya beberapa hari yang lalu.


Namun, ....


Hal seperti ini yang malah terjadi.


Xue Shan Shan akhirnya mengerti kenapa dia melakukan hal-hal tidak masuk akal itu.


Pil Kepribadian ini benar-benar telah mencelakai aku.


Setidaknya, aku telah mengalami kerugian sebanyak seribu tael perak.


Hanya dengan memikirkan kerugian dari pakaian dan perhiasan yang disumbangkan saja, Xue Shan Shan merasa dirinya sudah rugi besar.


Semua pakaian itu baru dia buat di awal musim dingin dan harganya sangat mahal, bahkan ada juga sebagian yang dihadiahkan oleh Selir Agung Mei dan Pangeran Li Xian.

__ADS_1


Tidak hanya itu, pakaian-pakaian dan perhiasan yang dia sumbangkan dengan suka rela juga ada sebagian yang belum pernah dia pakai.


Namun, Xue Shan Shan mulai berpikir dan merasa dirinya harus bersyukur karena telah menyumbangkan pakaian itu.


Setidak-tidaknya, itu lebih baik daripada dirinya menggunting atau bahkan membakar semua pakaian itu.


Jika melakukan hal itu, dia pasti akan tidak nafsu makan selama tiga hari.


Hanya saja, Xue Shan Shan tetap merasa sedih.


Setelah Xue Shan Shan menghabiskan makanannya dengan tidak selera, Wei Shu pun membawa beberapa orang ke Paviliun Bintang.


Saat Xue Shan Shan melihat orang-orang itu, dia langsung menganga karena terkejut.


Xue Shan Shan melihat orang-orang itu tengah membawa barang-barang yang terdiri dari pakaian, sepatu, perhiasan, mas, batu giok dan masih ada banyak barang-barang yang lainnya.


Kualitas dan teknik pengerjaan semua barang-barang itu bahkan jauh lebih baik daripada yang sudah dia sumbangkan sebelumnya.


"Coba kamu lihat semua ini, cukup atau tidak. Kalau tidak cukup, aku akan memerintahkan orang menyiapkan yang lainnya lagi." Pangeran Li Xian berujar dengan santai sembari menatap Xue Shan Shan dengan tatapan lembut.


Rasa sayang Pangeran Li Xian terhadap Xue Shan Shan yang tiada taranya, itu jelas terlihat di sorot matanya.


Ketika para pelayan Paviliun Bintang melihat adegan itu, mereka pun tertegun.


Siapa yang pernah menyebarkan rumor Yang Mulia Pangeran Li Xian membenci Nona Besar?


Jelas-jelas Yang Mulia Pangeran Li Xian sangat menyayangi Nona Besar.


Nona Besar baru mengatakan semua pakaiannya hilang, Yang Mulia Pangeran Li Xian langsung memerintahkan orang menyiapkannya.


Tidak hanya itu, barang-barang yang beliau siapkan juga sangat banyak dan memiliki harga fantastis.


"Sudah cukup." Xue Shan Shan si gadis materialistis itu melihat semua pakaian dan perhiasan yang jauh lebih indah dari sebelumnya, dia pun tersenyum bahagia.


Setelah melihat semua barang-barang itu, Xue Shan Shan mengalihkan kembali pandangannya pada Pangeran Li Xian yang terlihat lebih tampan dalam sekejap.


Xue Shan Shan kembali duduk di sisi Pangeran Li Xian dengan perasaan senang, dia memegang wajah pria itu dengan kedua tangan, lalu mencium bibirnya.


"Kamu baik sekali padaku!" Xue Shan Shan memeluk Pangeran Li Xian dengan erat, lalu membenamkan wajahnya ke leher pria itu.


Pada saat ini, Xue Shan Shan merasa dirinya bagaikan salah satu dari selir cantik yang menghancurkan kejayaan sebuah kerajaan.


Melihat Xue Shan Shan bergelayutan di tubuhnya, Pangeran Li Xian berdehem dan berbicara dengan nada suara yang sedikit menggoda. "Xue Shan Shan, perhatikan tingkah lakumu!"

__ADS_1


__ADS_2