
Xue Shan Shan menggigit manisan buah, lalu bicara dengan suara lembut. "Di mana kamu akan bertemu dengan Kakekku?"
Pangeran Li Xian melirik Xue Shan Shan yang penasaran.
"Tidak perlu dijawab, aku hanya asal bicara untuk mencari pembicaraan ... atau kita berjalan sendiri-sendiri saja." Xue Shan Shan mendengus sedikit. "Canggung sekali."
Mendengar itu, Pangeran Li Xian terkekeh dia kalia dan langsung mengajukan pertanyaan saat melihat Xue Shan Shan berjalan ke arah lain. "Kamu tidak kembali ke Kediaman Perdana Menteri?"
"Tidak dulu, aku ingin bertemu dengan Qingyue. Kemarin, dia mengatakan ingin mengenalkan aku pada beberapa Tuan Muda "
Jantung Wei Shu melonjak, dia dengan cepat melihat Pangeran Li Xian.
Tentu saja, wajah sang pangeran menjadi sangat muram.
"Putri Changning, untuk apa berkenalan dengan beberapa Tuan Muda lagi? Kamu membutuhkan bantuan mereka?"
"Tidak." Xue Shan Shan mengedip-ngedipkan matanya besar dan melihat sekeliling. "Mungkin dia ingin aku mengenal lebih banyak orang."
Sebelumnya, Fu Qingyue yang sempat mengkhawatirkan Xue Shan Shan memang mengajak gadis itu berjalan-jalan ke danau untuk berkenalan dengan beberapa Tuan Muda.
Itu dia lakukan agar Xue Shan Shan bisa mengenali lebih banyak pria dan mendeteksi perasaannya sendiri.
Xue Shan Shan langsung setuju karena dia juga ingin tahu apakah dirinya benar-benar menyukai Pangeran Li Xian, atau perasaannya itu sama seperti berada di dekat pria lain.
"Aku melihat Qingyue, aku pergi dulu." Selesai bicara, Xue Shan Shan melambaikan tangan dan berlari ke arah Fu Qingyue tanpa menyadari perubahan pada ekspresi Pangeran Li Xian.
"Kembali!" Pangeran Li Xian masih menatap punggung Xue Shan Shan dengan dingin seolah-olah tatapannya bisa mengeluarkan belati tajam.
Saat ini, dia tidak hanya tidak marah pada Xue Shan Shan yang tidak peka, juga sangat murka pada Fu Qingyue yang memiliki ide gila itu.
"Ah?" Wei Shu tertegun sejenak, sebelum akhirnya dengan cepat berkata, "Sebenarnya, Putri Changning juga masih muda, tidak masalah memiliki banyak teman. Lagipula, dia tahu bahwa dirinya adalah putri pangeran. Jadi, Putri Changning pasti punya batasannya."
Jika tahu Xue Shan akan diperkenalkan oleh beberapa Tuan Muda oleh Fu Qingyue, Wei Shu tidak akan memberikan ide kepada Pangeran Li Xian untuk membahas masalah Tuan Xue bersama Perdana Menteri.
"Yang Mulia, kenapa tidak kita manfaatkan saja hati ini untuk bersantai?"
Wei Shu melirik Pangeran Li Xian dengan hati-hati, melihat bahwa sang pangeran tidak membantah, dia langsung bicara lagu. "Yang Mulia, aku mendengar bahwa ada paviliun yang dikelilingi dengan kolam dan bunga di pinggiran kota. Bagaimana kalau kita ke sana saja?"
__ADS_1
Wei Shu tidak yakin ke mana Xue Shan Shan dan Fu Qingyue pergi, tetapi dia tahu bahwa Pangeran Li Xian ingin mengikuti mereka.
Karena itu, Wei Shu hanya bisa menebak dari arah mereka berjalan saja.
Bagaimanapun, tempat yang dia sebutkan barusan memang sering didatangi oleh tuan dan nona muda.
Setelah berjalan bersama Pangeran Li Xian, Wei Shu menghela nafas lega saat melihat ternyata Xue Shan ydan Fu Qingyue benar-benar pergi ke danau pinggiran kota.
"Shan Shan, aku meminta kakakku mengundang beberapa temannya hari ini. Ayo, aku kenalkan kamu pada kakaku dulu."
Fu Qingyue langsung menarik Xue Shan Shan untuk bertemu dengan kakaknya, Fu Qiqi di villa milik keluarga Fu.
Sebelumnya, Xue Shan Shan dan Fu Qiqi memang belum pernah bertemu dan berkenalan karena putri pertama Keluarga Fu itu baru saja kembali dari belajar di Akademi Xianjian.
Melihat Fu Qingyue menarik Xue Shan Shan ke villa milik keluarganya, Wei Shu dan Pangeran Li Xian yang berada di belakang tampak tercengang.
Bagaimanapun, mereka perlu izin untuk memasuki villa orang lain.
"Di mana paviliunnya?" Pangeran Li Xian menanyakan paviliun yang disewa oleh Wei Shu untuk mereka mencari angin.
Pangeran Li Xian mengikuti arah jari telunjuk Wei Shu, lalu kembali menatap Xue Shan Shan dan Fu Qingyue.
"Keluarga Fu dan Keluarga Wei berhubungan baik?"
Wei Shu berpikir sejenak, lalu menjawab, "Iya."
"Tunggu di sini."
Begitu saja, Pangeran Li Xian langsung meninggalkannya Wei Shu sendirian, tanpa menunggu respon pria itu.
Setibanya di dekat ketiga tuan muda Keluarga Wei, Pangeran Li Xian mengucapkan beberapa patah kata.
Wei Shu tercengang, terlebih setelah melihat ketiga tuan muda dari Keluarga Wei mengundang Pangeran Li Xian dengan antusias.
Ketika Xue Shan Shan memasuki villa bersama Fu Qingyue, mereka melihat empat gadis di sana.
"Kakak, ini Shan Shan." Fu Qingyue dengan antusias memperkenalkan Xue Shan Shan pada Fu Qiqi.
__ADS_1
Mendengar suara Fu Qingyue, tidak hanya Fu Qiqi yang berbalik dan menatapnya, tetapi ketiga gadis lainnya juga melihat ke arah Xue Shan Shan dengan tatapan berbeda.
Sama seperti Fu Qingyue, Fu Qiqi lebih terlihat ramah daripada ketiga gadis lainnya. Dia langsung mendekati Fu Qingyue dan menyapa Xue Shan Shan dengan ramah.
"Putri Changning, adikku selalu menceritakan tentangmu. Dia bilang kamu sangat cantik, ternyata memang benar begitu."
Mendengar pujian tulus itu, Xue Shan Shan tentu saja senang dan merasa malu pada saat bersamaan.
"Nona Fu juga sangat cantik." Xue Shan Shan tidak membual, Fu Qiqi memang cantik.
Fu Qiqi tersenyum, lalu melirik ketiga temannya. "Ini Wei Yuan, putri bungsu dari Keluarga Wei, sementara mereka adalah Rong Mo dan Rong Sen, putri sah dari Keluarga Rong."
Xue Shan Shan hanya tersenyum tipis.
"Oh, ini bukankah Nona Besar Keluarga Xue yang telah punah itu." Rong Sen berbicara sambil tersenyum, wajah bulat dengan mata berbinar membuatnya tampak polos.
Mendengar itu, Xue Shan Shan sama sekali tidak terprovokasi dan hanya menunjukkan binar di matanya dengan makna yang dalam.
Fu Qingyue langsung menimpali dengan kesal. "Rong Sen, jika mulutmu tidak bisa mengatakan sesuatu yang baik, lebih baik diam saja."
Rong Sen merasa sedih dan langsung bersembunyi di belakang kakaknya, Rong Mo.
"Putri keluarga kami tidak perlu diajari keluarga lain!" Rong Mo tidak senang dengan sikap Fu Qingyue.
"Kalau begitu, ajarilah dengan baik!" balas Fu Qingyue dengan ringan.
"Sudah, sudah. Apa yang kalian perdebatkan? Cepat duduk." Wei Yuan berkata dengan cepat sambil menatap Xue Shan Shan. "Qiqi benar, kamu memang cantik."
Wei Yuan memang tidak terlihat cantik seperti yang lain, dia biasa saja.
Fu Qingyue membawa Xue Shan Shan duduk, lalu berbisik pada kakaknya yang duduk di samping. "Kakak, kamu tahu aku tidak cocok dengan Rong Sen, kenapa kamu mengundangnya?"
"Aku mengundang Wei Yuan dan dia mengundang kedua bersaudara dari Keluarga Rong yang memiliki hubungan yang baik dengannya." Satu kata dari Fu Qiqi sudah membuat Xue Shan Shan dan Fu Qingyue mengerti, tetapi sang adik masih tidak senang.
"Lagipula, lebih banyak orang akan menghentikan omong kosong orang lain." Fu Qiqi berbisik lagi.
"Teh ini adalah hadiah dari Kaisar, aku memohon pada ayahku untuk memberikannya padaku satu. Kalian cobalah."
__ADS_1