Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Sangat Menyeramkan!


__ADS_3

"Shan Shan, kenapa kamu datang?" Lee Chenyuan menatap Xue Shan Shan yang baru saja memasuki ruangannya, lalu berdiri dan menyambut keponakannya itu. "Kamu kenapa? Ekspresimu tampak tegas, mirip seperti kakekmu."


Xue Shan Shan terdiam, dia berpikir bahwa paman keduanya memang hebat. Ketegasan dan keseriusan yang dia bangun, tidak begitu saja karena teguran sang paman.


Lee Zhejiang membawa Xue Shan Shan duduk di dekat meja yang ada di tengah ruangan, lalu bertanya, "Apa ada sesuatu yang terjadi?"


"Iya." Xue Shan Shan mengangguk, dia menatap kedua pamannya. "Paman Pertama, Paman Kedua, ibuku mau bercerai."


Kata-kata Xue Shan Shan berhasil mengejutkan Lee Zhejiang dan Lee Chenyuan.


Seketika, Lee Chenyuan langsung menggebrak meja dengan kuat. "Hahahaha ... akhirnya Diana sudah sadar. Seharusnya, dia membuat keputusan ini sejak dulu!"


"Namun, masalah ini tidak bisa diatasi dengan mudah." Lee Zhejiang mengernyitkan alisnya.


Xue Shan Shan mengangguk untuk menanggapi dan tersenyum tipis. "Paman Pertama, Paman Kedua, kalau tidak memaksa dengan kekuasaan, mari kita rayu dia dengan keuntungan!"


Setelah Xue Shan Shan berdiskusi dengan kedua pamannya sampai sore hari, mereka akhirnya menghasilkan sebuah rencana detail.


Diskusi itu pun membuat Lee Zhejiang dan Lee Chenyuan memiliki sudut pandang yang baru terhadap Xue Shan Shan yang membuat mereka tidak hanya kaget, tetapi juga takjub.


Ternyata, Xue Shan Shan mengerti banyak hal!


Padahal, gadis itu sering kali bersikap tidak tahu aturan seolah-olah tidak ada apa pun yang dia ketahui.


Xue Shan Shan kembali tersenyum, dia pun berkata, "Ini semua berkat Guru Liu."


Lagi-lagi, Liu Jili menjadi tameng bagi Xue Shan Shan. Padahal, mereka belum pernah bertemu sejak Xue Shan Shan hidup kembali.


Kemudian, Xue Shan Shan mengikuti kedua pamannya berjalan ke tempat Nyonya Lee. Saat tiba di sana, mereka sudah mendengar keputusan Nyonya Diana.


Saat ini, Nyonya Diana sedang bersandar di sisi Nyonya Lee dan dengan patuh mendengar arahan darinya.

__ADS_1


Nyonya Diana mengangguk dan berkata, "Dulu aku terlalu bodoh, aku mengira ...." Nyonya Diana berhenti sejenak, lalu menggelengkan kepalanya dan melanjutkan, "Lupakan saja. Semua sudah berlalu."


"Yang penting, sekarang kami sudah membuat keputusan yang benar." Nyonya Ning tersenyum lembut. "Diana adalah wanita yang sangat baik, kamu pasti akan menemukan pria lebih baik setelah bercerai dari Xue Jingguo."


Wajah Nyonya Diana memerah, dia menggelengkan kepalanya. "Kakak Ipar, setelah perceraian, aku hanya ingin menjalani hari-hari dengan damai bersama Shan Shan."


Nyonya ning menggelengkan kepalanya, tidak setuju dengan kata-kata Nyonya Diana. Namun, Nyonya Cheng menarik tangannya saat dia hendak berkomentar lebih jauh.


Kemudian, Nyonya Cheng pun tersenyum dan berkata, "Kesampingkan dulu masalah masa depan, sekarang kita pikirkan bagaimana caranya agar Xue Jingguo bersedia memberikan Shan Shan pada kita."


Kata-kata Nyonya Cheng membuat semua orang terdiam dan mulai berpikir.


Itu memang agak sulit!


Namun, Xue Shan Shan tampak tidak peduli, bahkan sama sekali tidak mengkhawatirkan hal itu.


Lagipula, dia adalah nona besar Keluarga Xue. Jadi, tidak mungkin dia mengancam Xue Jingguo dengan pisau untuk menyuruh pria itu memberikannya pada Kediaman Perdana Menteri.


Jika Xue Jingguo tidak ingin membuat kesepakatan, Xue Shan Shan juga tidak keberatan jika hafus menodongkan pisau pada ayahnya sendiri.


Bagaimanapun, kemampuan Xue Shan Shan dalam bertarung sangatlah menyeramkan!


"Kalian para wanita tidak perlu ikut campur dalam hal ini, serahkan saja kepada kami para pria." Lee Chenyuan berbicara dengan penuh percaya diri.


Lee Zhejiang juga menambahkan, "Tenang saja, kami pasti akan menangani masalah ini dengan baik."


Begitu mendengarnya, Nyonya Diana tersenyum. "Terima kasih banyak, Kakak Pertama dan Kakak Kedua."


"Kita rayakan tahun baru tahun ini di Kediaman Perdana Menteri saja, suasananya pasti akan sangat ramai." Nyonya Ning berbicara dengan senyuman. "Aku masih ingat, Diana sangat menyukai bakso buatanku."


Melihat semua orang mengobrol dengan senang hati, senyuman di wajah Xue Shan Shan menjadi semakin bersinar.

__ADS_1


Di tengah kebahagiaan, Xue Shan Shan juga tidak lupa untuk memakan kue yang ada di depan matanya.


Nyonya Cheng dengan bijak ikut menimpali, "Oh, iya. Kita juga harus mengundang Guru Liu karena bagaimanapun, Shan Shan tidak akan sehebat ini jika bukan karena dia."


"Benar!" Nyonya Ning dengan penuh semangat menanggapi.


Namun, Nyonya Tua justru menggelengkan kepalanya. "Aku seharusnya tidak ikut tahun baru di Kediaman Perdana Menteri. Ibu, aku ingin pergi ke Kota Gu."


"Pergi ke Kota Gu untuk apa?" Lee Wushang yang sejak tadi diam, akhirnya buka suara juga. "Keluarga kita tidak sama dengan keluarga lain yang tidak membiarkan putri mereka kembali ke rumah, setelah bercerai. Kamu bisa pulang kapan saja, Diana."


"Iya, Diana. Kamu jangan merasa tertekan, aku dan Adik Ipar sangat senang jika kamu bisa kembali ke sini." Nyonya Ning segera menanggapi dengan cepat.


Nyonya Cheng mengangguk. "Benar, kita bisa kembali ke masa sebelum kamu menikah. Waktu itu, kita bertiga juga sering bepergian bersama-sama."


"Benar, sekarang juga sudah ada Shan Shan. Kami pasti akan memperlakukannya seperti anak kandung sendiri."


Nyonya Diana menggelengkan kepalanya. "Aku tentu saja tahu kakak-kakak ipar sangat menyayangiku dan Shan Shan. Hanya saja, Xue Jingguo pasti tidak akan berhenti mengganggu Kediaman Perdana Menteri. Selain itu, dia juga pasti akan melakukan segala cara untuk merebut Shan Shan."


Nyonya Diana menarik nafas dalam, lalu menambahkan, "Jika kami pergi ke Kota Gu yang jauh dari ibu kota, dia pasti tidak bisa mengganggu kami lagi."


Menyadari kekhawatiran ibunya, Xue Shan Shan lagi-lagi tersenyum. Kemudian, dia berkata dengan tenang. "Ibu, apa yang perlu dikhawatirkan? Shan Shan tidak lama lagi akan menikah ke Istana Wanshou, jadi ayah tidak mungkin berani macam-macam."


"Benar!" Nyonya Ning dengan cepat membenarkan kata-kata Xue Shan Shan yang membuat semua orang kembali teringat akan status gadis itu sebagai Putri Changning. "Selir Agung Mei dan Pangeran Li Xian pasti tidak tinggal diam dan akan membantu Shan Shan kita."


Nyonya Diana masih saja diam, dia menatap Xue Shan Shan untuk waktu yang lama.


"Ibu, tenanglah." Xue Shan Shan tetap memberikan senyuman terbaik untuk menenangkan sang ibu. "Semuanya pasti akan baik-baik saja."


Nyonya Tua Lee yang membisu dan hanya jadi pendengar sejak awal, juga ikut berkomentar. "Lagipula, tiga hari lagi Tuan Putri Amber akan mengadakan perjamuan ulang tahun. Shan Shan sebagai Putri Changning tidak mungkin tidak menghadirinya, kan?"


Pada akhirnya, sudah diputuskan bahwa Nyonya Diana dan Xue Shan Shan tidak akan pergi ke mana pun hanya demi menghindari Xue Jingguo.

__ADS_1


Mereka hanya akan tetap tinggal di Kediaman Perdana Menteri dan mempercayai para pria Keluarga Lee akan melakukan yang terbaik.


__ADS_2