
Selain kedua majikan muda dari Keluarga Qing yaitu Qing Yuyao dan Qing Fengjue, bukankah ada tiga orang yang tidak berguna?
Sekarang adalah waktunya untuk memaksimalkan nilai mereka.
Setelah mengobrol dan memikirkannya, Putra Mahkota berjalan ke arah Qing Yuyao, sebelum akhirnya mereka berbicara di sudut.
Pada saat ini, Xue Shan Shan yang tertidur pun perlahan membuka matanya dan diam-diam tersenyum saat melihat Putra Mahkota dan Pangeran Ketiga yang sibuk tanpa henti.
Kemudian, dia melihat ke arah rawa dan sebenarnya, dia sudah punya beberapa ide.
Tanah rawa itu tampak tenang, tetapi ada begitu banyak orang yang mengikuti ujian ini sebelumnya dan berhasil melewatinya.
Itu artinya, pasti ada jalan keluar yang belum mereka temukan.
"Babi," panggil Xue Shan Shan sambil melihat ke arah Babi Terbang Sakti yang ada di samping.
Babi Terbang Sakti sedang tidur dengan berjongkok di tanah, dia mendengus begitu dipanggil.
Xue Shan Shan berbisik dengan suara yang hanya bisa didengar oleh dirinya dan Babi Terbang Sakti. "Bantu aku memancing pergi semua orang-orang di sini."
"Ngok, ngok ... tapi aku sangat mengantuk."
Xue Shan Shan mulai meraba-raba tubuhnya. "Ish, di mana pisauku? Aku masih lapar dan sangat ingin makan babi panggang dan ...."
Sebelum dia selesai bicara, Babi Terbang Sakti tiba-tiba bangkit dan berjalan ke arah Utara. "Aku lapar, aku akan memetik beberapa buah spiritual untuk dimakan."
Di samping, ketika orang-orang yang lapar hingga hampir pingsan mendengar bahwa ada buah spiritual yang bisa dimakan, mereka semua langsung mengikuti Babi Terbang Sakti.
"Apa benar-benar ada buah spiritual yang bisa dimakan?" Jing Fei bertanya pada Babi Terbang Sakti.
"Jangan ikuti aku, aku tidak akan memberitahu kalian di mana buah spiritual itu berada. Lagipula, memakan satu buah spiritual saja bisa meningkatkan kultivasi tiga tahun." Babi Terbang Sakti bersenandung dengan tipuan.
Setelah berbicara, kaki babi itu berkelebat dan berlari ke utara.
Putra Mahkota baru saja selesai mengobral dengan Qing Yuyao, dia pun ikut tergoda ketika mendengar memakan satu buah spiritual bisa meningkatkan kultivasi.
Setelah menghitung waktu, masih sempat kalau ingin memetik buah spiritual.Jadi, dia pun pergi mengikuti Babi Terbang Sakti.
Di tempat yang sama, hanya tersisa Xue Shan Shan dan kelompoknya. Xue Shan Shan menyaksikan orang-orang itu pergi menjauh mengikuti Babi Terbang Sakti sakti, dia pun mau tak mau memuji keterampilan sandiwara sang babi.
Setelah semua orang pergi, Xue Shan Shan berdiri dan mulai berjalan menuju ke tepi rawa.
__ADS_1
Pada malam hari, di tepi rawa kelembabannya cukup intens.
Dengan mengandalkan sinar rembulan, Xue Shan Shan dengan hati-hati melihat setiap inci rawa, sebelum akhirnya Dia memegang segenggam kelereng.
Dia pun mulai bereksperimen dengan kelereng satu per satu.
Setelah selusin kelereng jatuh berturut-turut, Xue Shan Shan selalu merasa bahwa dirinya telah melewatkan sesuatu.
Pada saat ini, Qianning datang dan berdiri di sampingnya sambil berbicara dengan suara pelan. "Ini adalah formasi."
Xue Shan Shan membeku, dia melirik Qianning dan segera tertarik dengan formasi yang dikatakan oleh wanita itu.
Detik berikutnya, dia kembali mengetes kelereng.
Setelah menghabiskan kelereng terakhir, Xue Shan Shan akhirnya menunjukkan senyum lega di wajahnya.
Aku mengerti!
Saat ini, seluruh rawa sebenarnya berbentuk persegi dan sebuah Formasi Tajam diatur di dalamnya.
Formasi Tajam adalah formasi yang memiliki kepala seperti ujung pisau, tetapi menurut pemahamannya sendiri, itu adalah formasi dalam bentuk segitiga sama sisi.
Setelah pembentukan formasi, ada 5 titik pijakan yang tersembunyi di rawa dan berbentuk segitiga biasa.
Setelah mendarat, mereka yang mendarat di kiri berbelok ke kanan dan mereka mendarat di kanan berbelok ke kiri, lalu maju secara bergantian. Di depan ada juga tempat pendaratan lagi di kiri dan kanan.
Tempat pendaratan terakhir adalah di ujung segitiga yang paling dekat dengan tepi rawa di sisi seberang, sangat mudah memahami formasi ini.
Di rawa persegi, ada tempat pendaratan berbentuk segitiga.
"Bangun, cepat ikut aku! Kalau tidak, kita akan terlambat." Xue Shan Shan berteriak pada orang yang sedang tertidur.
"Qingyue, kemarilah, aku akan menggendongmu!"
Di antara mereka, hanya Fu Qingyue yang tidak memiliki ilmu meringankan tubuh. Demi melindunginya, lebih aman jika dia menggendong Fu Qingyue di punggungnya.
Terlebih, dengan berat badan Fu Qingyue, sama seperti menggendong kantong udara baginya.
"Shan Shan, apa kamu sudah tahu bagaimana melewati rawa ini?" Fu Qingyue tidak menyangka, dirinya baru saja tidur sejenak, tapi Xue Shan Shan sudah menemukan solusi
"Nanti aku akan memberitahumu, ayo naik!" Xue Shan Shan tidak ingin Putra Mahkota dan yang lainnya mengetahui solusi yang dia dapatkan dengan susah payah.
__ADS_1
Setelah menggendong Fu Qingyue di punggungnya, Xue Shan Shan tiba-tiba tersentak karena merasakan sakit di bahunya.
Xue Shan Shan menahan rasa sakit dan melihat kembali ke arah Qianning dan yang lainnya. "Kalian ikuti aku!"
Detik berikutnya dia sudah melompat ke tanah datar di sisi kiri lalu dia membalikkan tubuhnya ke kanan. Setelah menguji dengan kelereng beberapa saat lalu, dia secara akurat melompat ke tanah datar di depannya.
Pada akhirnya, dia melompat pada pijakan terakhir dengan mantap dan tiba di sisi lain rawa dengan lancar.
Setelah dirinya dan Fu Qingyue mencapai sisi lain, tiga orang yang tersisa juga melompat dengan lancar.
"Sesederhana ini?" Lei Zhen berseru dengan takjub dan merasa luar biasa.
Xue Shan Shan mengangkat alisnya. "Ya, sesederhana ini!"
Sementara itu, Putra Mahkota dan yang lainnya mulai menyadari ada sesuatu yang salah sehingga memutuskan untuk kembali berlari ke tempat semula, di mana titik akhir berada.
Pada saat itu, mereka menyadari bahwa Xue Shan Shan dan kelompoknya telah menyeberangi rawa, bahkan tanpa mengorbankan satu orang pun.
"Aku telah ditipu babi hutan itu!" Putra Mahkota baru menyadari bahwa babi itu sengaja membuat tipuan untuk memancing mereka pergi.
Sial!
"Xue Shan Shan, cepat beritahu kami bagaimana bisa menuju ke sana." Saking emosinya, Qing Yuyao hampir gila.
Dia sudah mengikuti babi itu untuk waktu yang lama, tetapi tidak menemukan satu pun bayangan buah spiritual.
Begitu dia kembali, Xue Shan Shan ternyata sudah menyeberang.
"Selamat tinggal semuanya." Lei Zhen melambaikan tangannya dengan sombong. "Ayo, patahkan ranting pohon!"
Pada akhirnya, dengan tatapan kesal dari orang-orang di sisi lain rawa 4 ranting willow dipatahkan.
Hanya Xue Shan Shan yang belum mematahkan ranting.
Xue Shan Shan menyentuh dagunya, lalu melirik orang-orang di seberang rawa dengan tersenyum jahat.
"Bangggg!!!!"
Tiba-tiba, pohon willow di depannya tumbang.
Detik berikutnya, Xue Shan Shan telah menggotong pohon willow meninggalkan Gunung Wuxia dengan santai.
__ADS_1
Qing Yuyao berteriak dan menghentakkan kakinya dengan murka. "Xue Shan Shan, dasar wanita ******! Dia membawa pergi seluruh pohon willow. Bahkan, kalau kita mencapai titik akhir, tidak akan ada ranting pohon willow yang bisa diambil!"