Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Kehamilan Yura Chen


__ADS_3

"Nona, selamatkanlah anakku ...."


Begitu melihat Xue Shan Shan, Yura Chen langsung berbicara dan menatapnya dengan mata yang menunjukkan binar harapan.


"Apa?!" Lin Mei dan Chihuahua tercengang saat mendengar Yura Chen menyebut anak.


Sementara itu, Xue Shan Shan mengerutkan alisnya sambil mengangkat selimut dan melihat ada noda darah di bagian bawah tubuh Yura Chen.


Seluruh tubuh Chihuahua membeku, sementara Lin Mei mengambil nafas yang dalam-dalam.


Xue Shan Shan mengeluarkan jarum perak dalam lengan bajunya dan segera menghentikan pendarahan Yura Chen.


Setelah memeriksa denyut nadinya, dia segera menyebutkan resep obat dan Lin Mei langsung menulisnya, lalu menyerahkannya kepada Chihuahua.


Baru saat itulah Chihuahua memberikan reaksi sambil menatap Yura Chen dengan khawatir, sebelum akhirnya dia berbalij dan berlari keluar.


Melihat ekspresi cemas Yura Chen, Xue Shan Shan berkata dengan perlahan. "Kamu juga tahu bagaimana kondisi tubuhmu sendiri dan setelah menggunakan obat dariku, kesehatanmu jauh lebih baik. Kalau kamu menjaga bayimu dengan baik, dia pasti bisa dilahirkan dengan selamat."


"Namun, ...." Xue Shan Shan menghela nafas panjang dan menghembuskannya dengan sedikit kasar. "Sekarang bayimu sudah meninggal."


Perkataan Xue Shan Shan bagaikan sambatan petir bagi Yura Chen yang langsung tertegun seolah-olah roh di dalam tubuhnya telah hilang.


Detik berikutnya, Yura Chen yang terbaring lemah di atas kasur sudah menangis tanpa suara.


Setelah beberapa saat, Yura Chen bertanya dengan suara serak. "A—apakah aku masih memiliki kesempatan?"


"Sulit."


Mendengar jawaban singkat Xue Shan Shan, Yura Chen memejamkan matanya.


Sebenarnya, dia tahu akibatnya akan jadi seperti ini.


Padahal, sangat sulit baginya untuk hamil. Akan tetapi, anaknya malah gugur dengan begitu mudahnya.


Sekarang, untuk hamil lagi rasanya akan sangat mustahil.


Pada saat ini, kebencian Yura Chen pada Selir Faye dan Lilu sudah mencapai puncaknya.


Jika Selir Faye berada di hadapannya sekarang, dia pasti sudah maju ke depan untuk membunuh tanpa keraguan sedikitpun!

__ADS_1


Xue Shan Shan menatap Yura Chen dengan tatapan yang dalam.


Menatap mata Yura Chen yang putus asa, Xue Shan Shan berkata dengan tenang. "Aku akan menggunakan jarum perak dan obat untuk membuat nadimu tetap seperti orang hamil. Namun, waktunya hanya sepuluh hari."


"Apa pun yang kamu lakukan dengan memanfaatkan bayi ini, terserah kamu. Setelah sepuluh hari, aku akan membersihkan racun dari tubuhmu."


Kata-kata Xue Shan Shan membuat Yura Chen kembali bersemangat.


Benar, anakku tidak boleh mati begitu saja!


Sesaat kemudian, Chihuahua telah selesai merebus obat dan membawanya masuk.


Setelah Yura Chen meminumnya, dia bertanya dengan cemas. "Nona, anakmu ...."


"Anakku tidak berhasil diselamatkan." Yura Chen berkata dengan tenang. "Bantu aku untuk membereskan kamar, lalu panggil tabib."


Chihuahua tertegun, dia tetap menuruti perintah Yura Chen meski dilanda kebingungan.


Sementara itu, Xue Shan Shan dan Lin Mei sudah meninggalkan Taman Fixie karena tidak ingin ikut campur pada hal-hal yang akan Yura Chen lakukan selanjutnya.


Setelah diperiksa oleh tabib, berita mengenai kehamilan Yura Chen sudah menyebar ke seluruh Kediaman Xue hanya dalam sekejap.


Lilu yang mendengar berita itu langsung melapor dan mengerutkan alisnya. "Nyonya, ini sungguhan. Saya telah melihat tabib keluar dari Taman Fixie dengan mata kepala sendiri. Bahkan, saya menghabiskan banyak uang hanya untuk memastikan dia benar-benar hamil."


Lilu tidak tahu harus bagaimana menghibur Selir Faye, dia juga tahu bahwa wanita dari rumah bordil tidak mungkin bisa punya anak.


Namun, Yura Chen justru benar-benar hamil.


"Apa dia pernah menemui seseorang? Apa Pangeran Ketiga yang mencarikan seseorang untuk menyembuhkan Yura Chen?" Selir Faye masih mengerutkan alisnya saat bertanya pada Lilu yang tampak berpikir.


"Dia hanya menemui Nona Besar," sahut Lilu, lalu dia menambahkan dengan cepat. "Namun, saat itu Nona Besar datang hanya untuk mengantarkan kue."


"Xue Shan Shan? Apa yang bisa dia lakukan?" Selir Faye mengangkat sebelah alisnya, menunjukkan ekspresi tidak percaya dan merendahkan. "Pasti bukan dia!"


"Hanya saja, aku tak menyangka ibu dan anak itu sudah mulai bisa menyenangkan orang lain."


Kemudian, Selir Faye tampak sedikit lebih tenang dan berbicara dengan ekspresi jahat. "Lalu, kenapa kalau dia hamil? Ini masih terlalu awal."


Pada saat bersamaan, Xue Yuwen juga sudah mendengar berita itu dan segera mendatangi Selir Faye. "Ibu, apa berita yang tersebar di luar itu benar?"

__ADS_1


Saat ini, Xue Yuwen tidak bisa tida merasa cemas karena jika Yura Chen melahirkan bayi laki-laki, maka ....


Begitu melihat putrinya, Selir Faye menyimpan kembali ekspresi cemburu di wajahnya dan menepuk tangan Xue Yuwen. "Tidak apa-apa, Ibu tahu apa yang harus dilakukan."


Xue Yuwen sangat yakin dengan kemampuan Selir Faye, tetapi dia tetap saja merasa khawatir tanpa alasan yang bisa dijelaskan.


Sementara itu, Xue Jingguo sangat senang setelah mengetahui hak itu dan segera pergi ke Taman Fixie begitu dia kembali dari urusan pemerintahan.


Namun, dia langsung terkejut saat melihat Yura Chen terbaring di kasur dengan kondisi lemah dan tampak memprihatinkan.


Terlebih saat melihat air mata di wajah Yura Chen. "Ada apa? Kenapa kamu menangis?"


"Tuan." Yura Chen langsung melemparkan dirinya ke dalam pelukan Xue Jingguo. "Anda harus menegakkan keadilan untukku! Anak yang aku kandung dengan susah payah, hampir saja hilang!"


Saat ini, air mata Yura Chen tidak palsu.


Dia Benar menangisi bayi yang dia dapatkan dengan usaha keras dan kini sudah hilang.


Karena Selir Faye sering kali menuntut keadilan, maka dia juga bisa!


"Apa yang terjadi?" Xue Jingguo tampak cemas. "Siapa yang menindasmu? Diana Lee?"


Yura Chen tertegun dan menatap Xue Jingguo dengan bingung. "Bagaimana Tuan bisa mengira itu adalah perbuatan Nyonya Diana? Padahal, dia sangat baik harus. Kalau dia tidak mengizinkan para selir melahirkan anak, bagaimana mungkin ada Nona Kedua dan Tuan Muda? Mana mungkin Selir Faye bisa hamil lagi!"


Begitu mendegarnya, Xue Jingguo tercengang.


Benar, banyak selir di luaran sana yang tida bisa hamil dan punya anak hanya karena memiliki nyonya rumah yang kejam.


Jelas, Nyonya Diana tidak terlihat seperti orang yang picik.


Nyonya Diana selalu lembut dan perhatian!


Bahkan, Xue Jingguo menikahi Nyonya Diana karena kepribadiannya itu.


Sejak kapan kesannya terhadap Nyonya Diana berubah menjadi jahat, angkuh, dan tidak tahu aturan.


"Tuan ...." Yura Chen memanggil dan menyadarkan Xue Jingguo lagi. "Tuan, aku hanya ingin memotong beberapa bunga plum, tapi tidak disangka Lilu malah mendorongku dan mengatakan aku wanita ******."


"Tuan ...."

__ADS_1


Xue mengerutkan alisnya. "Lilu sungguh berkata seperti itu?"


Jangan ambil waktu dalam sebulan karena setelah part ini sambungannya adalah perjamuan uang tahun


__ADS_2