
"Selir Faye memang pandai mempersiapkan makanan, apa semua hidangan ini dibuat untuk ulang tahun Nona Besar?"
Yura Chen menusuk dua kali, setelah itu meletakkan sumpitnya dan tertawa sambil berbicara, "Kalau Selir Faye tidak bisa mempersiapkan perjamuan dengan baik, lebih baik wewenang sebagai pengurus rumah tangga diserahkan kepada orang lain saja. Kelak, jika ada perjamuan penting lainnya, juga tidak akan mempermalukan Kediaman Xue!"
Selir Faye menelan makanan di mulutnya, lalu berkata, "Aku merasa hidangan ini sangat enak, tuan juga sudah pernah bilang bahwa aku sedang hamil dan harus memprioritaskan seleraku dulu. Akhir-akhir ini, aku suka masakan vegetarian. Bagaimana?"
Melihat Selir Faye berlagak, Yura Chen langsung marah. "Aku juga sedang hamil dan aku tidak suka masakan vegetarian! Pelayan, hidangkan semur merah daging dan ikan, iga sapi kukus minyak ....."
Yura Chen menyebutkan begitu banyak menu dan Chihuahua bergegas pergi untuk mematuhinya.
Xue Shan Shan yang ingin beranjak pergi, merasa dia lebih baik makan sedikit.
Saat melihat Selir Faye melepaskan sumpit, Yura Chen kembali berkata, "Jika kamu tidak menghabiskan semua makanan ini, aku akan mengadu kepada tuan kalau kamu sengaja mempersulitku dan tidak mengizinkan aku makan!"
"Kamu!" Selir Faye menyipitkan matanya dan berkata dengan dingin. "Kamu lihat saja nanti!"
Setelah mengatakannya, Selir Faye tidak memperdulikan hal lain lagi dan langsung menyantap semua hidangan seolah-olah yang dia makan adalah Yura Chen.
Dalam sekejap, Selir Faye hampir menghabiskan semua krokot yang ada di atas meja.
Tidak lama setelah itu, makanan yang dipesan oleh Yura Chen dihidangkan, dia pun tersenyum dan berkata, "Nyonya, Nona, ayo kita makan."
Yura Chen melayangkan tatapan sinis pada Selir Faye, lalu kembali menatap Xue Shan Shan dan Nyonya Diana saat berkata, "Nona Besar sedang dalam masa pertumbuhan, tidak boleh terus-menerus makan sayur saja."
Senyuman di wajah Xue Shan Shan semakin dalam, dia pun berkata, "Baik!"
Nyonya Diana yang berada di samping tersenyum lembut, lalu menatap Su Qiu dan berpesan, "Setelah perjamuan ini selesai, antarkan tonik untuk Nona Chen."
"Baik."
Mendengar itu, Yura Chen semakin senang.
Namun, Selir Faye justru mendengus dingin dan meletakkan sumpitnya, lalu beranjak pergi bersama Lilu.
Meski begitu, tidak ada seorang pun yang menggubris.
"Kamu sangat pintar." Xue Shan Shan menghabiskan iga, lalu menatap Yura Chen.
__ADS_1
Mendengar itu, jantung Yura Chen berdetak kencang.
Jelas, Xue Shan Shan sudah mengetahui rencananya!
Tidak disangka, Xue Shan Shan akan begitu pandai membaca trik dan situasi yang ada.
Dia benar-benar tidak boleh diremehkan!
Kemudian, Xue Shan Shan menatap Yura Chen dan kembali berkata dengan datar. "Akhiri dengan baik."
Yura Chen mengangguk, sementara Nyonya Diana mengerucutkan keningnya saat menatap Xue Shan Shan dengan pandangan penuh keraguan.
Setelah selesai makan, Xue Shan Shan mengikuti ibunya ke Paviliun Diana dan menceritakan segalanya.
Wajah Nyonya Diana yang menjadi pucat pasi terpancar gejolak, tetapi sirna dalam sekejam. "Ini tidak ada hubungannya denganku. Shan Shan, kamu juga jangan terlibat."
Xue Shan Shan menganggukkan kepalanya. "Ibu tenang saja, aku bukan anak kecil dan sudah mengerti apa yang terjadi."
"Lagipula, hidangan hari ini disiapkan oleh Bibi Faye dan Nona Chen. Tidak ada hubungannya dengan Ibu.".
Tidak lama setelah Xue Shan Shan makan kue sambil mengobrol dengan Nyonya Diana, terjadi keributan di tempat tinggal Selir Faye.
Setelah Su Qiu mencari tahu apa yang terjadi, dia kembali dan melaporkannya pada Nyonya Diana. "Terjadi sesuatu dengan Selir Faye, saya dengar dia sakit perut setelah memakan hidangan barusan. Awalnya, Selir Faye tidak menanggapi rasa sakitnya, tapi saat bagian bawahnya mengeluarkan darah, dia segera memanggil tabib."
"Namun, sudah terlambat." Terlihat sedikit rasa senang di mata Su Qiu saat berbicara, bahan nada bicaranya juga terdengar antusias.
"Janinnya sudah tiada?" Sebenarnya, Nyonya Diana sudah bisa menebaknya.
Namun, saat melihat Su Qiu mengangguk, dia tetap merasa prihatin.
"Antarkan ginseng seribu tahun ke sana." Nyonya Diana diam sejenak, lalu kembali berkata, "Mari kita menjenguknya."
Mendengar itu, Xue Shan Shan langsung menahan Nyonya Diana. "Ibu, kamu jangan ke sana. Takutnya, kamu juga akan ikut terlibat. Biarkan aku saja yang pergi."
Kemudian, Xue Shan Shan melirik Lin Mei sedikit. "Lin Mei, ayo pergi."
Nyonya Diana melihat bayangan Xue Shan Shan dan ingin memanggil putrinya itu, tetapi ditahan oleh Su Qiu. "Yang dikatakan nona benar. Jika Nyonya ke sana, bisa jadi orang di tempat tinggal Selir Faye mengatakan kehadiranmu hanya untuk mencemoohnya."
__ADS_1
Nyonya Diana terdiam, dia setuju dan tidak mengatakan apa pun lagi.
Dia baru bertindak sedikit, Selir Faye sudah mendapatkan karmanya.
Manusia memang sedang dipermainkan oleh takdir.
Saat Xue Shan Shan akan memasuki tempat tinggal Selir Faye, suara tangisan wanita itu sudah terdengar dari kejauhan.
Xue Shan Shan berjalan perlahan dan melihat wajah Xue Jingguo penuh amarah menatap semua pelayan yang sudah berlutut di tanah.
"Katakan, apa yang terjadi sebenarnya?"
Selir Faye menangis histeris hingga wajahnya sangat pucat.
"Tuan, Selir Faye tidak makan apa-apa setelah perjamuan selesai. Hanya saja, dia tiba-tiba sakit perut saat tengah malam. Pasti ada yang salah dengan hidangannya!"
Lilu menjelaskan dengan detail segala yang terjadi di perjamuan. "Masakan hari ini adalah makanan yang biasa dimakan Selir Faye, seharusnya tidak ada masalah. Sementara itu, kue yang dimakan Nona Chen tidak pernah dimakan oleh Selir Faye sebelumnya. Jadi, pasti ada sesuatu pada kue itu!"
Kata-kata Lilu membuat allis Xue Jingguo semakin berkerut.
"Tuan, pasti Yura Chen, wanita ****** itu adalah pelakunya!"
Kali ini, Selir Faye tidak menunjuk Nyonya Diana sebagai target.
Bagaimanapun, dia juga mengerti bahwa kali ini tidak bisa mencari kesalahan dari Nyonya Diana.
Xue Jingguo ragu sejenak. "Namun, kue itu juga dimakan oleh Yura."
"Tuan, apa kamu merasa aku menuduh Yura Chen? Kalau bukan dia, memangnya siapa lagi?! Apa mungkin aku sendiri yang mencelakakan anakku sendiri?"
"Tuan, tabib mengatakan bayi itu laki-laki." Lilu sengaja mengatakan hal itu dan menyembunyikan fakta bahwa Selir Faye tidak akan bisa hamil lagi.
Takutnya, Xue Jingguo tidak akan menyayangi Selir Faye lagi jika tahu kebenarannya.
Xue Shan Shan mengerutkan keningnya, dia penasaran dari mana tabib mengetahui jenis kelamin bayi Selir Faye padahal wanita itu baru hamil empat bulan dan seharusnya belum terbentuk.
Hati Xue Jingguo sangat tidak nyaman, dia pun langsung berkata, "Bawa Yura Chen ke sini!"
__ADS_1