Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Tuan Putri Changning, Lama Tidak Bertemu


__ADS_3

Putra Mahkota mengangguk dengan antusias, membuat senyuman terbit di wajah Kakek Ye.


"Putra Mahkota, tidak semudah itu menjadi muridku. Apa kamu yakin ingin melakukannya?" Nada bicara Kakek Ye penuh arti.


Mendengar itu, Putra Mahkota yakin bahwa masih ada harapan untuknya, dia pun mengangguk tanpa keraguan. "Ya, Chenyu tidak takut menderita dan hanya meminta Ketua Sekte untuk menerima Chenyu sebagai murid."


Asalkan menjadi murid Ketua Sekte Dugu dan mempelajari keterampilan bela diri langsung darinya, Putra Mahkota yakin bahwa dia pasti bisa mengalahkan Pangeran Li Xian dan Xue Shan Shan.


"Baiklah, kamu bisa melakukan sikap kuda-kuda dulu, aku mau lihat kemampuan dasarmu dulu." Ketua Sekte Dugu bicara sambil menunjuk ke arah Putra Mahkota.


"Di sini?" Putra Mahkota tentu saja terkejut.


Kakek Ye balik bertanya, "Di mana lagi?"


Putra Mahkota tampak ragu.


Bagaimanapun, banyak orang yang berkumpul di acara ulang tahun Ketua Sekte Dugu. Apakah sebagai Pangeran Pertama, sekligus Putra Mahkota yang bermartabat, dia harus bersikap kuda-kuda di sini?


Hanya saja, kalau dia melewatkan kesempatan ini, kelak mungkin tidak akan pernah ada kesempatan lagi.


Putra Mahkota membulatkan tekadnya, dia pun melebarkan kedua kakinya sambil ditekuk untuk melakukan sikap kuda-kuda di depan banyak orang.


Setelah itu, dia pun berdiri.


"Kenapa berdiri? Aku bahkan belum melihat kemampuan dasarmu, bagaimana aku bisa menjadikanmu muridku?" Ketua Sekte Dugu berbicara sambil mengulurkan tangannya untuk memberi isyarat agar Putra Mahkota melanjutkan sikap kuda-kuda.


Putra Mahkota mengernyitkan keningnya, dia merasa Ketua Sekte Dugu sangat aneh.


Namun, tidak ada yang salah dengan perkataan Ketua Sekte Dugu.


Memikirkan hal itu, Putra Mahkota merasa sulit untuk menolak hingga akhirnya dia berjongkok lagi dan terus melakukan sikap kuda-kuda.


Saat ini, hanya Putra Mahkota sendirian yang setengah berjongkok di depan aula perjamuan untuk melakukan sikap kuda-kuda sesuai perintah Ketua Sekte Dugu.


Pria tua itu mengabaikan Putra Mahkota secara langsung dan menyuruh sekte berikutnya untuk melanjutkan memberikan hadiah dan mengucapkan selamat kepadanya.


Begitu saja, orang-orang pun mulai berdiri dan melewati Putra Mahkota hanya untuk berdiri di depan Ketua Sekte Dugu dan memberikan hadiah kepada pria tua itu.


Di satu sisi, pemandangan ini sangat lucu.


Satu per satu orang memberikan hadiah hingga tibalah saatnya giliran Sekte Xianyue.


Sebelum pesta ulang tahun dimulai, semua orang sudah merasakan adanya hubungan rumit di antara Sekte Xingyun dan Sekte Xiangyue.


Pada saat ini, kedua sekte akan bertemu satu sama lain secara resmi jadi semua orang pun melihat hal ini dengan perasaan seperti akan menonton pertunjukan menarik.


Namun, tidak disangka sebelum Xue Shan Shan berdiri, Ketua Sekte Dugu malah tertawa keras hingga membuat orang-orang kebingungan.


Selanjutnya, dia pun langsung berdiri sambil menatap Xue Shan Shan. "Tuan Putri Changning, lama tidak bertemu."


Kakek Ye memanggil Xue Shan Shan dengan nama resmi yang diberikan oleh Kaisar.


Seketika, orang-orang yang hadir kembali heboh.


"Apa? Tuan Putri Changning? Bukankah itu adalah cucu luar Perdana Menteri?"


Karena skandal Xue Jinggou terakhir kali yang dimasukkan ke jeruji besi karena kejahatannya, orang-orang tidak pagi menyebut Xue Shan Shan sebagai putri sah dari Keluarga Xue.


Tentu saja, hal itu juga ada campur tangan Pangeran Li Xian yang tidak ingin calon istrinya dikaitkan lagu dengan keluarga pendosa itu.


"Tidak hanya itu, dia juga adalah istri yang akan dinikahi Pangeran Li Xian, penguasa akhirat dunia fana! Dengar-dengar, dia memiliki kemampuan medis yang luar biasa, pantas saja Ketua Sekte Xiangyue mengangkatnya sebagai wakil ketua."


"Ya, begitu kamu mengatakannya, aku langsung ingat, dia bukanlah orang yang sederhana. Hanya saja, dia memiliki hubungan dengan Ketua Sekte Dugu, ya?"


Semua orang membicarakan tentang Xue Shan Shan, sedangkan raut wajah seluruh Keluarga Qing sudah berubah total.

__ADS_1


Awalnya, Qing Yuyao hanya mengira bahwa Xue Shan Shan hanyalah wakil Ketua Sekte Xianyue. Tidak disangka, dia ternyata memiliki banyak identitas.


Tidak heran kalau dia begitu sombong, dia memiliki pendukung yang kuat!


Qing Yuyao semakin tidak bisa menahan amarahnya lagi.


Liang Baiyao, Qing Fengjue dan yang lainnya juga melirik Xue Shan Shan dengan penuh arti, mereka bertanya-tanya bagaimana gadis itu bisa memiliki hubungan dengan Ketua Sekte Dugu.


Putra Mahkota yang pada saat ini masih membuat sikap kuda-kuda bahkan sangat terkejut hingga bola matanya hampir melompat keluar.


Xue Shan Shan, kenapa Xue Shan Shan lagi?!


Kebencian semakin menyelimuti Putra Mahkota yang sebelumnya pernah mencintai gadis itu, meski tidak sebesar ambisinya untuk menguasai Negara Yuzhou.


Jangankan Putra Mahkota, Xue Shan Shan sendiri pun sangat terkejut.


Sandiwara apa yang dilakukan kakek tua ini?


Di bawah tatapan semua orang yang kebingungan, Ketua Sekte Dugu langsung mentertawakan dirinya sendiri.


"Aku malu untuk mengatakannya, sekitar tujuh atau delapan bulan yang lalu aku berlatih Dua Puluh Empat Instruksi Tao. Akan tetapi, aku terlalu terobsesi hingga kehilangan akal dan semua energiku. Setelah menggila sesaat, aku tidak dapat mengingat apapun dan berakhir di kuil bobrok ibukota ...."


"Ketika ada di kuil itu, aku tidak memiliki apa-apa untuk dimakan atau pun diminum. Ketika aku mengira diriku akan mati, Tuan Putri Changning datang menyelamatkan aku. Setelah menyelamatkan hidupku, dia juga memberikanku sejumlah uang perak sehingga aku bisa bertahan hidup. Dengan kata lain, Tuan Putri Changning adalah penyelamatku."


Mendengar cerita dari Ketua Sekte Dugu, semua orang langsung menatap Xue Shan Shan dengan tatapan terkejut dan tidak percaya.


Mereka benar-benar tidak percaya bahwa Xue Shan Shan memiliki hubungan seperti itu dengan Ketua Sekte Dugu.


Pada saat ini, Liang Baiyao sudah mengepalkan tangannya sembari menatap Xue Shan Shan dengan aura membunuh yang begitu kental.


Ternyata, gadis sialan ini yang telah menghancurkan urusanku!


Di sisi lain, Putra Mahkota langsung menggertakkan giginya hingga hampir retak setelah mendengar kata-kata Ketua Sekte Dugu.


Kenapa?


Kenapa dia selalu saja beruntung?


Aku berusaha keras untuk berburu, tetapi dia malah langsung menjadi penyelamat Ketua Sekte Dugu.


Apa hebatnya dia?


Putra Mahkota tiba-tiba merasakan rasa darah di tenggorokannya.


Sementara itu, Xue Shan Shan yang menjadi topik utama pembicaraan hanya diam, tidak ingin menampik kata-kata Ketua Sekte Dugu.


Dia tidak menduga Kakek Ye akan membuka cerita lama terjadi ketika dirinya kembali dari mengintip gundik Putra Mahkota yang saat itu tengah hamil besar.


Tentu saja, tujuan Ketua Sekte adalah untuk menyanjung agar diri Xue Shan Shan senang.


Gadis itu tersenyum tipis, lalu berkomentar dengan santai. "Tidak apa-apa, hanya bantuan kecil saja."


"Lihatlah, pantas saja Xue Shan Shan menjadi seorang bos besar, ternyata dia juga berteman dengan Ketua Sekte Dugu." Lei Zhen langsung angkat bicara dengan bangga.


Bagaimanapun, memiliki besar seperti Xue Shan Shan memang sangat membanggakan.


Mu Ruhua juga mengangguk setuju.


Ekspresi Ketua Sekte Dugu masih dipenuhi dengan rasa syukur, dia pun tersenyum sejenak, sebelum akhirnya membuat pengumuman kepada orang-orang di bawah.


"Karena aku tidak dapat membalas budi pada penyelamatku dan aku juga tidak memiliki anak, maka aku mengangkat Tuan Putri Changning sebagai putriku. Dengan kata lain, dia adalah pewaris Sekte Xingyun!"


Putri angkat?


Xue Shan Shan diam-diam memutar bola matanya. "Aku bahkan belum menyelesaikan masalah dengannya, tapi pria tua ini sudah berinisiatif menjadi ayahku?

__ADS_1


"Tidak bisa, aku tidak setuju!"


Pada saat ini, Liang Baiyao tiba-tiba memukul meja dan berdiri hanya untuk menunjukkan kalau dia tidak setuju atas keputusan Ketua Sekte Dugu.


Apa-apaan ini?!


Aku menghabiskan hampir setengah dari hidupku di Sekte Xingyun, tapi kenapa malah gadis sialan ini yang menjadi pewaris.


Ketua Sekte Dugu melirik Liang Baiyao sekilas, lalu berkata dengan datar. "Apa kamu punya hak untuk menentang?"


Pada saat ini, satu-satunya ketua wanita berdiri dan menyetujui pendapat Liang Baiyao. "Bukannya kami ingin menentang Ketua Sekte, tapi menurut aturan Sekte Xingyun selama ratusan tahun, posisi ketua sekte akan diteruskan kepada pemilik tahta. Namun, Tuan Putri Changning bukanlah darah daging Anda, dia juga belum pernah berlatih teknik Sekte Xingyun. Bagaimana kelak dia bisa menjadi Ketua Sekte Xingyun?"


Tiba-tiba, suasana di aula perjamuan menjadi serius dan tegang.


"Kenapa? Apa tidak memiliki anak, maka aku tidak boleh makan anak? Terlebih lagi, bagaimana kalian bisa tahu kalau kelak dia tidak bisa menjadi Ketua Sekte Xingyun? Lagi pula, dia sudah lama menjadi muridku, bahkan aku juga pernah mengajarkannya teknik Sekte Xingyun. Selain kalian yang menjadi ketua, dia sangat layak untuk memperebutkan posisi ini!"


Saat ini, Xue Shan Shan jelas merasa ada yang aneh.


Sepertinya, Liang Baiyao sangat menginginkan posisi ketua sekte.


Jangan-jangan ....


Dialah yang menyebabkannya Kakek Ye hampir mati?


Tepat saat suasana semakin tegang, Lu Ningyan yang merupakan putri sah Keluarga Bangsawan Di sekaligus murid kesayangan Liang Baiyao, tiba-tiba saja berdiri dan berbicara dengan suara lantang.


"Tidak masalah kalau Ketua Sekte ingin mengangkat Tuan Putri Changning sebagai pewaris, tapi pertama-tama harus membiarkannya meyakinkan semua orang dengan keterampilannya."


Melihat Lu Ningyan, Xue Shan Shan tahu bahwa gadis itu memasukkan masalah pribadi dalam masalah ini.


Memang benar, Lu Ningyan masih menyimpan dendam atas rasa sakit hatinya karena kejadian terakhir kali di Kediaman Bangsawan Agung.


Tidak hanya Pangeran Li Xian yang menolak hadiah pemberiannya, bahkan kedua temannya yang merupakan sepupu sang pangeran, juga dengan gigih membela Xue Shan Shan.


Dia benar-benar tidak bisa menerima kenyataan bahwa Xue Shan Shan adalah gadis yang dipilih langsung oleh Pangeran Li Xian untuk dijadikan istrinya.


Bahkan, Selir Agung Mei yang pernah ingin menjadikannya sebagai selir sang pangeran, malah tidak pernah mengungkit wacana itu lagi.


Saat ini, Ketua Sekte Dugu menatap Lu Ningyan dengan tidak senang. "Kalau begitu, apa maksudmu?"


"Saat ada murid baru yang ingin bergabung, mereka semua harus lulus tes yang ketat. Jadi, lebih baik memberikan tes dulu kepada Tuan Putri Changning. Kalau dia lulus tes, para murid juga tidak akan keberatan."


Kakek Ye tampak ragu, dia sangat mengerti bagaimana sulitnya tes masuk ke Sekte Xingyun.


Mereka semua yang merupakan penguji, adalah psikopat!


Entah Shan Shan bisa menahannya atau tidak ....


Tidak boleh, aku tidak boleh mengambil resiko!


Pada saat itu, seorang ketua yang bernama Yun Taek yang terlihat lebih tua dari Ketua Sekte Dugu berdiri dan tersenyum sambil berkata, "Perkataan Ningyan tidak termasuk adil karena bagaimanapun, semua orang Sekte Xingyun memiliki keterampilan yang hebat. Ditambah lagi dengan begitu banyak orang yang datang hari ini, pasti mereka semua ingin melihat tesnya. Bagaimana kalau bertanding saja?"


Usulan Yun Taek membuat semua orang menjadi lebih tertarik.


"Kalau begitu Kau mah katakan padaku bagaimana pertandingannya." Kakek Ye juga tampak tertarik.


"Setelah perjamuan ini selesai, orang-orang yang bersedia mengikuti tes boleh mendaftar padaku. Satu kelompok terdiri dari lima orang, setelah daftar namanya dikonfirmasi, besok kita akan melakukan tes pertama di Gunung Wuxia. Kalau lulus tes, bisa tetap tinggal untuk berlatih. Bagi yang tidak lulus, kembalilah ke kediaman masing-masing."


Mendengar itu, banyak orang yang hadir ingin ikut mendaftar.


Tidak terkecuali Xue Shan Shan yang awalnya enggan terlibat dalam masalah internal Sekte Xingyun, di merasa tangannya sudah gatal ingin bertanding.


Kakek Ye meliha Xue Shan Shan, gadis itu mengangguk penuh keyakinan padanya.


Kebetulan, Xue Shan Shan juga ingin melihat seberapa hebat kemampuannya.

__ADS_1


Lu Ningyan melirik Xue Shan Shan, dia tersenyum meremehkanmu.


'Xue Shan Shan, biar aku lihat apa kamu kayak berdiri di sisi Ketua Sekte Dugu atau tidak?'


__ADS_2