Peri Racun Kesayangan Pangeran

Peri Racun Kesayangan Pangeran
Keadilan Untuk Selir Chen


__ADS_3

Saat melihat ekspresi Xue Jingguo mulai sedikit santai setelah mendengar pertanyaan Selir Faye, Chihuahua langsung beraksi.


"Tuan, Anda harus menegakkan keadilan untuk Selir Chen yang sudah dengan susah payah bisa hamil, bahkan menghabiskan banyak waktu, tenaga dan biaya. Lagipula, masalah keguguran Selir Faye tidak ada hubungannya dengan Selir Chen. Jadi, Nona Kedua tidak boleh menyalahkan Selir Chen yang tidak bersalah dan bertindak begitu kejam!"


Chihuahua tidak berhenti, dia terus berteriak pada Xue Jingguo untuk membangkitkan emosi pria itu. "Bayi Selir Chen lebih tidak bersalah lagi, tapi kenapa Nona Kedua sangat kejam?"


Pupil mata Xue Jingguo tiba-tiba menyusut. "Dengan usia semuda ini kami sudah berani bertindak sangat kejam. Yuwen, kenapa kamu bisa jadi begini?"


Pada saat ini, Xue Yuwen baru benar-benar merasa ketakutan hingga dia memegang baju Selir Faye dengan erat.


Selir Faye melindungi Xue Yuwen di belakangnya dan berlutut di depan Xue Jingguo, lalu berkata sambil memohon. "Tuan, aku salah. Aku gagal mendidik Yuwen dengan baik. Aku mohon, ampunilah Yuwen."


"Jika tidak, aku rela menggantikannya menerima hukuman apa pun!"


"Hukuman apa pun?" Yura Chen bersandar di pintu dengan wajah pucat yang membuatnya terlihat semakin lemah, tetapi netranya jelas menampakkan kebencian dan ketidakberdayaan.


Kemudian, dia memandang Xue Jingguo dengan sakit hati. "Tuan aku tidak mau apa-apa, aku hanya ingin anakku kembali ...."


"Tuan, aku mengandung anakku dengan susah payah. Anda juga tahu, tabib berkata aku tidak bisa hamil lagi."


Setelah itu, Yura Chen terjatuh di depan pintu dan menangis dengan suara kecil.


Chihuahua segera memeluk Yura Chen dan berkata, "Selir Chen sangat kasihan! Dari dulu hidup sendirian, lalu bertemu dengan pria baik seperti Tuan dan memiliki anak bersama. Seharusnya, Selir Chen menjalani hidup selanjutnya dengan bahagia, tapi Nona Kedua justru merusaknya dengan bertindak sangat kejam."


"Padahal, Nona Kedua masih begitu muda, tapi dia sudah tidak menganggap nyawa manusia. Hari ini dia berani meracuni Selir Chen hingga keguguran, bisa jadi besok-besok dia berani meracuni orang lain atau orang tuanya sendiri sampai mati!"


Saat ini, Chihuahua jelas sangat marah. "Tuan, Anda harus menegakkan keadilan untuk Selir Chen!"


"Chihuahua, jangan berkata apa pun lagi karena nyawa kita bukan apa-apa jika dibandingkan Nona Kedua yang merupakan majikan di Kediaman Xue!"


Meski Xue Yuwen hanyalah putri murba, dia tetap bisa dianggap sebagai majikan bagi seorang selir dan pelayan-pelayan di bawahnya. Bahkan, Selir Faye sendiri seharusnya memanggil Yuwen dengan sebutan Nona Kedua.


Karena Selir Faye dan Xue Yuwen adalah ibu-anak tidak yang begitu menaati, juga memperhatikan aturan yang seharusnya, mereka pun tidak menerapkannya.


Namun, jika dibandingkan dengan Xue Shan Shan, Xue Yuwen tidak ada apa-apanya!


"Yang paling kasihan adalah bayiku ...."


Melihat Yura Chen begitu lemah dan sangat pucat, perasaan Xue Jingguo menjadi sangat sedih. Bahkan, kata-kata Chihuahua juga berhasil membuatnya merasa sedikit ketakutan.

__ADS_1


Dulu, dia selalu menatap Xue Yuwen dengan penuh kasih. Sekarang, dia hanya bisa menatap putri terkasihnya itu dengan penuh selidik.


Xue Shan Shan yang menonton semua adegan dengan antusias dan penuh minat, tidak bisa menahan diri untuk membuka mulut juga. "Kalah begitu, nyawa diganti dengan nyawa saja agar Bibi Chen senang."


"Ayah, bagaimana menurutmu?" Xue Shan Shan menatap Xue Jingguo dengan polos seolah-olah apa yang dia katakan bukanlah provokasi yang membahayakan nyawa Xue Yuwen. "Pepatah mengatakan bahwa jika kamu membunuh, kamu harus menggantinya dengan nyawamu. Bahkan, hal ini juga berlaku untuk Keluarga Kekaisaran. Kali ini, adik ...."


Senyuman di wajah Xue Shan Shan jadi semakin dalam. "Adik, kenapa kamu bisa setega itu?"


Semua kata-kata Xue Shan Shan berhasil membuat Xue Yuwen dan Selir Faye bergetar ketakutan, tetapi keduanya tidak bisa beraksi tepat waktu.


Setelah beberapa saat, Xue Yuwen akhirnya berdiri dan menatap Xue Shan Shan. "Kakak, aku bukannya sengaja melakukan hal itu, aku ... aku juga tidak tahu kenapa aku bisa bertindak begitu ...."


"Kakak, aku adalah adik kandungmu. Namun, kenapa kamu malah terlihat senang di atas penderitaanku? Apa kesalahanku benar-benar membuatmu sesenang itu?"


Xue Yuwen berbicara sambil menangis. "Ayah, aku salah. Aku mohon, maafkan aku, Ayah ...."


Dia memohon dengan wajah pucat, suaranya pun terdengar bergetar saat tatapannya bertemu dengan netra gelao Xue Jingguo.


"Melihat kamu jadi begini, sebenarnya aku tidak senang." Xue Shan Shan menghela nafas, lalu menyentuh pipinya yang sedikit kaku karena hembusan angin. Kemudian, dia melanjutkan dengan perlahan-lahan. "Lagipula, kita semua juga tahu kalau Ayah tidak akan melakukan apa pun padamu, bahkan setelah kamu membunuh nenek. Apalagi, ini hanya seorang bayi."


Setelah berkata begitu, Xue Shan Shan menatap Xue Jingguo. "Apakah aku benar, Ayah?"


"Adik, lihatlah." Xue Shan Shan segera memotong kata-kata Xue Jingguo sambil tersenyum manis. "Kamu tidak perlu mencari alasan karena Ayah sudah melakukannya untukmu."


Xue Shan Shan berdiri, dia berjalan ke arah Yura Chen dan membantunya berdiri. "Bibi Chen, mungkin kamu tidak akan bisa menegakkan keadilan lagi. Kalau aku adalah Bibi, aku akan menyebarkan hal ini kepada seluruh warga agar mereka bisa menegakkan keadilan untukku."


"Nona Besar!" Selir Faye sangat ketakutan, dia pun bersujud di depan kaki Xue Shan Shan dan memohon dengan emosional. "Aku mohon pada Nona Besar untuk melepaskan Yuwen. Bagaimanapun, dia adalah adik kandungmu!"


Xue Shan Shan memandang Selir Faye dengan mata menyipit. "Bibi Faye, kamu tidak boleh bicara sembarangan. Aku tidak melakukan apa-apa, kenapa aku harus melepasnya?"


"Ayah saja pernah memujimu karena sangat pandai mendidik anak, tapi tidak disangka anak yang kamu didik tidak lebih baik dari aku." Xue Shan Shan diam-diam tersenyum bahagia.


Setidaknya, dia tidak membunuh orang yang tidak bersalah!


"Oh iya, dulu ibuku juga pernah berlutut dan memohon seperti ini pada kalian saat aku melakukan kesalahan. Namun, aku tetap saja dihukum hingga masuk angin."


Seketika, Xue Shan Shan ingat bagaimana pahitnya kehidupannya di masa lalu.


Dia harus menerima hukuman bahkan untuk kesalahan yang tidak pernah dilakukannya!

__ADS_1


"Waktu itu, Ayah mengatakan bahwa ibuku tidak pandai mendidik anak, tidak seperti kamu dan kalian juga bersikeras menghukumku karena aku bersalah. Jika tidak, aku pasti akan berubah menjadi orang yang lebih buruk saat dewasa."


Xue Shan Shan berpindah ke posisi Selir Faye. "Sampai sekarang, aku bahkan masih mengingat suara dan eskpresi Bibi Faye waktu itu dengan jelas. Padahal, dulu aku tidak bersalah, tapi anggap saja aku memang bersalah. Sekarang, kata-kata itu aku kembalikan pada Bibi Faye dan Ayah."


Xue Shan Shan beralih menatap Xue Jingguo. "Tentu saja, tidak apa-apa juga kalau Ayah tidak mau menghukum adik. Selir Chen hanya perlu berjalan agak jauh untuk memberitahu masalah ini pada wali kota."


"Jadi, ... apa yang mau aku katakan tadi?" Xue Shan Shan tampak berpikir keras. "Oh, iya."


"Tuhan selalu melihat apa yang kamu lakukan." Senyuman Xue Shan Shan jadi semakin ceria. "Bukannya tidak ada hukum karma, hanya belum tiba saatnya saja."


"Segalanya ada sebab dan akibat, jadi tidak ada siapa pun yang bisa melarikan diri dari hal-hal yang mereka lakukan!" Suara Xue Shan Shan yang lembut mencakup rasa tekad yang kuat, dia memandangku Xue Jingguo dengan datar. "Ayah hanya menyayangi Yuwen, tidak menyayangiku dan bayi perut Bibi Chen."


Xuenm Jingguo mengepalkan kedua tangannya hingga menonjolkan urat nadinya. "Usia Yuwen memang masih muda, tapi dia tetap harus dihukum atas kesalahan yang dilakukannya."


Xue Shan Shan menatap Xue Jingguo dengan penasaran, menanti apa yang akan dikatakan oleh ayahnya sebagai hukuman untuk Xue Yuwen.


Selir Faye dan Xue Yuwen juga menunggu dengan cemas.


Xue Jingguo menarik nafas Dalam, dia berbicara sambil menekankan tiap kata-katanya. "Antar Yuwen ke tempat biksuni, suruh dia berdoa untuk bayi Selir Chen yang sudah meninggal!"


"Tuan!" Selir Faye langsung berteriak dengan panik. "Tuan, tidak boleh! Yuwen masih sangat mudah mana boleh dia pergi ke tempat biksuni!"


Xue Shan Shan tersenyum dingin, dia jelas tahu bahwa Xue Jingguo sedang mencari jalan lain untuk Xue Yuwen.


Namun, sepertinya Xue Yuwen dan Selir Faye tidak menyadari hal ini.


Di sisi lain, Yura Chen yang juga mengetahui niat Xue Jingguo hanya bisa mengeraskan hatinya untuk tetap bersabar hingga saatnya nanti bertindak dengan tepat!


"Keputusan ini sudah aku tentukan!" Xue Jingguo mengabaikan Selir Faye. "Pelayan, antar Nona Kedua pergi dari sini!"


Selir Faye menggertakkan giginya denganw akan pucat, kebenciannya pada Xue edan Xue Shan Shan semakin dalam.


Xue Yuwen hanya bisa tertegun di tempat, dia bahkan tidak bisa berkata apa pun lagi.


Pada akhirnya, pertunjukan yang kacau itu pun berakhir.


Ketika semua orang hendak pergi, Nyonya Diana tiba-tiba datang dengan gerakan yang anggun.


Dia melihat semua orang, sebelum akhirnya menetapkan tatapannya hanya pada Xue Jingguo. "Karena Tuan dan semua orang ada di sini, aku ingin mengatakan sesuatu."

__ADS_1


Xue Jingguo menyipitkan matanya, dia bertanya dengan nada tak senang. "Untuk apa kamu kemari?"


__ADS_2