SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 118


__ADS_3

"Berarti kita tidak jadi bercerai kan? " tanya Lucifer.


Eva menggelengkan kepala nya.


"Kau masih ingin bersama dengan ku, dan menerima ku? " tanya Lucifer lagi.


Eva menganggukkan kepala nya sambil tersenyum malu.


"Dan kau tidak jadi pergi ke Jepang kan? " tanya Eva menatap Lucifer.


"Tentu saja tidak, kecuali kalau kau mau. " jawab Lucifer.


"Kalau begitu mulai sekarang kau akan pulang bersama ku." ucap Lucifer.


"Iya. " jawab Eva malu.


Lucifer memeluk Eva kembali.


"Aku sangat senang sekali. " Lucifer menatap wajah Eva.


"Boleh kah aku... mencium mu? " tanya Lucifer.


Eva terkejut mendengar ucapan suami nya itu.


Eva menganggukkan kepala nya perlahan.


Lucifer membelai pipi Eva, menatap mata nya.


Perlahan dia mendekat kan wajah nya, mencium bibir nya dengan sangat lembut.


Mereka menutup mata dan merasakan ciuman itu. Ciuman yang hangat.


Mereka masih berdiri, sangat dekat.


Lucifer menghentikan ciuman nya, menatap wajah Eva yang merah karena malu, sejenak dia tersenyum melihat wajah Eva, dan melanjutkan kembali ciuman nya. Ciuman yang lumayan lama.


Terdengar suara nafas mereka berdua, suami nya menekan kepala belakang Eva untuk lebih dekat dengan nya. Sementara tangan nya yang lain merangkul pinggang Eva.


Beberapa kali Lucifer mengganti posisi ciuman nya, memutar kepala nya.


Lucifer menurun kan bibir nya di leher Eva, mencoba menjilati batang leher Eva.


"Eehheeemmm.... Adam... " ucap Eva.


Lucifer mengabaikan nya, masih menikmati leher Eva.


"A... Adam... " panggil Eva.


"Hhmm... " jawab Lucifer dengan suara sedikit mendesah, tapi masih mencium leher Eva.


"Dengar kan aku... Adam.." ucap Eva, berusaha menghentikan kegiatan Lucifer.


Lucifer menghentikan ciuman nya, menatap Eva.


"Ada apa? "tanya Lucifer.


"Apa.. apa aku bau? " tanya Lucifer mencium bagian tubuh nya.


"Ppuufftthhh... hehehe... iya, bau rokok dan minuman. " jawab Eva.


"Itu karena kamu, sampai aku tidak memperhatikan diri ku. " jawab Lucifer kembali memeluk Eva.


"Sebaik nya kita pulang, aku malu nanti banyak orang yang melihat. " ucap Eva.


"Okey... ayo kita pulang. " ajak Lucifer melepas pelukan nya.


"Tapi, kita pulang ke rumah Lisna dulu ya? mereka pasti sangat khawatir kalau aku tidak di rumah. " pinta Eva.

__ADS_1


Lucifer menganggukkan kepala nya.


Dia menggandeng tangan isteri nya, masuk kedalam mobil.


.


.


.


.


"Eva kemana ya, aku sudah menghubungi nya dari tadi, tapi tidak di angkat. " ucap Lisna.


"Mungkin dia tidak dengar nada Hp nya. " jawab Lisna.


"Soal nya tadi malam kami bertengkar, tapi bertengkar kecil kok, aku takut kalau dia marah pada ku, dan pergi dari rumah. " ucap Lisna merasa khawatir.


"Gak mungkin Eva seperti itu, pasti dia Baik-baik saja. Coba nanti kau telepon dia lagi." ucap William.


Seorang wanita yang sangat cantik, berpakaian sangat sexy, menghampiri Lisna dan William.


Semua karyawan yang bekerja di situ melihat kehadiran wanita itu sambil berbisik-bisik.


"Selamat sore, apa Lucifer ada di ruangan nya? " tanya wanita cantik yang menggoda.


Lisna dan William saling menatap.


"Siapa dia? " gumam Lisna.


"Tuan Lucifer tidak ada di ruangan nya, beberapa hari ini dia tidak datang ke kantor. " jawab William.


"Oh.... sayang sekali, aku sangat merindukan nya. " ucap wanita itu sambil tersenyum genit.


Wanita itu melirik Lisna, Lisna merasa gerah dan tidak suka di lihat seperti itu.


"Kalau begitu, aku permisi dulu ya, mungkin lain kali aku akan datang kembali. " ucap wanita itu.


Wanita itu hanya membalas dengan senyuman.


"Ra... ha... si... a, hehehehehe, nanti aku akan datang lagi." jawab wanita itu sambil berlalu meninggalkan William dan Lisna yang penasaran dengan jati diri wanita itu.


"Ganjen banget sih, dia siapa William? " tanya Lisna sedikit kesal.


"Aku juga tidak tahu, baru pertama kali juga melihat nya." jawab Lisna.


"Aku harus kasih tahu Eva, biar dia waspada dan jaga Lucifer biar gak di rebut sama wanita ganjen itu. " gumam Lisna.


.


.


.


Dalam perjalanan, sesekali Lucifer mencium punggung tangan Eva yang duduk di samping nya.


"Apa kau lapar? " tanya Lucifer melirik Eva.


"Enggak sih, apa kamu yang lapar? " tanya Eva balik.


"Sebenar nya aku sangat lapar, hehehehe, beberapa hari ini aku tidak makan. " ucap Lucifer sedikit mengeluh.


"Kenapa? " tanya Eva khawatir.


Lucifer hanya menjawab dengan menatap Eva.


"Hhmm... jangan bilang karena aku juga." ucap Eva.

__ADS_1


Lucifer menganggukkan kepala nya sambil tersenyum.


"Apa kita cari makan dulu? " tanya Eva.


"Aku mau kamu memasak makanan buat ku. " pinta Lucifer.


"Kalau begitu, bagaimana kalau kita membeli bahan makanan nya dulu? " tanya Eva.


"Boleh. " jawab Lucifer.


Mereka mengganti arah tujuan, pergi ke pusat perbelanjaan bahan makanan.


Eva mengeluarkan Hp nya, tampak banyak panggilan tak terjawab, dan pesan WA.


"Hallo Va, akhir nya kau menghubungi ku." ucap Lisna menerima panggilan telepon dari sahabat nya.


"Ada apa Lis? " tanya Eva.


"Kau di mana sekarang? apa kau baik-baik saja? kata mama kamu gak ada di rumah. " tanya Lisna.


"Iya, aku baik-baik saja kok. " jawab Eva.


"Lalu kau di mana? " tanya Lisna penasaran.


"Aku dengan Adam." jawab Eva melirik Lucifer, sementara yang di lirik tersenyum pada nya.


"Apa? tuan Lucifer? " tanya Lisna.


"Iya." ucap Eva.


"Kau tidak membohongi ku kan? " tanya Lisna merasa tidak percaya.


"Ya enggak lah, aku sama Adam sekarang. " jawab Eva.


"Hhhmm... kalian udah baikkan ya, syukur lah, hehehehe. " ucap Lisna.


"Oh ya, ada apa kau menghubungi ku? " tanya Eva.


"Aku hanya khawatir dengan mu, aku pikir kau masih marah pada ku." ucap Lisna.


"Gak kok, aku gak marah dengan mu, semua yang kau ucap kan itu benar. " ucap Eva.


"Aku akan merasa bersalah dan menyesal kalau Adam pergi meninggalkan ku. " ucap Eva melihat Lucifer yang serius mengemudi.


"Mereka sudah baikkan, lebih baik aku tidak usah kasih tahu tentang wanita yang tadi, aku akan menanyakkan pada tuan Lucifer saja langsung. " gumam Lisna.


"Baik lah kalau begitu, aku tutup telepon nya ya. " ucap Lisna.


"Lisna, aku hari ini langsung pulang ke tempat Adam ya. " ucap Eva.


"Ccieee... cciieee.. langsung pulang nih? " ledek Lisna.


"Hehehehe... ya udah, hati-hati ya, nanti kalau ada masalah hubungi aku, aku harap sih gak ada masalah lagi. " ucap Lisna.


"Iya, titip salam sama keluarga ya." ucap Eva mengakhiri pembicaraan mereka.


"Hahhh.... lega rasa nya kalau mereka sudah baikkan." ucap Lisna.


"Hhmm.... aku kasih tahu Aris deh, biar dia nya kembali bekerja dengan tuan Lucifer." gumam Lisna.


Lisna memberi pesan WA untuk Aris, tentang hubungan Eva dan Lucifer yang membaik.


.


.


.

__ADS_1


.


.LIKE.... VOTE.... LIKE.... VOTE.... LIKE... VOTE...


__ADS_2